Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » Impian NTT Jadi Provinsi Pengekspor Sapi, Gubernur VBL Yakin NTT Bakal Kaya

Impian NTT Jadi Provinsi Pengekspor Sapi, Gubernur VBL Yakin NTT Bakal Kaya

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 9 Jun 2020
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | NTT bakal menjadi provinsi kaya dari sektor Peternakan. Demikian penegasan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat bertatap muka dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang NTT di ruang kerjanya, pada Senin, 8 Juni 2020.

VBL sangat optimis di bawah kepemimpinannya dapat mengembalikan kejayaan NTT di sektor peternakan.

“Salah satu mimpi besar saya adalah mengembalikan kejayaan NTT di sektor Peternakan. NTT harus memiliki sapi dengan kualitas yang baik, bahkan sampai ke kelas Sapi Wagiu. Dan untuk sampai ke tahap ini, perlu kolaborasi yang baik antar sektor. Pemerintah menyiapkan anggaran, Dinas melalui tenaga – tenaga ahlinya termasuk Dokter Hewan harus lebih aktif di lapangan. Buatkan penelitian dan riset sehingga mampu menciptakan inovasi baru yang membangun,” ucapnya bersemangat.

“Vaksinnya seperti apa, koordinasi juga dengan Dinas Pertanian untuk memanfaatkan batang jagung yang telah selesai dipanen untuk menghasilkan pakan ternak yang baik. Hal ini sangat penting karena menyangkut asupan protein hewani bagi masyarakat NTT,” kata VBL.

“Hal penting lainnya yang perlu diterapkan dalam sistem kerja adalah Check List. Setiap hari harus selalu mengontrol setiap pekerjaan kita. Masalahnya apa, kenapa sampai ada masalah, kendalanya apa, kemajuan sudah sampai tahap mana, harus selalu dicek setiap hari. Ini baru namanya kerja secara terstruktur dan terencana,” sambung VBL.

Gubernur VBL saat bertatap muka dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PHDI) Cabang NTT pada Senin, 8 Juni 2020 di Ruang Kerja Gubernur

Mantan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem ini juga meminta pihak PDHI Cabang NTT untuk menghidupkan kembali Pusat Kesehatan Hewan (PUSKESWAN).

“Sebagai Gubernur saya mau agar seluruh Pusat Kesehatan Hewan yang tersebar di seluruh NTT agar dimanfaatkan kembali. Saat ini banyak jebolan dari Fakultas Kedokteran Hewan yang memilih berkarya di provinsi lain. Jika PUSKESWAN ini dihidupkan kembali maka mereka akan diberdayakan. Sekali lagi saya katakan bahwa mimpi saya yang luar biasa ini harus juga didukung juga oleh Dokter Hewan yang hebat,” sambung Laiskodat.

Di akhir pertemuan, Ia kembali menegaskan dukungannya terhadap program yang dibuat oleh PDHI Cabang NTT. “Tingkatkan kualitas pelayanan, desain secara baik setiap program, sehingga Pemerintah menyiapkan anggarannya. Kalau ada masalah yang berhubungan dengan Pemerintah Pusat, maka Pemerintah Provinsi akan berkoordinasi langsung, sehingga semuanya bisa berjalan baik,” tandas VBL.

Sementara itu, Ketua PDHI Cabang NTT, Dr.drh. Maxs U.E Sanam, M.Sc. mengatakan bahwa kehadiran Dokter Hewan di NTT ini bukan hanya sebatas menyuntik hewan, tetapi sebagai penjaga kestabilan hewan yang ada di provinsi ini.

Ketua PDHI juga menjelaskan, saat ini NTT sangat rentan dengan penyakit menular hewan, sehingga sangat meresahkan masyarakat. Oleh karena itu penguatan laboratorium sangat penting, sehingga setiap kasus yang terjadi tidak perlu lagi di kirim ke daerah lain untuk diteliti.

“Contoh kasusnya yakni penyakit Anthrax sampelnya harus dikirim ke Semarang, demikian juga penyakit Rabies sampelnya dikirim ke Bandung,” ungkap Maxs Sanam.

Turut hadir pada kesempatan ini, Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi; Staf Khusus Gubernur, Imanuel Blegur; Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Dhani Suhadi; dan beberapa pengurus PDHI Cabang NTT.(*)

Sumber berita (*/Sam Babys/Staf Biro Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor dan foto utama (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjara Penuh! Pemerintah Dorong Hapus Hukuman Minimum Pengguna Narkoba

    Penjara Penuh! Pemerintah Dorong Hapus Hukuman Minimum Pengguna Narkoba

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Loading

    Wakil Menteri Hukum, Edward Omar Sharif Hiariej, menjelaskan bahwa ketentuan pidana minimum yang sebelumnya mengharuskan pengguna narkoba dijatuhi hukuman penjara dengan batas minimal tertentu akan ditiadakan.   Jakarta | Pemerintah mengusulkan penghapusan ketentuan pidana minimum khusus bagi pengguna narkoba dalam Rancangan Undang-Undang Penyesuaian Pidana (RUU PP). Usulan ini disampaikan sebagai respons atas kondisi lembaga pemasyarakatan […]

  • Rumah Sakit Tentara Atambua Helat Simulasi Vaksinasi Covid-19

    Rumah Sakit Tentara Atambua Helat Simulasi Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Sen, 11 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Rumah Sakit Tk. IV 09.07.04 (Rumah Sakit Tentara) Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, para vaksinator dari puskesmas dan Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur, Yonif Raider Khusus 744 Satya Yudha Bakti menyelenggarakan simulasi vaksinasi Covid–19 di halaman Rumah Sakit Tentara, pada Senin, 11 Januari […]

  • Detik Proklamasi RI, Tim Sabang Kibarkan Merah Putih di Istana Merdeka

    Detik Proklamasi RI, Tim Sabang Kibarkan Merah Putih di Istana Merdeka

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tiga anggota Paskibraka Nasional 2020 ditugaskan untuk mengibarkan Sang Merah Putih di halaman Istana Merdeka pada Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2020. Indrian Puspita Rahmadhani dari Provinsi Aceh terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih. Lahir di Bireuen, 10 November 2003, Indrian saat ini menempuh pendidikan di […]

  • Jaga Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan, APRINDO Sinergi dengan Pemerintah

    Jaga Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan, APRINDO Sinergi dengan Pemerintah

    • calendar_month Jum, 19 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketersediaan pasokan bahan pokok sangat krusial menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, pada bulan Ramadan dan Idul Fitri, harga kebutuhan bahan pokok biasanya naik tinggi tanpa terkendali, karena besarnya permintaan masyarakat serta minimnya pasokan. Oleh karena itu, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) melalui ketua […]

  • Presiden Ingin Pandemi Jadi Momentum Percepatan Transformasi Digital

    Presiden Ingin Pandemi Jadi Momentum Percepatan Transformasi Digital

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia harus bisa dijadikan momentum untuk melakukan percepatan transformasi digital. Menurutnya, pandemi dapat mengubah cara kerja, cara beraktivitas, cara belajar, hingga cara bertransaksi dari sebelumnya luar jaringan (luring) atau offline dengan kontak fisik menjadi lebih banyak daring atau online. “Perubahan seperti ini […]

  • Bersaing di Pasar Digital, 7 UMKM Dapat Pelatihan dari PLN

    Bersaing di Pasar Digital, 7 UMKM Dapat Pelatihan dari PLN

    • calendar_month Sel, 11 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menghelat pelatihan social media marketing bertema “Your Network is Your Networth” pada 5—6 Juni 2024. Pelatihan ini diikuti oleh 7 (tujuh) UMKM binaan PLN guna meningkatkan literasi dan daya saing peserta di pasar digital. Pelatihan yang berlangsung di Konyu Coffee & Space ini membedah […]

expand_less