Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Diler Bosowa Pecat Karyawan Covid-19, KNPI NTT : Itu Kejahatan Kemanusiaan

Diler Bosowa Pecat Karyawan Covid-19, KNPI NTT : Itu Kejahatan Kemanusiaan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 12 Jul 2021
  • visibility 138
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi NTT, Hermanus Th. Boki menyoroti persoalan kemanusiaan yang diduga dilakukan oleh manajemen PT. Bosowa Berlian Motor Cabang Kupang di bawah kepemimpinan Arfan T. Rawuaten terhadap karyawan yang terpapar Covid-19.

Heri Boki, sapaan akrab Ketua DPD KNPI Provinsi NTT kepada wartawan menguraikan, berdasarkan pengaduan yang diterima secara resmi oleh DPD KNPI NTT dan menduga telah terjadi tragedi kejahatan kemanusiaan yang tidak bisa dianggap sepele, dikarenakan tindakan tidak profesional dan tidak berperikemanusiaan yang telah dilakukan Kepala Bosowa Cabang Kupang.

Dengan nada kesal, Heri Boki yang juga Wakil Ketua DPW KPK TIPIKOR NTT ini mengungkapkan sangat tidak manusia, karyawan dalam kondisi terpapar Covid-19 karena melaksanakan tugas perusahaan, bukannya pihak perusahaan memberi perhatian dan dukungan kepada yang bersangkutan agar tetap tenang, terus semangat melakukan isolasi mandiri  untuk proses penyembuhan, malah secara sepihak tanpa pemberitahuan, peringatan atau koordinasi apa pun kepada yang bersangkutan, langsung memberhentikan dan memecat yang bersangkutan.

“Bagi saya ini bisa dikategorikan sebagai bentuk kejahatan kemanusiaan yang dilakukan secara sadar, tahu dan mau oleh Kepala Bosowa Cabang Kupang di tengah pandemi Covid-19. Sungguh sangat tidak berperikemanusiaan dan harus dilawan, tidak bisa dibiarkan begitu saja. Ini bukan soal pekerjaan, ini masalah  kemanusiaan, dan menjadi perhatian semua pihak,” tegas Hery Boki.

Ia pun menggambarkan secara gamblang  persoalan tersebut, bahwa pada tanggal 21 Juni 2021, Kepala Bosowa Cabang Kupang memerintahkan karyawannya untuk melaksanakan tugas di Kabupaten Malaka.  Pada 22 Juni 2021, karyawan tersebut jatuh sakit dengan gejala awal tidak sehat, namun karena bertanggungjawab penuh atas pekerjaan, yang bersangkutan tetap melaksanakan aktivitas kanvasing dengan bertemu nasabah.

Usai melaksanakan tugas, papar Hery Boki, tanggal 25 Juni 2021, yang bersangkutan bersama tim kembali ke Kupang. Karena gejala awal tidak sehat, maka tanggal 29 Juni 2021, ia melakukan tes antigen dan dinyatakan positif Covid-19. Dengan hasil tersebut maka terhitung sejak 29 Juni 2021 melakukan isolasi mandiri di rumah dan tetap melaksanakan aktivitas kantor dari rumah (WFH).

“Dengan kondisi fisik yang terus berjuang untuk pemulihan dan sembuh dari Covid-19 bahkan dalam kondisi psikis yang tidak stabil, pada tanggal 6 Juli 2021, yang bersangkutan justru diberhentikan/dipecat secara sepihak oleh Kepala Bosowa Cabang Kupang. Sungguh sangat naif dan tidak berperikemanusiaan,” ungkap Hery Boki.

Atas persoalan tersebut, tegas Hery Boki, KNPI NTT akan melakukan koordinasi dengan rumah singgah, LBH APPIK, Aktivis Perempuan NTT untuk bergandengan tangan bersama mengawal dan memperjuangkan permasalahan ini. “Kami bakal melaporkan kasus ini ke Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTT dan Polda NTT pada Senin, 12 Juli 2021,” ujarnya ke Garda Indonesia pada Minggu malam, 11 Juli 2021.

Setelah itu, urai Hery Boki, KNPI NTT akan bertemu Ombudsman dan melakukan rapat dengar pendapat dengan  DPRD. “Selasa, 13 Juli surat resmi KNPI diterima owner ‘pemilik’ Bosowa, Saya minta untuk menyelamatkan perusahaan, yang bersangkutan (Kepala Diler Bosowa Kupang, red) segera dipecat atau dipindahkan dari Kupang,” tegasnya.

Lanjut Hery Boki, Jika tidak diindahkan, maka Bosowa Kupang akan kami segel, masih dikoordinasikan teknis di tengah pandemi. “Apa pun risikonya karena ini masalah kemanusiaan bukan masalah pekerjaan,” tandasnya.

Kepala Bosowa Cabang Kupang Tak Mau Ditemui

Kepada Garda Indonesia, Boki menjelaskan bahwa DPD KNPI NTT juga DPW KPK TIPIKOR NTT telah berupaya untuk melakukan koordinasi terbatas dan pendekatan persuasif dengan Kepala Bosowa Cabang Kupang Kemarin pada Kamis, 8 Juli 2021, untuk membicarakan secara baik-baik, namun niat baik tersebut tidak direspons secara baik bahkan Kepala Bosowa berupaya menghindar dengan cara menanyakan dan meminta menunjukkan surat tugas. Sudah dijelaskan maksud dan tujuan, namun tetap tidak menjadi pertimbangan.

“Akhirnya saya berjanji akan kembali dan memenuhi semua syarat yang diminta oleh Kepala Bosowa Cabang Kupang untuk membicarakan persoalan ini, namun ketika Delegasi KNPI NTT, KPK TIPIKOR NTT dan Aktivis Perempuan NTT mendatangi Kantor Bosowa Cabang Kupang pada Jumat, 9 Juli 2021, Kepala Cabang enggan menerima (enggan ditemui) dan akhirnya tim kembali dengan menitipkan pesan kepada staf untuk disampaikan kepada Pimpinan,” beber Hery Boki.

DPD KNPI Provinsi NTT, tandas Hery Boki akan terus berupaya memperjuangkan permasalahan tersebut hingga tuntas dengan harapan agar ke depan tidak terjadi lagi perlakuan diskriminatif, sewenang-wenang, melampaui kewenangan dan sejenisnya yang dilakukan oleh siapa pun pimpinan perusahaan kepada bawahannya (karyawan/karyawati), apalagi jika karena alasan subyektif suka tidak suka.

Garda Indonesia pun berupaya menghubungi Kepala Cabang Bosowa Kupang, Arfan T. Rawuaten melalui pesan whatsapp pada Sabtu, 10 Juli 2021. Namun, hingga berita ini diturunkan, pesan tak dibaca dan direspons. (*)

Sumber berita (*/tim/DPD KNPI NTT)

Editor (+roni banase)

Foto utama (*/koleksi pribadi)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raih Wawasan Internasional Melalui Diplomatic Tour 2018

    Raih Wawasan Internasional Melalui Diplomatic Tour 2018

    • calendar_month Ming, 22 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Sorong-Papua,gardaindonesia.id – Masih dalam rangka kegiatan Diplomatic Tour 2018, para peserta yang terdiri dari Duta Besar dan Organisasi Internasional diajak meninjau langsung kondisi perempuan dan anak yang ada di Kota Sorong. Kegiatan dimulai sejak pagi hari, mereka mengunjungi 3 lokasi berbeda, yakni SD Inpres 09 Perumnas, Kota Sorong, SMPN 1 Model Kota Sorong, dan Unit […]

  • Kunker Presiden Jokowi di Belu, Korem/161 WS Gelar Pasukan Pengamanan VVIP

    Kunker Presiden Jokowi di Belu, Korem/161 WS Gelar Pasukan Pengamanan VVIP

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangka pengamanan kunjungan kerja Presiden RI Ir H Joko Widodo beserta rombongan ke Kabupaten Belu untuk meresmikan Bendungan Rotiklot, Korem 161/Wira Sakti melaksanakan Apel Gelar Pasukan pengamanan VVIP pada Minggu, 19 Mei 2019 di Lapangan Atambua Kab Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur Dalam kunjungan kerja ini, Presiden RI Ir H […]

  • Hoaks! Dua Orang Pasien Terpapar Virus Corona di RSU W. Z. Yohanes Kupang

    Hoaks! Dua Orang Pasien Terpapar Virus Corona di RSU W. Z. Yohanes Kupang

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menyikapi maraknya peredaran informasi di whatsapp grup (wag) dan media sosial tentang keberadaan 2 (dua) orang pasien yang sedang menjalani observasi antisipasi Corona di RSU W.Z. Johanes Kupang, maka manajemen menghelat konferensi pers pada Selasa, 3 Maret 2020 pukul 14.00—14.40 WITA. Dalam sesi konferensi pers di RSU W.Z Johanes Kupang Jalan […]

  • Diduga Polsek Kupang Tengah Endap Kasus Aniaya Warga Penfui Timur

    Diduga Polsek Kupang Tengah Endap Kasus Aniaya Warga Penfui Timur

    • calendar_month Rab, 26 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepolisian Sektor (Polsek) Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga mengendap laporan kasus penganiayaan yang dialami korban atas nama Ongki Y. Banu, warga Dusun IV, RT 25, RW 08, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah. Informasi yang dihimpun Garda Indonesia dari pihak korban pada Selasa malam, 25 Mei […]

  • Bank Indonesia Luncurkan 7 Uang Kertas Emisi 2022

    Bank Indonesia Luncurkan 7 Uang Kertas Emisi 2022

    • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bank Indonesia meluncurkan 7 (tujuh) pecahan Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022 (Uang TE 2022) pada Kamis, 18 Agustus 2022 di Jakarta. Ketujuh pecahan Uang TE 2022 tersebut secara resmi berlaku, dikeluarkan dan diedarkan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bertepatan pada HUT-77 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2022. Peluncuran Uang […]

  • We Called It As An Emotion

    We Called It As An Emotion

    • calendar_month Sen, 2 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Sewaktu berkunjung ke pameran karya seni, kita mendengarkan musik-musik instrumen (beberapa pameran karya seni memilih untuk tidak memutarkan musik dengan alasan tertentu), namun bila kita kaji, menghadirkan musik di pameran akan mempengaruhi suasana dan mood dari pengunjung untuk menikmati pameran, sama halnya ketika kita berkunjung ke sebuah toko buku, pusat perbelanjaan ataupun restoran. Dahulu, dalam […]

expand_less