Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Musik Seni » Pencipta Lagu ‘Tabola-bale’ Sabet AMI Awards 2025, Geser Raisa dan Bernadya

Pencipta Lagu ‘Tabola-bale’ Sabet AMI Awards 2025, Geser Raisa dan Bernadya

  • account_circle viralntt
  • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
  • visibility 446
  • comment 0 komentar

Loading

Bagi Siprianus, penghargaan ini adalah momen bersejarah dalam karier musiknya. Namun, dia tidak mau besar kepala, sebab, torehan ini tentu tak lepas dari peran rekan-rekannya dalam lagu Tabola-bale.

 

Jakarta | Pencipta sekaligus penyanyi lagu viral bertajuk ‘Tabola-bale’, Siprianus Bhuka atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Silet Open Up mengaku tak menyangka dapat membawa pulang piala Ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2025.

Siprianus meraih penghargaan tersebut setelah memenangkan kategori Pencipta Lagu Pop Terbaik, mengungguli para nominasi lain dari jajaran musisi papan atas.

Ia menyingkirkan karya Raisa Andriana dan Lafa Pratomo lewat lagu Terserah, serta Bernadya, Iqbal Siregar, Adrian Khalif, dan Rendy Pandugo melalui lagu Asumsi (Adrian Khalif x Bernadya).

“Ya, di luar ekspektasi saya. Terus, sangat-sangat di luar perkiraan saya karena lagu ini bisa mendapatkan piala yang sangat bergengsi di Indonesia yaitu AMI,” ujarnya Siprianus kepada awak media, Rabu, 19 November 2025 di Ciputra Artpreneur, Jakarta.

Bagi Siprianus, penghargaan ini adalah momen bersejarah dalam karier musiknya. Namun, dia tidak mau besar kepala, sebab, torehan ini tentu tak lepas dari peran rekan-rekannya dalam lagu Tabola-bale.

Asal tahu saja, selain Silet Open Up, lagu Tabola-bale merupakan hasil kolaborasi beberapa musisi termasuk Jacson Seran, Juan Reza, dan Diva Aurel.

“Pastinya hari ini merupakan hari yang sangat luar biasa untuk saya. Dan teman-teman, saya ingin berterima kasih juga untuk Juan, Jacson, Diva, dan semua tim yang turut berpartisipasi dalam lagu ini. Terima kasih banyak kalian yang selalu luar biasa,” tuturnya.

“Terima kasih untuk Tuhan. Terima kasih untuk keluarga, semua mama, bapak yang selalu setia mendukung. Terima kasih juga untuk teman-teman dari ID Timur yang selalu mendukung saya,” katanya.(*)

  • Penulis: viralntt
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Penasihat PB Perbakin: “Tindak Tegas Pelaku Aksi Koboi di Kemang!”

    Dewan Penasihat PB Perbakin: “Tindak Tegas Pelaku Aksi Koboi di Kemang!”

    • calendar_month Kam, 26 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Senjata Api Bela Diri IKHSA se-Indonesia (PERIKSHA), Bambang Soesatyo, mengecam keras aksi arogan pengendara Lamborghini bernama Abdul Malik yang menembakkan senjata api kepada dua pelajar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 21 Desember 2019. Aksi koboi yang dilakukan Abdul Malik jelas […]

  • Lagi, 20 Calon TKI Asal Kab Kupang, TTS & Malaka Dicekal KP3 Laut Tenau

    Lagi, 20 Calon TKI Asal Kab Kupang, TTS & Malaka Dicekal KP3 Laut Tenau

    • calendar_month Sab, 27 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id |Jumat tanggal 26 Oktober 2018 sekitar pukul 18.30 WITA, sebanyak 20 calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) dicegah keberangkatan di Pelabuhan Tenau Kupang. Jubir Satgas Anti Human Trafficking Partai Golkar NTT, Riesta Megasari kepada media ini Sabtu/27/10, mengatakan 20 calon TKI/PMI asal Kabupaten Kupang, TTS dan Malaka yang hendak menuju Balikpapan via Surabaya dengan menumpang […]

  • VBL Yakin Aplikasi B’Pung Petani Mampu Atasi Krisis Pangan Global

    VBL Yakin Aplikasi B’Pung Petani Mampu Atasi Krisis Pangan Global

    • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere, Garda Indonesia | Bertempat di ruang rapat utama kantor bupati Sikka, pada Minggu, 11 September 2022, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memimpin high level meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Ikut mendampingi Gubernur, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, Deputi Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTT, Daniel Agus P, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho. […]

  • KBRI Kualalumpur Himbau TKI NonDokumen Ikut Program Pulang Sukarela

    KBRI Kualalumpur Himbau TKI NonDokumen Ikut Program Pulang Sukarela

    • calendar_month Ming, 24 Jun 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Loading

    NTT, gardaindonesia.id – Mulai 1 Juli 2018, akan dilaksanakan penangkapan dan razia besar-besaran bagi Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) Atau Para TKI yang tidak berdokumen lengkap. KBRI Kuala Lumpur mengimbau Pekerja Migran Indonesia (PMI) tak berdokumen agar mempertimbangkan segera mendaftar Program Penghantaran Pulang Sukarela (Program 3+1). Hal ini terkait dengan peringatan pemerintah Malaysia yang akan […]

  • Gubernur VBL Pinta ASN Pemprov NTT Tingkatkan Kualitas Diri

    Gubernur VBL Pinta ASN Pemprov NTT Tingkatkan Kualitas Diri

    • calendar_month Sen, 17 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Usai berkeliling ke pelosok wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Senin, 17 Juni 2019 Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kembali memimpin apel kesadaran, bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam arahannya, VBL menegaskan agar setiap aparatur segera membenahi diri, meningkatkan kualitas diri. “Setiap orang yang tidak upgrade diri, pasti ketahuan, […]

  • Diversi Belum Maksimal, Merci Jone : Hanya Berlaku bagi Anak dengan Anak

    Diversi Belum Maksimal, Merci Jone : Hanya Berlaku bagi Anak dengan Anak

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejak diundangkan pada tahun 2012 dan mulai efektif berlaku Juli 2014 lalu, pelaksanaan UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) dinilai masih belum maksimal. Salah satu penyebabnya, menurut Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), adalah pihak Kepolisian belum memahami arti diversi sebenarnya. Dilansir dari bantuanhukum.or.id, Merujuk […]

expand_less