Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kain Tenun Tradisional Terpanjang di Dunia Ada di Sabu Raijua

Kain Tenun Tradisional Terpanjang di Dunia Ada di Sabu Raijua

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 7 Okt 2019
  • visibility 205
  • comment 0 komentar

Loading

Sabu Raijua-NTT, Garda Indonesia | Menjadi kebanggaan masyarakat dan Pemkab Sabu Raijua dan Provinsi Nusa Tenggara Timur memperoleh penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) sebagai penggagas dan pembuat kain tenun terpanjang di Indonesia dan dunia.

Terpilihnya Pemkab Sabu Raijua sebagai pendukung pembuatan rekor Kain Tenun Ikat Tradisional Sabu Raijua Terpanjang di Dunia sepanjang 68 (enam puluh delapan) meter dan lebar 91 (sembilan puluh satu) cm dengan motif bertemakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penyerahan penghargaan dari Leprid yang telah diterima sebelumnya oleh penggagas Kain Tenun Tradisional Terpanjang di Dunia kepada Pemkab Sabu Raijua yang diterima oleh Bupati Niko Rihi Heke pada puncak Festival Jelajah Pesona Kelabba Maja pada Kamis, 12 September 2019 sekaligus dilakukan pembentangan di lokasi wisata Kelabba Maja.

Penyerahan Piagam Penghargaan Leprid dari Ibrahim Bire Logo (kanan) kepada Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke (kiri)

Kain Tenun Ikat Tradisional Sabu Raijua Terpanjang di Dunia digagas oleh Ibrahim Bire Logo, S.Pd. seorang tenaga pendidik atau guru di SD GMIT Lederaemawide 2 di Kecamatan Hawu Mesara Kabupaten Sabu Raijua.

Ditemui usai pembentangan kain tenun tradisional terpanjang di dunia, Ibrahim Bire Logo menyampaikan gagasan membuat kain tenun yang berwarna dasar hitam dan menggunakan benang katun.

Penggagas Kain Tenun Tradisional Sabu Raijua Terpanjang di Dunia, Ibrahim Bire Logo, S.Pd.

“Bertolak dari zaman digital saat ini orang bebas berbicara tentang Bhineka Tunggal Ika dan NKRI saat ini hanya sebatas retorika. Oleh karena itu saya ingin menggugah rasa setiap anak negeri untuk mencintai NKRI yang cinta damai karena perbedaan hanya sekadar warna bukan untuk dipertentangkan namun untuk dipersatukan,” ujar Ibrahim yang berdomisili di Desa Tanah Jawa Kecamatan Hawu Mesara.

Pembuatan kain tenun tenun ikat tradisional terpanjang di dunia, jelas Ibrahim, membutuhkan tenaga penenun sebanyak 23 orang (2 perempuan tenaga teknik dan 21 tenaga harian lepas terdiri dari pria dan wanita) dengan masa kerja 86 hari kalender dan volume kerja 20 jam per hari yang diproduksi di Desa Lobohede Kecamatan Mesara pada tahun 2013 pada HUT ke-68 Republik Indonesia yang bertepatan dengan momen Sail Komodo.

“Sehingga saya cantumkan lambang negara, Bendera Merah Putih, Peta NKRI, Peta NTT, Peta Sabu Raijua, Bhineka Tunggal Ika, dan Komodo sebagai salah satu Seven Wonder,” ungkap Ibrahim Bire Logo yang berencana bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Padang Sabana Mausui, Lanskap Memesona di Pelosok NTT

    Padang Sabana Mausui, Lanskap Memesona di Pelosok NTT

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Loading

    Meskipun Padang Mausui ini tergolong terpencil dan membutuhkan waktu yang cukup lama kurang lebih 2—3 jam dari Kota Borong untuk bisa tiba di sana. Namun, hal tersebut tidak mengalahkan semangat wisatawan yang mengunjunginya.   Manggarai | Pesona hamparan rerumputan yang berada di pelosok Nusa Tenggara Timur (NTT), baru-baru ini menjadi sorotan para wisatawan. Hamparan rerumputan […]

  • “Test Case Deklarasi Akbar“ Relawan Jokowi; Hanya Dihadiri Sekitar Seribu Pendukung

    “Test Case Deklarasi Akbar“ Relawan Jokowi; Hanya Dihadiri Sekitar Seribu Pendukung

    • calendar_month Kam, 23 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id-Bertempat di ruas jalan utama El.Tari (Persis di Depan Kantor Gubernur NTT) Kec. Oebobo Kota Kupang, Kamis/23 Agustus 2018 Pukul 15.30 Wita; berlangsung “Deklarasi Akbar Jokowi – Ma’ruf For 2019-2024 yang diselenggarakan oleh SekBer (Sekretariat Bersama) Jokowi – Ma’ruf. Rencana semula Deklarasi Akbar tersebut akan di hadiri oleh sekitar kurang Lebih 10.000 (sepuluh ribu) […]

  • Dr. Marius Jelamu : Tidak Ada Tenaga Medis Terkonfirmasi Positif Covid-19

    Dr. Marius Jelamu : Tidak Ada Tenaga Medis Terkonfirmasi Positif Covid-19

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kami ingin mengklarifikasi berita Pos Kupang hari ini bahwa tidak ada satupun para medis yang terkonfirmasi positif Covid-19,” tegas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 di Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius pada Senin siang, 18 Mei 2020 dalam sesi jumpa media di Biro Humas dan Protokol Setda NTT. […]

  • BI & Pemda di Sumba Optimalkan Ekonomi Lokal Pecut Ketahanan Pangan

    BI & Pemda di Sumba Optimalkan Ekonomi Lokal Pecut Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Komoditas seperti porang, cengkeh, kopi, dan jambu mete menjadi potensi ekonomi lokal yang menjadi atensi Bank Indonesia melalui pemanfaatan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP).   Sumba | Bank Indonesia Perwakilan Nusa Tenggara Timur konsisten mendorong upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi beberapa komoditas unggulan di pulau Sumba. Komoditas seperti porang, cengkeh, kopi, dan jambu […]

  • Miris, Di Malaysia-Anak NTT Dijual 60 Ribu Ringgit

    Miris, Di Malaysia-Anak NTT Dijual 60 Ribu Ringgit

    • calendar_month Ming, 27 Mei 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    NTT, gardaindonesia.id – Masalah Perdangangan Orang (Human Trafficking) Menjadi masalah kompleks, rumit dan melibatkan banyak pihak.  Jhon Seo, kontributor Tempo asal NTT yang mengikuti Exellent Investigation (Kompetisi Investigasi) terkait Perdagangan Orang (Human Trafficking) menuturkan secara singkat kepada para peserta Rapat Pimpinan Daerah (Rampimda) Partai Golkar NTT, Jumat /25 Mei 2018 di Hotel Swissbel Kristal Kupang. […]

  • Idulfitri 1446 H, PLN Siapkan 1000 SPKLU di Jalur Trans Jawa-Sumatra

    Idulfitri 1446 H, PLN Siapkan 1000 SPKLU di Jalur Trans Jawa-Sumatra

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 3Komentar

    Loading

    SPKLU yang dioperasikan PLN bersama mitra berjumlah 3.529 unit, tersebar di 2.400 titik seluruh Indonesia. Secara rinci, jumlah SPKLU di Sumatra sebanyak 431 unit, Jawa 2.448 unit, Bali 166 unit, Kalimantan 215 unit, Sulawesi 145 unit, Maluku 26 unit, Nusa Tenggara 72 unit, dan Papua 26 unit.   Jakarta | PT PLN (Persero) memastikan kelancaran […]

expand_less