Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Perairan NTT Dilanda Badai dari Australia? Ini Penjelasan Meteorologi Kupang

Perairan NTT Dilanda Badai dari Australia? Ini Penjelasan Meteorologi Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
  • visibility 59
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi, S.Si. memberikan penjelasan terkait banyaknya berita yang beredar di masyarakat mengenai badai Australia yang akan terjadi di Perairan selatan Rote Ndao dan Pulau Timor terhitung Kamis, 5— Senin, 9 Agustus 2021, dengan puncak kecepatan angin terjadi pada Minggu, 8 Agustus 2021 pukul 02.00 WITA (berita disertai potongan gambar dari aplikasi dan situs http://windy.com).

Sesuai rilis yang diterima Garda Indonesia pada Kamis, 5 Agustus 2021, Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi, S.Si. memberikan penjelasan sebagai berikut :

Pertama,  Fenomena angin kencang pada musim kemarau sering dan lazim terjadi di wilayah NTT terutama di NTT bagian selatan yang berbatasan langsung dengan Australia seperti di sekitar Pulau Timor, Rote, Sabu, dan Sumba. Faktor pendorong bergeraknya massa udara ini adalah perbedaan tekanan udara antara satu tempat dengan tempat yang lain dan biasanya di NTT berlangsung pada musim kemarau. Hal ini dipengaruhi garis semu matahari yang masih berada di belahan bumi utara (BBU) sehingga tekanan udara di utara (Asia) akan lebih rendah dibandingkan tekanan udara di selatan khatulistiwa (Australia). Semakin tinggi selisih tekanan udara antara dua daerah, maka kecepatan gerak massa udara juga akan semakin tinggi/cepat. Jika tidak ada gaya lain yang mempengaruhi, maka angin akan bergerak secara langsung dari daerah bertekanan udara tinggi ke daerah bertekanan udara rendah. Fenomena angin kencang ini lebih sering terjadi pada siang hingga sore hari dan bersifat sementara.

Kedua, Dampak langsung yang ditimbulkan dapat memicu gelombang laut tinggi, robohnya papan reklame, baliho, dahan/ranting pohon patah, dan dampak tidak langsung seperti meluasnya kebakaran lahan dan hutan.

Ketiga, Masyarakat diimbau agar waspada dan lebih berhati-hati terhadap dampak langsung yang dapat ditimbulkan oleh angin kencang ini. Jika menerima informasi akan adanya badai atau hal lain terkait cuaca diimbau untuk tetap tenang, jangan panik dan dapat segera menghubungi kantor BMKG terdekat agar memperoleh informasi cuaca terkini dan akurat dari sumber yang tepat.(*)

Sumber (*/Stasiun Meteorologi El Tari Kupang)

Foto utama oleh republika.co.id

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wem Nunuhitu Ajak Jaga Reputasi Bank NTT

    Wem Nunuhitu Ajak Jaga Reputasi Bank NTT

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Direktur Utama Bank NTT periode 1993—2000, Welem Nunuhitu memberi catatan terkait perkembangan Bank NTT hingga saat ini. Menurutnya, jika diukur dari kinerja pelayanan perbankan, maka pelayanan sekarang jauh lebih maju dibanding saat dia memimpin. “Bank NTT sudah bisa beradaptasi di era digital ini. Bahkan mereka sudah bergerak maju cukup pesat dengan […]

  • Waspada! Siklon Tropis Berada di Perairan Rote, Kecepatan Angin 3—9 Knots

    Waspada! Siklon Tropis Berada di Perairan Rote, Kecepatan Angin 3—9 Knots

    • calendar_month Sen, 5 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia  | BMKG sebagai Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) sejak Jumat, 2 April 2021 telah mendeteksi adanya Bibit Siklon Tropis 99S yang mulai terbentuk di sekitar Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur. BMKG telah mengeluarkan rilis informasi potensi cuaca ekstrem sebagai dampak dari bibit siklon tersebut. Keberadaan bibit siklon tropis 99S tersebut menimbulkan […]

  • Satu Ton Beras bagi Susteran OMJM Kupang dari Wagub NTT Josef Nae Soi

    Satu Ton Beras bagi Susteran OMJM Kupang dari Wagub NTT Josef Nae Soi

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT terhadap lembaga keagamaan dan lembaga kesejahteraan sosial dalam hal ini panti asuhan di Provinsi NTT semakin nyata. Bantuan berupa beras ini dimaksudkan untuk menanggulangi para penghuni panti agar sanggup bertahap hidup karena terdampak Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 beberapa bulan terakhir. “Saya harus […]

  • Kasus Kekerasan Anak Meningkat di Rote, DP3AP2KB Ajak Lindungi Anak

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat di Rote, DP3AP2KB Ajak Lindungi Anak

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Dipaparkan Abdon Manafe, kasus kekerasan terhadap anak di Rote Ndao menunjukkan tren mengkhawatirkan. Pada tahun 2024, tercatat 67 kasus, meningkat dari 35 kasus pada tahun 2023.   Rote | Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Rote Ndao menghelat sosialisasi kebijakan perlindungan anak pada Rabu, 6 Agustus 2025. Bertempat di […]

  • Wagub Dukung PUSPA Angkat Hak dan Martabat Perempuan & Anak

    Wagub Dukung PUSPA Angkat Hak dan Martabat Perempuan & Anak

    • calendar_month Rab, 7 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id |Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi menerima Kadis PPPA dan pengurus PUSPA NTT yang diinisiasi oleh Kementerian PPPA RI, Rabu (7/11/18) di ruang kerja Wagub; PUSPA NTT dalam sesi audiens menyampaikan capaian program pemberdayaan bagi perempuan dan anak. Kepada PUSPA NTT, Wagub Josef Nae Soi menyambut baik kehadiran PUSPA dan mengapresiasi kerja […]

  • Asal Usul Suku Tetun di Pulau Timor

    Asal Usul Suku Tetun di Pulau Timor

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Suku Tetun, disebut juga Tetum atau Belu adalah suku bangsa yang merupakan penduduk asli Pulau Timor. Suku ini mendiami Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia dan sebagian besar wilayah Timor Leste. Bahasa Suku Tetun disebut dengan bahasa Tetun yang merupakan bagian dari rumpun bahasa Austronesia. Selain di Pulau Timor, suku ini juga banyak terdapat […]

expand_less