Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Pertanian Modern Poco Leok Bergeliat Via PLN Electrifying Agriculture

Pertanian Modern Poco Leok Bergeliat Via PLN Electrifying Agriculture

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

Loading

Program ini menjadi bagian dari Desa Berdaya PLN, yang diproyeksikan meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta efisiensi biaya operasional petani.

 

Manggarai | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus menunjukkan komitmennya mendukung kemandirian masyarakat melalui program electrifying agriculture. Kali ini, PLN menyerahkan bantuan sarana pertanian kepada kelompok tani hortikultura di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan yang disalurkan PLN berupa 3 unit meteran listrik 1.300 VA, 6 set pompa air listrik 125 Watt, 22 sprinkler rotari, 3 set jaringan pipa PVC air bersih, serta 3 set instalasi penerangan 5–10 Watt. Sarana ini diterima oleh tiga kelompok tani hortikultura, yakni Kelompok Tani Nera, Kelompok Tani Tompal Momang, dan Kelompok Tani Badi’a.

Program ini menjadi bagian dari Desa Berdaya PLN, yang diproyeksikan meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta efisiensi biaya operasional petani. Sebelum adanya program, kelompok tani menghadapi berbagai kendala dalam sistem penyiraman tahun 2023, petani menggunakan mesin diesel untuk menarik air, ditampung di fiber, lalu disiram manual dengan ember, gembor, dan selang, di tahun 2024 tersedia jaringan air bersih, penyiraman lebih mudah menggunakan selang dan gembor dan di tahun 2025, melalui program electrifying agriculture dengan pompa listrik dan sprinkler, petani tidak lagi harus menyiram manual. Selain lebih praktis, penggunaan listrik juga jauh lebih hemat dibandingkan diesel.

Jika sebelumnya petani harus mengeluarkan rata-rata Rp80.000 per bulan untuk membeli BBM, kini biaya yang dikeluarkan hanya sekitar Rp50.000 per bulan untuk pulsa listrik, sehingga terjadi penghematan hingga 37,5%.

Pendamping kelompok tani hortikultura binaan PLN, Sulastriviana Nova Mot, menyampaikan apresiasinya atas keberlanjutan program ini. “Dengan adanya program electrifying agriculture ini, petani semakin mudah dalam proses penyiraman sekaligus lebih hemat biaya. Jika dulu kami harus mengeluarkan sekitar Rp80 ribu per bulan untuk BBM, kini cukup Rp50 ribu per bulan untuk listrik. Ini menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam mendukung transformasi pertanian modern,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Gerda Gunet, petani dari Kelompok Tani Nera Mesir. “Penyiraman sekarang jadi lebih mudah, tidak perlu lagi pakai ember dan gembor. Kami bisa fokus ke kegiatan pertanian lainnya, dan hasil sayur lebih bagus karena mendapat air cukup,” ujarnya.

Sejak 2023 hingga saat ini, PLN UIP Nusra telah membina 24 kelompok tani di Poco Leok dengan total 240 anggota yang mengelola lahan seluas 33.150 meter persegi. Melalui program pembinaan ini, sejumlah kelompok tani telah mencatat kenaikan omzet hingga 2 persen, di antaranya Kelompok Tani Tiba Gerak, Banera, Ba Dia, Nera, dan Ca Nai.

Sehubungan dengan program ini, Kepala Teknik Panas Bumi WKP Ulumbu, Roya Ginting, menjelaskan program electrifying agriculture ini menggandeng 3 kelompok tani potensial yang telah terbentuk.

Di sisi lain General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari inisiatif electrifying lifestyle yang mendorong pemanfaatan energi listrik di berbagai sektor, termasuk pertanian.

Lebih lanjut, Rizki menekankan bahwa program ini sejalan dengan penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). “Electrifying agriculture menghadirkan pertanian ramah lingkungan, memperkuat kesejahteraan sosial petani, serta memastikan tata kelola program yang transparan dan akuntabel. Ini menjadi wujud kontribusi PLN dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Nusa Tenggara,” tutupnya.(*)

Sumber (*/tim PLN)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampah Ganti Minyak Tanah, Warga Ende Memasak Pakai Kompor Pelet

    Sampah Ganti Minyak Tanah, Warga Ende Memasak Pakai Kompor Pelet

    • calendar_month Jum, 25 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Ende, Garda Indonesia | Warga Kabupaten Ende di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal merasakan manfaat dari hasil olahan Sampah Biomassa. Jika sebelumnya menggunakan minyak tanah atau kayu bakar untuk memasak, kini mulai memakai Kompor Pelet. Rofika, pengguna Kompor Pelet dan pengelola Pelet di Ende menyampaikan, inovasi Pelet ini pertama dan menjadi solusi […]

  • MEDIA SEBAR FITNAH! Susana Saye Tuntut Media Pulihkan Nama Baik

    MEDIA SEBAR FITNAH! Susana Saye Tuntut Media Pulihkan Nama Baik

    • calendar_month Sen, 11 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Susana Saye menegaskan kabar terkait pertemuannya bersama sejumlah petinggi Partai NasDem NTT dan Pimpinan Bank NTT dengan Penjabat Gubernur NTT adalah hoaks. Bahkan dirinya tidak pernah dikonfirmasi media yang menayangkan berita tersebut.   Kupang | Politikus Partai NasDem, Susana Federika Ayi Saye, menuntut pemulihan nama baik usai dirinya disebut-sebut dalam sejumlah pemberitaan ikut melakukan skenario […]

  • Adian Napitupulu Kena Serangan Jantung, Ini Pernyataan Sekjen PDIP

    Adian Napitupulu Kena Serangan Jantung, Ini Pernyataan Sekjen PDIP

    • calendar_month Kam, 19 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Adian Napitupulu sedang berada di dalam perjalanan menggunakan pesawat dari Jakarta ke Palangkaraya dalam rangka tugasnya sebagai anggota DPR. Di dalam perjalanan, Adian yang selalu bersemangat dalam menjalankan tugasnya ini tiba-tiba merasakan sakit di bagian badan. Hal ini disampaikan oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto melalui rilis media pada Kamis, […]

  • Aplikasi MANE DOMBE, Kreasi Kabag Hukum Setda Rote Ndao

    Aplikasi MANE DOMBE, Kreasi Kabag Hukum Setda Rote Ndao

    • calendar_month Sab, 4 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Guna mewujudkan efektivitas dan efisiensi pelayanan pembentukan produk hukum daerah dan instrumen hukum serta menunjang transparansi informasi publik khusus bidang hukum, maka Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Rote Ndao, mengkreasikan Aplikasi MANE DOMBE (Manajemen Pelayanan Dokumentasi dan Informasi Hukum Berbasis Elektronik). Aplikasi MANE DOMBE merupakan terobosan baru dari Kepala Bagian […]

  • Pertamina Kembangkan Bahan Bakar Pesawat dari Minyak Jelantah

    Pertamina Kembangkan Bahan Bakar Pesawat dari Minyak Jelantah

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Loading

    Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana menegaskan dukungan Pemerintah terhadap langkah ini sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo.   Jakarta | PT Pertamina (Persero) sementara mengembangkan bahan bakar ramah lingkungan berupa Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbahan baku minyak jelantah atau minyak goreng bekas yang diproduksi di Kilang Cilacap dengan kapasitas 8.700 barel per hari. Selain […]

  • Urgensi Negara pada Kebijakan PSBB–New Normal dalam Kekhasan Etika

    Urgensi Negara pada Kebijakan PSBB–New Normal dalam Kekhasan Etika

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Dr. Gradios Nyoman Rae, S.H., M.H., C.L.A. Dalam situasi Covid-19, negara menghadapi dua hal yang sama-sama memiliki risiko, dilematik, mau tetap mempertahankan PSBB atau New Normal ala negara-negara di Eropa. Keduanya lebih kepada pertimbangan keadaan baik kesehatan masal, ekonomi, sosial, dan keamanan. Dua gagasan kebijakan ini menjadi urgensi dan menuntut negara melakukan kebijakan yang […]

expand_less