Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Ekonom Serempak Nilai Ekonomi Memburuk, Ancaman Stagflasi Menguat

Ekonom Serempak Nilai Ekonomi Memburuk, Ancaman Stagflasi Menguat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta | Kondisi perekonomian Indonesia dinilai memburuk oleh sejumlah ekonom dalam beberapa bulan terakhir. Temuan tersebut terungkap dalam survei semester I 2026 yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (LPEM FEB UI).

Dari 85 responden yang terlibat, sebanyak 41 ahli atau sekitar 48 persen menilai kondisi ekonomi memburuk dibandingkan kuartal sebelumnya. Sebanyak 32 responden atau sekitar 38 persen menilai kondisi tidak berubah, sementara hanya 12 responden atau sekitar 14 persen yang menilai ekonomi membaik.

“Rata-rata respons sebesar -0,39 mencerminkan kecenderungan para ahli yang menilai perekonomian sedang memburuk atau stagnan, dengan skor keyakinan yang tinggi sebesar 7,37 dari 10,” tulis laporan Survei LPEM Ahli Ekonomi Semester I 2026. Hasil tersebut konsisten dengan survei sebelumnya pada Oktober dan Maret 2025.

Para ekonom juga mencatat tekanan inflasi meningkat dibandingkan tiga bulan sebelumnya. Sebanyak 57 dari 85 responden atau sekitar 67 persen menilai inflasi meningkat, 23 responden atau sekitar 27 persen menilai tidak berubah, dan hanya 5 responden atau sekitar 6 persen yang menilai tekanan inflasi mereda. Rata-rata respons tercatat sebesar +0,71 dengan skor keyakinan 7,60 dari 10.

Selain itu, kondisi pasar tenaga kerja dinilai masih lemah. Sebanyak 44 responden atau sekitar 56 persen menilai pasar kerja semakin ketat, sementara 30 responden atau sekitar 35 persen menilai tidak berubah. Hanya 11 responden atau sekitar 13 persen yang menilai pasar tenaga kerja mulai melonggar, dengan rata-rata respons -0,55 dan skor keyakinan 7,46 dari 10.

“Dengan memburuknya kondisi ekonomi dan inflasi yang lebih tinggi, stagflasi bisa menjadi ancaman nyata bagi perekonomian,” tulis laporan tersebut.

Para ahli juga menilai lingkungan bisnis memburuk. Sebanyak 38 responden atau sekitar 45 persen menilai kondisi bisnis lebih buruk dan 14 responden atau sekitar 16 persen menilai jauh lebih buruk.

Sementara 25 responden atau sekitar 29 persen menilai tidak berubah, dan hanya 8 responden atau sekitar 9 persen yang menilai membaik. Rata-rata respons tercatat sebesar -0,67 dengan skor keyakinan 7,66 dari 10.

“Para ahli semakin meyakini bahwa tekanan inflasi terus meningkat belakangan ini, dengan hasil statistik yang signifikan mencerminkan keyakinan yang kuat di antara mereka,” tulis laporan tersebut.

Survei ini dilakukan secara daring pada 24 Februari hingga 9 Maret 2026 dengan melibatkan 85 ahli ekonomi dari berbagai latar belakang, termasuk akademisi, lembaga penelitian, think tank, sektor swasta, serta organisasi dan institusi multinasional.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mama Sudah Tiada, Tapi Ladangnya Tak Boleh Mati

    Mama Sudah Tiada, Tapi Ladangnya Tak Boleh Mati

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Eman Sura
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Loading

    Mama Oktovina Maneo tidak sempat melihat hari itu. Perempuan yang menghabiskan hidupnya menanam sayur di lahan sekitar 30 are di Dusun Bonatama, Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu sudah berpulang beberapa waktu lalu. Tapi Kamis siang, 12 Maret 2026, di lahan yang sama, yang kini ditumbuhi padi yang mulai […]

  • Bangun Desa/Kelurahan Sadar Hukum, Bupati Belu Ajak Masyarakat Taat Hukum

    Bangun Desa/Kelurahan Sadar Hukum, Bupati Belu Ajak Masyarakat Taat Hukum

    • calendar_month Sel, 29 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH. FINASIM., didampingi Plt. Kabag Hukum Setda Belu, Rosalia Yeani R. Lalo, S.H., membuka kegiatan Fasilitasi Pembentukan dan Evaluasi Desa/Kelurahan Sadar Hukum di aula lantai I Kantor Bupati Belu, pada Selasa, 29 Juni 2021. Bupati Belu menyampaikan, kegiatan Fasilitasi Pembentukan dan Evaluasi Desa/Kelurahan Sadar […]

  • Selamat Jalan Papa (Bagian 5) –Sosok Yang Selalu Dirindukan

    Selamat Jalan Papa (Bagian 5) –Sosok Yang Selalu Dirindukan

    • calendar_month Ming, 4 Jun 2023
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Roni Banase Rabu, 31 Mei 2023 merupakan 100 hari kepulangan Papa ke ribaan-Nya. Sosok orang tua bagi anak, menantu, dan cucu dari keluarga Banase dan rumpun keluarga besar ini begitu dirindukan. Mulai dari besan, ipar, kerabat kerjanya, sopir bus hingga pedagang kudapan. Beberapa kali, saya sempat bertemu sosok Papa Paulus, di dunia mimpi, entah […]

  • Koalisi PDIP dan KIB Potensial Bentuk Pemerintahan Yang Kuat

    Koalisi PDIP dan KIB Potensial Bentuk Pemerintahan Yang Kuat

    • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: LSI Denny JA Empat belas bulan sebelum Pilpres 2024, pasangan Ganjar Pranowo – Airlangga Hartarto (Ganjar – AH) merupakan pasangan paling populer/disukai, dengan elektabilitas tertinggi. Elektabilitas Ganjar- AH lebih tinggi dibandingkan Prabowo- Puan, Prabowo- Muhaimin Iskandar, Anies- AHY, Anies- Khofifah, Puan- Ganjar, ataupun Ganjar- Puan. Simulasi 3 (tiga) pasang, ada Ganjar – AH, Prabowo […]

  • Pokja MPM Serukan Gubernur NTT Terpilih Jadikan Program Prioritas Human Trafficking

    Pokja MPM Serukan Gubernur NTT Terpilih Jadikan Program Prioritas Human Trafficking

    • calendar_month Jum, 29 Jun 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    NTT, gardaindonesia.id – Koordinator Pokja MPM (Kelompok Kerja Menentang Perdagangan Manusia), Gabriel Goa, menyerukan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT terpilih harus menjadikan permasalahan Human Trafficking sebagai prioritas utama dalam program 100 Hari Kerja Pertama. “NTT terus berdatangan jenazah TKI dan per 1 Juli 2018 Pemerintah Malaysia akan melakukan razia besar-besaran terhadap TKA Non Prosedural termasuk […]

  • Pemkot Kupang Salurkan Dana Tunggu Hunian ke 261 Kepala Keluarga

    Pemkot Kupang Salurkan Dana Tunggu Hunian ke 261 Kepala Keluarga

    • calendar_month Kam, 29 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Usai menerima bantuan dana tunggu hunian (DTH) bagi warga terdampak badai siklon tropis dari BNPB melalui Gubernur NTT pada Rabu, 28 April 2021, tanpa menunda waktu, maka pada Kamis, 29 April 2021 Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang langsung menyalurkan dana tersebut kepada warga terdampak Badai Seroja. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/04/29/finalisasi-data-korban-bencana-ntt-tahap-i-30-april-verifikasi-ii-3-mei/ Diserahkan […]

expand_less