Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Jadikan Kota Kupang Indonesia Mini, Pemkot Libatkan Paguyuban

Jadikan Kota Kupang Indonesia Mini, Pemkot Libatkan Paguyuban

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 6 Feb 2023
  • visibility 155
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Kota Kupang melibatkan sejumlah paguyuban etnis yang ada di Kota Kupang dalam penataan taman kota di bulevar jalan utama Kota Kupang. Rencananya masing-masing paguyuban akan bertanggung jawab mulai dari proses penanaman, penataan hingga perawatan taman di sepanjang jalur utama mulai dari pintu masuk menuju Bandara El Tari hingga Patung HKSN samping Polda NTT, sesuai dengan master plan penataan taman yang sudah didesain oleh arsitek dan didekorasi oleh seniman dari paguyuban Bali.

Demikian kesepakatan yang diputuskan dalam pertemuan Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, S.H., bersama para ketua paguyuban etnis yang ada di Kota Kupang di rumah jabatan Wali Kota Kupang pada Jumat 3 Februari 2023. Turut mendampingi Penjabat Wali Kota, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan bersama Kepala UPDT Taman serta arsitek perancang master plan penataan taman Kota Kupang.

Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh menjelaskan maksud pertemuan adalah untuk mengajak semua paguyuban yang ada di Kota Kupang duduk bersama membangun kebersamaan sebagai warga Kota Kupang, meskipun dari tempat asal yang berbeda.

Diakui George Hadjoh untuk membangun Kota Kupang, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Perlu kerja kolaborasi dengan semua stakeholder termasuk dengan paguyuban etnis yang ada di Kota Kupang. Menurutnya, saat ini Pemkot Kupang tengah berupaya mewujudkan Kota Kupang yang bersih dan indah.

Pertemuan kali ini dalam rangka mengajak semua paguyuban untuk berkontribusi menata dan memperindah taman kota yang ada di sepanjang bulevar jalan utama Kota Kupang. Masing-masing paguyuban bisa menunjukkan identitasnya lewat karya kreatif di tiap spot, untuk membuktikan Kota Kupang sebagai Indonesia mini.

Tawaran tersebut disambut baik oleh semua perwakilan paguyuban etnis yang hadir. Masril Abdul Manan, sesepuh dari Ikatan Keluarga Minang (IKM) Saiyo Sakato Kupang mengapresiasi terobosan untuk melibatkan paguyuban etnis turut  dalam pembangunan di Kota Kupang, yang menurutnya digagas oleh seorang Penjabat Wali Kota  yang memiliki wawasan sama seperti wali kota definitif.

Dia memastikan IKM Kota Kupang siap mendukung penataan taman yang diminta. Mengutip pepatah Minang “di mana ranting dipatah, di situ air disauk”, dia menjelaskan orang Minang selalu berkomitmen untuk di mana pun dia mencari nafkah di situ dia mengabdi. Masril juga menyarankan agar pertemuan semacam ini bisa dilakukan secara rutin untuk membahas sejumlah persoalan dan menyatukan komitmen dalam membangun Kota Kupang.

Senada disampaikan Masmun Srinata dari Paguyuban Lombok. Menurutnya pertemuan seperti ini perlu terus berlanjut untuk mengawal proses pembangunan sekaligus meningkatkan rasa persaudaraan dan kebersamaan. Keluarga Lombok menurutnya siap memberikan dukungan upaya Pemkot Kupang, Selain tentang penataan taman, dia juga menyatakan dukungan untuk peningkatan kebersihan yang merupakan bagian dari iman.

Sementara itu, H. Adam Malik Rasyid, Wakil Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Kupang  mengakui sejak menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh sudah membawa banyak perubahan. Selain kebersihan juga tentang penataan taman, yang menurutnya selama ini hanya ditanami pohon saja.

I Nyoman Pasek, Ketua Banjar Dharma Agung Kota Kupang, yang dipercaya sebagai seniman pendekorasian taman mengakui untuk membangun Kota Kupang butuh kebersamaan. Demikian pula dalam mewujudkan kebersihan menurutnya tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemkot Kupang saja, tapi juga semua warga termasuk pengurus RT dan RW.

Daud Mangesa, perwakilan Kerukunan Keluarga Toraja juga mengapresiasi terobosan Penjabat Wali Kota, sehingga semua paguyuban bisa mengambil peran konkret dalam pembangunan di Kota Kupang. Dia juga mengaku prihatin dengan masalah kebersihan Kota Kupang, yang disebabkan oleh masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

Selain kebersihan dan penataan kota, Daud juga minta agar Pemkot Kupang memberi perhatian serius pada upaya peningkatan ekonomi warga dengan memberikan pelatihan untuk peningkatan keterampilan.

Dukungan juga disampaikan Ketua Kontak Kerukunan Sosial (K2S) Keluarga Jawa Kota Kupang, dr. H.M. Ihsan. Menurutnya semua paguyuban di Kota Kupang harus bersatu untuk berkontribusi terhadap pembangunan di kota ini. K2S siap mendukung semua program pembangunan yang dicanangkan pemerintah.

Begitu pula yang disampaikan oleh Aladin, perwakilan dari Kerukunan Keluarga  Bima Dompu (KKBD). Dia berterima kasih kepada Pemkot Kupang yang sudah memberi kepercayaan kepada mereka untuk terlibat dan berpartisipasi dalam pembangunan Kota Kupang. Menurutnya ini merupakan langkah maju.

“Jangan bertanya apa yang Kota Kupang berikan kepada kita, tapi apa yang sudah kita berikan kepada Kota Kupang,” pesan Aladin. (*)

Sumber (*/PKP_ans)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Latih Warga Ende Olah Bambu Bernilai Ekonomis

    PLN Latih Warga Ende Olah Bambu Bernilai Ekonomis

    • calendar_month Sel, 18 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Ende, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Program PLN Peduli menyalurkan bantuan berupa pelatihan dan pemberian alat kerajinan olahan bambu untuk dijadikan furnitur kepada kelompok masyarakat di Kelurahan Roworena Barat, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyaluran bantuan dan pelatihan berlangsung di aula […]

  • Burung Paling Putih

    Burung Paling Putih

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Loading

    Bangau adalah burung pantai hias yang paling menarik dan langka di dunia dan merupakan indikator penting dari kesehatan lingkungan rawa. Mereka memiliki nilai bulu yang tinggi, dengan bulu sebagian besar berwarna putih dan bulu perkawinannya yang panjang serta indah selama musim kawin. Kebiasaan mereka mirip dengan burung camar lainnya, tetapi beberapa spesies mungkin akan berbeda […]

  • Cegah Abrasi Pantai, PLN Grup NTB Tanam 5000 Mangrove di Lombok Timur

    Cegah Abrasi Pantai, PLN Grup NTB Tanam 5000 Mangrove di Lombok Timur

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Loading

    Di Lombok Timur, aksi penanaman melibatkan 211 pegawai PLN Group bersama 50 warga setempat, termasuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bale Mangrove serta siswa-siswi SDN 4 Jerowaru.   Lombok Timur | Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025, PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama PLN Group NTB melaksanakan aksi penanaman 5.000 bibit mangrove […]

  • Gubernur VBL Pinta ASN Pemprov NTT Tingkatkan Kualitas Diri

    Gubernur VBL Pinta ASN Pemprov NTT Tingkatkan Kualitas Diri

    • calendar_month Sen, 17 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Usai berkeliling ke pelosok wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Senin, 17 Juni 2019 Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kembali memimpin apel kesadaran, bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam arahannya, VBL menegaskan agar setiap aparatur segera membenahi diri, meningkatkan kualitas diri. “Setiap orang yang tidak upgrade diri, pasti ketahuan, […]

  • Ekonomi NTT Juli—September 2022 Tumbuh 3,35 Persen

    Ekonomi NTT Juli—September 2022 Tumbuh 3,35 Persen

    • calendar_month Sen, 7 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS NTT) merilis pertumbuhan ekonomi provinsi NTT yang memiliki 21 kabupaten dan 1 kota untuk periode triwulan ketiga (Juli—September 2022). Statistisi Madya BPS NTT, Nurani Vita Christiani, SST., M.M. dan Ir. Yezua Habel, M.Si. pada Senin, 7 November 2022 menguraikan bahwa perekonomian NTT berdasarkan […]

  • Di Bawah Pohon, Rapat Dirut Bank NTT, Dua Kadis dan Para Kades

    Di Bawah Pohon, Rapat Dirut Bank NTT, Dua Kadis dan Para Kades

    • calendar_month Ming, 10 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka, Garda Indonesia | Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) dengan ekosistem pembiayaan baru yang kini menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi NTT, terus digelorakan hingga ke pelosok. Ketika mengunjungi Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga, Flores Timur, pada Jumat siang, 8 April 2022, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, banyak berbicara mengenai skema baru program […]

expand_less