Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Minimalisasi Permasalahan Perempuan dan Anak NTT melalui PUSPA

Minimalisasi Permasalahan Perempuan dan Anak NTT melalui PUSPA

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
  • visibility 195
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, gardaindonesia.id | Permasalahan sosial yang dihadapi oleh perempuan dan anak di NTT sangat memperihatinkan; dengan dirumuskannya kebijakan pembangunan di bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui Three Ends yakni 1) End Violence Against Women And Children (akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak); 2) End Human Trafficking (akhiri perdagangan manusia); 3) End Barriers To Economic Justice (akhiri kesenjangan ekonomi terhadap perempuan), maka permasalahan perempuan dan anak tidak bisa ditangani sendiri oleh pemerintah daerah, perlu adanya koordinasi, sinergitas dan keterlibatan berbagai pihak.

Atas inisiatif Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dibentuklah PUSPA (Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) sebagai suatu inisiasi dalam mewujudkan koordinasi KemenPPPA dengan lembaga-lembaga terkait antara lain Pemerintah Daerah, Lembaga Masyarakat, Media dan berbagai keterwakilan dan partisipasi masyarakat yang mampu menyebarluaskan dan menyukseskan Program 3Ends.

Menyadari pentingnya Program 3Ends yang diinisiasi oleh KemenPPPA RI, maka Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi NTT membentuk Forum Komunikasi Wilayah (Forkomwil) PUSPA NTT melalui Keputusan Gubernur NTT Nomor 111/KEP/HK/2016 dan Peraturan Gubernur NTT Nomor 18 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Daerah Forkomwil PUSPA NTT.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dra. Bernadeta M Usboko,M.Si., mengatakan sasaran kegiatan Forkomwil PUSPA NTT bagi masyarakat yang sederhana, kurang beruntung dan kurang terjangkau terutama bagi perempuan dan anak. Para perempuan dan anak selalu jadi korban kekerasan, penelantaran, ingkar janji, salah asuh, pornografi dan perdagangan orang.

“Dengan bantuan Dana Hibah dari KemenPPPA kepada Dinas PPPA NTT (Forkomwil PUSPA NTT) melalui DP3A maka dilakukan kegiatan berupa Sosialisasi Akses partisipasi kontrol dan manfaat, Sehari Bersama Anak, Pengolahan/Daur Ulang Sampah menjadi Pupuk, dan Sosialisasi terkait advokasi hak anak, “ terang Erni Usboko sapaan akrab Kadis PPPA NTT.

Diharapkan anak-anak dapat mempunyai waktu untuk belajar dan bermain meski harus membantu orang tua bekerja memulung sampah, karena anak-anak perlu pengembangan diri dengan pola pembiasaan yang telah ditanamkan melalui kegiatan PUSPA yang merupakan peletakan dasar perhatian terhadap perempuan dan anak.

Ketua Forkomwil PUSPA NTT, Elizabeth Rengka, S.ST saat ditemui media ini, Kamis/18 Oktober 2018 petang saat Kegiatan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Alak dalam Sosialisasi Akses, Partisipasi, Kontrol dan Manfaat bagi Perempuan di semua sektor pembangunan, menjelaskan lokus Forkomwil PUSPA saat ini pada perempuan dan anak di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alak.

“Memang perhatian kami pada perempuan dan anak di daerah terpencil yang terisolir dan tidak diperhatikan, sekaligus mensosialisasikan Forkomwil PUSPA NTT, “jelas Elizabeth Rengka, S.ST yang merupakan istri Wakil Walikota Kupang, dr Hermanus Man.

Lanjut Elizabeth, Kami menjelaskan kepada para pemulung (perempuan dan anak) tentang hak mereka dan bagaimana sampah dapat mempunyai nilai ekonomi. Forkomwil PUSPA NTT mempunyai 5 (lima) kegiatan besar yang melibatkan perempuan dan anak.
“Kita juga inginkan masyarakat di sekitar TPA Alak dapat mengakses informasi dan yang menjadi hak-hak mereka,“ pungkas Ketua Forkomwil PUSPA NTT.

Para aktivis perempuan yang hadir dalam kegiatan diantaranya WKRI, Dr Twen Dami Dato, MP dari Undana, LBH Apik dan Unsur lain. Sekitar 200 orang berpatisipasi dalam kegiatan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Alak Kota Kupang. (+rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Respons Isu BBM Langka Nelayan NTT Sulit Melaut

    Pertamina Respons Isu BBM Langka Nelayan NTT Sulit Melaut

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 282
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang | Pertamina Patra Niaga merespons beredarnya video online terkait isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sehingga nelayan Nusa Tenggara Timur (NTT) kesulitan menangkap ikan pada tanggal 12 Agustus 2024 berlokasi Pelabuhan Tenau Kota Kupang. ⁠Berdasarkan informasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi NTT, ditemukan adanya indikasi tindakan penyalahgunaan BBM bersubsidi yang diselundupkan […]

  • Pendidikan Karakter & Nilai Anti Korupsi, Bekal bagi Generasi Muda

    Pendidikan Karakter & Nilai Anti Korupsi, Bekal bagi Generasi Muda

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Pendidikan antikorupsi perlu dimasukkan dalam kurikulum pendidikan dasar dan menengah. Melalui pendidikan antikorupsi inilah, bisa dibentuk generasi yang militan, mulia dalam akhlak dan jujur dalam bekerja”, ujar Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL). Pernyataan tersebut tertera dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Biro Hukum, Alex Lumba SH,M.Hum, saat membuka […]

  • Kelimut Corona

    Kelimut Corona

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Mario Kali Ka’, kau lihat ibu saat ini? Luka di sekujur tubuhnya itu Ditutupi selimut yang kelimut Dan mulut-mulut menguar kutuk “Tulah ini turun atas ulah dosa manusia” berupa corona yang tak kasat mata Siapa yang dapat melawan kecemasan menjadi pembunuh Sebab corona itu kelimut Melilit kaki, tangan dan mulut “Tak bisa lagi […]

  • Tiga Petinju NTT Mewakili Indonesia dalam Sea Games 2019 di Filipina

    Tiga Petinju NTT Mewakili Indonesia dalam Sea Games 2019 di Filipina

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | 3 (Tiga) petinju asal NTT akan mewakili Indonesia dalam Se Games ke -30 yang akan digelar pada 30 November—11 Desember di Filipina. Tiga orang petinju tersebut saat ini menjalani Pelatnas di Kupang bersama 11 petinju lainnya. Tiga petinju NTT tersebut terdiri dari dua orang putra antara lain Lucky Hari yang akan […]

  • Diborgol, Menkominfo Johnny Plate Ditahan Kejagung

    Diborgol, Menkominfo Johnny Plate Ditahan Kejagung

    • calendar_month Rab, 17 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johny G ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI terkait perkara dugaan korupsi proyek BTS (Base Transceiver Station). Johnny G Plate pun kini sedang ditahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sebelumnya, kasus korupsi ini terkait proyek penyediaan infrastruktur BTS 4G infrastruktur pendukung paket 1, 2, […]

  • Tahun Baru Islam, Ketua KPK: Momentum Hijrah dari Kejahatan Korupsi

    Tahun Baru Islam, Ketua KPK: Momentum Hijrah dari Kejahatan Korupsi

    • calendar_month Sab, 30 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Syukur Alhamdulillah, Umat Muslim dunia khususnya di tanah air, masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa untuk bertemu dan merayakan kembali Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1444 Hijriah. Meski angka sebaran relatif menurun, situasi pandemi Covid-19 yang masih melanda negeri ini, tentunya membuat  berbagai bentuk perayaan Tahun Baru […]

expand_less