Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Ayo ‘Aware’ Lakukan ‘Medical Check Up’ Untuk Deteksi Penyakit Kanker

Ayo ‘Aware’ Lakukan ‘Medical Check Up’ Untuk Deteksi Penyakit Kanker

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 30 Mar 2019
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

Loading

Kanker selalu diturunkan?, Kanker bisa dicegah?, Kanker tidak bisa disembuhkan?, Kanker kalau kena pisau bisa menyebar? Inilah beberapa pertanyaan dan rumor yang beredar di masyarakat

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Zaman dahulu pasien kanker datang ke rumah sakit pasti saat sudah ada keluhan, padahal kanker sendiri tidak ada gejala khusus pada stadium awal dan jika telah muncul gejala maka telah masuk stadium lanjut sehingga penanganan akan sulit dan terbentur pada fasilitas dan biaya pengobatan yang cukup besar

Dikutip dari wikipedia.org,
Penyakit Kanker atau Neoplasma
Ganas adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal atau sering dikenal sebagai tumor ganas. Selain itu gejala ini juga dikenal sebagai neoplasma ganas dan seringkali ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel melebihi batas normal); menyerang jaringan biologis di dekatnya; bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik, disebut metastasis.

Prodia sebagai pusat layanan kesehatan konsen terhadap pengobatan penyakit generasi terbaru, seperti penyakit kanker

Pimpinan Prodia Cabang Kupang, Vidya Trisnawati kepada media ini di sela-sela kegiatan ‘Seminar Kesehatan Ketahui Resiko Kanker Melalui Pemeriksaan Genomik CArisk pada Jumat/29 Maret 2019 pukul 19.00—21.00 WITA di Ballroom Swiss Bell Hotel Kupang, menyampaikan bahwa Prodia telah banyak mengembangkan pemeriksaan berupa deteksi awal terhadap kanker dengan melihat dari variasi genetik (genomik berupa kumpulan gen)

Pimpinan Prodia Cabang Kupang, Vidya Trisnawati

“Belum tentu orang yang punya gen potensiil risk atau high risk dapat menyebabkan kanker karena kanker itu sendiri dapat menjadi penyakit jika ada faktor lingkungan dan pola hidup yang mempengaruhi”, ungkap Vita panggilan akrab Vidya Trisnawati

Lanjut Vita, Jika secara genetik kita punya penyakit kanker namun pola hidup sehat dan dapat mengatur dengan baik maka kedepan akan tetap baik

Terkait pemeriksaan kanker (CArisk) yang dikembangkan oleh Prodia, Vita mengatakan bahwa dengan adanya CArisk ini harapannya kita bisa aware (peduli) dari usia dini karena jumlah penderita kanker semakin hari semakin banyak

“Yang mau melakukan pemeriksaan kanker belum banyak, karena sekitar 90 persen yang memang datang dalam kondisi tidak baik kecuali untuk kanker serviks (leher rahim) karena ada program Pap Smear Gratis dari Pemerintah dengan menggunakan Kartu BJPS, Itu salah satu cara screening awal dan melakukan medical check up rutin dan belum semua orang aware“, terang Vita.

Kanker serviks atau kanker leher rahim pada perempuan

Tambah Vita, Prodia juga melakukan join promo dengan golongan awam dengan memberikan informasi berupa seminar gratis seperti ke gereja-gereja dan memberikan layanan konsultasi dokter gratis setelah melakukan medical check up.

Disamping itu, dr Sri Wahyuningsih Gah sebagai dokter konsultan dari Prodia menjelaskan secara gamblang tentang kanker dan penanganannya kepada para peserta seminar.
Menurut dr Sri pemeriksaan genomik diperuntukkan terhadap resiko kanker karena adanya pertumbuhan abnormal dari sel secara agresif. Kanker merupakan hasil akumulasi genetik, usia, lingkungan dan gaya hidup

“Seperti Alm Artis Julia Perez (Jupe) yang berjuang dengan kanker serviks selama 3 tahun dan menjadi inspirasi bagi para Ibu untuk melakukan pemeriksaan kanker serviks atau Isteri dari Pelawak Indro yang menderita kanker paru yang mempunyai kebiasaan merokok selama kurun waktu 30 tahun dan hanya butuh waktu 1 tahun bergulat dengan penyakit kanker lalu akhirnya meninggal”, jelas dr Sri

Beredar pertanyaan di masyarakat, Apakah Kanker selalu diturunkan? dr Sri mengatakan bahwa kanker tidak diturunkan namun berupa bakat untuk menjadi kanker, meskipun dua orang tua kita menderita kanker maka tidak selamanya anak-anak juga akan terkena kanker namun punya bakat untuk menjadi kanker, jadi gen tetap diturunkan.

Kanker bisa dicegah? Kanker bisa dicegah dengan pola hidup sehat seperti kurangi merokok dan jangan diet secara berlebihan sehingga bakteri di usus terganggu dan dapat menyebabkan kanker usus

Kanker bisa terjadi tanpa kebetulan? Bisa terjadi karena faktor genetik dan lingkungan, seperti pola merokok 2 orang yaitu A dan B yang merokok selama 15 tahun namun yang menderita kanker hanya yang memiliki pembawa gen kanker

Apakah Gaya hidup yang baik terbebas dari kanker? Ya, karena faktor penyebab kanker terbesar yaitu pola atau gaya hidup yang salah akan menyebabkan mutasi gen yang akan menjadi kanker;

Kanker tidak bisa disembuhkan? Pada dasarnya kanker dapat disembuhkan! Karena pada stadium awal kanker hanya bersifat lokal saja dan belum menyebar sehingga bisa disembuhkan dengan cara diangkat namun akan sangat berbahaya jika telah menyebar masuk ke pembuluh darah. Kanker jalannya cepat seperti kereta api karena menyebar dengan cepat, seperti kanker payudara

Kalau kena pisau kanker bisa menyebar? Bukan pisau operasi yang salah namun kita yang terlambat mengambil keputusan mengangkat kanker karena kanker sudah menyebar karena kanker termasuk penyakit paling pintar

Adapun urutan penyakit kanker di Indonesia berdasarkan angka kejadian (Data WHO 2014) yakni :

  • Kanker Paru, trakea dan bronkus sebanyak 30.866 orang meninggal;
  • Kanker Payudara sebanyak 19.731 orang meninggal;
  • Kanker Kolorektal (usus) sebanyak 18.389 orang meninggal;
  • Kanker Hati sebanyak 12.681 orang meninggal;
  • Kanker Serviks sebanyak 9.491 orang meninggal;
  • Kanker Prostat sebanyak 9.176 orang meninggal.

Penulis dan editor (+rony banase)

Foto utama by sahabathidup.com

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banten, Provinsi Paling Tidak Bahagia di Indonesia

    Banten, Provinsi Paling Tidak Bahagia di Indonesia

    • calendar_month Ming, 26 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Banten merupakan provinsi di Indonesia yang terletak pada bagian paling barat Pulau Jawa dengan ibu kota di Kota Serang. Sebelum terjadi pemekaran daerah, provinsi ini sebelumnya pernah menjadi bagian dari wilayah Jawa Barat yang kemudian resmi dimekarkan pada tanggal 4 Oktober 2000. Wilayah Banten terletak di antara 5º7’50”-7º1’11” Lintang Selatan dan 105º1’11”-106º7’12” Bujur Timur, berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2000 luas wilayah Banten adalah 9.160,70 km². Provinsi […]

  • Pengembangan Vaksin, 1.000 Anggota Gereja Shincheonji Donasi Plasma Darah

    Pengembangan Vaksin, 1.000 Anggota Gereja Shincheonji Donasi Plasma Darah

    • calendar_month Sen, 14 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Korea Selatan, Garda Indonesia | Sebanyak 1.000 anggota dari organisasi keagamaan bernama Gereja Yesus Shincheonji berpartisipasi dalam mendonasikan plasma darah untuk pengobatan COVID-19. Ini merupakan donasi tahap kedua dari 27 Agustus—4 September oleh Gereja Shincheonji, sebuah denominasi Kristen dengan jumlah anggota sebanyak 300.000 orang di seluruh dunia. Di tengah krisis yang disebabkan oleh melonjaknya penyebaran […]

  • Pandemi : Sebuah Ujian Kepemimpinan Publik

    Pandemi : Sebuah Ujian Kepemimpinan Publik

    • calendar_month Kam, 2 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yucundianus Lepa Hari-hari ini, ruang publik kita sedang disesaki oleh tukar-tanggap opini yang tak berujung seputar acara pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang dilakukan Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat (VBL). Kegiatan pemerintahan tersebut, bertempat di Otan Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang tanggal 27 Agustus 2021. Berbekal sebuah video yang mempertontonkan aksi panggung […]

  • Padu Padan ‘Launching’ ‘Denim Kustom Tenun NTT Serta Sashiko

    Padu Padan ‘Launching’ ‘Denim Kustom Tenun NTT Serta Sashiko

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Pada momentum Idul Adha 1445 H dan selebrasi 1 (satu) dekade Timor Creative People (TCP), maka pada Senin sore, 17 Juni 2024, Padu Padan Tenun meluncurkan atau launching produk keempat dari seri inovasi fashion yang mengintegrasikan tenun tradisional dengan teknik modern untuk mempromosikan keberlanjutan. Pada momentum hari lahir TCP (hingga mencapai umur 10 […]

  • Wagub & Wakapolda NTT Dukung ‘Stop Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak’

    Wagub & Wakapolda NTT Dukung ‘Stop Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak’

    • calendar_month Sab, 8 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Masih dalam rangkaian kegiatan 16 HAKTP ke-18 (16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan [25 November 2018 –10 Desember 2018]); oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nusa Tenggara Timur (DP3A NTT) dilaksanakan kegiatan Jalan Santai dan Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Stop Bajual Orang (Human Traffiking/Perdagangan Orang) di Arena Car Free […]

  • Yasonna Laoly Mundur dari Jabatan Menteri Hukum dan HAM

    Yasonna Laoly Mundur dari Jabatan Menteri Hukum dan HAM

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Bersama ini mohon perkenan izin Bapak Presiden saya mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia terhitung mulai 1 Oktober 2019,” kata Yasonna dalam surat tertulisnya, Jumat, 27 September 2019. Yasonna Laoly mundur dari jabatannya sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham). Pengunduran dirinya diteken […]

expand_less