Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PLN UIP Nusra Genjot Sektor Potensial di PLTP Ulumbu 5-6 Poco Leok

PLN UIP Nusra Genjot Sektor Potensial di PLTP Ulumbu 5-6 Poco Leok

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 8 Mar 2024
  • visibility 45
  • comment 1 komentar

Loading

Mataram, Garda Indonesia | Pada rencana pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu 5—6 di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) turut memerhatikan dan memberdayakan sektor sosial budaya dan ekonomi masyarakat sekitar kawasan pembangunan.

Di samping menjalankan amanat pemerintah dalam transisi energi baru terbarukan (EBT) di wilayah panas bumi Flores, PLN UIP Nusra meninjau berbagai potensi dan permasalahan yang ada di kawasan sekitar dalam rangka menghadirkan program corporate social responsibility (CSR) yang tepat sasaran dan tepat manfaat.

Sepanjang penggarapan proyek strategis nasional (PSN) PLTP Ulumbu 5—6, PLN secara terbuka menampung aspirasi masyarakat sekitar wilayah pengembangan dalam kegiatan sosialisasi free prior informed consent (FPIC).

Sosialisasi ini dimaksudkan agar masyarakat sekitar kawasan pengembangan, terutama masyarakat adat, dapat memeroleh informasi secara lengkap dan transparan terkait pengembangan PLTP Ulumbu 5—6, mulai dari manfaat sampai risikonya.

Kegiatan ini telah dilaksanakan di 3 (tiga) desa di Poco Leok, yakni Desa Wewo, Desa Lungar, dan Desa Mocok, yang tersebar di berbagai gendang seperti Gendang Lale, Pong Kukung, dan Gendang Gonggor di Desa Wewo.

FPIC juga dihelat bersama warga gendang Mesir, Mano, Lelak, Leda, Nderu, Cako, Ncamar, Tere Jong, Lengkong di Desa Lungar, dan warga gendang Mori, Rebak, Pong Utung di Desa Mocok. Melalui FPIC masyarakat setempat semakin memahami pentingnya pembangkit EBT serta secara bersamaan melahirkan sejumlah program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Hasil dialog bersama masyarakat setempat, PLN UIP Nusra mencetus beberapa program, di antaranya, bantuan anak babi untuk kelompok ternak, bantuan pemasangan instalasi listrik gratis, dan bantuan untuk anak-anak stunting.

Selain itu, melihat besarnya potensi pertanian Poco Leok, PLN juga turut mengadakan program bantuan dan pendampingan budidaya hortikultura untuk kelompok tani Poco Leok.

Bersama 10 (sepuluh) kelompok tani, PLN pun secara konsisten mengubah 3,6 hektare lahan semak belukar menjadi lahan hijau dan asri yang saat ini dikenal sebagai kawasan pertanian terpadu.

“Program-program ini menjadi bentuk kontribusi PLN dalam meningkatkan indeks SDM dan perekonomian masyarakat di wilayah sekitar pengembangan PLTP Ulumbu unit 5—6 di Poco Leok,” kata General Manager (GM) PLN UIP Nusra, Abdul Nahwan.

PLN juga memberikan pendampingan pertanian hortikultura kepada para kelompok tani mulai dari pembersihan lahan, pembuatan bedeng, semai benih, hingga pemasaran hasil panen. Sampai saat ini, kelompok tani binaan telah meraup omzet hingga jutaan rupiah dari penjualan sayur hortikultura.

Sementara itu, di sektor pendidikan, PLN UIP Nusra aktif dalam persiapan akselerasi transisi energi melalui program pelatihan konversi motor BBM ke kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di SMKN Santo Aloisius Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Program yang dilangsungkan dalam upaya meningkatkan kompetensi siswa dan guru dalam mengadapai net-zero emission (NZE) 2060 di bidang kendaraan listrik ini berkolaborasi dengan Braja Elektrik Motor serta SMKN 3 Mataram binaan PT PLN (Persero) UIP Nusra yang telah berhasil memproduksi sejumlah kendaraan listrik.

GM PLN UIP Nusra, Abdul Nahwan, mengatakan dalam upaya memperkenalkan masyarakat dengan transisi energi serta proyek pengembangan PLTP Ulumbu 5—6 Poco Leok, PLN UIP Nusra bertemu langsung dengan masyarakat sekitar melalui pendekatan humanis.

“PT PLN (Persero) selalu aktif menggali potensi dan permasalahan di wilayah sekitar proyek pengembangan PLTP Ulumbu 5—6 Poco Leok sehingga dapat berkontribusi di berbagai sektor yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar GM Abdul Nahwan.(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Di NTT, Kecepatan Angin Hingga 30 Knots & Gelombang Laut Capai 5 Meter

      Di NTT, Kecepatan Angin Hingga 30 Knots & Gelombang Laut Capai 5 Meter

      • calendar_month Jum, 31 Mei 2019
      • account_circle Penulis
      • visibility 36
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang-NTT, Garda Indonesia | Potensi kecepatan angin hingga 30 knots dan gelombang laut hingga 5 meter masih akan berlangsung hingga 3 hari kedepan sejak Jumat, 31 Mei 2019. Kondisi tersebut menyebabkan tertundanya pelayaran kapal laut menuju ke Pulau Rote dan Sabu dan pulau lain di Provinsi Nusa Tenggara Timur Angin kencang disebabkan adanya perbedaan tekanan […]

    • India Tunjuk Kota Makassar Pelaksana International Day Of Yoga

      India Tunjuk Kota Makassar Pelaksana International Day Of Yoga

      • calendar_month Jum, 3 Mei 2019
      • account_circle Penulis
      • visibility 49
      • 0Komentar

      Loading

      Makassar, Garda Indonesia | Tahun 2019 merupakan tahun ke-5 peringatan International Day Of Yoga. Kota Makassar terpilih menjadi salah satu kota untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Sebelumnya, Kawasan Timur Indonesia tidak pernah ditunjuk sebagai salah satu kota pelaksana. “Alhamdulillah, tahun ini Kota Makassar ditunjuk sebagai Kota ke-7 setelah Jakarta, Yogjakarta, Malang, Surabaya, Bali, Bandung dan Medan. […]

    • Prabowo Subianto Pakai IKN Tahun 2028

      Prabowo Subianto Pakai IKN Tahun 2028

      • calendar_month Ming, 3 Nov 2024
      • account_circle Penulis
      • visibility 85
      • 0Komentar

      Loading

      Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, meminta agar pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara diselesaikan dalam waktu 4 (empat) tahun.   Jakarta | Pada retret Kabinet Merah Putih di Akademi Militer Magelang, Sabtu, 26 Oktober 2024, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, mengatakan Prabowo berharap kalau Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat (DPR/MPR) RI tahun […]

    • HIMAKEB & PERMADA Peduli Tragedi Kebakaran Kampung Adat Nggela

      HIMAKEB & PERMADA Peduli Tragedi Kebakaran Kampung Adat Nggela

      • calendar_month Rab, 31 Okt 2018
      • account_circle Penulis
      • visibility 50
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang-NTT,gardaindonesia|Kampung Adat Nggela, Kecamatan Wolojita, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (29/10/18) siang berduka akibat dilanda bencana kebakaran. Sebanyak 31 unit bangunan rumah termasuk 21 unit rumah adat di lokasi kejadian, ludes terbakar. “Dari 31 rumah yang terbakar, 21 rumah di antaranya adalah rumah adat. Sedangkan sisanya yakni rumah warga. Saat kejadian sekitar pukul […]

    • Kadis Retnowati : Pasar-pasar di Kota Kupang Agar Ikut Protokol Kesehatan

      Kadis Retnowati : Pasar-pasar di Kota Kupang Agar Ikut Protokol Kesehatan

      • calendar_month Jum, 15 Mei 2020
      • account_circle Penulis
      • visibility 46
      • 0Komentar

      Loading

      Kota Kupang, Garda Indonesia | Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes. mengatakan Pemkot terus melakukan koordinasi dengan Pemprov guna mengetahui jalur atau jejak kasus positif yang terjadi penularan lokal pada pasien positif Covid-19 usai meninggal pada Selasa malam, 12 Mei 2020. Pemkot Kupang, imbuh drg Retnowati, masih terus melakukan penelusuran dan mengimbau masyarakat […]

    • Dari Belu, Pesepeda Tour De EnTeTe Melaju ke Timor Tengah Selatan

      Dari Belu, Pesepeda Tour De EnTeTe Melaju ke Timor Tengah Selatan

      • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
      • account_circle Penulis
      • visibility 39
      • 0Komentar

      Loading

      Dari Atambua, perbatasan Indonesia—Timor Leste, semangat sportivitas dan persaudaraan terus mengalir, menyatukan budaya, pariwisata, hingga menggeliat dan menukik semangat sport tourism NTT di mata dunia.   Atambua | Bupati Belu, Willybrodus Lay resmi melepas pesepeda Tour de EnTeTe etape dua yang selanjutnya menuntaskan etape ketiga dengan jarak tempuh 168,2 km menuju ke Kabupaten Timor Tengah […]

    expand_less