Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Penanaman Karakter Natal Anak TK Pniel Manulai II, Berbagi dengan Sesama

Penanaman Karakter Natal Anak TK Pniel Manulai II, Berbagi dengan Sesama

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 23 Des 2019
  • visibility 84
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pada Momen Natal Anak diajarkan untuk memaknai Natal bukan sebagai seremonial acara tahunan keagamaan saja tapi Natal yang sebenarnya ialah Menolong sesama dengan berbagi bingkisan (parcel) Natal.

Inilah yang dilakukan oleh anak-anak Taman Kanak (TK) Pniel Manulai II, Kecamatan Alak Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebelum puncak perayaan Natal, 25 Desember 2019.

Pose bersama Anak TK Pniel Manulai II sebelum menuju dan berbagi bingkisan Natal bagi kaum yang membutuhkan

Anak TK Pniel Manulai II melakukan kunjungan ke rumah para saudara mereka yang sangat membutuhkan uluran tangan dan bantuan dengan memberikan bingkisan Natal.

Kepala TK Pniel Manulai II, Samgar M Moeda,S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa Natal 2019 mengusung tema Natal ‘Aku Mau Berbagi’, “Itulah yang menjadi landasan kegiatan Natal 2019 yang dilaksanakan oleh anak TK Pniel Manulai II,” jelasnya.

Penyerahan bingkisan Natal kepada kaum lanjut usia

Lanjutnya, “Yang kami lakukan ialah pembiasaan terstruktur, karena penanaman karakter ‘mau berbagi’ harus diajarkan dengan cara yang nyata bukan sebatas nasihat di dalam kelas”.

Dalam K-13 Paud, jelas Samgar, Penguatan Karakter lebih diutamakan dari Pengetahuan & Ketrampilan, Penanaman Nilai karakter dilakukan dengan 2 (dua) cara yakni Pembiasaan terstruktur dan Keteladanan

Menurut Samgar, orang tua sangat antusias karena hal ini jarang dilakukan dalam perayaan Natal oleh sekolah pada umumnya. “Dan menurut orang tua, anak-anak akan mengingat arti dari Natal kali ini hingga mereka dewasa,” ungkap Samgar.

“Ke depan sekolah akan menerapkan pendidikan berbasis keluarga atau Pendidikan Keluarga, di mana sekolah akan berkolaborasi dengan orang tua untuk mencapai kompetensi dasar yang akan berfokus pada penguatan pendidikan karakter,” tandas Kepala TK Pniel Manulai II.(*)

Penulis (*/Rudi Isu)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Belu : Pengobatan Gratis Bukan Untuk Angkat Popularitas

    Bupati Belu : Pengobatan Gratis Bukan Untuk Angkat Popularitas

    • calendar_month Kam, 17 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Peluncuran program kesehatan gratis bagi masyarakat Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akan dilaksanakan pada Agustus 2021, bukan semata–mata bertujuan untuk mengangkat popularitas, melainkan karena lebih dari 50% kondisi masyarakat Belu yang tidak bisa mengakses pelayanan kesehatan. Program ini pun sesuai dengan perintah Undang–Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang […]

  • Gubernur Viktor Donasi Kursi Roda bagi Anak Penderita Hidrosefalus

    Gubernur Viktor Donasi Kursi Roda bagi Anak Penderita Hidrosefalus

    • calendar_month Sel, 22 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Viktor Laiskodat – Gubernur NTT memberikan donasi /bantuan kursi roda kepada AngelaTekla Skolastika Mene (anak umur 8 tahun) penderita Hidrosefalus (penyakit menumpuknya cairan di dalam rongga jauh di dalam otak). Bantuan dari Gubernur NTT Viktor Laiskodat tersebut diterima langsung oleh Ibu kandung Angela Eryana Abuk Bere di kediaman mereka di RT 15 […]

  • GEOTERMAL ITU KEKAYAAN! Uskup Ruteng Ajak Manfaatkan

    GEOTERMAL ITU KEKAYAAN! Uskup Ruteng Ajak Manfaatkan

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Sehubungan dengan pergolakan yang terjadi di masyarakat terkait pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok, Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Uskup Ruteng Mgr. Siprianus Hormat, Pr, menggaungkan geotermal sebagai kekayaan energi yang mesti dimanfaatkan apabila memberikan dampak positif bagi masyarakat. Uskup Siprianus […]

  • Tidak Berpotensi Tsunami, Gempa Bumi Tektonik M=5,5 Guncang Sumbawa

    Tidak Berpotensi Tsunami, Gempa Bumi Tektonik M=5,5 Guncang Sumbawa

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Sumbawa-NTB, Garda Indonesia | Sabtu, 13 Juli 2019, pukul 01.01.57 WITA, wilayah Kab. Sumbawa diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=5,5 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,3. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,99 LS dan 117,82 BT pada kedalaman 43 km, atau tepatnya berlokasi di laut […]

  • Mengapa di Ujung Kekuasaannya, Jokowi Masih Sangat Populer?

    Mengapa di Ujung Kekuasaannya, Jokowi Masih Sangat Populer?

    • calendar_month Jum, 18 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Denny JA Isu perubahan yang diusung koalisi Capres Anies Baswedan saat ini tidak terlalu bergema. Ini ikut menyumbang elektabilitas Anies yang masih kalah selisih dua digit ( di atas 10 persen) dibandingkan elektabilitas Ganjar Pranowo, terlebih lagi Prabowo Subianto. Tapi mengapa isu perubahan tidak bergema? Jawabnya adalah hukum besi politik. Isu perubahan hanya […]

  • Publik Soal Hukuman Mati Ferdy Sambo, Ini Respons Kejagung

    Publik Soal Hukuman Mati Ferdy Sambo, Ini Respons Kejagung

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat, Ferdy Sambo dijatuhi hukuman mati oleh Majelis Pengadilan Negeri Jakarta pada Senin, 13 Februari 2023. Vonis tersebut mengundang reaksi beragam dari masyarakat. Banyak yang mempertanyakan ihwal pidana mati sekaligus hukuman 20 tahun penjara pada terdakwa Putri Candrawathi serta 15 tahun penjara untuk terdakwa Kuat […]

expand_less