Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PLN UIP Nusra Genjot Sektor Potensial di PLTP Ulumbu 5-6 Poco Leok

PLN UIP Nusra Genjot Sektor Potensial di PLTP Ulumbu 5-6 Poco Leok

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 8 Mar 2024
  • visibility 102
  • comment 1 komentar

Loading

Mataram, Garda Indonesia | Pada rencana pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu 5—6 di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) turut memerhatikan dan memberdayakan sektor sosial budaya dan ekonomi masyarakat sekitar kawasan pembangunan.

Di samping menjalankan amanat pemerintah dalam transisi energi baru terbarukan (EBT) di wilayah panas bumi Flores, PLN UIP Nusra meninjau berbagai potensi dan permasalahan yang ada di kawasan sekitar dalam rangka menghadirkan program corporate social responsibility (CSR) yang tepat sasaran dan tepat manfaat.

Sepanjang penggarapan proyek strategis nasional (PSN) PLTP Ulumbu 5—6, PLN secara terbuka menampung aspirasi masyarakat sekitar wilayah pengembangan dalam kegiatan sosialisasi free prior informed consent (FPIC).

Sosialisasi ini dimaksudkan agar masyarakat sekitar kawasan pengembangan, terutama masyarakat adat, dapat memeroleh informasi secara lengkap dan transparan terkait pengembangan PLTP Ulumbu 5—6, mulai dari manfaat sampai risikonya.

Kegiatan ini telah dilaksanakan di 3 (tiga) desa di Poco Leok, yakni Desa Wewo, Desa Lungar, dan Desa Mocok, yang tersebar di berbagai gendang seperti Gendang Lale, Pong Kukung, dan Gendang Gonggor di Desa Wewo.

FPIC juga dihelat bersama warga gendang Mesir, Mano, Lelak, Leda, Nderu, Cako, Ncamar, Tere Jong, Lengkong di Desa Lungar, dan warga gendang Mori, Rebak, Pong Utung di Desa Mocok. Melalui FPIC masyarakat setempat semakin memahami pentingnya pembangkit EBT serta secara bersamaan melahirkan sejumlah program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Hasil dialog bersama masyarakat setempat, PLN UIP Nusra mencetus beberapa program, di antaranya, bantuan anak babi untuk kelompok ternak, bantuan pemasangan instalasi listrik gratis, dan bantuan untuk anak-anak stunting.

Selain itu, melihat besarnya potensi pertanian Poco Leok, PLN juga turut mengadakan program bantuan dan pendampingan budidaya hortikultura untuk kelompok tani Poco Leok.

Bersama 10 (sepuluh) kelompok tani, PLN pun secara konsisten mengubah 3,6 hektare lahan semak belukar menjadi lahan hijau dan asri yang saat ini dikenal sebagai kawasan pertanian terpadu.

“Program-program ini menjadi bentuk kontribusi PLN dalam meningkatkan indeks SDM dan perekonomian masyarakat di wilayah sekitar pengembangan PLTP Ulumbu unit 5—6 di Poco Leok,” kata General Manager (GM) PLN UIP Nusra, Abdul Nahwan.

PLN juga memberikan pendampingan pertanian hortikultura kepada para kelompok tani mulai dari pembersihan lahan, pembuatan bedeng, semai benih, hingga pemasaran hasil panen. Sampai saat ini, kelompok tani binaan telah meraup omzet hingga jutaan rupiah dari penjualan sayur hortikultura.

Sementara itu, di sektor pendidikan, PLN UIP Nusra aktif dalam persiapan akselerasi transisi energi melalui program pelatihan konversi motor BBM ke kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di SMKN Santo Aloisius Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Program yang dilangsungkan dalam upaya meningkatkan kompetensi siswa dan guru dalam mengadapai net-zero emission (NZE) 2060 di bidang kendaraan listrik ini berkolaborasi dengan Braja Elektrik Motor serta SMKN 3 Mataram binaan PT PLN (Persero) UIP Nusra yang telah berhasil memproduksi sejumlah kendaraan listrik.

GM PLN UIP Nusra, Abdul Nahwan, mengatakan dalam upaya memperkenalkan masyarakat dengan transisi energi serta proyek pengembangan PLTP Ulumbu 5—6 Poco Leok, PLN UIP Nusra bertemu langsung dengan masyarakat sekitar melalui pendekatan humanis.

“PT PLN (Persero) selalu aktif menggali potensi dan permasalahan di wilayah sekitar proyek pengembangan PLTP Ulumbu 5—6 Poco Leok sehingga dapat berkontribusi di berbagai sektor yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar GM Abdul Nahwan.(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • NTT Alami Deflasi 6 Bulan Beruntun April—September 2024

      NTT Alami Deflasi 6 Bulan Beruntun April—September 2024

      • calendar_month Rab, 2 Okt 2024
      • account_circle Penulis
      • visibility 91
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang | Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami deflasi 0,03 persen pada September 2024 month to month (MtoM) merupakan deflasi kedelapan selama tahun 2024 dan merupakan deflasi keenam secara beruntun pada April—September 2024. Sebelumnya, terjadi deflasi month to month (m-to-m) Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk periode Agustus 2024 sebesar 0,25 persen. Dan juga terjadi deflasi year […]

    • Wakil Bupati Belu : Pemimpin Adalah Orang yang Kedepankan Rasa Adil

      Wakil Bupati Belu : Pemimpin Adalah Orang yang Kedepankan Rasa Adil

      • calendar_month Kam, 16 Jul 2020
      • account_circle Penulis
      • visibility 117
      • 0Komentar

      Loading

      Belu-NTT, Garda Indonesia | Manusia- manusia Indonesia yang menjadi pemimpin, mulai dari presiden sampai RT/ RW adalah orang- orang yang harus mengedepankan rasa adil demi kemakmuran rakyat. Demikian dikemukakan Wakil Bupati Belu, JT. Ose Luan di hadapan puluhan warga Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu, 15 Juli […]

    • Usai Digempur Netizen, Istana Kembalikan ID Wartawan CNN

      Usai Digempur Netizen, Istana Kembalikan ID Wartawan CNN

      • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
      • account_circle Penulis
      • visibility 173
      • 0Komentar

      Loading

      ID (identitas diri) liputan wartawan yang sudah dicabut, diserahkan lagi. Istana seperti tak berdaya menghadapi gempuran netizen plus organisasi wartawan. Ceritanya! Sebuah kartu ID liputan, benda seukuran KTP biasanya cuma tergelincir di dalam dompet bersama struk belanja dan kartu parkir. Kali ini, kartu itu berubah jadi pusaka sakral, lebih berharga dari keris Mpu Gandring, lebih […]

    • Jaksa Ini Apes Ditangkap KPK, Padahal Semua Juga Pemain

      Jaksa Ini Apes Ditangkap KPK, Padahal Semua Juga Pemain

      • calendar_month Sab, 20 Des 2025
      • account_circle Rosadi Jamani
      • visibility 417
      • 0Komentar

      Loading

      Jumat Keramat, momen penangkapan tikus got gorong-gorong. Setelah kita telanjangi Bupati Bekasi yang di-OTT KPK bersama ayahnya, sekarang kita ke Kalimantan Selatan (Kalsel). Tepatnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Di sini lebih parah, jaksa yang biasa tangkap koruptor, malah ditangkap KPK. Namanya bukan kaleng-kaleng, Dr. Albertinus Parlinggoman Napitupulu S.H., M.H. Gelarnya panjang. Doktor hukum. Jaksa […]

    • Be Ju BISA Bank NTT Catat Transaksi Rp16 Miliar

      Be Ju BISA Bank NTT Catat Transaksi Rp16 Miliar

      • calendar_month Jum, 7 Okt 2022
      • account_circle Penulis
      • visibility 116
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang, Garda Indonesia | Be Ju BISA adalah karya inovasi luar biasa yang dihadirkan oleh Bank NTT sebagai implementasi terhadap program dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni Laku Pandai. Ini adalah salah satu dari sekian karya spektakuler dari Bank NTT, khususnya di Direktorat Dana dan Treasury yang kini dipimpin Yohanis L. Praing sebagai direktur. Adapun […]

    • Indonesia Titik Terang di Tengah Kesuraman Ekonomi Dunia

      Indonesia Titik Terang di Tengah Kesuraman Ekonomi Dunia

      • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
      • account_circle Penulis
      • visibility 126
      • 0Komentar

      Loading

      Tangerang, Garda Indonesia| Indonesia patut bersyukur karena di tengah krisis dan resesi yang melanda dunia saat ini, perekonomian Indonesia di kuartal II 2022 masih bisa tumbuh dengan baik dan tertinggi di antara negara-negara G20. Bahkan, Direktur Pelaksana (Managing Director) Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva, menyebut Indonesia sebagai “titik terang di tengah kesuraman ekonomi dunia”. […]

    expand_less