Empat Prajurit TNI Diamankan, Puspom Dalami Kasus Air Keras Aktivis KontraS
- account_circle Penulis
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 98
- comment 0 komentar

![]()
Jakarta | Perkembangan terbaru terungkap dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Empat prajurit TNI yang diduga terlibat kini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI, yang juga menelusuri kemungkinan adanya pihak pemberi perintah.
“Terkait perintah siapa nih? Jadi nanti kita masih sedang mendalami karena perlu istilahnya pengumpulan saksi, kemudian bukti-bukti yang ada,” kata Danpuspom TNI Yusri Nuryanto dalam jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.
Empat prajurit TNI yang telah diamankan saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Puspom TNI. Pelaku merupakan anggota BAIS TNI yang berasal dari matra Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU). Para pelaku ini berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES. Yusri mengatakan Puspom TNI juga masih mendalami motif penyiraman air keras yang dilakukan pelaku. Dia memastikan pengusutan kasus ini akan dilakukan secara transparan.
“Kemudian masalah transparansi untuk masalah penyidikan, jadi Puspom TNI akan bekerja secara professional. Kita nanti akan sampaikan bagaimana tahap-tahap mulai proses penyidikan, pemberkasan kemudian penyerahan berkas ke Otmil sehingga nanti dalam proses persidangan,” jelas Yusri.
“Percaya sama kita, kita akan berlaku, akan bertindak profesional kemudian akan transparan,” imbuhnya.
Penyiraman air keras kepada Andrie Yunus terjadi pada Kamis malam, 12 Maret di Salemba, Jakarta Pusat. Andrie mengalami luka serius dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.(*)
- Penulis: Penulis
- Sumber: melihatindonesia & ragam literatur











Saat ini belum ada komentar