Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Ayah Sehat, Keluarga Kuat : Pelatihan Geselor Pangan, Inisiasi Dinkes TTS- CIFOR-ICRAF Indonesia

Ayah Sehat, Keluarga Kuat : Pelatihan Geselor Pangan, Inisiasi Dinkes TTS- CIFOR-ICRAF Indonesia

  • account_circle Daud Nubatonis
  • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
  • visibility 479
  • comment 0 komentar

Loading

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, Dr. dr R. A. Karolina Tahun, menyampaikan masalah gizi dan pangan masih menjadi tantangan yang serius di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

 

SoE | Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, khususnya di bidang pemenuhan pangan dan gizi keluarga, diinisiasi oleh CIROF-ICRRAF Indonesia bekerja sama dengan Dinas Kesehatan TTS, dengan menghelat training penggunaan panduan gerakan suami sebagai konselor (GESELOR) pangan dan gizi bagi tokoh agama Kristen Protestan untuk mendukung peran ayah dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada Jumat 28—29 November 2025, bertempat di Aula Hotel Blessing, SoE.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran ayah sebagai figur kunci dalam pengambilan keputusan terkait kesehatan, pola makan, dan gerakan ayah sebagai konselor (GASELOR), kesejahteraan keluarga. Melalui panduan tersebut, peserta dilatih untuk memahami pemenuhan gizi seimbang, pencegahan malnutrisi, pemilihan pangan lokal yang sehat, hingga penerapan perilaku hidup bersih dan sehat yang praktis serta mudah diterapkan sehari-hari.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, Dr. dr R. A. Karolina Tahun, menyampaikan masalah gizi dan pangan masih menjadi tantangan yang serius di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Angka stunting, anemia, kekurangan energi kronis, serta pola konsumsi pangan yang belum beragam dan bergizi seimbang menuntut kerja bersama seluruh pihak. Oleh karena itu, ia memberikan apresiasi kepada tokoh-tokoh agama Kristen Protestan yang hadir, peran mereka dianggap sangat penting dalam menyampaikan pesan kesehatan kepada jemaat.

“Kehadiran Bapak/Ibu semua adalah bukti nyata bahwa gereja memiliki komitmen kuat untuk ikut serta dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,“ ungkapnya.

Dokter Karolina menekankan masalah gizi, stunting, dan kesehatan keluarga masih menjadi perhatian serius di Kabupaten TTS, sehingga kerja sama lintas sektor sangat dibutuhkan. Ia pun menyoroti pentingnya peran ayah dalam mendukung kesehatan keluarga, bahwa ayah bukan hanya pencari nafkah, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam pengambilan keputusan terkait makanan bergizi, perawatan anak, dan akses layanan kesehatan.

“Upaya ini tidak bisa hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan, tetapi memerlukan dukungan tokoh masyarakat, terutama para pemimpin gereja yang memiliki kedekatan langsung dengan jemaat,“ jelasnya.

Ia pun berharap para tokoh agama dapat menjadi agen perubahan melalui khotbah, penyuluhan jemaat, maupun pendampingan keluarga di gereja. Dengan memahami panduan Geselor pangan dan gizi, tokoh agama diharapkan dapat membantu masyarakat mengubah perilaku ke arah yang lebih sehat.

“Hari ini kita akan mempelajari panduan Geselor pangan dan gizi, sebuah alat yang sangat penting untuk memberikan edukasi yang tepat kepada keluarga. Melalui panduan ini, kita ingin menekankan bahwa peran ayah dalam keluarga sangat besar dan tidak boleh diabaikan,“ tutur dr. Karolina.

Saat ini, Pemda TTS melalui Dinas Kesehatan terus berupaya memperkuat program 1000 HPK, perbaikan gizi keluarga, peningkatan kualitas layanan posyandu, dan kampanye kesehatan yang responsif gender, khususnya dalam mengajak para ayah untuk lebih aktif mendukung istri dan anak-anak dalam aspek gizi, kesehatan, dan pengasuhan.

Mulla Nurhasan dari CIRIF-ICRAF Indonesia, peran ayah dalam kesehatan keluarga sering kali belum sepenuhnya dioptimalkan.

“Melalui training ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa ayah memiliki posisi strategis dalam memastikan keluarga mendapatkan pangan bergizi, mendukung pengasuhan yang sehat, dan menciptakan lingkungan rumah yang lebih peduli kesehatan,” ujarnya.(*)

 

 

  • Penulis: Daud Nubatonis
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 102 Siswa Kelas XII STM Katolik St.Yoseph Nenuk Ujian Sekolah Saat Pandemi

    102 Siswa Kelas XII STM Katolik St.Yoseph Nenuk Ujian Sekolah Saat Pandemi

    • calendar_month Sen, 8 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Terhitung mulai Senin, 8 Maret 2021 hingga Selasa, 16 Maret 2021, Sekolah Teknik Menengah (STM) Katolik St.Yoseph Nenuk menghelat Ujian Sekolah (US) bagi siswa/siswi 5 jurusan Kelas XII. Kepala Sekolah (Kepsek) STM Katolik St.Yoseph Nenuk, Pater Petrus Dile Bataona, SVD, S.Fil., M.Sc. mengatakan Ujian Sekolah selama 8 hari ini, diikuti oleh […]

  • Bobrok Peradilan Indonesia, KPK OTT 6 Orang dan Ketua Pengadilan Negeri Depok

    Bobrok Peradilan Indonesia, KPK OTT 6 Orang dan Ketua Pengadilan Negeri Depok

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Loading

    KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum ketujuh orang yang diamankan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan. Hingga saat ini, proses pemeriksaan masih berlangsung.   Depok | Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Depok, Jawa Barat pada Kamis, 5 Februari 2026. KPK membeberkan […]

  • Insiden ‘Force Down’, Menko Polhukam: Penting Ada Koordinasi Lintas Lembaga

    Insiden ‘Force Down’, Menko Polhukam: Penting Ada Koordinasi Lintas Lembaga

    • calendar_month Sab, 5 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan pentingnya koordinasi antara Kementerian dan Lembaga dalam penanganan pesawat udara yang dipaksa mendarat (force down). Karena itu, Kemenko Polhukam menginisiasi pembuatan Kesepakatan Bersama Penanganan Pesawat Udara Asing Setelah Pemaksaan Mendarat (Force Down). “Force down yang dilakukan TNI AU kepada Ethiopian Airlines pada 14 Januari 2019 yang […]

  • Menjaga Denyut Listrik di Pulau Terluar

    Menjaga Denyut Listrik di Pulau Terluar

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Loading

    Pulau Semau mengandalkan sistem hibrida antara Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 450 kWp dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas total 1.380 kW yang terdiri dari 5 unit mesin.   Semau | Memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah kepulauan terpencil seperti Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), bukanlah tugas mudah. PT PLN […]

  • Mutasi 7 Pejabat Pemprov NTT, Wagub Nae Soi: Berkinerja Majukan Daerah

    Mutasi 7 Pejabat Pemprov NTT, Wagub Nae Soi: Berkinerja Majukan Daerah

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak 7 (tujuh) pejabat pimpinan tinggi pratama (PTP) lingkup pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Prosesi pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi pada Jumat, 6 Agustus 2021. Saat memberikan sambutan, Wagub Nae Soi menegaskan setiap jabatan yang dimiliki harus ditandai dengan adanya kinerja yang bermanfaat […]

  • Resmikan Gedung Baru ASEAN, Presiden Jokowi: Cerminan Spirit Baru ASEAN

    Resmikan Gedung Baru ASEAN, Presiden Jokowi: Cerminan Spirit Baru ASEAN

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo pada Kamis pagi, 8 Agustus 2019, meresmikan gedung baru Sekretariat Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau ASEAN yang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Gedung yang terdiri atas 2 menara yang masing-masing setinggi 16 lantai tersebut akan menjadi rumah baru bagi ASEAN. Dalam sambutannya, Kepala Negara mengatakan […]

expand_less