Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Ayo ‘Aware’ Lakukan ‘Medical Check Up’ Untuk Deteksi Penyakit Kanker

Ayo ‘Aware’ Lakukan ‘Medical Check Up’ Untuk Deteksi Penyakit Kanker

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 30 Mar 2019
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

Loading

Kanker selalu diturunkan?, Kanker bisa dicegah?, Kanker tidak bisa disembuhkan?, Kanker kalau kena pisau bisa menyebar? Inilah beberapa pertanyaan dan rumor yang beredar di masyarakat

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Zaman dahulu pasien kanker datang ke rumah sakit pasti saat sudah ada keluhan, padahal kanker sendiri tidak ada gejala khusus pada stadium awal dan jika telah muncul gejala maka telah masuk stadium lanjut sehingga penanganan akan sulit dan terbentur pada fasilitas dan biaya pengobatan yang cukup besar

Dikutip dari wikipedia.org,
Penyakit Kanker atau Neoplasma
Ganas adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal atau sering dikenal sebagai tumor ganas. Selain itu gejala ini juga dikenal sebagai neoplasma ganas dan seringkali ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel melebihi batas normal); menyerang jaringan biologis di dekatnya; bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik, disebut metastasis.

Prodia sebagai pusat layanan kesehatan konsen terhadap pengobatan penyakit generasi terbaru, seperti penyakit kanker

Pimpinan Prodia Cabang Kupang, Vidya Trisnawati kepada media ini di sela-sela kegiatan ‘Seminar Kesehatan Ketahui Resiko Kanker Melalui Pemeriksaan Genomik CArisk pada Jumat/29 Maret 2019 pukul 19.00—21.00 WITA di Ballroom Swiss Bell Hotel Kupang, menyampaikan bahwa Prodia telah banyak mengembangkan pemeriksaan berupa deteksi awal terhadap kanker dengan melihat dari variasi genetik (genomik berupa kumpulan gen)

Pimpinan Prodia Cabang Kupang, Vidya Trisnawati

“Belum tentu orang yang punya gen potensiil risk atau high risk dapat menyebabkan kanker karena kanker itu sendiri dapat menjadi penyakit jika ada faktor lingkungan dan pola hidup yang mempengaruhi”, ungkap Vita panggilan akrab Vidya Trisnawati

Lanjut Vita, Jika secara genetik kita punya penyakit kanker namun pola hidup sehat dan dapat mengatur dengan baik maka kedepan akan tetap baik

Terkait pemeriksaan kanker (CArisk) yang dikembangkan oleh Prodia, Vita mengatakan bahwa dengan adanya CArisk ini harapannya kita bisa aware (peduli) dari usia dini karena jumlah penderita kanker semakin hari semakin banyak

“Yang mau melakukan pemeriksaan kanker belum banyak, karena sekitar 90 persen yang memang datang dalam kondisi tidak baik kecuali untuk kanker serviks (leher rahim) karena ada program Pap Smear Gratis dari Pemerintah dengan menggunakan Kartu BJPS, Itu salah satu cara screening awal dan melakukan medical check up rutin dan belum semua orang aware“, terang Vita.

Kanker serviks atau kanker leher rahim pada perempuan

Tambah Vita, Prodia juga melakukan join promo dengan golongan awam dengan memberikan informasi berupa seminar gratis seperti ke gereja-gereja dan memberikan layanan konsultasi dokter gratis setelah melakukan medical check up.

Disamping itu, dr Sri Wahyuningsih Gah sebagai dokter konsultan dari Prodia menjelaskan secara gamblang tentang kanker dan penanganannya kepada para peserta seminar.
Menurut dr Sri pemeriksaan genomik diperuntukkan terhadap resiko kanker karena adanya pertumbuhan abnormal dari sel secara agresif. Kanker merupakan hasil akumulasi genetik, usia, lingkungan dan gaya hidup

“Seperti Alm Artis Julia Perez (Jupe) yang berjuang dengan kanker serviks selama 3 tahun dan menjadi inspirasi bagi para Ibu untuk melakukan pemeriksaan kanker serviks atau Isteri dari Pelawak Indro yang menderita kanker paru yang mempunyai kebiasaan merokok selama kurun waktu 30 tahun dan hanya butuh waktu 1 tahun bergulat dengan penyakit kanker lalu akhirnya meninggal”, jelas dr Sri

Beredar pertanyaan di masyarakat, Apakah Kanker selalu diturunkan? dr Sri mengatakan bahwa kanker tidak diturunkan namun berupa bakat untuk menjadi kanker, meskipun dua orang tua kita menderita kanker maka tidak selamanya anak-anak juga akan terkena kanker namun punya bakat untuk menjadi kanker, jadi gen tetap diturunkan.

Kanker bisa dicegah? Kanker bisa dicegah dengan pola hidup sehat seperti kurangi merokok dan jangan diet secara berlebihan sehingga bakteri di usus terganggu dan dapat menyebabkan kanker usus

Kanker bisa terjadi tanpa kebetulan? Bisa terjadi karena faktor genetik dan lingkungan, seperti pola merokok 2 orang yaitu A dan B yang merokok selama 15 tahun namun yang menderita kanker hanya yang memiliki pembawa gen kanker

Apakah Gaya hidup yang baik terbebas dari kanker? Ya, karena faktor penyebab kanker terbesar yaitu pola atau gaya hidup yang salah akan menyebabkan mutasi gen yang akan menjadi kanker;

Kanker tidak bisa disembuhkan? Pada dasarnya kanker dapat disembuhkan! Karena pada stadium awal kanker hanya bersifat lokal saja dan belum menyebar sehingga bisa disembuhkan dengan cara diangkat namun akan sangat berbahaya jika telah menyebar masuk ke pembuluh darah. Kanker jalannya cepat seperti kereta api karena menyebar dengan cepat, seperti kanker payudara

Kalau kena pisau kanker bisa menyebar? Bukan pisau operasi yang salah namun kita yang terlambat mengambil keputusan mengangkat kanker karena kanker sudah menyebar karena kanker termasuk penyakit paling pintar

Adapun urutan penyakit kanker di Indonesia berdasarkan angka kejadian (Data WHO 2014) yakni :

  • Kanker Paru, trakea dan bronkus sebanyak 30.866 orang meninggal;
  • Kanker Payudara sebanyak 19.731 orang meninggal;
  • Kanker Kolorektal (usus) sebanyak 18.389 orang meninggal;
  • Kanker Hati sebanyak 12.681 orang meninggal;
  • Kanker Serviks sebanyak 9.491 orang meninggal;
  • Kanker Prostat sebanyak 9.176 orang meninggal.

Penulis dan editor (+rony banase)

Foto utama by sahabathidup.com

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libas Indonesia 6–0, Jepang Pimpin Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

    Libas Indonesia 6–0, Jepang Pimpin Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Bermain di depan para pendukung mereka sendiri, skuad Jepang tampil percaya diri. Mereka langsung menekan skuad Garuda dengan pressing tinggi.   Tokyo | Tim nasional (Timnas) Indonesia menutup babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan kekalahan. Berhadapan dengan Timnas Jepang, Skuad Garuda dipaksa menyerah dengan skor telak 3-0. Gol-gol kemenangan Jepang dicetak oleh […]

  • Bertambah 3 Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT, Total 79 Kasus

    Bertambah 3 Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT, Total 79 Kasus

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari 48 sampel swab yang di periksa di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, terkonfirmasi 3 kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT,” ujar Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Rabu, 20 Mei 2020 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/05/19/3-positif-covid-19-dari-kota-kupang-hasil-transmisi-lokal-total-76-kasus-di-ntt/ […]

  • Puting Beliung Terjang Rancaekek Bandung, Ratusan Rumah Rusak

    Puting Beliung Terjang Rancaekek Bandung, Ratusan Rumah Rusak

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung, gardaindonesia.id | Bencana puting beliung makin meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan puting beliung disebabkan ada perubahan penggunaan lahan, dampak perubahan iklim yang menyebabkan makin meningkatnya ketidaksatabilan dinamika atmosfer lokal, dan aktivitas penduduk dan lainnya. Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan bencana puting beliung melanda Desa Jelegong Kecamatan Rancaekek […]

  • Pengacara HRS Munarman Ditangkap Densus 88 Antiteror

    Pengacara HRS Munarman Ditangkap Densus 88 Antiteror

    • calendar_month Sel, 27 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Densus 88 Antiteror menangkap pengacara HRS, Munarman, diduga terlibat baiat teroris di 3 (tiga) kota. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menjelaskan Munarman diduga menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme. Selain itu, Munarman juga diduga menyembunyikan informasi perihal terorisme. “Munarman diduga menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana […]

  • HIV/Aids NTT Masuk Kategori Merah; Gubernur 2 Pinta KPA Kerja Maksimal

    HIV/Aids NTT Masuk Kategori Merah; Gubernur 2 Pinta KPA Kerja Maksimal

    • calendar_month Sel, 6 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Josef Nae Soi Gubernur 2 NTT, meminta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTT untuk bekerja lebih cepat dalam mencegah dan mengatasi HIV/AIDS. Kerjasama lintas sektoral harus terus diupayakan dalam menyelamatkan generasi muda dari virus mematikan ini. “Kasus HIV/AIDS di Indonesia sudah sangat tinggi. Provinsi NTT sendiri sudah masuk kategori lampu […]

  • Makin Untung, Panen Kedua Poktan Poco Leok Binaan PLN UIP Nusra

    Makin Untung, Panen Kedua Poktan Poco Leok Binaan PLN UIP Nusra

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 1Komentar

    Loading

    Manggarai, Kelompok tani budidaya hortikultura binaan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Wela Sita Werek, Ulumbu, Desa Wewo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menghelat panen pada Rabu, 24 April 2024. Di panen kedua ini, salah satu dari 16 kelompok tani di Poco Leok binaan PT PLN (Persero) UIP Nusra […]

expand_less