Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Hasil RUPS Luar Biasa Bank NTT 2023, Alex Riwu Kaho Tetap Dirut

Hasil RUPS Luar Biasa Bank NTT 2023, Alex Riwu Kaho Tetap Dirut

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 20 Mar 2023
  • visibility 50
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | PT Bank Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) menghelat RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) Tahunan Tahun Buku 2022 dan RUPS Luar Biasa pada Senin, 20 Maret 2023 pukul 11.30—14.30 WITA

RUPS dihadiri seluruh pemegang saham Bank NTT yakni Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP), Bupati se-NTT, dan Penjabat Wali Kota Kupang.

Meski dihelat di tengah gempuran hoaks soal Bank NTT, namun RUPS tetap berjalan lancar, tanpa kendala. Begitu pun kabar bahwa Direktur Utama Bank NTT bakal diganti, ternyata itu pun kabar hoaks, karena komposisi Direksi tidak berubah.

Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho usai RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, menyampaikan sejumlah keputusan yang diambil dalam RUPS di ruang kerja Gubernur NTT, yakni memperpanjang masa jabatan Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT Hilarius Minggu, serta Komisaris Utama Semuel Djoh yang berakhir pada Mei 2023.

“RUPS menerima laporan pertanggungjawaban pengurus dan memberikan apresiasi, di tengah dampak kondisi perekonomian nasional dan regional karena pandemi covid 19 dan beban CKPN kredit bermasalah/biaya dari periode sebelumnya, Bank NTT masih bisa mencapai dan mempertahankan laba seperti tahun-tahun sebelumnya,” urai Dirut Alex Riwu Kaho dalam sesi konferensi pers bersama awak media.

Ia menjelaskan, pengurus, terus melakukan transformasi dengan mencapai dan mempertahankan tingkat kesehatan bank di level 2 (Sehat) selama 18 bulan.

“Sehingga diharapkan target izin sebagai Bank Devisa oleh OJK bisa diperoleh dan ini sebagai apresiasi dan rasa hormat kepada seluruh Pemegang Saham, nasabah, debitur, mitra kerja dan masyarakat NTT,” ungkap Alex Riwu Kaho.

Dirut Bank NTT yang dilantik Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat pada Kamis, 22 Oktober 2020 ini pun menekankan bahwa usai dilakukan reassessment oleh Komite Remunerasi dan Nominasi atas kinerja, dedikasi dan integritas saudara Semuel Djoh Despantsianus dan Hilarius Minggu, maka RUPS menyetujui pengangkatan kembali untuk jabatan periode kedua Semuel Djoh Despantsianus sebagai Komisaris Independen dan Hilarius Minggu sebagai Direktur TI dan Operasional.

“Para Pemegang Saham seri A terus komit melakukan setoran modal sesuai Perda masing-masing sampai dengan akhir 2024 dan juga memperhatikan parameter kerja sama KUB dalam MoU dengan BPD calon KUB, dipastikan target pencapaian modal inti 3 triliun bisa tercapai, maka RUPS juga menyetujui pengembalian deviden tahun buku 2022 menjadi 100% setelah alokasi cadangan untuk kepentingan perseroan,” ungkapnya.

Kemudian, demi kepentingan perseroan dan menjaga risiko reputasi bank, maka RUPS memutuskan bahwa Pemegang Saham seri A Pemerintah Provinsi NTT mengambil alih seluruh saham seri B sebagaimana implementasi dari Keputusan RUPS Nomor 61 tanggal 10 Juli 2014 Pasal 5 ayat 2b.

“RUPS memutuskan bagi semua pengurus, karyawan yang terindikasi melakukan pemberitaan negatif, menyebarkan data perusahaan atau menghasut pihak ketiga termasuk lewat media masa juga lewat sosial media, dan saluran komunikasi lainnya baik langsung maupun tidak langsung, sehingga menimbulkan risiko reputasi bank, maka akan diberikan sanksi berat hingga pemecatan dengan tidak hormat,” tegas Dirut Bank NTT.

RUPS pun menyepakati menindaklanjuti proses hukum atas gugatan dari berbagai pihak, khususnya gugatan oleh mantan Dirut atas nama Izhak Eduard Rihi yang sudah diberhentikan secara sah dan quorum oleh RUPS LB tanggal 6 Mei 2020.

“Seluruh Pemegang Saham Seri A akan mengambil jalur hukum apabila pihak-pihak tersebut terus berusaha mengganggu kegiatan operasional dan risiko reputasi Bank,” tandas Alex Riwu Kaho.(*)

Sumber (*/koranntt/amabeding)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upacara HUT ke–76 RI di Belu Taat Instruksi Kemendagri

    Upacara HUT ke–76 RI di Belu Taat Instruksi Kemendagri

    • calendar_month Ming, 15 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM mengukuhkan 11 orang Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih (Paskibra) peringatan HUT ke–76 RI 17 Agustus 2021 di halaman Kantor Bupati Belu pada Sabtu, 14 Agustus 2021. Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus mengatakan, Paskibra di Kabupaten Belu pada era pandemi ini sesuai dengan […]

  • Optimalkan Pelayanan, Dinas PMD Belu Diseminasi Mekar Desa

    Optimalkan Pelayanan, Dinas PMD Belu Diseminasi Mekar Desa

    • calendar_month Rab, 21 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Guna mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat pada desa–desa yang memiliki penduduk padat dan wilayahnya luas, maka Pemerintah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan memprakarsai pembentukan/ pemekaran desa. Hal ini tertuang dalam surat pemberitahuan Sosialisasi Pembentukan/ Pemekaran Desa tanggal 9 April 2021, nomor: DPMD.010/ […]

  • Prosesi Adat ‘Neka Tana’ Sokong PLN Melistriki Desa Reka di Ende

    Prosesi Adat ‘Neka Tana’ Sokong PLN Melistriki Desa Reka di Ende

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Loading

    Ende-NTT, Garda Indonesia | Beragam adat istiadat terdapat di setiap kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satunya adalah Desa Reka yang terletak di Kecamatan Ndona Kabupaten Ende. Adat istiadat tersebut digunakan dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan jaringan listrik pedesaan. Di Desa Reka, sebelum pembangunan jaringan listrik harus diawali dengan acara adat yang oleh masyarakat […]

  • Jadi Guru Bantu, Satgas Yonif Mekanis 512/QY Ajar Anak Perbatasan Papua

    Jadi Guru Bantu, Satgas Yonif Mekanis 512/QY Ajar Anak Perbatasan Papua

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Keerom-Papua, Garda Indonesia | Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Waris hadir menjadi tenaga guru bantu untuk mendukung pemerintah daerah dalam mencerdaskan generasi Papua di sekolah SD YPPK Waris, Kampung Banda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi  Papua. Demikian dikatakan Dansatgas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Letkol Inf Taufik Hidayat di sela-sela kesibukannya di Kotis […]

  • UPP. Katekisasi Jemaat Kaisarea BTN Kolhua & BNNP NTT Edukasi Bahaya Narkoba

    UPP. Katekisasi Jemaat Kaisarea BTN Kolhua & BNNP NTT Edukasi Bahaya Narkoba

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Akhir-akhir ini penyalahgunaan narkoba di Indonesia semakin marak. Pengedaran narkoba pun sangat beragam caranya sehingga banyak orang secara tidak sadar terjerumus dalam penyalahgunaan maupun tergolong pengedar. Hal tersebut perlu diantisipasi sejak dini, seperti yang dilakukan oleh UPP. Katekisasi Jemaat Kaisarea BTN Kolhua, kepada 48 orang katekumen yang dibekali dengan pemahaman tentang […]

  • Reaksi Pemprov NTT atas Kasus Tumpahan Minyak Montara Australia 2009

    Reaksi Pemprov NTT atas Kasus Tumpahan Minyak Montara Australia 2009

    • calendar_month Kam, 24 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Keputusan Pengadilan Federal Australia memenangkan gugatan ribuan Petani Rumput Laut NTT atas perusahaan kilangan minyak Montara Australia tahun 2009, yang mewajibkan membayar ganti rugi mencapai triliunan kepada para petani. Pemerintah Provinsi (Pemprov)  NTT meminta Pemerintah Pusat untuk lebih serius memperjuangkan ganti rugi kasus tumpahan minyak Montara Australia tahun 2009 tersebut. Wakil […]

expand_less