Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Gratis Pendaftaran – ‘Caleg Photoshoot Competition’ Siap Digelar; Ayo Daftarkan Diri

Gratis Pendaftaran – ‘Caleg Photoshoot Competition’ Siap Digelar; Ayo Daftarkan Diri

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 5 Des 2018
  • visibility 139
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Menjelang perhelatan pesta demokrasi pemilihan umum (pemilu) pada 17 April 2019 mendatang, berbagai orang muda pekerja seni di kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal menggelar lomba foto Calon Legislatif (Caleg) berhadiah uang tunai jutaan rupiah.

Berbagai pekerja seni itu diantaranya, Jamez Radar Photography (Fotografer Profesional – Sony Alpha Indonesia), M2 Enterprise (Wedding Organizer), Update Design (Desain Grafis) dan juga Komunitas Gerak Perempuan Kota Kupang (GPKK) bersama menginisiasi lomba foto bertajuk ‘CALEG PHOTOSHOOT COMPETITION’ yang akan digelar di Sotis Hotel Kupang, Sabtu (8/12/2018), pukul: 17.00 WITA.

Lomba dibuka untuk umum bagi para fotografer yang berdomisili di kota Kupang dan gratis alias tanpa biaya pendaftaran peserta lomba dan batas akhir pendaftaran lomba pada Jumat (7/12/2018), pukul: 12.00 Wita.

Jamez Radar, salah satu panita pelaksana yang juga seorang fotografer professional di Kupang, mengatakan dalam dunia fotografi, membidik sebuah objek tentu dibutuhkan sebuah kreativitas dan ketelitian, inilah hal terpenting alam dunia fotografi, apalagi dalam kompetisi ini para fotografer harus berusaha membidik seorang politisi, melainkan membidik seorang model fotografi yang sudah memiliki karakter dan pengalaman berpose di depan kamera.

“Tantangan yang sangat berbeda dengan foto model, kalau model tentu sudah punya karakter yang bagus dan sudah berpengalaman dalam menunjukan pose dan ekspresi dalam sebuah konsep foto yang dibuat oleh Photographer,” jelas Jamez kepada wartawan di M2 Enterprise, Jalan Cak Doko, Kupang, Rabu (5/11/2018) petang.

Dalam foto Caleg, perawat bertalenta fotografer ini juga menjelaskan, tantangan seorang fotografer harus mampu berinteraksi dan mampu mengeluarkan aura seseorang yang bukan model, tetapi harus menunjukan gambar sesorang pemimpin yang professional, berwibawa dan lainnya. “Pose dan ekspresi harus benar-benar terlihat relax,” sambung Jamez.

Dalam kesempatan yang sama, Mulyadi Abdullah, salah satu panitia sekaligus juri lomba dari sisi Desain Grafis ini mengatakan perbedaan photoshoot Caleg dan photoshoot model. Menurutnya, yang menjadi obyek adalah seorang politisi, tentu berbeda dengan seorang model professional, karena itu fotografer harus bisa mengarahkan pose dan ekspresi untuk mendapatkan hasil terbaik.

“Yang utama adalah foto yang dihasilkan fotografer harus kaya akan bahasa visual, sehingga foto tersebut bisa punya dampak terhadap personal brand dan elektabilitas si caleg,” ujar Nheztor sapaan akrab Mulyadi pada kesempatan tersebut.

Mantan mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) di Universitas Komputer (Unikom) Bandung ini juga mengatakan, tantangan dalam foto Caleg, setiap politisi berusaha mencitrakan diri mereka seunik mungkin, sehingga hasil foto harus bisa merepresentasi perjuangan, ideologi, gagasan dan juga sprit yang dikampanyekan.

Diketahui juga, obyek foto dalam kompetisi ini panitia mempersiapkan salah satu Calon Anggota DPRD NTT, Nomor Urut 6 dari Partai Golkar, R. Riesta Ratna Megasari, Mega sapaan akrabnya. Wanita berparas cantik ini akan siap menampilkan ekspresi dihadapan para fotografer dengan berbagai costum seperti gaun tenunan khas NTT, Kaos oblong GPKK dan juga jacket kuning Partai Golkar.

Pada kesempatan yang sama, Mega mengatakan ketika diminta penyelenggara event menjadi model foto Caleg dalam kompetisi ini seminggu menjelang pelaksanaan kegiatan, politisi muda Partai Golkar NTT ini mengisahkan awalnya ia sempat merasa heran, sebab dirinya bukan seorang model professional fotografi, namun ia tetap menerimanya. Bagi Mega, ini merupakan sebuah tantangan dibalik bahasa visual foto itu bercerita.

“Senang, jujur beta (saya) bukan bukan model, jadi waktu ditawari jadi model foto caleg jadi happy dan merasa ini tantangan, ini bisa menjadi hal baru untuk foto caleg. Selain itu, foto ada nilai seni, karena beta percaya kalau dibalik setiap foto pasti ada ceritanya, dibalik setiap foto ada seni fotografer bercerita apa yang ada dibalik foto tersebut, istilahnya story telling dibalik foto tersebut,” kisah Mega.

Penulis (*/leader)
Editor (+rony banase )

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bareskrim Telusuri 279 Juta Data WNI Diduga Dijual ke Media Sosial

    Bareskrim Telusuri 279 Juta Data WNI Diduga Dijual ke Media Sosial

    • calendar_month Jum, 25 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri tengah menelusuri informasi mengenai dugaan data kartu tanda penduduk (KTP) yang dijual di forum media sosial. Dugaan tersebut beredar di media sosial dan menjadi viral usai dicuitkan oleh akun @recehvasi. Disebutkan bahwa data dan foto-foto berkaitan dengan KTP dapat tiba-tiba tersebar dan diperjualbelikan oleh orang tak bertanggungjawab. […]

  • Dua Wartawan Surabaya Hilang Tanpa Jejak

    Dua Wartawan Surabaya Hilang Tanpa Jejak

    • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya,gardaindonesia.id – Dua orang wartawan dari media Koran Memo bernama Alam dan Ridwan, menghilang tanpa jejak, atau tidak diketahui keberadaannya. Sudah 4 hari ini, keduanya tidak pulang dan tanpa kabar. Pihak keluarga juga bingung atas kejadian menghilangnya dua Wartawan yang tidak wajar ini. Berdasarkan surat keterangan nomor: SKET/3009/IX/2018/Restabes Sby/Sek Skm tertanggal 04 September 2018 pukul […]

  • Tahukah Anda? Ada 8 Ribu Jenis Keju di Dunia

    Tahukah Anda? Ada 8 Ribu Jenis Keju di Dunia

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Keju merupakan produk susu populer yang dikonsumsi di seluruh dunia. Keju dibuat melalui proses fermentasi susu, yang mirip dengan proses pembuatan yogurt. Baik keju maupun yogurt mengandung bakteri asam laktat, yang bermanfaat bagi kesehatan kita. Proses produksi keju melibatkan konsentrasi susu, yang menghasilkan konsentrasi tinggi protein, kalsium, lemak, fosfor, dan vitamin dalam setiap kilogram keju. […]

  • Lebih Untung Beli Mobil Suzuki Saat Paskah dan Idulfitri 2023

    Lebih Untung Beli Mobil Suzuki Saat Paskah dan Idulfitri 2023

    • calendar_month Sen, 10 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | PT. Surya Batara Mahkota (SBM) selaku main dealer mobil Suzuki wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat terobosan penjualan dengan memberikan berbagai kemudahan, diskon hingga hadiah bagi para calon konsumen. Khusus pada momentum perayaan hari besar keagamaan yakni Paskah dan Idulfitri 1444 H, masyarakat yang mengimpikan membeli mobil Suzuki bakal diuntungkan. Lantas, […]

  • Era Normal Baru, Pemkot Kupang Tutup Lagi Sejumlah Pusat Keramaian

    Era Normal Baru, Pemkot Kupang Tutup Lagi Sejumlah Pusat Keramaian

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sejumlah pusat keramaian di Kota Kupang kembali ditutup. Kebijakan penutupan ini dalam rangka mencegah penyebaran virus corona yang masih terus mengancam di masa normal baru. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man turun langsung untuk mengimbau masyarakat di sejumlah lokasi, pada Rabu malam, 15 Juli 2020 pukul 21.00 WITA. Aksi […]

  • Di NTT, Kecepatan Angin Hingga 30 Knots & Gelombang Laut Capai 5 Meter

    Di NTT, Kecepatan Angin Hingga 30 Knots & Gelombang Laut Capai 5 Meter

    • calendar_month Jum, 31 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Potensi kecepatan angin hingga 30 knots dan gelombang laut hingga 5 meter masih akan berlangsung hingga 3 hari kedepan sejak Jumat, 31 Mei 2019. Kondisi tersebut menyebabkan tertundanya pelayaran kapal laut menuju ke Pulau Rote dan Sabu dan pulau lain di Provinsi Nusa Tenggara Timur Angin kencang disebabkan adanya perbedaan tekanan […]

expand_less