Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Era George Hadjoh, 35 Pohon Natal Terpampang di Jalan El Tari

Era George Hadjoh, 35 Pohon Natal Terpampang di Jalan El Tari

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 17 Des 2022
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Guna menyemarakkan perayaan Natal tahun 2022, Pemerintah Kota Kupang memasang lebih kurang 35 pohon natal di sepanjang Jalan El Tari. Rencana tersebut melibatkan sejumlah pihak baik dari gereja di sekitar kawasan Jalan El Tari, perbankan dan paguyuban yang ada di Kota Kupang. Rencana tersebut disampaikan Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, S.H., saat bertemu Ketua FKUB Kota Kupang bersama para pimpinan lembaga keagamaan, pimpinan perbankan dan perwakilan dari paguyuban di ruang Garuda Kantor Wali Kota Kupang pada Rabu, 7 Desember 2022.

Pemasangan pohon Natal selain untuk menyemarakkan Hari Raya Natal 2022, imbuh George Hadjoh, juga bertujuan untuk menggambarkan kerukunan antar umat beragama di Kota Kupang yang sudah diapresiasi secara nasional dengan diraihnya predikat sebagai kota dengan indeks toleransi nomor 4 di Indonesia.

“Pemasangan pohon Natal ini juga membuktikan bahwa masyarakat Kota Kupang adalah bagian dari masyarakat yang majemuk, yang selalu bekerja sama dan saling menjaga toleransi. Dia berharap kerja sama semacam ini terus dipertahankan dan diwujudkan pada hari-hari besar keagamaan lainnya,” ungkap Penjabat Wali Kota Kupang ini yang dilantik pada 22 Agustus 2022.

George Hadjoh pun menyampaikan terima kasih atas kontribusi lembaga perbankan dan keagamaan yang selama ini mendukung pemerintah mewujudkan Kota Kupang bersih dan bebas dari sampah plastik. Terima kasih disampaikan kepada para pemimpin agama yang melalui mimbar di rumah ibadah masing-masing terus melakukan sosialisasi dan meningkatkan budaya menjaga kebersihan.

Ketua FKUB Kota Kupang, Pdt. Jeky Latuperissa, M.Th., mengapresiasi rencana Pemkot Kupang yang disebutnya sebagai langkah maju dalam membina kerukunan antar umat beragama. Menurutnya ini membuktikan bahwa pemerintah mempunyai itikad baik hadir untuk masyarakat, mewujudkan tidak hanya Kota Kupang yang bersih tapi juga toleran. Senada dengan Penjabat Wali Kota, dia berharap agar kebersamaan seperti ini tidak hanya saat Natal tapi juga pada hari raya agama lain, agar semua warga Kota Kupang melihatnya sebagai wujud nyata kota toleran.

Dukungan atas rencana pemasangan pohon Natal juga disampaikan oleh pimpinan BPR Christa Jaya, Chris Liyanto. Bersama Ketua Pengurus Daerah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Theo Widodo, mereka menyambut baik rencana tersebut dan siap membahas lebih lanjut apa yang bisa mereka bantu.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Kupang, Noce Nus Loa, S.H., M.Si., dalam keterangan usai pertemuan menjelaskan, dari hasil kesepakatan bersama setiap instansi/lembaga yang berpartisipasi menyiapkan 1 artifisial pohon Natal pada titik tiang Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Pemkot Kupang di sepanjang jalan El Tari ruas jalan depan Gedung Kantor Gubernur NTT hingga depan tugu/patung HKSN. Replika pohon Natal  disarankan berukuran tinggi 2,5 meter dengan diameter 1 meter. Material yang digunakan dapat berupa bahan sintetis maupun karya kreativitas lainnya yg memenuhi unsur-unsur estetika yang dilengkapi dengan berbagai aksesoris penunjangnya. Pemasangan properti Natal ini diharapkan sudah harus tuntas pada 14 Desember 2022 mendatang.

Sembilan hari kemudian, usai pencanangan 35 pohon natal di sepanjang Jalan El Tari, Penjabat Wali Kota Kupang, George Hajdoh didampingi Kepala Badan Kesbangpol Kota Kupang, Noce Nus Loa meninjau pemasangan pohon Natal di sepanjang ruas Jalan El Tari depan Gedung Kantor Gubernur NTT hingga depan tugu/patung HKSN pada Jumat, 16 Desember 2022.

Terlihat begitu banyak pohon Natal terpasang di sepanjang trotoar ruas jalan El Tari. Tidak hanya gereja, perbankan dan paguyuban yang memasang pohon Natal, bahkan Dewan Masjid Indonesia Provinsi NTT juga ikut serta memasang pohon Natal, yang menggunakan bahan dasar dari tikar pandan. Ini semakin membuktikan Kota Kupang sebagai kota toleran yang tahun ini meraih penghargaan sebagai kota dengan indeks toleransi nomor 4 di Indonesia.

Penjabat Wali Kota menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang sudah ikut serta dan secara sukarela memasang pohon Natal di sepanjang Jalan El Tari. Diakuinya pemasangan pohon Natal ini menambah semarak perayaan Natal di Kota Kupang tahun ini. Dia berharap ini akan menjadi tradisi yang terus berlanjut setiap tahun dan makin banyak yang ikut serta. Kerja sama dan toleransi semacam ini juga diharapkan dapat terwujud pada hari besar keagamaan lainnya. (*)

Sumber (/*PKP_ans)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Anak, Rumah Perempuan Kupang Helat Lomba Menulis & Baca Puisi

    Hari Anak, Rumah Perempuan Kupang Helat Lomba Menulis & Baca Puisi

    • calendar_month Kam, 4 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Guna meningkatkan pemahaman perlindungan terhadap anak, memberikan dampak positif terhadap perkembangan kesejahteraan anak sesuai amanat regulasi baik konvensi hak anak maupun Undang-Undang Perlindungan Anak dan anak terbebas dari kekerasan fisik, psikis, seksual dan berbagai bentuk kekerasan lainya yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan psikologi anak secara berimbang, maka Rumah Perempuan/SSP Kupang menghelat […]

  • 99% Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan Adalah Ulah Manusia

    99% Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan Adalah Ulah Manusia

    • calendar_month Sel, 5 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Bengkalis, Garda Indonesia | Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia penyebabnya adalah 99% ulah manusia dan 1% nya adalah alam. “Antara lain, tidak sengaja karena buang putung rokok atau membakar sampah, disengaja karena ingin membuka lahan, dan disengaja karena dibayar. Alasannya adalah dampak kurangnya lapangan kerja” kata Kepala BNPB Doni Monardo di acara Rakor Kesiapsiagaan […]

  • Tata Alun-alun Kota Ba’a, Bank NTT Salur CSR Rp250 Juta

    Tata Alun-alun Kota Ba’a, Bank NTT Salur CSR Rp250 Juta

    • calendar_month Sab, 2 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Ba’a, Garda Indonesia | Bank NTT Cabang Rote Ndao pada Kamis, 31 Maret 2022, menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp. 250  juta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rote Ndao. Dana bantuan ini diberikan untuk penataan kawasan alun-alun Kota Ba’a. Kepala Bank NTT Kantor Cabang Rote Ndao, Sender Dewa Lele, menjelaskan penyerahan CSR ini sebagai bentuk tanggung […]

  • Sidak Hari Minggu di Rutan Kupang, Merci Jone: Jaga Instansi Kemenkumham

    Sidak Hari Minggu di Rutan Kupang, Merci Jone: Jaga Instansi Kemenkumham

    • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Rutan Kelas IIB Kupang, pada Minggu, 26 September 2021, guna memantau kondisi keamanan dan ketertiban serta pelayanan saat hari libur. Tiba di Rutan, Kakanwil didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Rocky Osingmahi langsung menuju ke dalam blok tahanan untuk melihat […]

  • “Hidup Melayani” Paus Fransiskus

    “Hidup Melayani” Paus Fransiskus

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus bakal menghelat kunjungan Apostolik di Jakarta, Indonesia selama 3 (tiga) hari pada tanggal 3—5 September 2024. Paus Fransiskus berusia 87 tahun,  baru-baru ini mengalami kesulitan kesehatan dan mobilitas, memimpin kebaktian di penjara Rebibbia di Roma, membasuh kaki setiap wanita dari kursi rodanya. Banyak di antara mereka menangis saat Paus Fransiskus melakukannya. Paus […]

  • 15 Bulan Berhenti, Dibuka Lagi Kasus Pencabulan Anak Oleh Kakek Kadung

    15 Bulan Berhenti, Dibuka Lagi Kasus Pencabulan Anak Oleh Kakek Kadung

    • calendar_month Sel, 19 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Kasus pencabulan dialami seorang anak berinisial MC yang dilakukan oleh kakek tirinya di Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim). Kasus ini bergulir tanpa kepastian meski peristiwa tersebut berlangsung cukup lama. “Peristiwanya sudah dari 1 tahun 3 bulan, tapi terduga pelaku yang harusnya ditahan nyatanya masih bebas berkeliaran menghirup udara bebas,” kata advokat Siti […]

expand_less