Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » Menuju Desa Sentra Hortikultura, Petani Milenial Kupang Barat Kontinu Dibina Tim PKM Faperta Undana

Menuju Desa Sentra Hortikultura, Petani Milenial Kupang Barat Kontinu Dibina Tim PKM Faperta Undana

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 11 Okt 2021
  • visibility 162
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekitar 8 (delapan) anak muda kisaran umur 20—30 tahun yang tergabung dalam kelompok tani (Poktan) Oematkuli di Kelurahan Oenesu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kontinu memperoleh pendampingan dari Tim PKM Fakultas Pertanian (Faperta), Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.

Selain di Kelurahan Oenesu, Tim PKM Faperta Undana yang diketuai Drs. Ignatius Sinu,MA. juga melatih sekaligus membimbing para Petani Milenial di Kelurahan Batakte, Kecamatan Kupang Barat. Tahun 2021 merupakan tahun ketiga dari program pengembangan desa mitra menuju desa sentra holtikultura yang dilakukan oleh Tim PKM Faperta Undana.

Salah satu Petani Milenial di Kecamatan Kupang Barat bernama Mudimus Apaut telah menjadi petani sayur sejak 2005 dan telah mendapatkan bimbingan dan pembinaan dari Tim PKM Faperta Undana sejak tahun 2020. “Sebelum dibina, hasil penjualan sekali panen ketimun hanya sekitar 5 juta, namun usai dibina dan dibimbing kami bisa mendapatkan penghasilan sekitar 8 juta rupiah,” ungkap Mus sapaan akrabnya.

Mus pun mengisahkan sebelumnya dirinya dan teman Petani Milenial lainnya bertani secara konvensional, namun pasca-pembinaan mereka lebih memahami jenis sayuran yang lebih dibutuhkan pasar, lebih menguntungkan petani dan gampang dijual. Adapun jenis sayuran yang ditanam para Petani Milenial di Kecamatan Kupang Barat adalah Ketimun, Brokoli Hijau, Bunga Kol, dan Tomat.

Dosen Faperta Undana Jurusan Agribisnis, Santhy Chamdra, SP., M.Si. saat menyerahkan bantuan kepada perwakilan kelompok tani milenial di Kecamatan Kupang Barat

Ketua Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Pemberdayaan Petani Sayur, Drs. Ignatius Sinu,MA. kepada Garda Indonesia pada Senin, 11 Oktober 2021 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan desa mitra menuju desa sentra holtikultura. “Kegiatan ini sebagai sosialisasi dari teman-teman dosen Faperta Undana kepada masyarakat yang merupakan tahap ketiga,” ujarnya.

Saat ini, ungkap Ignas, para Petani Milenial menanam Ketimun 300 pohon dan dapat memanen minimum 300 buah Ketimun per hari. Selain itu, terang Ignas, mereka juga menanam Tomat yang dapat memanen sekitar 5—6 ton. “Kami juga mengedukasi terkait manajemen pertanian dari hulu ke hilir. Kita harus tahu dari hilir kita harus tahu masyarakat lebih membutuhkan jenis sayuran apa, dan dari hulu kami mengarahkan petani untuk menanam jenis sayuran yang dibutuhkan masyarakat,” urainya.

Ignas pun menyampaikan pihak Undana membawa teknologi kepada para petani. “Ini merupakan tahapan ketiga berupa pelatihan manajemen usaha tani dengan melakukan pendampingan, agar petani dapat mencatat dan membukukan setiap kegiatan pertanian mereka,” urainya.

Selain itu, para petani juga diedukasi oleh Dosen Faperta Undana Jurusan Agribisnis, Santhy Chamdra, SP., M.Si. tentang menghitung cost ‘biaya’ produksi sayur dan dapat membukukan usaha tani mereka. Mewakili LP2M Undana, Santhy menyerahkan bantuan berupa bibit sayur, pompa air, dan terpal kepada dua kelompok tani yang menjadi binaan.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN dan Kejati NTT Komit Tuntaskan Proyek Strategis Nasional di NTT

    PLN dan Kejati NTT Komit Tuntaskan Proyek Strategis Nasional di NTT

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati NTT, Choirun Parapat, menyatakan sinergi antar-lembaga menjadi kunci utama untuk mengakselerasi penyelesaian proyek strategis nasional (PSN).   Kupang | Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), Kejaksaan Negeri Manggarai, Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, serta PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), menguatkan sinergi dan […]

  • Gubernur VBL Pinta ASN Pemprov NTT Tingkatkan Kualitas Diri

    Gubernur VBL Pinta ASN Pemprov NTT Tingkatkan Kualitas Diri

    • calendar_month Sen, 17 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Usai berkeliling ke pelosok wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Senin, 17 Juni 2019 Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kembali memimpin apel kesadaran, bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam arahannya, VBL menegaskan agar setiap aparatur segera membenahi diri, meningkatkan kualitas diri. “Setiap orang yang tidak upgrade diri, pasti ketahuan, […]

  • Kado Ultah V, Pena Batas RI-RDTL Masuk Program Inspirasi Indonesia

    Kado Ultah V, Pena Batas RI-RDTL Masuk Program Inspirasi Indonesia

    • calendar_month Kam, 16 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Persatuan Jurnalis Belu Perbatasan (Pena Batas) RI-RDTL menjadi salah satu organisasi profesi wartawan di Indonesia yang masuk dalam program Inspirasi Indonesia. Program ini ditayangkan TVRI Nasional pada Kamis 16 Juni 2022, pukul 11.00 WIB. Penayangan program ini disaksikan sejumlah wartawan Pena Batas RI-RDTL di kediaman Andre Witak (Wartawan TVRI dan Teni […]

  • Rumah Nawacita Minta Jokowi Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3

    Rumah Nawacita Minta Jokowi Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Organisasi eks relawan Jokowi yang terhimpun dalam Rumah Nawacita meminta agar Presiden Jokowi membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk kelas 3 sebesar Rp 42 ribu per orang anggota keluarga yang mulai berlaku per 1 Januari 2020 mendatang. Desakan itu berasal dari suara akar rumput yang menilai kenaikan mencapai 100 persen tersebut […]

  • Belu & Sumba Barat Belum Punya Desa Tangguh Bencana

    Belu & Sumba Barat Belum Punya Desa Tangguh Bencana

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana mengamanatkan untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana. Salah satu strategi untuk mewujudkan hal ini adalah melalui pengembangan desa/kelurahan tangguh terhadap bencana dengan upaya pengurangan risiko bencana berbasis komunitas (PRBBK). Pada PRBBK, proses pengelolaan risiko bencana melibatkan secara aktif masyarakat dalam mengkaji, menganalisis, menangani, […]

  • Soal Salah Ketik UU Cipta Kerja, Mahfud MD: Tujuannya Baik, Patut Diperbaiki

    Soal Salah Ketik UU Cipta Kerja, Mahfud MD: Tujuannya Baik, Patut Diperbaiki

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi soal salah ketik yang terjadi pada UU Cipta Kerja, menurutnya kesalahan ada yang sifatnya klerikal dan ada yang sifatnya substansial, yang sifat klerikal jalurnya dibicarakan di DPR, kalau substansi ke Mahkamah Konstitusi. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/10/26/salah-ketik-typo-senjata-utama-tangkal-kritikan-publik/ Terlepas dari itu, menurutnya UU ini memiliki tujuan baik dan […]

expand_less