Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mantan Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba

Mantan Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba

  • account_circle Penulis
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

Loading

Kasus ini merupakan bagian dari rangkaian skandal narkoba di tubuh Polres Bima Kota. Sebelumnya, eks Kasat Narkoba AKP M ditangkap Polda NTB setelah 488 gram sabu ditemukan di rumah dinasnya.

 

Jakarta | AKBP Didik Putra Kuncoro, mantan Kapolres Bima Kota, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkoba pada Jumat, 13 Februari 2026.

Didik dijerat Pasal 609 Ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP junto UU Nomor 1 Tahun 2026 serta Pasal 62 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Penetapan dilakukan Bareskrim Polri setelah gelar perkara yang menyimpulkan adanya bukti permulaan cukup untuk menaikkan statusnya ke tahap penyidikan.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso menyatakan, barang bukti ditemukan dalam sebuah koper di kediaman Aipda Dianita di Tangerang, Banten. Isinya meliputi sabu seberat 16,3 gram, 49 butir ekstasi dan dua butir sisa pakai (23,5 gram), 19 butir alprazolam, dua butir Happy Five, serta ketamin 5 gram. Saat diperiksa, Didik mengaku mengonsumsi dan memiliki sabu.

Kasus ini merupakan bagian dari rangkaian skandal narkoba di tubuh Polres Bima Kota. Sebelumnya, eks Kasat Narkoba AKP M ditangkap Polda NTB setelah 488 gram sabu ditemukan di rumah dinasnya. Tes urine menunjukkan positif amfetamin dan metamfetamin.

AKP M telah dipecat tidak hormat dan dijerat pidana. Kasus tersebut juga menyeret Bripka F dan istrinya dalam dugaan peredaran sabu di Kota Bima.

Ketua Indonesia Police Watch, Sugeng Teguh Santoso, menilai besarnya perputaran uang dalam bisnis narkoba menjadi godaan serius bagi oknum aparat. Ia mendorong rotasi rutin pejabat di sektor pemberantasan narkoba agar tidak terjerat jaringan bandar dan memperkuat pengawasan internal Polri.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Sophia Shop’ Hadir di Trans Mart Kupang, Kadis Perindag : Sophia Setara Sake

    ‘Sophia Shop’ Hadir di Trans Mart Kupang, Kadis Perindag : Sophia Setara Sake

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Ada perbedaan signifikan antara sopi, arak, dan spohia (sopi asli Nusa Tenggara Timur) karena telah mengalami referral selama 4 (empat) kali dan tidak mengandung metanol,” jelas Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Muhamad Nasir Abdullah saat peluncuran (launching) Sophia Shop di Trans Mart Kupang pada Jumat, 20 […]

  • Menteri Bintang Dorong Perempuan Berani Bersuara Untuk Perubahan

    Menteri Bintang Dorong Perempuan Berani Bersuara Untuk Perubahan

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Perjuangan perempuan untuk dapat didengar, dipertimbangkan, dan menempati posisi penting masih menjadi permasalahan hingga saat ini. Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (Kemen PPPA), Bintang Puspayoga, masih lekatnya budaya patriarki, akses, dan kesempatan perempuan yang terbatas menjadi penyebabnya. “Saat ini masyarakat Indonesia cenderung masih erat dengan pandangan patriarki yang […]

  • “Masalah Narkotika Masalah Kita” BNNP NTT Gandeng Yayasan dan Komunitas

    “Masalah Narkotika Masalah Kita” BNNP NTT Gandeng Yayasan dan Komunitas

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Narkoba sebagai kejahatan lintas negara (transnational crime), kejahatan luar biasa (extra ordinary crime), kejahatan serius (serious crime), dan kejahatan terorganisir (organized crime); menjadi perhatian serius dari pemerintah terutama Badan Narkotika Nasional (BNN) sesuai dengan amanat Undang-undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam pemaparannya saat Workshop Penggiat Anti Narkoba bidang P4GN […]

  • Ketidakadilan dalam Keadilan Hukum di Indonesia

    Ketidakadilan dalam Keadilan Hukum di Indonesia

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Dr. Gradios Nyoman Rae, S.H., M.H. Indonesia adalah negara yang berdasarkan atas hukum (Rechtsstaat). Sebagai afirmasi dalam bagian awal tulisan ini; Negara Indonesia berdasarkan atas hukum (Rechtsstaat) dan tidak berdasarkan kekuatan belaka (Machtsstaat). Konteksnya di sini adalah kedaulatan selalu berada di tangan negara sebagai pengambil keputusan final dalam upaya penegakkan keadilan di dalam sebuah […]

  • Nono Ikut ‘Asia Science & Math for Primary and Secondary School’

    Nono Ikut ‘Asia Science & Math for Primary and Secondary School’

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pada Selasa, 7 Februari 2023 Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menerima Sang Jawara Abacus Brain Gym 2022 yakni Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay atau ‘Nono’ siswa kelas II SD Inpres Buraen 2 Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang. Pada pertemuan di ruang kerja gubernur tersebut, Nono didampingi Ibunda Nuryanti Seran, perwakilan […]

  • KPK Tahan 2 Tersangka Perkara Pengadaan e-KTP Kemendagri 2011—2013

    KPK Tahan 2 Tersangka Perkara Pengadaan e-KTP Kemendagri 2011—2013

    • calendar_month Jum, 4 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sekitar Agustus 2019, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengumumkan pengembangan perkara pengadaan surat tanda penduduk elektronik (e-KTP), dengan meningkatkan ke tahap penyidikan dan menetapkan 4 (empat) orang tersangka yakni MSH, anggota DPR RI 2014—2019, PLS Direktur Utama PT. Sandipala Arthaputra, ISE Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, dan HSF Ketua […]

expand_less