Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Cara Lebah Madu Produksi Madu Alami

Cara Lebah Madu Produksi Madu Alami

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
  • visibility 139
  • comment 0 komentar

Loading

Lebah madu mencakup sekitar 7 (tujuh) spesies lebah dalam genus Apis, dari sekitar 20.000 spesies yang ada. Saat ini dikenal sekitar 44 subspesies yang mana mereka memproduksi dan menyimpan madu yang dihasilkan dari nektar bunga. Selain itu, mereka juga membuat sarang dari malam, yang dihasilkan oleh para lebah pekerja di koloni lebah madu.

Madu dikatakan asli apabila sepenuhnya dibuat oleh lebah madu tanpa campur tangan manusia. Serangga ini menggunakan lidah atau moncong panjang seperti sedotan untuk mengambil nektar dari 100—1500 bunga. Usai mengunjungi sekian banyak bunga untuk diambil sari-sarinya, lebah madu akan kembali ke sarang dan menyebarkan nektar ke lebah pekerja lainnya.

Lebah ini kemudian mengunyah nektar secara terus-menerus, menyebarkannya dari mulut ke mulut hingga kadar airnya berkurang secara signifikan. Air yang terkandung pada nektar rata-rata sekitar 60% serta harus dikurangi dari angka 18%, dan akhirnya akan membuat cairan berkonsentrasi tinggi.

Pencernaan pada tubuh lebah dapat mengeluarkan enzim yang bertugas mengurangi sukrosa yang bisa mencapai kurang dari 5% yang dapat mengubah glukosa dan fruktosa menjadi sekitar 65% dan 80%. Dibutuhkan sekitar 7 hingga 15 hari lebah-lebah ini menghasilkan madu yang matang.

Madu yang alami adalah madu yang dibuat oleh para lebah di mana mereka bekerja keras mengumpulkan nektar dari bunga-bunga yang ada. Nektar pada bunga berbeda-beda, ada yang terdapat di luar bunga sedangkan yang lainnya ada di bagian dalam bunga. Apa yang kita biasa sebut madu adalah madu alami, karena didapatkan dari tumbuhan yang berbeda-beda.

Pengumpulan nektar ini juga terbagi waktunya tergantung periode pertumbuhan bunga sebagai sumber utama dari berbagai nektar tunggal, contohnya seperti nektar jeruk, madu tilia, madu leci dan lainnya.

Dalam satu waktu biasanya lebah-lebah mengambil nektar hanya dari satu bunga saja. Kebanyakan madu selalu mengandung polen atau nektar dari campuran beberapa tumbuhan. Pada dasarnya madu selalu dinamai dengan nama-nama bunga yang menjadi sumbernya.

Madu alami yang dihasilkan lebah madu

Secara general, nektar tunggal merupakan serbuk sari yang melimpah dari sebuah tanaman. Namun dalam satu waktu banyak tanaman berbunga dan menghasilkan madu dari campuran serbuk sari dari dua jenis tanaman yang berbeda.

Madu yang bukan dibuat oleh manusia melainkan lebah itu sendiri disebut madu nektar di mana para lebah mengumpulkan nektar atau metabolit serangga dari tanaman. Sebuah kutu mengambil protein dan gula, mereka bekerja melalui pencernaan dan getah dari tanaman.

Lebah membuat nektar dengan mengeluarkan gula dan air yang berlebih yang kemudian disebarkan di atas daun maupun cabang dari sebuah tanaman.

Sangat tidak disarankan memanaskan madu di atas 60 derajat celcius jika madu tersebut secara alami mengandung enzim yang aktif. Jika dilakukan, maka akan mengubah enzim yang aktif menjadi inaktif dan nutrisi didalamnya akan hancur. Dengan menyeduh madu pada suhu air yang hangat atau dingin akan terasa manis, namun jika diseduh dengan suhu tinggi maka rasanya akan menjadi asam.

Manfaat madu alami bagi kesehatan 

Gizi yang tinggi pada madu tonik dan yang umum dikonsumsi membuatnya sangat populer. Berikut manfaat dari nutrisi dan bahan aktif yang kaya pada madu :

  1. Menghilangkan Rasa Lelah

Madu memiliki energi tertinggi dengan jumlah terbanyak yang dibutuhkan oleh neuron otak dari berbagai makanan alami. Tubuh akan menyerap fruktosa dan glukosa pada madu yang bertujuan untuk menghilangkan rasa lelah.

  1. Menghilangkan Penumpukan Makanan

Manfaat madu dalam kategori ini adalah dapat mempersingkat waktu buang air besar, meningkatkan gerak peristaltik pada usus, meningkatkan sekresi asam lambung yang normal, dan sebagainya.

  1. Tidur Lebih Tenang

Fungsi sistem saraf dapat diatur oleh madu yang mengandung glukosa, vitamin, magnesium, fosfor, dan kalsium. Yang menghasilkan peningkatan kualitas tidur dan meredakan ketegangan saraf.(*)

Sumber (*/picinstyle+Wikipedia)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Kapolri ke-25, Jenderal Pol Lystio Sigit Prabowo Dilantik Saat Pandemi Covid

    Jadi Kapolri ke-25, Jenderal Pol Lystio Sigit Prabowo Dilantik Saat Pandemi Covid

    • calendar_month Rab, 27 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah jabatan Komisaris Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) pada Rabu, 27 Januari 2021. Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dengan menerapkan protokol kesehatan. Pelantikan Listyo Sigit dilakukan dengan berlandaskan pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 5/POLRI […]

  • Gubernur VBL : Pertanian Lahan Kering di NTT Harus Membantu Pembangunan

    Gubernur VBL : Pertanian Lahan Kering di NTT Harus Membantu Pembangunan

    • calendar_month Jum, 27 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan pengembangan sektor pertanian khususnya pertanian lahan kering harus ikut membantu pembangunan daerah. Hal tersebut diungkapkannya pada saat memberikan sambutan dalam Seminar Nasional Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana dengan Tema Pola Pertanian Lahan Kering Berkelanjutan yang dilaksanakan di Aula Gedung Rektorat Universitas Nusa Cendana pada […]

  • Peduli Kesehatan Warga Naioni, PLN Hadirkan Akses Sanitasi Air Bersih

    Peduli Kesehatan Warga Naioni, PLN Hadirkan Akses Sanitasi Air Bersih

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Program ini merupakan wujud nyata komitmen sosial PLN dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan sarana sanitasi dan akses air bersih.   Kupang | PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (PLN UIW NTT) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bertajuk […]

  • Asal Usul Suku Tetun di Pulau Timor

    Asal Usul Suku Tetun di Pulau Timor

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Loading

    Suku Tetun, disebut juga Tetum atau Belu adalah suku bangsa yang merupakan penduduk asli Pulau Timor. Suku ini mendiami Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia dan sebagian besar wilayah Timor Leste. Bahasa Suku Tetun disebut dengan bahasa Tetun yang merupakan bagian dari rumpun bahasa Austronesia. Selain di Pulau Timor, suku ini juga banyak terdapat […]

  • Kapolres Belu Pinta Jajaran Kawal Dokter Saat Bertugas

    Kapolres Belu Pinta Jajaran Kawal Dokter Saat Bertugas

    • calendar_month Rab, 3 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Menindaklanjuti direktori Kapolda NTT,  Kapolres Belu, AKBP Yosep Krisbiyanto, S.I.K meminta seluruh jajaran untuk memberikan jaminan pengamanan dan bantuan fasilitas khusus kepada para dokter yang bertugas di daerah terpencil, guna melancarkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Demikian, diutarakan Kapolres Belu kepada seluruh personil, saat memimpin apel pagi di Mapolsek Tasifeto Barat, Kabupaten […]

  • Lapor Kekerasan Perempuan dan Anak Lebih Mudah Dengan Aplikasi LAKER

    Lapor Kekerasan Perempuan dan Anak Lebih Mudah Dengan Aplikasi LAKER

    • calendar_month Sab, 7 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Manado,gardaindonesia.id-Masyarakat saat ini dapat melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak secara cepat dan mudah. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Prov Sulawesi Utara mewujudkannya melalui inovasi Aplikasi Online berbasis Android LAKER (Lapor Kekerasan). Inovasi ini muncul karena selama ini masyarakat enggan melaporkan kekerasan ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) karena […]

expand_less