Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum Kriminal » Diduga, Ketua RT di Kupang Mabuk Miras, Maki & Aniaya Mahasiswi Unwira

Diduga, Ketua RT di Kupang Mabuk Miras, Maki & Aniaya Mahasiswi Unwira

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 21 Jan 2021
  • visibility 98
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Oknum Ketua RT, Yoseph Mone di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga telah meneguk minuman keras (miras), memaki mahasiswi HT dan memukul mahasiswi AK di wilayahnya dan telah menyebabkan warga sekitar mengeroyok EJL dan BIT, pada Rabu petang, 20 Januari 2021.

Informasi yang diterima Garda Indonesia dari para korban menyebutkan, bahwa saat itu, mereka hendak memberikan selamat kepada sepupu HT di Kos Anima Oesapa sekitar pukul 14.00 WITA, atas suksesnya ujian skripsi. Setibanya di TKP, Yoseph Mone sudah dalam keadaan setengah sadar akibat mengonsumsi miras. Yoseph Mone pun berdalil pandemi Covid-19, lalu pergi dalam keadaan mabuk parah untuk membubarkan kumpulan kelompok mahasiswa yang hanya berjumlah lima orang tersebut. Padahal, menurut para korban, di saat yang sama Yoseph Mone sendiri datang dalam kondisi mabuk dari acara kumpul keluarganya.

Yoseph Mone, lalu mendekat AK yang adalah seorang mahasiswi dan memukul tepat di bagian dada sebanyak dua kali. Tak terima dengan perlakuan tidak wajar itu, HT menarik AK untuk menjauh. Yoseph Mone, malah memaki HT dengan sebutan anjing, babi, kerbau, binatang, dan lainnya.

Korban EJL, melihat sepupunya HT dikasari dengan kata–kata tak senonoh, lalu mendekat ke arah Yoseph Mone untuk menegur secara baik–baik agar jangan memaki, karena HT seorang perempuan, yang juga saudarinya. Tetapi, teguran EJL itu justru mendatangkan petaka bagi dirinya dan BIT. Yoseph Mone tidak mau terima dengan teguran itu, lalu berusaha meninju EJL secara berulang–ulang sampai terjatuh sendiri akibat kondisi tubuh yang tidak seimbang. Warga sekitar yang tidak mengetahui pasti kejadian itu, lantas menuduh EJL yang telah memukul jatuh Yoseph Mone.

Selanjutnya, warga yang jumlahnya sekitar puluhan orang itu datang mengeroyok EJL dengan cara pukul, tendang dan melempari batu ke arah EJL berkali–kali di sekujur tubuhnya hingga tak berdaya, tanpa ada perlawanan.

Akibatnya, EJL menderita luka robek, bengkak, memar dan lebam di sejumlah titik badannya. Bahkan, sampai menjelang tengah malam pun, EJL masih susah diajak bicara oleh pihak keluarga, lantaran mengeluh sakit di bagian luar dan dalam tubuhnya. Selain EJL, korban BIT juga ikut dianiaya saat berusaha meminta massa untuk berhenti mengeroyok EJL.

Usai pengeroyokan tersebut, para korban pergi ke Polsek Kelapa Lima sekitar pukul 17.00 WITA, untuk membuat laporan polisi. Akan tetapi, niat melapor itu diurung lantaran pihak kepolisian menawarkan jalan damai kepada kedua belah pihak.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Andri Setiawan, SH., S.I.K yang dihubungi via sambungan telepon pada Rabu malam, 20 Januari 2021, membenarkan peristiwa itu. “Mereka masih di Kantor polsek, sedang ditangani oleh piket reskrim, perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan kembali”, ungkap Kapolsek melalui pesan SMS pada pukul 21.32 WITA.

Selanjutnya, menurut Kapolsek Kelapa Lima, pihaknya memberikan ruang bagi kedua belah pihak untuk menempuh jalur damai, karena berdasarkan keterangan saksi, bahwa keduanya sama–sama menjadi korban. Selain keempat korban itu, kata Kapolsek, ketua RT juga memiliki luka lecet karena sempat ada kontak fisik dengan korban EJL.

Kedua belah pihak juga, tutur Kapolsek, diamankan dalam kurun waktu 1 × 24 jam sembari menunggu kesepakatan untuk saling berdamai. “EJL ditegur oleh Ketua RT karena kumpul–kumpul di masa pandemi Covid,” ujar Kapolsek via telepon pada pukul 23.02 WITA.

Sebagai informasi, terkait permintaan keluarga EJL untuk dilakukan Visum Et Repertum (VER), AKP Andri Setiawan menerangkan, bahwa VER dilakukan jika ada Laporan Polisi (LP). LP ada dua model, yakni model A dan model B. LP model A dibuat oleh pihak kepolisian berdasarkan laporan warga tentang adanya keributan. Sedangkan, LP model B dibuat berdasarkan laporan korban dan pelaku sendiri.

Pihaknya juga tidak mendengarkan keterangan dari korban dan pelaku, melainkan keterangan dari para saksi, bahwa keduanya salah dan bisa saja saling melaporkan. “1 × 24 jam kita amankan. Intinya, saya tidak mau intervensi. Saya kembalikan kepada mereka berdua yang bermasalah. Kalau mau diselesaikan secara keluarga juga, monggo. Yang pasti, kita masih mengedepankan humanis, sehingga kita kembalikan ke mereka berdua,” papar Andri Setiawan.

Informasi terakhir yang diperoleh dari korban EJL dan BIT, pada Kamis dini hari, pukul 01.45 WITA menyatakan, masalah tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dengan menandatangani surat pernyataan telah berdamai. Kedua belah pihak yang bermasalah pun sudah pulang ke tempat tinggalnya masing-masing. (*)

Penulis: (*/Herminus Halek)

Foto utama (*/istimewa/shutterstock)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yudisium Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil PNK 2019, Ini Pesan Kajur Dian

    Yudisium Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil PNK 2019, Ini Pesan Kajur Dian

    • calendar_month Kam, 28 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Yudisium Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang (PNK) Periode 2019 dilaksanakan pada Kamis, 28 November 2019 pukul 19.00 WITA—selesai di Aula Hotel Aston Kupang. Sebanyak 209 mahasiswa/mahasiswi menjalani yudisium dan bakal diwisuda pada Sabtu, 30 November 2019. Ketua Jurusan Teknik Sipil PNK, Dian Erlina Waty Johannis, S.T., M.Eng. di hadapan […]

  • PLN UIP Nusra Optimis Capai Target 100% Aset Legal di Tahun 2024

    PLN UIP Nusra Optimis Capai Target 100% Aset Legal di Tahun 2024

    • calendar_month Sab, 10 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui unit pelaksana proyek (UPP) Nusra 1 kembali berhasil melakukan penambahan aset tersertifikasi untuk pengembangan proyek ketenagalistrikan nasional berupa tanah tapak tower, gardu induk, dan tanah pembangkit. Terkini, PT PLN (Persero) UIP Nusra melalui UPP Nusra 1 bersama kantor pertanahan (kantah) […]

  • Tren Pendapatan Meningkat, Dorong PLN Masuk Fortune Global 500

    Tren Pendapatan Meningkat, Dorong PLN Masuk Fortune Global 500

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Penjualan listrik didominasi oleh sektor rumah tangga sebesar 43%, disusul sektor industri 30%, sektor bisnis 19%, dan sektor lainnya 8%. Konsumsi listrik rumah tangga tercatat tumbuh 6,62% menjadi 130,43 TWh, sementara konsumsi sektor industri meningkat 4,17% menjadi 92,28 TWh.   Jakarta | PT PLN (Persero) berhasil menembus daftar Fortune Global 500 tahun 2025 dan menempati […]

  • Tenaga Kerja Lokal 97%, PLTP Ulumbu Jadi Mata Pencaharian

    Tenaga Kerja Lokal 97%, PLTP Ulumbu Jadi Mata Pencaharian

    • calendar_month Sen, 6 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai, Pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu eksisting unit 1-4 di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi sumber mata pencaharian baru bagi masyarakat usia produktif di sekitar wilayah operasional. Berdasarkan laporan pemantauan lingkungan PLTP Ulumbu triwulan IV 2023 PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT, pembangkit berbasis energi […]

  • Pegawai KPK Menjadi ASN, 18 dari 75 Orang TMS Ikut Diklat Dapat STTP

    Pegawai KPK Menjadi ASN, 18 dari 75 Orang TMS Ikut Diklat Dapat STTP

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebanyak 1.351 orang mengikuti proses pengalihan pegawai KPK menjadi ASN. Pada proses tersebut 1.274 dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan 1.271 pegawai telah dilantik sebagai ASN pada tanggal 1 Juni 2021. Disisi lain, Pegawai KPK yang tidak memenuhi syarat (TMS) untuk menjadi ASN sebanyak 75 orang. 24 orang telah mendapatkan kesempatan untuk […]

  • SERENTAK di NTT, Puluhan Ribu Milenial Deklarasi SIAGA

    SERENTAK di NTT, Puluhan Ribu Milenial Deklarasi SIAGA

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Arus dukungan kaum milenial kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA) tak terbendung menjelang kontestasi Pilkada serentak pada 27 November 2024. Dukungan itu ditandai dengan deklarasi dukungan serentak di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi NTT. Terdata di SIAGA Center, sudah mencapai angka puluhan […]

expand_less