Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Kontribusi Bank NTT, 18 Anak Stunting Belu Dapat Makanan Tambahan

Kontribusi Bank NTT, 18 Anak Stunting Belu Dapat Makanan Tambahan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
  • visibility 161
  • comment 0 komentar

Loading

Belu, Garda Indonesia | Sebanyak 18 anak stunting yang ada di Posyandu Karantina, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu mendapat bantuan pemberian makanan tambahan (PMT) senilai Rp50 juta dari Bank NTT Cabang Atambua selama 90 hari ke depan.

Kepala Bank NTT Cabang Atambua Adrianus Pantus, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan sebagai bentuk kepedulian bank NTT untuk membantu pemerintah dalam menangani stunting di NTT khususnya di Kabupaten Belu.

“Bantuan 50 juta ini murni dari gaji karyawan/i bank NTT Atambua untuk pemberian makanan tambahan kepada 18 anak stunting selama 90 hari ke depan. Kami berharap bahwa apa yang kami berikan ini bisa sedikit membantu anak-anak yang mengalami stunting,” ujar Adrianus saat meluncurkan Posyandu Binaan TP PKK Kabupaten Belu di Posyandu Karantina, Kelurahan Manumutin Kecamatan Kota Atambua pada Rabu, 5 April 2023.

Sementara itu, Camat Kota Atambua, Yohanes Moruk dalam kesempatan tersebut menyampaikan kasih kepada TP PKK Kabupaten Belu yang sudah menjadikan Posyandu Karantina sebagai Posyandu Binaan.

Selain itu ia juga menyampaikan terima kasih kepada bank NTT yang sudah men-support dengan memberikan makanan tambahan bagi anak stunting.

Dalam kesempatan tersebut Ia juga menyampaikan kondisi exsiting yang ada di Posyandu Karantina. “Cakupan pelayanan Posyandu Karantina kurang lebih 11 RT atau 847 KKK dengan balita yang timbang di Posyandu ini ada 100 orang. Namun dari 100 orang ini ada 18 yang mengalami stunting atau butuh perhatian khusus,” jelasnya.

Posyandu Karantina, ungkap Yohanes Moruk, masih dalam kondisi darurat atau masih menggunakan rumah warga.

“Tempat Posyandu ini masih menggunakan rumah milik warga yang juga selaku ketua RT. Beliau ikhlas rumahnya dipakai untuk posyandu,” ungkapnya seraya menandaskan bahwa ke depan, melalui TP PKK dan Kepala Dinas Kesehatan untuk bisa dibangun secara permanen.(*)

Sumber (*/Agustinus Tanggur/Tribunnews)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 99% Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan Adalah Ulah Manusia

    99% Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan Adalah Ulah Manusia

    • calendar_month Sel, 5 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Bengkalis, Garda Indonesia | Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia penyebabnya adalah 99% ulah manusia dan 1% nya adalah alam. “Antara lain, tidak sengaja karena buang putung rokok atau membakar sampah, disengaja karena ingin membuka lahan, dan disengaja karena dibayar. Alasannya adalah dampak kurangnya lapangan kerja” kata Kepala BNPB Doni Monardo di acara Rakor Kesiapsiagaan […]

  • Aplikasi B’Pung Petani Bank NTT Jadi Model Pengendalian Inflasi

    Aplikasi B’Pung Petani Bank NTT Jadi Model Pengendalian Inflasi

    • calendar_month Ming, 11 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Pada ancaman krisis pangan dan energi di tahun 2023, ternyata Bank Indonesia sebagai regulator, melihat ada satu aplikasi yang bisa diandalkan untuk mengendalikan inflasi secara nasional. Dan, aplikasi itu adalah aplikasi B’Pung Petani yang digagas oleh Bank NTT. Aplikasi ini dijadikan model digitalisasi data manajemen usaha tani, dan pengendalian inflasi secara […]

  • Relokasi Pengungsi Badai Seroja di Kota Kupang, Khusus Rumah di DAS

    Relokasi Pengungsi Badai Seroja di Kota Kupang, Khusus Rumah di DAS

    • calendar_month Sel, 13 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) didampingi Walikota Kupang, Jefirstson R. Riwu Kore mengunjungi beberapa titik lokasi pengungsian dan daerah lokasi bencana akibat Badai Siklon Tropis Seroja di Kota Kupang, pada Senin, 12 April 2021. Pada kesempatan tersebut, Gubernur VBL minta warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan bencana […]

  • 76 Hari Awal Tahun 2022, Bank NTT Raih Laba Rp100 Miliar

    76 Hari Awal Tahun 2022, Bank NTT Raih Laba Rp100 Miliar

    • calendar_month Jum, 18 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2021 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2022 PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT), berlangsung sukses dihelat di Labuan Bajo pada Kamis, 17 Maret 2022. Seperti sudah diprediksi sebelumnya, RUPS ini berlangsung selama dua jam. Dibuka pukul 10.00 WITA dan […]

  • Rotary Kupang Central Helat Pelatihan P3K via Webinar di Era Normal Baru

    Rotary Kupang Central Helat Pelatihan P3K via Webinar di Era Normal Baru

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pertama kali sejak berdirinya Rotary Club Kupang Central, diinisiasi pelatihan Pengenalan Dasar Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dan telah diselenggarakan bersama Rotaract (Rotary in Action) Kupang Fortuna pada Sabtu, 5 September 2020. Pelatihan yang dilaksanakan melalui webinar ini bertujuan mendorong masyarakat umum untuk meningkatkan pengetahuan, pengertian dan pemahaman mengenai pelaksanaan P3K […]

  • Warga Empat Desa di Manggarai Demonstrasi Bisu Jalan Rusak

    Warga Empat Desa di Manggarai Demonstrasi Bisu Jalan Rusak

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Loading

    Kerusakan jalan ini berdampak signifikan pada kehidupan sehari-hari masyarakat. Warga kesulitan mengakses ke kota untuk menjual hasil pertanian seperti kopi, kemiri, dan kakao.   Manggarai | Demonstrasi sebagai bentuk ekspresi politik dan sosial merupakan fenomena penting dalam dinamika masyarakat modern. Dalam konteks pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, peran partisipasi masyarakat sangat krusial untuk menjamin keberlanjutan dan […]

expand_less