Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Konklaf Pilih Paus Baru Mulai 7 Mei 2025, Ini Rentetannya

Konklaf Pilih Paus Baru Mulai 7 Mei 2025, Ini Rentetannya

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
  • visibility 288
  • comment 0 komentar

Loading

Asap putih yang keluar dari cerobong menandakan bahwa 133 Kardinal telah memutuskan siapa pria menjadi Paus ke-267 untuk memimpin Gereja Katolik ke masa depan.

 

Vatikan | Kapel Sistine Vatikan telah ditentukan menjadi tuan rumah bagi 133 pemilih Kardinal untuk konklaf memilih Paus ke-267 pengganti Paus Fransiskus.

Pada Jumat, 2 Mei 2025, pemadam kebakaran Vatikan terlihat di atas atap Kapel Sistine memasang cerobong asap yang akan mengeluarkan asap hitam jika setidaknya 89 Kardinal belum menyetujui Paus berikutnya. Jika asap putih yang keluar dari cerobong, maka menandakan bahwa 133 Kardinal telah memutuskan siapa pria menjadi Paus ke-267 untuk memimpin Gereja Katolik ke masa depan.

Para Kardinal akan mulai konklaf pada Rabu, 7 Mei 2025 di Basilica St. Peter pada pukul 10.00 pagi waktu setempat dengan Misa votif pra-konklaf Pro Eligendo Romano Pontifice, untuk berdoa bagi bimbingan Roh Kudus saat mereka memilih Paus baru.

Pada pukul 4:30 sore hari yang sama, 133 pemilih Kardinal akan berkumpul di Kapel Pauline untuk berdoa litani para orang suci, sebelum diproses ke Kapel Sistine di dekatnya. Setelah prosesi, para Kardinal bersumpah dan berjanji untuk memenuhi Munus Petrinum sebagai Pastor Gereja Universal, jika mereka terpilih.

Sumpah itu juga mengikat para Kardinal dengan kerahasiaan mutlak mengenai semua rincian seputar pemilihan Paus baru, sambil berjanji untuk menolak upaya dari luar untuk mempengaruhi pemilihan.

Master upacara Liturgis Pontifical kemudian menyatakan ‘omnes ekstra; memerintahkan semua orang untuk tidak terlibat dalam konklaf untuk meninggalkan Kapel Sistine.

Surat suara pertama akan dikeluarkan pada hari Rabu malam, 7 Mei. Sepanjang hari-hari berikutnya, para pemilih Kardinal akan memberikan suara 4 (empat) kali sehari, 2 (dua) kali di pagi hari dan 2 (dua) kali di sore hari.

Semua surat suara dibakar setelah itu, dan asap akan naik dari cerobong asap yang paling terkenal untuk memberi tahu dunia apakah Paus telah terpilih.(*)

Sumber (*/vatikannews)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hanya 11 Hari, Satgas TPPO Polri Ringkus 414 Tersangka

    Hanya 11 Hari, Satgas TPPO Polri Ringkus 414 Tersangka

    • calendar_month Ming, 18 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polri terus mengusut soal kasus perdagangan orang. Terbaru, satgas besutan Kapolri itu berhasil meringkus ratusan pelaku perdagangan orang. Penetapan ratusan tersangka itu dilakukan berdasarkan 314 laporan polisi yang masuk terkait TPPO dan kejahatan perlindungan pekerja migran. Penindakan itu dalam kurun 11 hari, yakni […]

  • Generasi Muda dan Bela Negara

    Generasi Muda dan Bela Negara

    • calendar_month Rab, 16 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Warsito hadi – APN Kemhan Pesatnya kemajuan dan perkembangan Iptek mendorong cepatnya perubahan di era globalisasi sangat mempengaruhi pola dan pemikiran bagi generasi muda menghadapi setiap tantangan, hambatan dan ancaman dalam bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan (ipoleksosbudhankam). Maka, perlu disiapkan generasi muda yang dapat menghadapi dan mengantisipasi perubahan tersebut. […]

  • BBKSDA NTT Kembalikan 6 Ekor Komodo dari Jawa Timur ke Flores Utara

    BBKSDA NTT Kembalikan 6 Ekor Komodo dari Jawa Timur ke Flores Utara

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pelbagai upaya pelestarian terhadap sumber daya alam yang dimiliki NTT terus dilakukan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT. Hal tersebut disampaikan pada jumpa pers yang berlangsung pada Kamis, 11 Juli 2019, bertempat di Kantor BBKSDA NTT. Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala BBKSDA NTT, Ir. Timbul Batubara, M. […]

  • Tiga Jenis Kopi Flores Fenomenal Mendunia, Soal Rasa Tak Diragukan!

    Tiga Jenis Kopi Flores Fenomenal Mendunia, Soal Rasa Tak Diragukan!

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Loading

    Dari pulau besar di NTT, ada beragam jenis kopi yang tumbuh subur di provinsi 3T ini. Namun, dari beragam jenis kopi tersebut, ada tiga jenis kopi yang sangat populer dan banyak dinikmati masyarakat luas.   Flores | Hal yang tak dapat dipungkiri bahwa NTT memiliki ragam kopi yang sangat dinikmati namun belum tentu ada di […]

  • Prabowo – Gibran Suksesor Jokowi, IMO-Indonesia Untai Selamat

    Prabowo – Gibran Suksesor Jokowi, IMO-Indonesia Untai Selamat

    • calendar_month Sel, 23 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Prabowo Subianto bersama pasangannya Gibran Rakabuming Raka akan segera dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI untuk periode 2024—2029. Kepastian mengenai kemenangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024 ini didapat setelah MK memutuskan menolak seluruh gugatan yang diajukan penggugat baik dari kubu paslon 01 maupun 03. Dengan begitu,  dipastikan pasangan nomor 02 ini […]

  • Lindungi Lokasi ‘Food Estate’ Belu, Pemda Helat Ritual ‘Ukun Badu’

    Lindungi Lokasi ‘Food Estate’ Belu, Pemda Helat Ritual ‘Ukun Badu’

    • calendar_month Rab, 25 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna menyukseskan dan melindungi lokasi food estate dari berbagai gangguan seperti gangguan hama, ternak, dan lainnya, maka pemerintah daerah bersama tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat melakukan ritual adat ukun badu ‘pembatasan/pelarangan’ di Dusun Rotiklot, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada […]

expand_less