Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Listrik Flores Makin Andal, PLN Tambah Kapasitas PLTD Mautapaga Ende

Listrik Flores Makin Andal, PLN Tambah Kapasitas PLTD Mautapaga Ende

  • account_circle Tim PLN UIW NTT
  • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
  • visibility 341
  • comment 0 komentar

Loading

Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan Flores, seiring dengan terus meningkatnya kebutuhan energi.

 

Ende | Komitmen PT PLN (Persero) untuk menjaga dan meningkatkan kualitas layanan listrik bagi masyarakat di Pulau Flores semakin nyata. Melalui Unit Induk Wilayah NTT, PLN menambah kapasitas pembangkit sebesar 5,5 MW (Megawatt) di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Mautapaga, Ende. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan Flores, seiring dengan terus meningkatnya kebutuhan energi.

Guna memastikan kelancaran proses dan mendapat dukungan penuh, PLN Unit Layanan Pusat Listrik (ULPL) Ende mengadakan sosialisasi kepada masyarakat sekitar PLTD Mautapaga pada Kamis, 13 November 2025.

Perkuat sistem, antisipasi kebutuhan yang terus tumbuh

Manager PLN ULPL Ende, Satriyo Nugroho, menjelaskan bahwa penambahan daya ini merupakan langkah proaktif. Meskipun saat ini sistem Flores telah ditopang oleh pembangkit-pembangkit besar seperti PLTU Ropa, PLTP Sokoria, PLTMH Ndungga di Ende, PLTP Ulumbu di Manggarai, PLTMG Rangko di Labuan Bajo, dan PLTMG Maumere di Sikka—yang membuat mesin PLTD Mautapaga selama ini non-aktif—tambahan kapasitas tetap krusial.

“Pertumbuhan kebutuhan listrik di Flores terus meningkat, dan tambahan daya ini sangat penting untuk mengantisipasi kenaikan beban serta menjaga kestabilan pasokan. Dengan tambahan 5,5 MW ini, kami berharap layanan kelistrikan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Ende dan sistem Flores pada umumnya, semakin optimal dan andal,” jelas Satriyo.

Ia menambahkan bahwa mesin pembangkit tambahan ini merupakan mesin sewa yang saat ini sedang dalam proses pemasangan dan direncanakan akan mulai beroperasi pada akhir November 2025.

Dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah setempat

Upaya PLN ini disambut baik oleh masyarakat setempat. Venantius Angi, Lurah Mautapaga, menyatakan dukungannya dan mengajak warganya untuk turut serta menyukseskan proses pekerjaan.

“Kami sangat mendukung langkah PLN ini karena sangat bermanfaat bagi warga. Kami berharap pekerjaan penambahan kapasitas ini dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi pelayanan listrik di wilayah kita, mengurangi risiko pemadaman, dan menjamin pasokan yang stabil,” ungkap Venantius Angi.

Apresiasi juga datang dari Muhamad Ruslan, Ketua RT setempat, yang menggarisbawahi pentingnya keterbukaan informasi. “Kami mengapresiasi sosialisasi ini karena masyarakat bisa mendapatkan informasi secara langsung. Semoga dengan tambahan daya ini, kualitas listrik di lingkungan kami semakin baik,” ujarnya.

Senada dengan harapan tersebut, Waldy, salah satu warga Mautapaga, menaruh harapan besar pada proyek ini. “Penjelasan hari ini membuat kami lebih memahami prosesnya. Semoga hasilnya dapat mengurangi pemadaman listrik di wilayah kami,” katanya.

Komitmen PLN: listrik Flores harus semakin andal

General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan kembali komitmen penuh PLN. Peningkatan kapasitas pembangkit adalah bagian inti dari strategi untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Flores.

“PLN berkomitmen penuh untuk memastikan kelistrikan di Pulau Flores semakin andal dan layanan PLN pun semakin baik. Penambahan 5,5 MW di PLTD Mautapaga ini adalah langkah konkret untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat yang terus bertumbuh. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di Pulau Flores mendapatkan layanan listrik yang semakin baik, stabil, dan berkualitas,” tegas Eko.

PLN memastikan bahwa seluruh tahapan pekerjaan akan dilakukan sesuai standar keselamatan kerja, memperhatikan secara cermat dampak lingkungan, serta terus melibatkan masyarakat dalam setiap perkembangan proses instalasi.(*)

 

  • Penulis: Tim PLN UIW NTT

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ruas Jalan Bakau 2 Berlubang dan Digenangi Air

    Ruas Jalan Bakau 2 Berlubang dan Digenangi Air

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kondisi salah satu ruas jalan yang berada di jalan Bakau 2, RT 01, RW 01 Kelurahan Oesapa Barat Kecamatan Kelapa Lima sangat memprihatinkan. Kondisi jalan tersebut berlubang dan digenangi air. Pantauan Media Garda Indonesia pada Senin 22 Juli 2019, kendaraan roda dua maupun roda empat yang melalui ruas jalan tersebut […]

  • Sidang Klasis Kota Kupang Timur II Pilih Pengurus Periode 2023—2026

    Sidang Klasis Kota Kupang Timur II Pilih Pengurus Periode 2023—2026

    • calendar_month Sel, 5 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sebanyak 35 gereja Kristen Protestan yang tergabung dalam Gereja Masehi Injili di Timor atau GMIT yang terdiri atas 3 (tiga) teritori menghelat Sidang Klasis Kota Kupang Timur II pada tanggal 4—6 Desember 2023 di Gereja Kaisarea, BTN Kolhua, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sidang Klasis sebelumnya dilaksanakan pada tahun […]

  • Rakor Hybrid Kominfo se-NTT di Belu, Tingkatkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

    Rakor Hybrid Kominfo se-NTT di Belu, Tingkatkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

    • calendar_month Ming, 27 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Seiring  pembangunan bidang komunikasi dan informatika yang mengalami perkembangan cukup pesat dengan tuntutan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat secara efektif, cepat dan mudah, maka diselenggarakan rapat koordinasi (Rakor) Bidang Komunikasi dan Informatika se – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di aula Hotel Matahari Atambua, Kabupaten Belu, pada 23—25 Februari 2022. Rakor dibuka […]

  • Presiden Jokowi Rekayasa Cuaca Jangan Hujan Saat Gala Dinner G20

    Presiden Jokowi Rekayasa Cuaca Jangan Hujan Saat Gala Dinner G20

    • calendar_month Jum, 18 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua, Garda Indonesia | Perhelatan G20 di Bali dilaksanakan saat musim hujan menjadi tantangan tersendiri, terutama acara jamuan makan malam bertempat di Garuda Wisnu Kencana (GWK) pada Selasa malam, 15 November 2022. Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo ketika bertemu beberapa pemimpin redaksi media nasional di Hotel Apurva Kempinski, Bali pada Kamis, 17 November […]

  • Tim Advokat Wartawan Sergap.id : Charles Dupe Harus Kita Jadikan Tersangka!

    Tim Advokat Wartawan Sergap.id : Charles Dupe Harus Kita Jadikan Tersangka!

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Setelah kami Tim Hukum lakukan kajian, ternyata kami sampai pada satu kesimpulan bahwa Charles Dupe itu harus kita tersangkakan! [jadikan tersangka]. Karena, justru dari dia yang menyebarkan informasi itu kepada publik sehingga timbul masalah ini,” tegas Ketua Tim Advokat Wartawan Sergap.id Melkianus Conterius Seran, S.H. kepada wartawan di Hotel Nusantara II, […]

  • TNI: Pembubaran Aksi Massa Pengibar Bendera GAM di Aceh Persuasif dan Sesuai Hukum

    TNI: Pembubaran Aksi Massa Pengibar Bendera GAM di Aceh Persuasif dan Sesuai Hukum

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Loading

    Freddy menyatakan pelarangan pengibaran bendera bulan bintang didasarkan pada aturan hukum karena simbol tersebut dikaitkan dengan gerakan separatis yang bertentangan dengan kedaulatan NKRI.   Lhokseumawe | Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menegaskan pembubaran aksi massa di Lhokseumawe, Aceh, dilakukan secara persuasif dan sesuai ketentuan hukum. Pembubaran dilakukan karena massa membawa […]

expand_less