Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Pj Gubernur Didesak Selamatkan Bank NTT

Pj Gubernur Didesak Selamatkan Bank NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 1 Mei 2024
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Sikap dingin Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake atau yang akrab disapa Ody Kalake yang mana tidak kunjung menandatangani persetujuan kerja sama kelompok usaha bank (KUB) antara Bank NTT dengan Bank DKI memantik desakan dari pengamat hukum bisnis perbankan, Petrus E. Jemadu, SH.,Mhum.

“Kita minta Pak Ody sebagai Penjabat Gubernur NTT, selamatkan bank NTT. Karena selamatkan Bank NTT bukan hanya untuk kepentingan kurang lebih 3.000 karyawan, bukan hanya kepentingan direksi dan komisaris tetapi menyangkut kepentingan daerah ini,” tekan Petrus E. Jemadu kepada  wartawan di Kupang pada Selasa, 30 April 2024.

Dikatakan Piet Jemadu, keberadaan Bank NTT itu hal prinsipnya adalah punya kepentingan untuk pembangunan dan kepentingan sebagai pengelola kas daerah Provinsi NTT dan kabupaten/kota di NTT, serta kepentingan rakyat kecil, dan nasabah kecil di NTT.

“Saya amati relasi Penjabat Gubernur NTT dengan Bank NTT bahwa kepedulian terhadap daerah ini cukup baik. Hanya memang saya lihat butuh waktu untuk berdiskusi dengan pak Ody Kalake. Sudah lama saya ingin berdiskusi dengan beliau, namun melalui media ini bisa menjadi jembatan. Karena Penjabat Gubernur itu satu tahun masa jabatan dan akan berakhir pada 5 September 2024 ini, dan saya dengar akan ada pergantian,” ujar Piet Jemadu.

Dijelaskannya, Indonesia termasuk NTT, masalah makro perbankan pasca-COVID-19, semua ada tekanan risiko. Ada delapan risiko perbankan yakni likuditas, kredit, yang berdampak risiko operasional, risiko strategis dan lainnya. Itu pasalnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat, tiap bank perlu ada peningkatan penyertaan modal.

“Mengapa ada penambahan penyertaan modal, untuk menjaga risiko. Ada risk coverage, menyangga risiko agar terjadi risiko, maka bank itu tidak kolaps. Karena itu perlu ada penambahan modal disetor,” katanya.

Menurut Piet Jemadu, Bank NTT itu adalah badan usaha milik daerah (BUMD) yang kredibel. Bahkan, saban tahun Bank NTT menyumbang deviden sangat besar. “Untuk provinsi itu sekitar puluhan miliar. Untuk kabupaten dan kota itu miliaran. Yang puluhan miliar itu Provinsi NTT, Kabupaten Kupang, dan Sumba Timur,” ungkapnya.

Piet Jemadu pun menyampaikan, meski sudah 5 (lima) tahun, dirinya berhenti dari Komisaris Independen, namun ia tetap mengamati terus perkembangan Bank NTT. “Saat pasca-covid, ada penurunan laba dan deviden. Dan kalau orang yang tidak paham perbankan mereka menilai Bank NTT dalam bahaya, itu salah. Masih ada profit dan itu ada tantangan yaitu pasca covid,” katanya.

Sehingga, lanjut Piet Jemadu, untuk survive Bank NTT, pemegang saham melakukan penyertaan modal untuk menyangga risiko. “Kalau mereka tidak lakukan karena anggaran dan APBD terbatas, maka ada jalan lain. Banyak jalan, dan yang terpenting adalah Penjabat Gubernur punya komitmen dan itikad baik untuk mencari jalan penyelamatan Bank NTT,” jelasnya.

Piet Jemadu pun mengurai kondisi saat tahun 2017—2018. Antara lain, saham seri B. “Dulu sebelum berhenti, kita menyatakan kepada RUPS bahwa penyertaan modal seri A sebesar Rp3 triliun, dan seri B Rp1 triliun itu di anggaran dasar, istilahnya capital statuta jadi modal di dalam anggaran dasar. Sedangkan modal saat itu sekitar Rp1 triliun. Sedangkan saham seri B sekitar Rp400 juta. Ini yang perlu didorong yaitu saham seri B. Selain itu bisa dengan banyaknya Koperasi di NTT seperti Obormas atau Singosay yang asetnya besar juga ada Swastisari, juga yang bernaung di bawah TLM, ada Serviam dan lainnya. Maksudnya pemegang sahamnya rakyat yang bersatu dalam Koperasi,” imbuhnya.(*)

Sumber (*/tim/Laurens)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Holding Subholding’ PLN Jadi Perusahaan Energi Berbasis Teknologi

    ‘Holding Subholding’ PLN Jadi Perusahaan Energi Berbasis Teknologi

    • calendar_month Kam, 22 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi meluncurkan Holding Subholding PT PLN (Persero) pada Rabu, 21 September 2022. Langkah ini akan membawa PLN menjelma menjadi perusahaan energi yang berbasis teknologi, inovasi dan berorientasi pada masa depan menuju The New PLN 4.0 Unleashing Energy and Beyond. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, […]

  • OJK NTT Rajut Perca Literasi Keuangan

    OJK NTT Rajut Perca Literasi Keuangan

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Pelibatan dan peningkatan kapasitas hingga partisipasi unsur media sebagai corong diseminasi literasi keuangan pun intensif dihelat OJK NTT melalui berbagai pendekatan seperti ruang pertemuan daring, luring, Journalist Class hingga media gathering.   Nekamese | Upaya memaksimalkan keterpaparan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) terhadap literasi keuangan dari sektor jasa keuangan (SJK) dilakukan konsisten dan masif oleh […]

  • Video Viral Kepala BGN Main Golf, Dadan : Itu Untuk Bencana Sumatra

    Video Viral Kepala BGN Main Golf, Dadan : Itu Untuk Bencana Sumatra

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    Pada video yang beredar sejak Selasa, 16 Desember 2025, Dadan terlihat bermain golf di kawasan Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 14 Desember 2025. Sejumlah unggahan menyebut aktivitas itu dilakukan saat Presiden Prabowo Subianto tengah menangani bencana di Aceh.   Jakarta | Video yang memperlihatkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bermain golf didampingi dua […]

  • Gubernur Viktor: “Proyek Menantang; Membawa NTT Menjadi Sejahtera“

    Gubernur Viktor: “Proyek Menantang; Membawa NTT Menjadi Sejahtera“

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Ada yang menarik dari sambutan Seorang Viktor Bungtilu Laiskodat, Pria Asal Pulau Semau Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); dalam sambutan usai Prosesi Pelantikan PengProv Pertina NTT, Sabtu/15 September 2018 sekitar Pukul 21.25 wita di Hotel Naka Kota Kupang. Gubernur 1 NTT ini menyampaikan punya karakter; kita boleh berteman baik tapi […]

  • Hoaks! Bikin SIM & SKCK Harus Ada Surat Keterangan Vaksinasi Covid-19

    Hoaks! Bikin SIM & SKCK Harus Ada Surat Keterangan Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Sen, 21 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Beredar informasi di media sosial yang menyebut ada syarat baru dalam pembuatan surat izin mengemudi (SIM) dan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) per 1 Juli 2021, yang mengatakan bahwa masyarakat harus memiliki surat keterangan vaksinasi atau sudah divaksin Covid-19, saat hendak bikin SIM dan SKCK. Kasubdit SIM Korlantas Polri Kombes Djati […]

  • Langkah Kementerian Hukum dan HAM Atasi Eskalasi Covid-19

    Langkah Kementerian Hukum dan HAM Atasi Eskalasi Covid-19

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Angka positif Covid-19 Indonesia mengalami eskalasi ‘peningkatan’ tajam selama beberapa minggu terakhir. Semua kalangan masyarakat, baik itu instansi pemerintahan, swasta maupun masyarakat umum turut terdampak pandemi Covid-19 ini. Merespons peningkatan tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Hukum dan HAM, Andap Budhi Revianto segera mengambil langkah-langkah pengendalian untuk memutus penyebaran Covid-19 melalui aktivitas […]

expand_less