Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Pertanian Modern Poco Leok Bergeliat Via PLN Electrifying Agriculture

Pertanian Modern Poco Leok Bergeliat Via PLN Electrifying Agriculture

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
  • visibility 46
  • comment 0 komentar

Loading

Program ini menjadi bagian dari Desa Berdaya PLN, yang diproyeksikan meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta efisiensi biaya operasional petani.

 

Manggarai | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus menunjukkan komitmennya mendukung kemandirian masyarakat melalui program electrifying agriculture. Kali ini, PLN menyerahkan bantuan sarana pertanian kepada kelompok tani hortikultura di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan yang disalurkan PLN berupa 3 unit meteran listrik 1.300 VA, 6 set pompa air listrik 125 Watt, 22 sprinkler rotari, 3 set jaringan pipa PVC air bersih, serta 3 set instalasi penerangan 5–10 Watt. Sarana ini diterima oleh tiga kelompok tani hortikultura, yakni Kelompok Tani Nera, Kelompok Tani Tompal Momang, dan Kelompok Tani Badi’a.

Program ini menjadi bagian dari Desa Berdaya PLN, yang diproyeksikan meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta efisiensi biaya operasional petani. Sebelum adanya program, kelompok tani menghadapi berbagai kendala dalam sistem penyiraman tahun 2023, petani menggunakan mesin diesel untuk menarik air, ditampung di fiber, lalu disiram manual dengan ember, gembor, dan selang, di tahun 2024 tersedia jaringan air bersih, penyiraman lebih mudah menggunakan selang dan gembor dan di tahun 2025, melalui program electrifying agriculture dengan pompa listrik dan sprinkler, petani tidak lagi harus menyiram manual. Selain lebih praktis, penggunaan listrik juga jauh lebih hemat dibandingkan diesel.

Jika sebelumnya petani harus mengeluarkan rata-rata Rp80.000 per bulan untuk membeli BBM, kini biaya yang dikeluarkan hanya sekitar Rp50.000 per bulan untuk pulsa listrik, sehingga terjadi penghematan hingga 37,5%.

Pendamping kelompok tani hortikultura binaan PLN, Sulastriviana Nova Mot, menyampaikan apresiasinya atas keberlanjutan program ini. “Dengan adanya program electrifying agriculture ini, petani semakin mudah dalam proses penyiraman sekaligus lebih hemat biaya. Jika dulu kami harus mengeluarkan sekitar Rp80 ribu per bulan untuk BBM, kini cukup Rp50 ribu per bulan untuk listrik. Ini menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam mendukung transformasi pertanian modern,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Gerda Gunet, petani dari Kelompok Tani Nera Mesir. “Penyiraman sekarang jadi lebih mudah, tidak perlu lagi pakai ember dan gembor. Kami bisa fokus ke kegiatan pertanian lainnya, dan hasil sayur lebih bagus karena mendapat air cukup,” ujarnya.

Sejak 2023 hingga saat ini, PLN UIP Nusra telah membina 24 kelompok tani di Poco Leok dengan total 240 anggota yang mengelola lahan seluas 33.150 meter persegi. Melalui program pembinaan ini, sejumlah kelompok tani telah mencatat kenaikan omzet hingga 2 persen, di antaranya Kelompok Tani Tiba Gerak, Banera, Ba Dia, Nera, dan Ca Nai.

Sehubungan dengan program ini, Kepala Teknik Panas Bumi WKP Ulumbu, Roya Ginting, menjelaskan program electrifying agriculture ini menggandeng 3 kelompok tani potensial yang telah terbentuk.

Di sisi lain General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari inisiatif electrifying lifestyle yang mendorong pemanfaatan energi listrik di berbagai sektor, termasuk pertanian.

Lebih lanjut, Rizki menekankan bahwa program ini sejalan dengan penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). “Electrifying agriculture menghadirkan pertanian ramah lingkungan, memperkuat kesejahteraan sosial petani, serta memastikan tata kelola program yang transparan dan akuntabel. Ini menjadi wujud kontribusi PLN dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Nusa Tenggara,” tutupnya.(*)

Sumber (*/tim PLN)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemeriksaan 74 Sampel Swab di Provinsi NTT pada 1—2 Juni Negatif Covid-19

    Pemeriksaan 74 Sampel Swab di Provinsi NTT pada 1—2 Juni Negatif Covid-19

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Hasil pemeriksaan terhadap sampel swab yang telah menunggu antrean lama dari berbagai kabupaten di Provinsi NTT selama dua hari, 1—2 Juni 2020 dinyatakan negatif Covid-19 Pada Senin, 1 Juni 2020, Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, memeriksa 46 sampel dari Kota Kupang, yakni RSUD W. Z Yohanes, […]

  • Lanyalla, Politik, dan Sepak Bola

    Lanyalla, Politik, dan Sepak Bola

    • calendar_month Ming, 15 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Muliansyah A. Ways Tiga hal yang tak bisa dipisahkan dalam peristiwa hari ini, sosok yang Bernama asli AA Lanyalla Mahmud Mattalitti, pria yang selama ini dikenal sebagai seorang tokoh anti tesa terhadap kelompok oligarki, mafia dan menjadi diri sendiri untuk kepentingan bangsa dan negara. LaNyalla hadir sebagai pribadi yang memberikan warna baru perpolitikan nasional […]

  • PLN Mitigasi Bencana di Desa Fatumnutu Timor Tengah Selatan

    PLN Mitigasi Bencana di Desa Fatumnutu Timor Tengah Selatan

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Loading

    General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, Fransiskus Eko Sulistyono menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah misi PLN yang diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).   TTS | Memperingati Hari Konservasi Alam Sedunia, PT PLN (Persero) bersama warga dan perangkat desa Fatumnutu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT, menggelar aksi penanaman pohon. […]

  • Sistem Irigasi Berperan Penting Wujudkan Ketahanan Pangan

    Sistem Irigasi Berperan Penting Wujudkan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kam, 20 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Padang,gardaindonesia.id– Pencapaian program ketahanan pangan, membutuhkan dukungan ketahanan air. Dalam upaya meningkatkan suplai air irigasi yang kontinyu, pada periode 2015-2019, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan pembangunan 65 bendungan yang terdiri dari 16 bendungan lanjutan dan 45 bendungan baru yang akan menambah volume tampungan 5,84 milyar m3 dan akan mampu mengairi 482.751 Ha. Pembangunan […]

  • “Omzet Meningkat” UMKM Binaan PLN UIP Nusra Naik Kelas

    “Omzet Meningkat” UMKM Binaan PLN UIP Nusra Naik Kelas

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus berkomitmen merangkul dan mendorong UMKM binaan untuk naik kelas dari segi kualitas produk sampai marketing di dunia digital. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kemandirian dan kecakapan sejumlah UMKM di daerah untuk dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Sepanjang tahun 2023—2024, program PLN […]

  • Petani Rumput Laut Dapat Kredit Bank NTT, Camat Raijua : Itu Bukan Bagi Uang

    Petani Rumput Laut Dapat Kredit Bank NTT, Camat Raijua : Itu Bukan Bagi Uang

    • calendar_month Ming, 25 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu Raijua, Garda Indonesia | Bank NTT Unit Pembantu Raijua memberikan fasilitas kredit Merdeka kepada 10 (sepuluh) petani rumput laut di Kecamatan Raijua, Kabupaten Sabu Raijua. Penyerahan secara simbolis dilaksanakan pada acara tatap muka Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama para pimpinan SKPD, staf ahli gubernur dengan Bupati, Pimpinan Perangkat Daerah, Kepala Desa, Lurah, […]

expand_less