Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Pemerintah NTT Komplimen Kampung SABU Binaan Pertamina

Pemerintah NTT Komplimen Kampung SABU Binaan Pertamina

  • account_circle Penulis
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan terus diperkuat Pertamina Patra Niaga melalui Integrated Terminal Tenau. Semangat kolaborasi tersebut mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam kunjungan kerja Gubernur NTT di Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Jumat, 27 Februari 2026.

Kunjungan ini menjadi momentum sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mendorong solusi pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berdampak nyata secara sosial maupun ekonomi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, didampingi Wali Kota Kupang Christian Widodo, Bupati Kupang Yosef Lede, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi NTT Viktorinus Manek. Rombongan disambut langsung oleh Integrated Terminal Manager Tenau, Muhammad Imam Syafii, beserta jajaran manajemen.

Kunjungan pemerintah provinsi NTT meninjau aktivitas Kelompok Depo Sampah Harapan NBS, kelompok binaan Integrated Terminal Tenau yang tergabung dalam Program Kampung SABU (Sampah Bersih dan Unggul). Program ini merupakan bagian dari implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan, dirancang mendorong sistem pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan warga.

Melalui Program Kampung SABU, masyarakat tidak hanya didorong untuk memilah dan mengelola sampah secara mandiri, tetapi juga memperoleh penguatan kapasitas kelembagaan dan akses ekonomi sirkular. Pendekatan ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya pada aspek lingkungan dan pemberdayaan komunitas.

Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antar pihak, sehingga inisiatif yang telah berjalan dapat direplikasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya sekaligus menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Tenau guna mewujudkan masyarakat yang berdaya, lingkungan yang bersih, dan pembangunan berkelanjutan di Kota Kupang dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sampah plastik diolah menjadi ecobrick, kemudian dirangkai menjadi produk kreatif seperti ecoSofa. Foto : tim Pertamina

Melalui program tersebut, masyarakat didorong untuk mengelola sampah rumah tangga secara sistematis dan produktif. Salah satu inovasi unggulan yang dikembangkan adalah pengolahan sampah plastik menjadi ecobrick, yaitu botol plastik yang diisi dan dipadatkan dengan limbah plastik hingga keras, kemudian dirangkai menjadi produk kreatif seperti ecoSofa yang memiliki nilai ekonomis. Inovasi ini tidak hanya berkontribusi terhadap pengurangan volume sampah plastik, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan bagi anggota kelompok.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menegaskan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab tantangan lingkungan dan sosial di daerah. “Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah fondasi utama dalam menghadapi persoalan lingkungan. Pengelolaan sampah yang dilakukan secara tepat tidak hanya menghadirkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Senada, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi NTT, Viktor Manek, menyampaikan apresiasi atas komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan desa melalui program TJSL berkelanjutan. “Program Kampung SABU menjadi contoh nyata kolaborasi yang produktif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Inisiatif seperti ini tidak hanya memperkuat ekonomi warga, tetapi juga membangun budaya lingkungan bersih yang berkelanjutan di tingkat komunitas,” ungkapnya.

Sementara itu, Ahad Rahedi selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, menegaskan program CSR perusahaan dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat sekitar wilayah operasi.

“Program TJSL Pertamina Patra Niaga tidak hanya berorientasi pada aspek lingkungan, tetapi juga pada penciptaan nilai ekonomi dan peningkatan kapasitas masyarakat. Melalui pembinaan yang terstruktur dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, kami mendorong lahirnya kelompok-kelompok mandiri yang mampu mengelola potensi lokal secara produktif. Harapannya, program seperti Kampung SABU dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekaligus menciptakan ekosistem ekonomi sirkular yang berkelanjutan,” jelasnya.

Integrated Terminal Tenau menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembinaan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta masyarakat. Kehadiran gubernur dan jajaran pemerintah daerah diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas program pemberdayaan serta memperluas dampak positif bagi masyarakat. (*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkat Bank NTT, Lahan Gersang di Sumba Tengah Jadi Kebun Cabai

    Berkat Bank NTT, Lahan Gersang di Sumba Tengah Jadi Kebun Cabai

    • calendar_month Jum, 28 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba Tengah, Garda Indonesia | Festival Desa Binaan Bank NTT dan Festival PAD tahun 2022 menyimpan cerita tersendiri. Desa Umbu Pabal Selatan, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah merupakan satu dari lima desa yang dipersiapkan untuk mengikuti ajang ini, ternyata tampil menginspirasi. Pada Agustus 2022, juri mengunjungi desa ini. Dan saat itu, Stenly Boymau, […]

  • Perempuan NTT Alami Tindak Kekerasan? Lapor ke SAPA 129

    Perempuan NTT Alami Tindak Kekerasan? Lapor ke SAPA 129

    • calendar_month Ming, 27 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Loading

    Pada Januari—Maret 2025 telah terjadi 139 kasus. Kadis P3AP2KB NTT, Ruth Laiskodat mengimbau masyarakat yang mengetahui kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak agar segera melaporkan ke Call Center SAPA 129 dan WhatsApp 08111129129.   Kupang | Saat ini, semakin marak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, terutama kekerasan gender berbasis online (digital). Berdasarkan data UPTD […]

  • Wahana Visi Indonesia & Dinas PPPA NTT Inisiasi Kabupaten Layak Anak

    Wahana Visi Indonesia & Dinas PPPA NTT Inisiasi Kabupaten Layak Anak

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak 1,87 juta anak berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (*Profil Anak Indonesia,KPPPA, 2018) dan diperkirakan pada 2030—2040, Indonesia bakal mengalami bonus demografi di mana usia produktif akan mencapai 64 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Dan pada persoalan perlindungan anak, berdasarkan data dari DPPPA NTT, jumlah kasus kekerasan terhadap anak […]

  • Tujuh Arahan Presiden Jokowi pada HUT Ke-74 Bhayangkara

    Tujuh Arahan Presiden Jokowi pada HUT Ke-74 Bhayangkara

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menyampaikan tujuh instruksi untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia. Instruksi tersebut disampaikan Presiden dalam amanatnya pada acara peringatan ke-74 Hari Bhayangkara yang dihelat di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 1 Juli 2020. “Saya menyampaikan beberapa instruksi sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas Polri. Pertama, terus pegang […]

  • Merci Jone Ajak Musisi NTT Daftar Karya Cipta Lagu dan Musik

    Merci Jone Ajak Musisi NTT Daftar Karya Cipta Lagu dan Musik

    • calendar_month Rab, 21 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kakanwil Kemenkumham NTT menyampaikan bahwa kekayaan intelektual personal meliputi hak cipta, merek, paten, desain industri, rahasia dagang dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, serta kekayaan intelektual komunal meliputi Ekspresi Budaya Tradisional, Pengetahuan Tradisional, Sumber Daya Genetik dan Indikasi Geografis. Demikian ditegaskan Merci Jone (sapaan akrab Kakanwil Kemenkumham NTT, red) saat membuka […]

  • Kadis Pertanian NTT: Sekian Lama NTT Bergantung Benih pada Provinsi Lain

    Kadis Pertanian NTT: Sekian Lama NTT Bergantung Benih pada Provinsi Lain

    • calendar_month Sen, 16 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “NTT ini, sekian lama bergantung benihnya kepada provinsi lain. Sehingga, dalam pengembangan usaha pertanian kita, sering kali mengalami hambatan. Di mana, ketika benih itu datang, musim hujannya sudah lewat. Akibatnya, produktivitas (pertanian) kita rendah,” ungkap Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Lecky Frederich Koli dalam sambutannya mewakili […]

expand_less