Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Hujan Mulai Oktober, Pemprov NTT Ajak Petani Optimalkan Lahan

Hujan Mulai Oktober, Pemprov NTT Ajak Petani Optimalkan Lahan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
  • visibility 176
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT mengajak seluruh masyarakat NTT untuk mempersiapkan dan mengoptimalkan lahan-lahan yang tersedia untuk berproduksi melalui program TJPS Pola Kemitraan. Sesuai perkiraan BMKG, musim hujan di NTT diprediksi akan dimulai pada akhir Oktober 2022.

“Sesuai dengan hasil koordinasi dengan BMKG, musim hujan di NTT diperkirakan akan terjadi di dasarian tiga artinya di minggu terakhir Oktober. Untuk itu, kita sudah lakukan persiapan dengan memprioritaskan lokasi-lokasi yang curah hujannya mendahului yakni daerah Flores bagian barat. Mengikuti selanjutnya bagi kabupaten-kabupaten lain yang curah hujannya di dasarian pertama November,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Lecky Frederich Koli didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Prisilia Parera dalam sesi jumpa media Pers pada Selasa, 27 September 2022 di lantai 1 kantor Gubernur NTT.

Kadis Lecky mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan lahan-lahan yang ada termasuk pekarangan rumah untuk meningkatkan perekonomian keluarga  melalui program TJPS Pola Kemitraan. Melalui skema ekosistem kemitraan dengan melibatkan  lembaga perbankan, offtaker serta lembaga penjamin kredit. Diharapkan ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah situasi ketidakpastian ekonomi global saat ini.

“Dengan solusi ekosistem yang terbangun seperti ini, semua yang diperlukan oleh para petani,sudah ada  sebelum dia tanam. Baik itu pupuk, bibit, obat-obatan termasuk sarana produksi disiapkan, sehingga tinggal digerakkan untuk masyarakat kerjakan gotong royong untuk mereka berproduksi. Jaminan pasar juga telah disiapkan dengan harga yang telah disepakati sehingga petani tetap bersemangat untuk menanam. Kemarin, bapak Gubernur juga telah berbicara dengan Menteri BUMN agar dana-dana KUR dari Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) juga dapat menjangkau para petani di desa-desa,” jelas Lecky.

Pada tahun 2022, imbuh Lecky, target lahan Program  TJPS Kemitraan  adalah 105 ribu hektar (ha) lahan. Dengan sasaran, masyarakat petani sebanyak 124 ribu orang, yang sudah ada by name by address.

“Yang sudah kita tanami adalah kurang lebih 37 ribu ha pada musim tanam II  dari April sampai September 2022 (Asep) dan sudah dipanen  serta dijual hasilnya, petani pun sudah mendapatkan keuntungan. Sisanya akan dikerjakan pada musim tanam I Oktober 2022 sampai Maret 2023 (Okmar). Kita sudah siapkan kurang lebih 88 ribu ha lahan dan sudah diajukan ke bank pelaksana yakni Bank NTT. Dan sudah dilakukan  seleksi (oleh Bank NTT dan offtaker,red) sekitar 40 ribu ha. Serta sudah dilakukan pencarian tahap pertama untuk petani  bisa mulai lakukan penanaman,” papar Lecky.

Selanjutnya, Lecky menguraikan, target produksi jagung untuk musim tanam I Okmar 2022—2023  adalah 400 ribu ton. “Dan hasil produksi itu akan kita  gunakan untuk kepentingan  industri pakan ternak di dalam daerah dan selebihnya kita akan kirim ke luar termasuk ke Surabaya. Dalam jangka pendek kita juga akan bekerja sama dengan Kabupaten Bangli di Provinsi Bali untuk menyuplai kebutuhan jagung bagi mereka dan  sebaliknya mereka akan menyuplai kebutuhan daging ayam dan telur ayam untuk NTT khususnya  untuk masyarakat pulau Sumba. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani dan mengurangi angka kemiskinan,” ujar Lecky.

Adapun angka kemiskinan di NTT mengalami penurunan. Sesuai hasil rilis yang disampaikan BPS, Persentase penduduk miskin di NTT pada Maret 2022 sebesar 20,05 persen, menurun 0,39 persen poin terhadap September 2021 dan menurun 0,94 persen poin terhadap Maret 2021. NTT termasuk dalam 10 besar Provinsi di  Indonesia dengan penurunan jumlah angka kemiskinan tertinggi dalam periode tersebut.(*)

Sumber (*/Biro APim Setda NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LKTD Mahasiswa PNK; Ajang Pembentukan Jiwa Kepemimpinan

    LKTD Mahasiswa PNK; Ajang Pembentukan Jiwa Kepemimpinan

    • calendar_month Ming, 30 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Guna membentuk Jiwa Kepemimpinan bagi Pengurus DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa),BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa),HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan), dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa); Badan Eksekutif Mahasiswa menyelenggarakan Kegiatan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar(LKTD). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 28—29 September 2018, berlangsung di Aula Pariwisata Politeknik Negeri Kupang. Ketua Panitia LKTD Gaudensia Noe,mengatakan kegiatan ini sebagai […]

  • Bank NTT Punya Bank Devisa, Launching Pada 4 September 2023

    Bank NTT Punya Bank Devisa, Launching Pada 4 September 2023

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Victory-Joss, sehari sebelum berakhirnya masa jabatan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 5 September 2023, maka Josef Nae Soi meluncurkan Bank Devisa pada Senin, 4 September 2023 pukul 08.00 WITA–selesai di lantai 5 kantor pusat Bank NTT Jalan W J Lalamentik, Kupang. Hadir saat peluncuran, Kepala Perwakilan […]

  • Presiden Pastikan 285 WNI di Natuna Sehat dan Siap Kembali ke Keluarga

    Presiden Pastikan 285 WNI di Natuna Sehat dan Siap Kembali ke Keluarga

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Magelang, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo memastikan bahwa 285 orang yang telah menjalani observasi selepas evakuasi dari Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), dalam kondisi sehat dan siap kembali berkumpul bersama keluarga. Mereka telah menjalani masa observasi selama 14 hari di Natuna yang mana hal tersebut sesuai dengan protokol kesehatan dari Organisasi Kesehatan Dunia […]

  • PRB 2019 : Keluarga Tangguh Bencana, Pilar Pengurangan Risiko Bencana

    PRB 2019 : Keluarga Tangguh Bencana, Pilar Pengurangan Risiko Bencana

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Pangkal Pinang, Garda Indonesia | Keluarga Tangguh Bencana (Katana) merupakan mikrokosmos dari penanggulangan bencana. Dalam konteks bencana, keluarga menjadi fokus inti. Diharapkan dalam upaya peningkatan ketangguhan bencana dan ketahanan terhadap bencana, konsepsi katana menjadi penting yang dapat dikembangkan dan diterapkan secara terus menerus. Konsepsi Katana dibahas dalam peringatan bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2019 di […]

  • GPB Tolak Kehadiran Habib Rizieq Shihab ke Kota Medan

    GPB Tolak Kehadiran Habib Rizieq Shihab ke Kota Medan

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Medan, Garda Indonesia | Massa Gerakan Pemersatu Bangsa (GPB) ikut menyatakan menolak kehadiran Habib Rizieq Shihab (HRS) ke kota Medan. Penolakan ini disampaikan dalam bentuk aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sumut jalan Imam Bonjol dan titik nol kota Medan di depan kantor pos besar, pada Selasa siang, 1 Desember 2020. GPB menilai kehadiran HRS […]

  • Dana Mencurigakan 80,6 Triliun ke Parpol, Polri Koordinasi dengan PPATK

    Dana Mencurigakan 80,6 Triliun ke Parpol, Polri Koordinasi dengan PPATK

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri akan berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait adanya temuan transaksi mencurigakan yang mengalir ke calon legislatif (caleg) dan partai politik (parpol). Hal itu menanggapi temuan PPATK soal adanya transaksi hingga Rp 80,6 triliun dengan angka paling tinggi untuk satu parpol mencapai Rp9,4 triliun, termasuk aliran […]

expand_less