Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan dan Perbankan » Pelayanan Bank NTT Bebas Covid-19, Pegawai Wajib Taat Prokes

Pelayanan Bank NTT Bebas Covid-19, Pegawai Wajib Taat Prokes

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 12 Des 2020
  • visibility 144
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank NTT membuktikan komitmennya dalam memberikan jaminan keamanan untuk memproteksi setiap nasabah yang berkunjung ke kantor Bank NTT di mana saja, agar terbebas dari Corona Virus Disease (COVID-19). Komitmen ini dibuktikan dengan diterapkannya pelayanan berstandar protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI terkait wabah COVID 19.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Perencanaan dan Corporate Secretary, Endry Wardono dalam sebuah pertemuan kecil yang berlangsung di kantor pusat Bank NTT, pada Jumat, 11 Desember 2020, saat menyikapi perkembangan kian mewabahnya COVID-19 di Kota Kupang dan pola sebaran virus yang terus bermutasi.

Bank NTT, tegas Endry, akan terus melakukan evaluasi terhadap pola pelayanan perbankan di semua tingkatan, untuk memastikan bahwa pelayanan itu prima, dan bestandar protocol kesehatan. Tidak hanya di tingkat kantor pusat, melainkan di seluruh kantor cabang dan unit-unitnya, semua diwajibkan menerapkan pelayanan yang berstandar.

Untuk membuktikan keseriusan dalam penerapan layanan yang bebas COVID, maka Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho sudah menerbitkan maklumat yang ditujukan ke seluruh pimpinan cabang di seluruh NTT. Isi surat itu, antara lain, seluruh pimpinan wajib memberikan pelayanan perbankan yang paripurna dan aman dari COVID-19. Salah satu perlakuan yang diambil adalah, dengan memastikan seluruh staf Bank NTT memakai alat pelindung diri dan selalu mencuci tangan, memakai hand sanitiser, masker dan menjaga jarak dengan orang lain.

Bahkan staf pun diwajibkan memakai sarung tangan dan face shield, terutama di bagian front office dan teller. Setiap nasabah yang datang pun, dibukakan pintunya oleh Satpam.

“Saya pastikan bahwa manajemen Bank NTT sudah memberikan standar maksimum dalam pelayanan yang paripurna dan bebas COVID-19. Seluruh kantor cabang di NTT maupun Surabaya mendapat perlakuan yang sama. Seluruh kantor operasional kita wajib menerapkan protokol kesehatan yang safety sekali. Seperti yang ditetapkan oleh Kemenkes, yakni wajib jaga jarak, cuci tangan, pakai masker. Bagi kantor-kantor, minimal dua hari sekali wajib disemprot disinfektan. Semua kami jamin aman. Direksi sudah membuat instruksi bahwa seluruh kantor operasional wajib untuk menerapkan pelayanan yang berstandar protokol kesehatan,”urai Endry.

Tidak hanya itu, imbuh Endry, Bank NTT pun bersikap, bahwa semua kegiatan yang melibatkan banyak orang, ditunda untuk sementara waktu. Semua difokuskan di lingkungan kantor, itupun berskala kecil. Bahkan karyawan yang hendak berkantor pun dipindai suhu tubuhnya. Mereka ingin memastikan keamanan dalam berinteraksi dengan nasabah.

Sementara itu, Kepala Kantor Bank NTT Cabang Utama, Boy Nunuhitu di kesempatan itu juga menegaskan hal yang sama. Bahwa khusus di Kantor Cabang Utama (KCU), sudah diterapkan protokol kesehatan. Langkah yang diambil dengan menyediakan tempat cuci tangan untuk setiap nasabah yang datang, bahkan ada sabun anti kuman, hand sanitiser, serta masker gratis bagi siapa saja yang memerlukan.

Tidak hanya itu, jelas Boy, petugas keamanan bank pun selalu siaga di pintu utama, dan membukakan pintu bagi setiap tamu yang masuk. Begitu pula jika keluar. Untuk menjaga jarak dan jangan ada kontak antar-sesama tamu, maka jumlah kursi di dalam ruangan pun dibatasi, sehingga ada jarak sosial sesuai aturan kesehatan. Ini tidak saja berlaku di KCU, melainkan di seluruh unit yang berada di bawah KCU.

“Pelayanan kita dari front office, teller, juga kita standarkan. Wajib mengenakan masker, face shield dan sarung tangan dan ini sudah berlangsung lama. Seminggu terakhir kita perketat lagi. Kami menyediakan suplemen bagi seluruh staf agar selalu dalam kondisi sehat. Bahkan kami melakukan rapid test, dan sejauh ini semua terkendali. Setiap sore, seluruh ruangan baik di KCU maupun di unit, disemprot disinfektan untuk memastikan bahwa ruangannya aman dari virus. Kami menjamin bahwa setiap nasabah yang datang jangan takut. Kami jamin keamanan dan kenyamanan. Semua harus aman dan bebas COVID,” tegas Boy.

Sikap tersebut diambil manajemen, terkait adanya tiga karyawan yang terpapar COVID-19. Sejauh ini, penanganannya berlangsung baik, dan kini sudah ditangani petugas kesehatan. Tak hanya karyawan, melainkan keluarga yang melakukan kontak erat dengan mereka pun di-swab, dan seluruh keperluannya menjadi tanggungan Bank NTT. Sementara satu karyawan yang sebelumnya diinformasikan terkena COVID-19, sudah sembuh dan sudah kembali beraktifitas seperti biasa. (*)

Sumber berita (*/Humas Bank NTT)
Editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Poktan WBP Lapas Ba’a Sele Tande Dapat Bantuan dari Dinas Pangan Rote Ndao

    Poktan WBP Lapas Ba’a Sele Tande Dapat Bantuan dari Dinas Pangan Rote Ndao

    • calendar_month Sel, 24 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Ba’a-Rote, Garda Indonesia | Kelompok Tani (Poktan) warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Ba’a “Sele Tande”  menerima bantuan dari Dinas Pangan Kabupaten Rote Ndao, pada Senin 23 Agustus 2021. Poktan Sele Tande (bahasa daerah Rote, red) mempunyai makna bercocok tanam ini dibentuk pada tanggal 15 Juli 2021 dengan surat keputusan (SK)  SK Kalapas […]

  • NTT 1 Positif Covid-19, Total Nasional Capai  3.293 Kasus

    NTT 1 Positif Covid-19, Total Nasional Capai 3.293 Kasus

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Nusa Tenggara Timur menjadi provinsi terbaru yang mencatatkan kasus positif Covid-19 dengan ditemukan 1 (satu) kasus dan tersisa Provinsi Gorontalo yang belum terdapat kasus positif Covid-19. “Karena itu sekali lagi kami mengajak mari patuh dan disiplin menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, patuh dan disiplin menjaga jarak fisik […]

  • NTT : Nanti Tuhan Tolong?

    NTT : Nanti Tuhan Tolong?

    • calendar_month Sen, 17 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Penulis: Sam H. Babys, Staf Biro Umum Setda Provinsi NTT Tentu, sebagian besar masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak asing dengan judul di atas. Tapi jauh sebelum itu, orang mengidentikkan NTT dengan Nasib Tidak Tentu, di mana anggapan ini disematkan karena kondisi NTT yang pada saat itu sangat memprihatinkan. Angka kemiskinan, stunting, kematian ibu dan […]

  • Misteri Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Simon Petrus Kamlasi

    Misteri Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Simon Petrus Kamlasi

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Ada cerita menarik antara Simon Petrus Kamlasi dan seniornya Prabowo Subianto yang merupakan Presiden Republik Indonesia terpilih hasil pemilihan presiden (Pilpres) periode 2024—2019, pada tanggal 14 Februari 2024 lalu. Dua bulan menjelang Pilpres, Simon Petrus Kamlasi saat itu masih berdinas di TNI dan berpangkat Kolonel dipanggil ,Prabowo Subianto di Kantor Kementerian Pertahanan. Sosok […]

  • Jadi Penjabat Bupati Belu, Ini 4 Arahan Gubernur VBL ke Zakarias Moruk

    Jadi Penjabat Bupati Belu, Ini 4 Arahan Gubernur VBL ke Zakarias Moruk

    • calendar_month Sab, 27 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Zakarias Moruk, dilantik Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menjadi Penjabat Bupati Belu pada Sabtu pagi, 27 Maret 2021 di lahan Pertanian Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Saat dihubungi Garda Indonesia usai pelantikan, Zaka Moruk menyampaikan bahwa Gubernur VBL memberikan 4 (empat) arahan kepada para Penjabat Bupati. […]

  • Terlalu Melindungi Anak Justru Menghambat Pembentukan Resiliensi

    Terlalu Melindungi Anak Justru Menghambat Pembentukan Resiliensi

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle logikafilsuf
    • visibility 2.262
    • 0Komentar

    Loading

    Kebanyakan orang tua hari ini tanpa sadar sedang membesarkan anak yang rapuh dengan niat melindungi mereka dari luka. Padahal, setiap kali anak diselamatkan dari kesulitan kecil, ia kehilangan kesempatan membangun kekuatan batin besar. Fakta menariknya, menurut penelitian dari Harvard Center on the Developing Child, anak yang mengalami tantangan dan belajar mengatasinya secara mandiri memiliki tingkat […]

expand_less