Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Diler Bosowa Pecat Karyawan Covid-19, KNPI NTT : Itu Kejahatan Kemanusiaan

Diler Bosowa Pecat Karyawan Covid-19, KNPI NTT : Itu Kejahatan Kemanusiaan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 12 Jul 2021
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi NTT, Hermanus Th. Boki menyoroti persoalan kemanusiaan yang diduga dilakukan oleh manajemen PT. Bosowa Berlian Motor Cabang Kupang di bawah kepemimpinan Arfan T. Rawuaten terhadap karyawan yang terpapar Covid-19.

Heri Boki, sapaan akrab Ketua DPD KNPI Provinsi NTT kepada wartawan menguraikan, berdasarkan pengaduan yang diterima secara resmi oleh DPD KNPI NTT dan menduga telah terjadi tragedi kejahatan kemanusiaan yang tidak bisa dianggap sepele, dikarenakan tindakan tidak profesional dan tidak berperikemanusiaan yang telah dilakukan Kepala Bosowa Cabang Kupang.

Dengan nada kesal, Heri Boki yang juga Wakil Ketua DPW KPK TIPIKOR NTT ini mengungkapkan sangat tidak manusia, karyawan dalam kondisi terpapar Covid-19 karena melaksanakan tugas perusahaan, bukannya pihak perusahaan memberi perhatian dan dukungan kepada yang bersangkutan agar tetap tenang, terus semangat melakukan isolasi mandiri  untuk proses penyembuhan, malah secara sepihak tanpa pemberitahuan, peringatan atau koordinasi apa pun kepada yang bersangkutan, langsung memberhentikan dan memecat yang bersangkutan.

“Bagi saya ini bisa dikategorikan sebagai bentuk kejahatan kemanusiaan yang dilakukan secara sadar, tahu dan mau oleh Kepala Bosowa Cabang Kupang di tengah pandemi Covid-19. Sungguh sangat tidak berperikemanusiaan dan harus dilawan, tidak bisa dibiarkan begitu saja. Ini bukan soal pekerjaan, ini masalah  kemanusiaan, dan menjadi perhatian semua pihak,” tegas Hery Boki.

Ia pun menggambarkan secara gamblang  persoalan tersebut, bahwa pada tanggal 21 Juni 2021, Kepala Bosowa Cabang Kupang memerintahkan karyawannya untuk melaksanakan tugas di Kabupaten Malaka.  Pada 22 Juni 2021, karyawan tersebut jatuh sakit dengan gejala awal tidak sehat, namun karena bertanggungjawab penuh atas pekerjaan, yang bersangkutan tetap melaksanakan aktivitas kanvasing dengan bertemu nasabah.

Usai melaksanakan tugas, papar Hery Boki, tanggal 25 Juni 2021, yang bersangkutan bersama tim kembali ke Kupang. Karena gejala awal tidak sehat, maka tanggal 29 Juni 2021, ia melakukan tes antigen dan dinyatakan positif Covid-19. Dengan hasil tersebut maka terhitung sejak 29 Juni 2021 melakukan isolasi mandiri di rumah dan tetap melaksanakan aktivitas kantor dari rumah (WFH).

“Dengan kondisi fisik yang terus berjuang untuk pemulihan dan sembuh dari Covid-19 bahkan dalam kondisi psikis yang tidak stabil, pada tanggal 6 Juli 2021, yang bersangkutan justru diberhentikan/dipecat secara sepihak oleh Kepala Bosowa Cabang Kupang. Sungguh sangat naif dan tidak berperikemanusiaan,” ungkap Hery Boki.

Atas persoalan tersebut, tegas Hery Boki, KNPI NTT akan melakukan koordinasi dengan rumah singgah, LBH APPIK, Aktivis Perempuan NTT untuk bergandengan tangan bersama mengawal dan memperjuangkan permasalahan ini. “Kami bakal melaporkan kasus ini ke Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTT dan Polda NTT pada Senin, 12 Juli 2021,” ujarnya ke Garda Indonesia pada Minggu malam, 11 Juli 2021.

Setelah itu, urai Hery Boki, KNPI NTT akan bertemu Ombudsman dan melakukan rapat dengar pendapat dengan  DPRD. “Selasa, 13 Juli surat resmi KNPI diterima owner ‘pemilik’ Bosowa, Saya minta untuk menyelamatkan perusahaan, yang bersangkutan (Kepala Diler Bosowa Kupang, red) segera dipecat atau dipindahkan dari Kupang,” tegasnya.

Lanjut Hery Boki, Jika tidak diindahkan, maka Bosowa Kupang akan kami segel, masih dikoordinasikan teknis di tengah pandemi. “Apa pun risikonya karena ini masalah kemanusiaan bukan masalah pekerjaan,” tandasnya.

Kepala Bosowa Cabang Kupang Tak Mau Ditemui

Kepada Garda Indonesia, Boki menjelaskan bahwa DPD KNPI NTT juga DPW KPK TIPIKOR NTT telah berupaya untuk melakukan koordinasi terbatas dan pendekatan persuasif dengan Kepala Bosowa Cabang Kupang Kemarin pada Kamis, 8 Juli 2021, untuk membicarakan secara baik-baik, namun niat baik tersebut tidak direspons secara baik bahkan Kepala Bosowa berupaya menghindar dengan cara menanyakan dan meminta menunjukkan surat tugas. Sudah dijelaskan maksud dan tujuan, namun tetap tidak menjadi pertimbangan.

“Akhirnya saya berjanji akan kembali dan memenuhi semua syarat yang diminta oleh Kepala Bosowa Cabang Kupang untuk membicarakan persoalan ini, namun ketika Delegasi KNPI NTT, KPK TIPIKOR NTT dan Aktivis Perempuan NTT mendatangi Kantor Bosowa Cabang Kupang pada Jumat, 9 Juli 2021, Kepala Cabang enggan menerima (enggan ditemui) dan akhirnya tim kembali dengan menitipkan pesan kepada staf untuk disampaikan kepada Pimpinan,” beber Hery Boki.

DPD KNPI Provinsi NTT, tandas Hery Boki akan terus berupaya memperjuangkan permasalahan tersebut hingga tuntas dengan harapan agar ke depan tidak terjadi lagi perlakuan diskriminatif, sewenang-wenang, melampaui kewenangan dan sejenisnya yang dilakukan oleh siapa pun pimpinan perusahaan kepada bawahannya (karyawan/karyawati), apalagi jika karena alasan subyektif suka tidak suka.

Garda Indonesia pun berupaya menghubungi Kepala Cabang Bosowa Kupang, Arfan T. Rawuaten melalui pesan whatsapp pada Sabtu, 10 Juli 2021. Namun, hingga berita ini diturunkan, pesan tak dibaca dan direspons. (*)

Sumber berita (*/tim/DPD KNPI NTT)

Editor (+roni banase)

Foto utama (*/koleksi pribadi)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lantamal VII Kupang Helat Bakti Sosial di KRI Escolar—871

    Lantamal VII Kupang Helat Bakti Sosial di KRI Escolar—871

    • calendar_month Sel, 6 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Menyambut HUT ke – 77 TNI AL, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VII Kupang menggelar Bakti Sosial Kesehatan di atas KRI Escolar – 871, bertempat di Dermaga Lantamal VII, Jalan Supul Raya, Bolok, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa, 6 September 2022. Bakti sosial kesehatan Lantamal VII Kupang tersebut […]

  • Per 21 Juni 2023, Pemerintah Cabut Status Pandemi COVID-19

    Per 21 Juni 2023, Pemerintah Cabut Status Pandemi COVID-19

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Indonesia akhirnya memasuki masa endemi. Hal itu menyusul presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang secara resmi mengumumkan pencabutan status pandemi COVID-19 di Indonesia pada Rabu, 21 Juni 2023 di Istana Merdeka, Jakarta. “Setelah tiga tahun lebih kita berjuang bersama menghadapi pandemi COVID-19, sejak hari ini Rabu 21 Juni 2023, pemerintah memutuskan […]

  • CINTA SIAGA, Relawan Sukarela Cetak Atribut Kampanye

    CINTA SIAGA, Relawan Sukarela Cetak Atribut Kampanye

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Para relawan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA) melakukan sebuah gerakan sebagai wujud cinta dan komitmen. Para Relawan secara sukarela dan swadana mencetak atribut kampanye berupa kalender untuk SIAGA dengan menggunakan biaya pribadi. “Gerakan tersebut dimotori akademisi dan peneliti senior Dr. Antonius Bele bersama […]

  • Administrasi Guru P3K SMA/SMK NTT Lulus Tahap I—II Sejumlah 3.055

    Administrasi Guru P3K SMA/SMK NTT Lulus Tahap I—II Sejumlah 3.055

    • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT, Johanna E. Lisapaly menegaskan seluruh proses administrasi terhadap tenaga guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap I dan II  yang ditempatkan pada SMA/SMK di seluruh Provinsi NTT telah selesai dilaksanakan, sementara untuk tahap III masih menunggu kabar lulus dari Pemerintah Pusat. “Pada dasarnya, pemerintah […]

  • 12 Kasus Positif Covid-19, Total 59 Kasus di Provinsi NTT, Pasien Sembuh 6 Orang

    12 Kasus Positif Covid-19, Total 59 Kasus di Provinsi NTT, Pasien Sembuh 6 Orang

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari hasil pemeriksaan 46 swab oleh Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang, diketahui ada penambahan 12 kasus Positif Covid-19,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Sabtu siang, 16 Mei 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/05/15/tambah-8-kasus-positif-covid-19-tiga-kasus-transmisi-lokal-di-kota-kupang/ […]

  • Makin Mudah Laporkan Gangguan Kelistrikan Via PLN Mobile, Ini Caranya

    Makin Mudah Laporkan Gangguan Kelistrikan Via PLN Mobile, Ini Caranya

    • calendar_month Ming, 28 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) senantiasa meningkatkan pelayanan kepada pelanggan termasuk dalam pengaduan layanan kelistrikan. Melalui aplikasi PLN Mobile, perseroan menghadirkan layanan pengaduan yang cepat dan real time untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi menjelaskan, fitur pengaduan gangguan pada aplikasi PLN Mobile versi […]

expand_less