Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Asal Usul Pizza dan Ragamnya

Asal Usul Pizza dan Ragamnya

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 26 Jul 2023
  • visibility 239
  • comment 0 komentar

Loading

Pizza adalah hidangan gurih sejenis adonan bundar dan pipih, yang dipanggang di oven dan biasanya dilumuri saya tomat serta keju dengan bahan makanan tambahan lainnya yang bisa dipilih sesuai selera. Keju yang dipakai biasanya mozzarella atau keju piza, bisa juga parmesan dan beberapa jenis keju lainnya.

Jenis bahan lain yang biasa ditaruh di atas piza, di antaranya daging dan saus, seperti salami pepperonihambakon, buah seperti nanas dan zaitun, sayuran kayak cabai, paprika, bawang bombai, jamur dan lain-lain. Roti piza biasanya dibuat seperti roti biasa namun bisa diberi rasa tambahan dengan mentega, bawang putih, terna, atau wijen. Piza biasanya dibuat dengan memutar-memutarkan adonan roti agar menjadi pipih. Hal tersebut juga sering dijadikan atraksi bagi beberapa toko pizeria. Piza biasanya dimakan selagi panas, tetapi ada pula yang disajikan dingin, biasanya dimakan untuk sarapan atau saat piknik.

Asal usul Pizza

Pizza, seperti hidangan yang kita kenal sekarang, berasal dari Napoli dan ditemukan pada akhir abad ke-18. Kota yang berada di bawah kekuasaan dinasti Bourbon ini menjadi salah satu yang terbesar di Eropa dan berkembang pesat karena perdagangan luar negeri dan masuknya para petani pedesaan.

Ketika ekonomi urban berjuang untuk tetap stabil, banyak penduduk yang jatuh miskin serta mencari makanan yang murah dan sederhana untuk dapat mengisi perut mereka, yang mengarah pada popularitas pizza. Pizza pertama dibuat dengan bahan dasar seperti bawang putih dan garam, dan terkadang ditambahkan topping tambahan seperti keju Caciocavallo, Cecenielli, atau kemangi. Namun setelah kunjungan Raja Umberto dan Ratu Margarita ke Napoli pada tahun 1889, pizza mulai dikenal sebagai hidangan yang cocok untuk keluarga kerajaan.

Raffaele Esposito, seorang pembuat pizza lokal, diminta untuk menyiapkan beberapa makanan khas setempat untuk Ratu dan membuat tiga jenis pizza, salah satunya – pizza dengan tomat, mozzarella, dan kemangi, yang diberi nama sesuai namanya dan dikenal sebagai Pizza Margherita. Peristiwa ini menandai perubahan penting bagi perkembangan pizza, mengangkat derajatnya dari makanan yang hanya cocok untuk orang kurang mampu menjadi hidangan yang dapat dinikmati oleh semua orang dan mengukuhkan statusnya sebagai hidangan nasional Italia, mirip dengan spageti atau polenta.

Sekarang, waralaba pizza paling terkenal di dunia adalah Pizza Hut, yang didirikan di Kansas pada tahun 1958. Dengan lebih dari 12.300 gerai di lebih dari 90 negara, Pizza Hut melayani lebih dari 4 juta pelanggan setiap harinya dan memanggang lebih dari 1,7 juta pizza. Saat ini, pizza menjadi makanan favorit banyak orang dan telah berevolusi menjadi berbagai macam topping dan kombinasi rasa, seperti pizza durian dan lobster.

Varian Pizza

Pizza telah menjadi fenomena global dan dinikmati oleh orang-orang dari berbagai budaya dan latar belakang. Kesederhanaan bahan-bahan tradisionalnya (tepung, ragi, dan saus tomat) membuatnya menjadi makanan yang mudah untuk disesuaikan, dimana telah beradaptasi dengan selera dan preferensi yang berbeda. Crust atau pinggiran di pizza juga telah berevolusi, dengan variasi seperti pinggiran yang tipis, isian dalam pinggiran, dan bahkan pilihan bebas gluten juga tersedia. Penggunaan keju, daging, sayuran, dan rempah-rempah yang berbeda sebagai topping telah memungkinkan variasi rasa yang tak terbatas. Industri pizza juga telah berkembang dengan berbagai pilihan, mulai dari waralaba restoran cepat saji hingga restoran pizza gourmet dan bahkan layanan pesan antar ke rumah.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri pizza telah melihat tren ke arah teknik pembuatan pizza yang artisan dan otentik, yang fokus pada penggunaan bahan-bahan berkualitas tinggi dan metode tradisional. Hal ini telah menyebabkan popularitas pizza gaya Neapolitan, yang dikenal dengan pinggirannya yang lembut dan empuk serta topping yang sederhana dan menyegarkan.

Secara keseluruhan, pizza telah berkembang pesat sejak awal mula kemunculannya di Napoli pada abad ke-18. Kesederhanaan dan kemampuannya dalam menyesuaikan selera setiap orang telah membuatnya menjadi makanan yang dicintai di seluruh dunia, dimana evolusinya terus membuatnya tetap relevan dan menarik.(*)

Sumber (*/Wikipedia+ picinstyle)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lepas 301 Jemaah Calon Haji di Embarkasi, Ini Pesan Wali Kota Kupang

    Lepas 301 Jemaah Calon Haji di Embarkasi, Ini Pesan Wali Kota Kupang

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya, Garda Indonesia | Minggu, 28 Juli 2019 pukul 08.30 WIB di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, dilaksanakan Acara Pelepasan sebanyak 973 orang jemaah calon haji asal Embarkasi Surabaya termasuk diantaranya 301 orang jemaah calon haji asal Kota Kupang. Seluruh calon jemaah calon haji tampak dalam keadaan sehat dan siap berangkat menuju tanah suci untuk menjalankan […]

  • Makna Angpao dalam Imlek

    Makna Angpao dalam Imlek

    • calendar_month Ming, 22 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Loading

    Imlek atau Tahun Baru China selalu diwarnai dengan pemberian angpao. Pembagian angpao salah satu yang paling ditunggu-tunggu saat berkumpul dengan keluarga. Tradisi ini ada makna tersendiri di dalamnya. Ada banyak tradisi yang dilaksanakan saat perayaan Tahun Baru Imlek, namun satu tradisi yang tidak boleh dilewatkan yakni memberikan angpao Imlek. Dalam kebudayaan Tionghoa dan Asia, angpao (hóngbāo) […]

  • Cara Tung Desem Memaknai Nilai-nilai Pancasila Saat Pandemi Covid-19

    Cara Tung Desem Memaknai Nilai-nilai Pancasila Saat Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Setiap orang memiliki caranya untuk memaknai nilai-nilai dalam Pancasila, khususnya di tengah pandemi Covid-19. Begini cara seorang motivator dan pakar marketing Tung Desem Waringin memaknainya. Tung Desem yang juga sebagai penyintas Covid-19 menyampaikan agama-agama lain sebagai suatu keindahan. Keindahan itu tidak hanya di dalam agama yang dianut tetapi juga di dalam […]

  • PLN UIP Nusra Inisiasi Pelatihan Motor Konversi Pertama di Lombok

    PLN UIP Nusra Inisiasi Pelatihan Motor Konversi Pertama di Lombok

    • calendar_month Sab, 15 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Media | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menghadiri sesi terakhir pelatihan sepeda motor konversi yang dihelat di SMKN 3 Mataram. Kegiatan program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) PLN ini berlangsung pada tanggal 11—13 Juli 2023, menggandeng PT Braja Elektrik Motor sebagai pemateri dan siswa dari berbagai Sekolah Menengah Kejuruan […]

  • OTT Bupati Meranti, Komitmen Ketua KPK Berantas Korupsi

    OTT Bupati Meranti, Komitmen Ketua KPK Berantas Korupsi

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan pihaknya bekerja profesional sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan. Berkat profesionalisme itu, kata Firli, KPK berhasil melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil, Kamis malam, 6 April 2023. “Alhamdulillah, satu kepala daerah, bupati Meranti berhasil ditangkap tangan. Saya selalu menyampaikan […]

  • Komnas Perempuan Sikapi Pemberitaan Media Kasus Prostitusi Online

    Komnas Perempuan Sikapi Pemberitaan Media Kasus Prostitusi Online

    • calendar_month Sel, 8 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Komnas Perempuan mendapatkan berbagai pengaduan dari masyarakat tentang maraknya pemberitaan prostitusi online yang terjadi khususnya yang melibatkan artis. Protes masyarakat menyatakan bahwa pemberitaan yang terjadi sangat sewenang-wenang dan tidak mempertimbangkan pihak perempuan yang terduga sebagai korban beserta keluarganya. Selain nama, wajah juga disebutkan keluarga mereka. Komnas Perempuan telah melakukan sejumlah pemantauan dan […]

expand_less