Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Gratis Pendaftaran – ‘Caleg Photoshoot Competition’ Siap Digelar; Ayo Daftarkan Diri

Gratis Pendaftaran – ‘Caleg Photoshoot Competition’ Siap Digelar; Ayo Daftarkan Diri

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 5 Des 2018
  • visibility 65
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Menjelang perhelatan pesta demokrasi pemilihan umum (pemilu) pada 17 April 2019 mendatang, berbagai orang muda pekerja seni di kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal menggelar lomba foto Calon Legislatif (Caleg) berhadiah uang tunai jutaan rupiah.

Berbagai pekerja seni itu diantaranya, Jamez Radar Photography (Fotografer Profesional – Sony Alpha Indonesia), M2 Enterprise (Wedding Organizer), Update Design (Desain Grafis) dan juga Komunitas Gerak Perempuan Kota Kupang (GPKK) bersama menginisiasi lomba foto bertajuk ‘CALEG PHOTOSHOOT COMPETITION’ yang akan digelar di Sotis Hotel Kupang, Sabtu (8/12/2018), pukul: 17.00 WITA.

Lomba dibuka untuk umum bagi para fotografer yang berdomisili di kota Kupang dan gratis alias tanpa biaya pendaftaran peserta lomba dan batas akhir pendaftaran lomba pada Jumat (7/12/2018), pukul: 12.00 Wita.

Jamez Radar, salah satu panita pelaksana yang juga seorang fotografer professional di Kupang, mengatakan dalam dunia fotografi, membidik sebuah objek tentu dibutuhkan sebuah kreativitas dan ketelitian, inilah hal terpenting alam dunia fotografi, apalagi dalam kompetisi ini para fotografer harus berusaha membidik seorang politisi, melainkan membidik seorang model fotografi yang sudah memiliki karakter dan pengalaman berpose di depan kamera.

“Tantangan yang sangat berbeda dengan foto model, kalau model tentu sudah punya karakter yang bagus dan sudah berpengalaman dalam menunjukan pose dan ekspresi dalam sebuah konsep foto yang dibuat oleh Photographer,” jelas Jamez kepada wartawan di M2 Enterprise, Jalan Cak Doko, Kupang, Rabu (5/11/2018) petang.

Dalam foto Caleg, perawat bertalenta fotografer ini juga menjelaskan, tantangan seorang fotografer harus mampu berinteraksi dan mampu mengeluarkan aura seseorang yang bukan model, tetapi harus menunjukan gambar sesorang pemimpin yang professional, berwibawa dan lainnya. “Pose dan ekspresi harus benar-benar terlihat relax,” sambung Jamez.

Dalam kesempatan yang sama, Mulyadi Abdullah, salah satu panitia sekaligus juri lomba dari sisi Desain Grafis ini mengatakan perbedaan photoshoot Caleg dan photoshoot model. Menurutnya, yang menjadi obyek adalah seorang politisi, tentu berbeda dengan seorang model professional, karena itu fotografer harus bisa mengarahkan pose dan ekspresi untuk mendapatkan hasil terbaik.

“Yang utama adalah foto yang dihasilkan fotografer harus kaya akan bahasa visual, sehingga foto tersebut bisa punya dampak terhadap personal brand dan elektabilitas si caleg,” ujar Nheztor sapaan akrab Mulyadi pada kesempatan tersebut.

Mantan mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) di Universitas Komputer (Unikom) Bandung ini juga mengatakan, tantangan dalam foto Caleg, setiap politisi berusaha mencitrakan diri mereka seunik mungkin, sehingga hasil foto harus bisa merepresentasi perjuangan, ideologi, gagasan dan juga sprit yang dikampanyekan.

Diketahui juga, obyek foto dalam kompetisi ini panitia mempersiapkan salah satu Calon Anggota DPRD NTT, Nomor Urut 6 dari Partai Golkar, R. Riesta Ratna Megasari, Mega sapaan akrabnya. Wanita berparas cantik ini akan siap menampilkan ekspresi dihadapan para fotografer dengan berbagai costum seperti gaun tenunan khas NTT, Kaos oblong GPKK dan juga jacket kuning Partai Golkar.

Pada kesempatan yang sama, Mega mengatakan ketika diminta penyelenggara event menjadi model foto Caleg dalam kompetisi ini seminggu menjelang pelaksanaan kegiatan, politisi muda Partai Golkar NTT ini mengisahkan awalnya ia sempat merasa heran, sebab dirinya bukan seorang model professional fotografi, namun ia tetap menerimanya. Bagi Mega, ini merupakan sebuah tantangan dibalik bahasa visual foto itu bercerita.

“Senang, jujur beta (saya) bukan bukan model, jadi waktu ditawari jadi model foto caleg jadi happy dan merasa ini tantangan, ini bisa menjadi hal baru untuk foto caleg. Selain itu, foto ada nilai seni, karena beta percaya kalau dibalik setiap foto pasti ada ceritanya, dibalik setiap foto ada seni fotografer bercerita apa yang ada dibalik foto tersebut, istilahnya story telling dibalik foto tersebut,” kisah Mega.

Penulis (*/leader)
Editor (+rony banase )

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persebata Lembata vs Perse Ende, Siapa Juara ETMC 2022?

    Persebata Lembata vs Perse Ende, Siapa Juara ETMC 2022?

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Lembata, Garda Indonesia | Laga final El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXI bakal berhadapan Persebata Lembata versus Perse Ende pada Kamis, 29 September 2022 pukul 14.30 WITA di lapangan Gelora 99 Lewoleba. Sebelumnya, pada Liga 3 ETMC pada 5–24 Juli 2019, tuan rumah PS Malaka menjadi juara disusul peringkat kedua ditempati Persim Manggarai. Laga final […]

  • Patriotik Lansia di TTS, Bertahan di Terik Matahari Ikut Upacara HUT ke-74 RI

    Patriotik Lansia di TTS, Bertahan di Terik Matahari Ikut Upacara HUT ke-74 RI

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Amanuban Timur-TTS, Garda Indonesia | Upacara memperingati hari besar bangsa Indonesia dilakukan diseluruh penjuru negeri, tak ketinggalan di Kecamatan Amanuban Timur. Rasa memiliki negara Indonesia tidak mampu mengalahkan apapun termasuk usia yang sudah lanjut. Pantauan Media Garda Indonesia, banyak orang tua yang lanjut usia dengan khidmat mengikuti jalannya upacara. Hadir pada Upacara HUT RI ke-74 […]

  • Penginternasionalan Bahasa Indonesia, KBPNTT Helat Diseminasi BIPA

    Penginternasionalan Bahasa Indonesia, KBPNTT Helat Diseminasi BIPA

    • calendar_month Jum, 23 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur (KBPNTT) menghelat diseminasi program Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) di Kabupaten Belu pada 22—23 Mei 2023 di Hotel King Star. Dihadiri oleh 30 peserta dari kalangan tenaga pendidik, pegiat bahasa, dan komunitas literasi, bertujuan mendukung program penginternasionalan bahasa Indonesia. Koordinator Tata Usaha Kantor Bahasa […]

  • Rajin Donor Darah, Istri Ferdy Sambo Panen Remisi 9 Bulan

    Rajin Donor Darah, Istri Ferdy Sambo Panen Remisi 9 Bulan

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Putri Candrawathi telah menjalani hukuman kurang lebih tiga tahun. Ia sebelumnya divonis 20 tahun penjara pada Februari 2023 dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.   Banten | Ratusan narapidana perempuan di Lapas Kelas IIA Tangerang, Banten, mendapatkan remisi dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Salah satunya adalah Putri Candrawathi, […]

  • Donasi IMO-Indonesia untuk Palu Mulai Terkumpul

    Donasi IMO-Indonesia untuk Palu Mulai Terkumpul

    • calendar_month Sab, 6 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Loading

    Palu-Sulteng, gardaindonesia.id – Gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, memunculkan empati dari berbagai pihak. Penanganan para penyintas belum sepenuhnya terpenuhi di wilayah-wilayah dengan Medan sulit ditembus. Korban tewas pun belum semuanya ditemukan. Perhatian terhadap para survivor korban gempa-tsunami Palu juga direspons cepat oleh Organisasi Ikatan Media Online (IMO)-Indonesia yang membuka posko […]

  • Sensus Ekonomi 2026 Potret Kondisi Ekonomi NTT dan Indonesia

    Sensus Ekonomi 2026 Potret Kondisi Ekonomi NTT dan Indonesia

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan pada tanggal 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Dasar hukum Sensus Ekonomi 2026 yakni Undang Undang Nomor 16 Tahun 1997.   Kupang | Sensus Ekonomi 2026 adalah Sensus Ekonomi ke-5 yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sensus ini diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali dan sebelumnya telah dilaksanakan pada tahun […]

expand_less