Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Empat Tuntutan Masyarakat Sumbawa Korban Gempa Kepada Bupati Djibril

Empat Tuntutan Masyarakat Sumbawa Korban Gempa Kepada Bupati Djibril

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 8 Sep 2019
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

Loading

Sumbawa, Garda Indonesia | Masyarakat korban gempa di Desa Labuhan Mapin Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat( NTB) akan melakukan demo sesuai rencana pada Kamis 12 September 2019, dengan berjalan kaki sejauh 2 km menuju Kantor Camat Alas Barat.

Sesuai hasil kesepakatan pada Rapat Forum Warga dengan membawa 4 (empat) tuntutan diantaranya:

Pertama, Segera realisasikan bantuan korban gempa dari SK 7—12;

Kedua, Proses Pencairanyang tidak sesuai Juklak dan Juknis, agar dikembalikan sesuai ketentuannya, yaitu Dana Gempa Tidak Boleh Langsung Ditransfer ke Rekening Aplikator;

Ketiga, Meminta kejelasan status Jaminan Hidup (JaDup) melalui Dinas Sosial yang sampai saat ini belum diberikan, sementara masyarakat sudah berkali-kali dijanjikan dan telah mengumpulkan foto kopi KTP dan KK berkali-kali untuk hal tersebut;

Keempat, Terbengkalainya 64 rumah warga yang memilih Rumah Risa, belum juga selesai sampai saat ini, sementara itu ‘Dana Sudah Dicairkan’.

Hal paling Aneh dalam proses pencairan dana korban gempa ini bahwa korban gempa tidak menerima bukti atau Nota Belanja, sehingga masyarakat tidak pernah tahu nilai belanja mereka dari bantuan yang mereka terima.

Menurut keterangan salah seorang warga kepada awak media, hal itu terjadi karena adanya dugaan Permainan antara Aplikator dan Ketua Pokmas sehingga masyarakat sama sekali tidak diberikan ruang untuk menerima bukti tersebut.

Aksi demo damai ini akan meminta Bupati Sumbawa, BPBD, Dinas Sosial, untuk hadir di Kecamatan Alas Barat, karena masyarakat ingin mendengar langsung janji Bupati Djibril, untuk merealisasikan tuntutan masyarakat dan tidak hanya berupa janji-janji.

Mendengar akan adanya aksi demo, Bupati melalui Camat Alas Barat, meminta sekiranya perwakilan Forum Masyarakat bersedia untuk hadir ke Kantor Bupati untuk berdialog, maka Bupati akan menghadirkan Instansi terkait. Namun masyarakat menolak permintaan tersebut, mereka akan tetap melakukan aksi damai dan akan menduduki Kantor Camat Alas Barat, jika permintaan mereka tidak digubris oleh Bupati Djibril. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)

Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Viktor Dorong GMIT Jadi Kekuatan Pilar Utama

    Gubernur Viktor Dorong GMIT Jadi Kekuatan Pilar Utama

    • calendar_month Sen, 8 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id– Gubernur Viktor Laiskodat menghadiri kebaktian bersama Jemaat Pniel Oebaki Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Minggu (7/10/18). Kehadiran Gubernur VBL ditengah Jemaat Pniel Oebaki sehubungan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja Pniel Oebaki. Gubernur 1 NTT ini mengatakan, Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) harus menjadi kekuatan pilar utama; mengingat, keberadaan GMIT sampai […]

  • Merci Jone : Makanan dan Minuman  di Rutan Harus Layak dan Sesuai

    Merci Jone : Makanan dan Minuman di Rutan Harus Layak dan Sesuai

    • calendar_month Ming, 31 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-TTU, Garda Indonesia | Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) NTT, Marciana Dominika Jone melakukan kunjungan dan meninjau langsung pelayanan kepada warga binaan di rumah tahanan (Rutan) Klas IIB Kefamenanu dan Rutan SoE pada Sabtu, 30 Januari 2021. Merci Jone (sapaan akrab dari Kakanwil perempuan pertama di NTT, red) dalam kunjungannya didampingi […]

  • ‘Electrifying Agriculture’ PLN Bakal Mendunia

    ‘Electrifying Agriculture’ PLN Bakal Mendunia

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komitmen PT PLN (Persero) mendorong ekonomi berkelanjutan pelaku usaha di sektor agrikultur melalui program Electrifying Agriculture (EA) diganjar penghargaan pada ajang Energy Globe Award. Di tahun 2023, PLN menjadi satu-satunya peraih penghargaan tersebut dari tanah air dan akan mewakili Indonesia di tingkat internasional. Penghargaan ini diberikan oleh Energy Globe Foundation, sebuah […]

  • Perdana, Kota Kupang Raih Opini WTP Sejak Jadi Daerah Otonom

    Perdana, Kota Kupang Raih Opini WTP Sejak Jadi Daerah Otonom

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak berdiri sebagai daerah otonom 24 tahun lalu, Kota Kupang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Kupang Tahun 2019. Penyerahan LHP BPK kali ini berbeda dari biasanya karena berlangsung […]

  • Smart City di IKN, PLN Siapkan Listrik Berteknologi Digital

    Smart City di IKN, PLN Siapkan Listrik Berteknologi Digital

    • calendar_month Sab, 8 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 1Komentar

    Loading

    Ibu Kota Negara | PLN (Persero) resmi membangun PLN Hub yang akan menjadi episentrum ekosistem transisi energi dan digitalisasi pertama sekaligus terbesar di Indonesia. Dalam mendukung hal tersebut, PLN melalui subholding PLN Icon Plus siap mengembangkan jaringan telekomunikasi di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Budi Arie Setiadi mengatakan […]

  • Vaksin Gratis

    Vaksin Gratis

    • calendar_month Jum, 18 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Dahlan Iskan Yang gratis memang menyenangkan. Apalagi yang bilang gratis seorang presiden: Pak Jokowi. Beliau menegaskan vaksin Covid-19 nanti gratis. Untuk seluruh rakyat Indonesia. Kita, kelihatannya, tidak mau kalah dengan Singapura. Dulu, saya pikir, akan ada dua jalur vaksin: gratis dan berbayar. Yang gratis adalah untuk yang tidak mampu. Sedang yang mampu harus […]

expand_less