Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Bayar Air Pakai ‘NTT Pay’ Sejahtera Group dan Bank NTT Teken MOU

Bayar Air Pakai ‘NTT Pay’ Sejahtera Group dan Bank NTT Teken MOU

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 23 Apr 2021
  • visibility 155
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Manajemen Sejahtera Group membuat terobosan inovatif bagi penghuni perumahan Pondok Indah Matani dan Sejahtera Land Oetalu dalam melakukan pembayaran air menggunakan aplikasi NTT Pay dari Bank NTT.

Warga penghuni dua hunian tersebut pun dipermudah dalam mengakses layanan air bersih sekaligus tak direpotkan saat hendak melakukan pembayaran besaran debit penggunaan air. Telah tersedia loket pembayaran secara online oleh manajemen Sejahtera Group.

Dirut PT. Pembangunan Sehat Sejahtera, Bobby Lianto mengungkapkan bahwa kekuatan dari Perumahan Sejahtera Group adalah Pelayanan Air Bersih selama 24 Jam non stop. “Ini salah satu keunggulan yang membuat perumahan Sejahtera Group selalu menjadi incaran para pembeli rumah,” ungkapnya.

Guna memaksimalkan pelayanan pembayaran tagihan air bersih melalui NTT Pay, maka pada Kamis, 22 April 2021, bertempat di Bank NTT Cabang Utama (KCU) dilaksanakan penandatanganan MoU atau perjanjian kerja sama (PKS) antara Pengelola Air Perumahan Sejahtera Group dengan Bank NTT KCU Kupang.

Mewakili Manajemen Sejahtera Group, Yuliana Nesia Anglina sebagai Komisaris Sejahtera Group sekaligus Pengelola Air Perumahan, bersama Dirut PT. Pembangunan Sehat Sejahtera, Bobby Lianto dan Manajer, Marchiano Wadu. Sementara, mewakili Bank NTT, Pemimpin KCU Kupang, Boy R. Nunuhitu, Wakil Pemimpin Cabang, Soleman M. Bisilissin  dan Lanawaty Krislayanto.

Pengelola Air Perumahan Sejahtera Group, Yuliana Nesia Angelina menyampaikan untuk meningkatkan pelayanan air bagi konsumen di Perumahan Sejahtera Group, maka dilakukan kerja sama dengan Bank NTT. “Jadi, pelayanan ini akan memudahkan konsumen untuk membayar tagihan air secara online melalui aplikasi NTT Pay, ATM, melalui Agen Dia Bisa atau pun ke Bank NTT setempat,”urainya.

Konsumen, imbuh Yuliana, tidak harus datang ke kantor untuk melakukan pembayaran lagi, walaupun loket tetap dibuka bagi yang ingin membayar langsung. “Dan saat ini, kami memulai untuk Perumahan Pondok Indah Matani Penfui Timur yang telah ditempati sekitar 800 unit rumah. Selanjutnya, kami akan terapkan pada Perumahan Sejahtera Land Oetalu dan perumahan lainnya di daerah,” pungkas Yuliana.

Dirut PT. Pembangunan Sehat Sejahtera, Bobby Lianto pun menyampaikan terima kasih atas terjalinnya kerja samanya dengan Bank NTT untuk memudahkan konsumen dalam proses pembayaran air secara online.

Terpisah, Pemimpin Bank NTT KCU Kupang, Boy R. Nunuhitu menyampaikan fasilitas yang bakal diperoleh oleh warga di pemukiman Sejahtera Group yakni kemudahan pembayaran retribusi air perumahan secara online. “Lalu, kita juga membuka agen Dia Bisa Bank NTT, agar seluruh keperluan transaksi keuangan nasabah cukup dilakukan di agen Dia Bisa tanpa harus ke kantor operasional Bank NTT,” tandasnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/humas sejahtera group)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pecahkan Rekor MURI, Bank NTT Kolaborasi BI dan Pemda Rote Ndao

    Pecahkan Rekor MURI, Bank NTT Kolaborasi BI dan Pemda Rote Ndao

    • calendar_month Ming, 10 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Rekor dunia dipecahkan dari kolaborasi sukses antara Bank Indonesia, Bank NTT dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Rekor dunia ini dicatat Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan nomor 10416. Adapun rekor dunia yang dipecahkan yakni ‘Pagelaran Tari Te’o Renda oleh Penari Terbanyak.’ Perhelatan ini berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Rote Ndao […]

  • Four Reasons You Should Participate in Student Exchange Program

    Four Reasons You Should Participate in Student Exchange Program

    • calendar_month Rab, 24 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Author : Picessylia Safiransi Anakay The Ministry of Education and Culture and Research and Technology commenced the Merdeka Belajar-Kampus Merdeka curriculum as a scheme to begin preparing students to become strong scholars, cater to the needs of the times, and be fully prepared to be a pioneer with high revolutionary spirit. Therefore, according to chapters […]

  • Nyala Listrik PLN Terangi 99,92 Persen Desa Seluruh Indonesia

    Nyala Listrik PLN Terangi 99,92 Persen Desa Seluruh Indonesia

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Pemerintah melalui PLN terus berupaya menghadirkan listrik di semua wilayah di Indonesia. Hingga tahun 2024, rasio desa berlistrik (RDB) sebesar 99,92% atau sebanyak 83.693 desa dan kelurahan telah berlistrik sebagai komitmen Pemerintah mewujudkan energi berkeadilan.   Jakarta | Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diberi mandat dalam ketenagalistrikan […]

  • Pemerintah Kucur Bansos 92 Triliun Lebih bagi Masyarakat Terdampak PPKM

    Pemerintah Kucur Bansos 92 Triliun Lebih bagi Masyarakat Terdampak PPKM

    • calendar_month Rab, 28 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah melalui Kementerian Sosial terus berupaya untuk memberikan perlindungan dan jaminan sosial bagi masyarakat di wilayah yang terdampak oleh kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Selain bantuan sosial yang telah berjalan sebelumnya seperti Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau Kartu Sembako maupun Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah juga memberikan bantalan […]

  • NTT Tuan Rumah Indonesia Pacific Cultural Synergy, Hadir 17 Negara

    NTT Tuan Rumah Indonesia Pacific Cultural Synergy, Hadir 17 Negara

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Loading

    Sebelum puncak acara, dihelat Residensi Budaya pada tanggal 3–10 November 2025. Program ini menghadirkan para pelaku budaya dari 17 negara dengan tiga fokus.   Kupang | Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPCS) 2025, sebuah ajang budaya berskala internasional yang mempertemukan Indonesia dengan 16 negara Pasifik serta Timor Leste bakal dihelat di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur […]

  • Gubernur Riau Ditahan KPK, Diduga Minta Setoran Rp7 Miliar dan Ancam Copot Pejabat

    Gubernur Riau Ditahan KPK, Diduga Minta Setoran Rp7 Miliar dan Ancam Copot Pejabat

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Loading

    Pada salah satu laporan, Abdul Wahid juga diduga mengancam akan mencopot pejabat yang tidak memenuhi permintaan setoran tersebut.   Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Gubernur Riau Abdul Wahid setelah menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan anggaran Pemerintah Provinsi Riau. Abdul Wahid terlihat mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye dan […]

expand_less