Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Pemprov NTT Libatkan Media Jadi Juri Lomba Kebersihan Lingkup Instansi

Pemprov NTT Libatkan Media Jadi Juri Lomba Kebersihan Lingkup Instansi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 13 Jul 2020
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangka memeriahkan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Biro Umum menghelat lomba kebersihan instansi yakni dinas atau badan, biro, dan unit pelaksana teknis (UPT) di lingkup pemerintahan provinsi.

Persiapan lomba kebersihan ditetapkan dalam rapat perdana pada Kamis, 10 Juli 2020 di ruang rapat Asisten Setda NTT dan dilanjutkan dengan rapat kedua pada Senin, 14 Juli 2020 pukul 10.00 WITA—selesai di ruang rapat Biro Umum Setda Provinsi NTT.

Plt. Karo Umum George Hadjo pada kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa landasan dilaksanakan lomba kebersihan untuk menerjemahkan yang diimpikan oleh Gubernur NTT untuk membangun peradaban dimulai dari kebersihan.

“Kebersihan harus dimulai dari rumah kita yakni kantor kita sendiri, semua kantor di bawah kepemimpinan Gubernur NTT harus memiliki standarisasi kebersihan sama, sebelum melakukan intervensi terhadap masyarakat maupun kabupaten/kota,” ujar George Hadjo di hadapan tim juri lomba kebersihan dari unsur media cetak, elektronik, dan daring (online).

Adapun yang menjadi tim juri lomba kebersihan yakni Ketua dari Radio Republik Indonesia (RRI) Kupang, Sekretaris dari Harian Pagi Timor Express, dan anggota terdiri dari Harian Umum Pos Kupang, TVRI SPK Kupang, Harian Victory News, Radio Trilolok, dan Portal Berita Daring Garda Indonesia.

Menurut George, media harus menjadi mitra pemerintah dalam rangka membangun, mengedukasi dan mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola kebersihan. “Karena kebersihan juga dapat membangun semangat kerja,” ucapnya.

Mengenai tahapan lomba kebersihan, George menguraikan penilaian terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov NTT pada 15 Juli—15 Agustus 2020 dan berharap setelah 15 Agustus 2020 minimal 2 (dua) tahun dapat berimplikasi terhadap kebersihan lingkungan kantor.

“Diharapkan, usai penilaian lomba kebersihan, para peserta dapat memberikan dampak,” tandasnya.

Pemenang lomba dibagi atas 3 (tiga) kategori yakni antar-dinas atau badan, antar-biro, dan antar-unit pelaksana teknis. Sementara, mengenai hadiah, para pemenang bakal memperoleh uang tunai dan seperangkat alat kebersihan.

Penulis, foto dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Bumi Tektonik M 3.4 Guncang Kalabahi Kabupaten Alor

    Gempa Bumi Tektonik M 3.4 Guncang Kalabahi Kabupaten Alor

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Alor-NTT, Garda Indonesia | Selasa, 8 Oktober 2019 gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kalabahi. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 23:03:08 WITA dengan kekuatan M=3.4 Skala Richter. Kepala Stasiun Geofisika Kampung Baru – Kupang, Robert Owen Wahyu, S.Si. mengatakan bahwa episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7.96 LS dan 124.50 BT […]

  • Presiden Jokowi Tolak Empat Usulan Revisi UU KPK oleh DPR

    Presiden Jokowi Tolak Empat Usulan Revisi UU KPK oleh DPR

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo telah meminta Menteri Hukum dan HAM serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk menyampaikan dan membahas sikap serta pandangan pemerintah terkait substansi dalam usulan revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diinisiasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dalam arahannya itu, Kepala Negara menegaskan bahwa KPK harus […]

  • MK Tolak Gugatan UU Pers, IMO: Organisasi Media Harus Dirangkul

    MK Tolak Gugatan UU Pers, IMO: Organisasi Media Harus Dirangkul

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Mahkamah Konstitusi telah menyampaikan putusan soal gugatan uji materi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers pada Rabu, 31 Agustus 2022. “Dalam amar putusan perkara Nomor 38/PUU-XIX/2021 MK menolak gugatan uji materi Pasal 15 ayat (2) huruf f, dan Pasal 15 ayat (5) UU Pers. Namun demikian, keputusan tersebut saat ini […]

  • Mutasi di Lingkup Pemkot Kupang, Wali Kota Lantik 413 Pejabat

    Mutasi di Lingkup Pemkot Kupang, Wali Kota Lantik 413 Pejabat

    • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore pada Senin sore, 31 Mei 2021, melantik dan mengambil sumpah jabatan 413 orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kupang, terdiri dari 75 pejabat pengawas (eselon 3), 291 pejabat administrator (eselon 4), 7 orang kepala TK, 26 orang Kepala SD dan 14 orang Kepala […]

  • Ketua DPR RI: ‘Tidak Perlu Ada People Power!’

    Ketua DPR RI: ‘Tidak Perlu Ada People Power!’

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Mengingat pada 22 Mei 2019 Komisi Pemilihan Umum akan menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019, tidak menutup adanya kemungkinan provokasi dari segelintir orang yang menginginkan terjadinya gejolak di masyarakat. Tapi Ramadhan mengajarkan kita untuk mengendalikan hawa nafsu dan menahan ego pribadi,” ujar Bamsoet saat menjadi tuan rumah buka puasa bersama, […]

  • Perempuan diantara Rasa dan Logika

    Perempuan diantara Rasa dan Logika

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rianti Aprilia Feoh Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perempuan berasal dari kata dasar “empu” yang artinya orang yang mahir atau berkuasa. Saat ini perempuan dihadapkan dengan masalah pada dirinya sendiri diantara “Rasa” dan “Logika”, sehingga Perempuan harus merubah pola pikirnya, Karena apa? Karena perempuan lebih menggunakan rasanya dalam menyikapi masalah daripada menggunakan logikanya. Perempuan […]

expand_less