Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Pegawai Non-ASN di Kota Kupang Dapat Jamsostek periode 2021—2024

Pegawai Non-ASN di Kota Kupang Dapat Jamsostek periode 2021—2024

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 6 Mei 2021
  • visibility 187
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pegawai non-aparatur sipil negara (non-ASN) atau tenaga honor di lingkup Pemerintah Kota Kupang diikutsertakan dalam program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Pendaftaran peserta BPJS Ketenagakerjaan dilakukan secara kolektif oleh Pemkot Kupang.

Besaran iuran jaminan kecelakaan kerja sebesar 0,24 persen dan iuran jaminan kematian sebesar 0,30 persen dari upah per bulan yang diterima setiap peserta. Perjanjian tersebut berlaku sejak tanggal 10 April 2021 sampai dengan 9 April 2024.

Penandatanganan perjanjian kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan NTT dengan Pemerintah Kota Kupang tentang perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga honorer (Non-ASN) Kota Kupang, dilaksanakan pada Rabu, 5 Mei 2021; antara Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, S.E., M.Si., dengan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan NTT, Armada Kaban dan disaksikan oleh Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore dan Asisten Deputi Ketenagakerjaan Wilayah Bali, Nusra dan Papua, Venrista Yuliana.

Perjanjian kerja sama tersebut mencakup Pegawai Non-ASN atau Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang adalah tenaga kerja tidak tetap yang berada di lingkungan Pemerintah Kota Kupang yang diangkat dengan keputusan Wali Kota melalui perjanjian kerja dalam waktu tertentu. Bertujuan untuk mengoptimalkan penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pegawai Non-ASN.

Kemudian, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan dana jaminan kematian Tenaga Kerja Non-ASN secara simbolis kepada masing-masing 4 orang ahli waris penerima santunan atas nama; Agustinus Assan Boroh, Jonas Khristian Tolla, Noredi Daud Huan dan Gratianus Bifel. Jumlah dana santunan diserahkan senilai, Rp. 42.000.000,- per orang yang merupakan hak peserta yang didanai melalui APBD Kota Kupang.

Wali Kota Kupang mengapresiasi upaya pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan atas santunan yang diberikan kepada ahli waris dari pegawai non-ASN Kota Kupang yang telah meninggal. Hal ini merupakan wujud perhatian Pemerintah terhadap keberadaan pegawai saat masih aktif, pensiun bahkan kepada para ahli warisnya. Namun, menurutnya sangat disayangkan bahwa hingga saat ini masih banyak pemberi kerja atau perusahaan yang belum memberi jaminan perlindungan atau mendaftarkan tenaga kerjanya sebagai peserta.

“Perlu diakui bahwa dalam pelaksanaan, masih banyak yang belum memenuhi hak-hak pekerja dalam mendapatkan jaminan perlindungan karena belum menyadari pentingnya ikut sebagai peserta asuransi ketenagakerjaan. Pemerintah Kota Kupang sendiri sejak tahun 2018 telah mendaftarkan PTT atau tenaga kerja Non-ASN dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang akan memberikan mereka dan keluarga perlindungan dan jaminan sosial,” ungkap Wali Kota Jefri.

Kepada para penerima santunan, Wali Kota berpesan agar menggunakan dana sebaik-baiknya dan berharap dana yang diterima dapat membantu para ahli waris beberapa sebagai modal usaha atau kebutuhan lainnya. Wali Kota juga menginstruksikan agar tidak ada pegawai non-ASN yang tak  terdaftar dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini.

Sementara, Kepala BPJS Ketenagakerjaan NTT menyampaikan pada bulan April, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Inpres no 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek). Dalam Inpres tersebut BPJS Ketenagakerjaan merupakan bagian dari program meningkatkan kesejahteraan dan memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat

Di Kota Kupang terdapat 33.979 tenaga kerja aktif, di antaranya 2.300 tenaga kerja Non-ASN lingkup Pemerintah Kota Kupang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dirinya berharap pihaknya mendapat kesempatan untuk melakukan sosialisasi kepada tenaga kerja Non-ASN tentang pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kaban melaporkan berdasarkan data yang diperoleh, masih ada guru-guru PTT di 26 sekolah di Kota Kupang yang belum terdaftar, terutama guru komite sekolah.

Turut hadir mendampingi Wali Kota Kupang, Staf Ahli Wali Kota Kupang, Thomas Didimus Dagang, S.Sos, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Kupang, Agus Ririmasse, AP, M.Si. Asisten Administrasi Umum, Yanuar Dally, SH, M.Si. para Pimpinan Perangkat Daerah serta para Camat se-Kota Kupang. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_chr)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMO Indonesia Bangun Jejaring dengan Kemenkumham

    IMO Indonesia Bangun Jejaring dengan Kemenkumham

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Ikatan Media Online (IMO) Indonesia berupa membangun jejaring lintas sektor, pemerintah, swasta maupun dunia usaha. Upaya intens itu konsisten dilakukan guna membangun jejaring guna pengembangan kualitas organisasi perkumpulan para pemilik media online pertama se-Indonesia itu tetap survive di tengah perkembangan dunia teknologi digital. Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) IMO Indonesia, Roni Banase usai […]

  • Pengukuhan Ketua IMAPEN, Desidarius Boelar : Kepemimpinan Terbentuk dalam Diri

    Pengukuhan Ketua IMAPEN, Desidarius Boelar : Kepemimpinan Terbentuk dalam Diri

    • calendar_month Ming, 21 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa, Garda Indonesia | Mengusung tema, “Melanjutkan estafet kepemimpinan yang bergerak dengan azas kekeluargaan untuk mencapai intelektual dan kreativitas” Ikatan Mahasiswa – Pelajar Nai’benu (IMAPEN) Kota Kefamenanu menghelat seremonial pelantikan ketua umum (formatur tunggal.red) pada Sabtu, 20 November 2021 bertempat di Sekretariat IMAPEN. Dalam pidatonya, Desidarius Boelar mengatakan kepemimpinan adalah sebuah kemampuan seseorang dalam mempengaruhi  […]

  • “Sumba Untuk Indonesia” PJCI Dukung Pemprov Bangun Listrik Tenaga Surya

    “Sumba Untuk Indonesia” PJCI Dukung Pemprov Bangun Listrik Tenaga Surya

    • calendar_month Sab, 26 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI) pada Jumat, 25 September 2020, mengadakan audiensi dengan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), untuk mendukung terwujudnya inisiatif Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sumba sebesar 20.000 MW dan kabel bawah laut yang akan menghubungkan Provinsi NTT sebagai pusat pembangkitan energi surya dengan […]

  • PERDANA di NTT! Pameran Niaga Bahasa pada 23 September 2023

    PERDANA di NTT! Pameran Niaga Bahasa pada 23 September 2023

    • calendar_month Jum, 22 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pertama kalinya, acara bertajuk “Pameran Niaga Bahasa” dihelat di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 23 September 2023. Acara yang berlokasi di Lippo Plaza Kota Kupang ini akan berlangsung “Pameran Niaga Bahasa” oleh Ikatan Duta Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur (Ikadubas NTT) bekerja sama dengan Kantor Bahasa Provinsi Nusa […]

  • Electricity Connect 2024, PLN Wujudkan Transisi Energi Indonesia

    Electricity Connect 2024, PLN Wujudkan Transisi Energi Indonesia

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Dipaparkan Utusan khusus Presiden Republik Indonesia untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, hingga tahun 2040, Indonesia akan menambah kapasitas pembangkit hingga 100 Gigawatt (GW), dengan 75% di antaranya berasal dari energi baru terbarukan (EBT), 5 GW dari nuklir, dan sisanya dari gas.   Jakarta | PLN (Persero) terus menggalang kolaborasi global demi mendukung upaya […]

  • Kunker ke Mabar, Gubernur VBL Pinta Kelola Pantai Pede Berbasis Ekologis

    Kunker ke Mabar, Gubernur VBL Pinta Kelola Pantai Pede Berbasis Ekologis

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Mabar-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangkaian kunjungan kerja Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) selama sepekan di Daratan Flores, Ia meminta agar tanah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dikelola berbasis lingkungan atau ekologis. “Silakan bangun hotel dan area publik yang bisa diakses publik dengan berbasis ekologis,” tandas Gubernur VBL di depan Kepala Badan Aset Provinsi […]

expand_less