Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PLN UIP Nusra & Petani Poco Leok Tanam 4.800 Anakan Kopi

PLN UIP Nusra & Petani Poco Leok Tanam 4.800 Anakan Kopi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

Loading

Sebanyak 24 petani penerima bantuan menerima masing-masing 200 bibit kopi kemudian menanam serentak di lahan seluas 1,9 hektare di sekitar wilayah pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6.

 

Manggarai | Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menggandeng petani Poco Leok menanam total 4.800 anakan kopi di sekitar kawasan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6, Poco Leok, Kabupaten Manggarai, NTT pada Kamis, 5 Juni 2025.

Pada kegiatan ini, sebanyak 24 petani penerima bantuan menerima masing-masing 200 bibit kopi kemudian menanam serentak di lahan seluas 1,9 hektare di sekitar wilayah pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6.

Kepala Desa Lungar, Eduardus Joman, mengapresiasi inisiatif program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN UIP Nusra yang membantu penuh kebutuhan para petani kopi lewat kegiatan ini, mulai dari pembukaan lahan kosong, pengadaan pupuk, penyediaan bibit kopi, hingga alat-alat kerja pertanian.

Bantuan ini, kata Eduardus Joman, memberi harapan dan peluang baru bagi petani untuk dapat meningkatkan pendapatan ekonomi melalui pertanian kopi yang sempat menjadi komoditas di Poco Leok.

“Kehadiran PLN membantu masyarakat atau petani di Desa Lungar sangat luar biasa. Lahan tidur warga di sini (Poco Leok) sudah dimanfaatkan berkat bantuan PLN,” ucap Eduardus Joman.

Mandeknya pertanian kopi, kata Eduardus Joman, lantaran para petani tak memiliki cukup biaya untuk membuka dan mengolah lahan kosong. Akibatnya, banyak lahan pertanian potensial yang terbengkalai.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bersama PLN, kata Eduardus Joman merupakan berkah bagi para petani sekaligus menjadi momentum untuk memacu semangat petani mengelola lahan tidur agar dapat dinikmati di kemudian hari.

Terlebih lagi, kata Eduardus Joman, PLN telah berkomitmen penuh memberikan program pendampingan khusus dalam merawat tanaman kopi ini. “Kehadiran PLN melalui berbagai program sangat dirasakan oleh warga masyarakat Desa Lungar,” ucapnya.

Jacques Jensenem, pegawai PLN UPP Nusra 2 yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa program TJSL PLN tidak hanya berhenti pada penanaman, tetapi juga mencakup pendampingan bagi para petani dalam merawat tanaman kopi yang telah ditanam. “Kami tidak hanya menanam, tapi juga mendampingi petani dalam proses perawatan. Ini bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat perekonomian warga melalui pertanian kopi,” ucapnya.

Manager PLN UPP Nusra 2, Osta Melanno, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para petani yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya petani yang telah turut serta dan menunjukkan semangat luar biasa dalam mendukung program TJSL ini,” tuturnya.

Terpisah, General Manager (GM) PLN UIP Nusra, Yasir, menjelaskan kegiatan penanaman anakan kopi pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan bentuk tanggung jawab PLN terhadap masyarakat yang tinggal di wilayah pengembangan geotermal di Poco Leok.

Sektor pertanian, kata GM Yasir, merupakan sektor potensial dalam menggerakkan roda perekonomian di Poco Leok sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. “Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa eksplorasi dan operasional geotermal, khususnya PLTP Ulumbu, dapat berjalan berdampingan dengan kegiatan pertanian,” jelasnya.

GM Yasir juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan penuh untuk menyukseskan program CSR PLN yang tengah berjalan di Poco Leok.(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua KPK : Pilkada Serentak 2020 Tidak Surutkan Pemberantasan Korupsi

    Ketua KPK : Pilkada Serentak 2020 Tidak Surutkan Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Ming, 6 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menghadapi Pilkada serentak di 270 daerah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpedoman bahwa Pilkada harus tetap berjalan, penegakan hukum juga tetap pada koridornya. Bahwa dalam upaya pemberantasan korupsi KPK tetap berkomitmen melakukan penindakan secara tegas dan profesional. Demikian ditegaskan Ketua KPK Firli Bahuri, pada Sabtu, 5 Desember 2020 di Jakarta. Ditambahkannya, sejak […]

  • Alex Frans Cabut Gugatan; Kudji Herewila Lanjutkan Proses Hukum

    Alex Frans Cabut Gugatan; Kudji Herewila Lanjutkan Proses Hukum

    • calendar_month Kam, 9 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Kisruh hukum antara penggugat; Pemilik dan Penanggung Jawab Kantor Hukum ALF Law Office, Alexander Frans,SH., dan tergugat Dosen Fakultas Pertanian Undana Kupang; Ir Kudji Herewila, perihal Gugatan Ingkar Janji dengan Nomor Perkara 160/Pdt.G/2018/PNKupang tertanggal 2 Juli 2018; akhirnya dicabut oleh Alex Frans pada Hari Rabu/8 Agustus 2018. Gugatan Ingkar Janji/Wanprestasi dari Pengacara […]

  • Repatriasi 26 Kura-kura Leher Ular Rote di Pulau Rote Provinsi NTT

    Repatriasi 26 Kura-kura Leher Ular Rote di Pulau Rote Provinsi NTT

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kura-kura leher ular (Chelonida mccordi) Rote sudah tidak ditemukan lagi di habitatnya, namun di beberapa tempat seperti di Singapura, Amerika, dan Jakarta masih bisa ditemukan satwa ini. Sehingga proses repatriasi atau pengembalian ke habitat asli perlu dilakukan. “Kura-kura leher ular ini sulit sekali ditemukan di daerah lain, di Flores juga tidak […]

  • Kota Kupang Penentu Inflasi di Nusa Tenggara Timur

    Kota Kupang Penentu Inflasi di Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Sen, 11 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang merupakan ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kota dengan luas wilayah 180,27 km2 dihuni oleh sekitar 442.758 jiwa (data BPS tahun 2020) dengan sebaran penduduk di wilayah kecamatan Alak 76.908 jiwa, Maulafa 97.976, Oebobo 100.560, Kota Raja 57.121, Kelapa Lima 75.408, dan Kota Lama 34.725 jiwa. BPS telah menetapkan Kota Kupang menjadi penentu […]

  • Gubernur VBL: “Pemerintah Norwegia Tertarik dengan Kopi NTT”

    Gubernur VBL: “Pemerintah Norwegia Tertarik dengan Kopi NTT”

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Oslo-Norwegia, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL)-Gubernur NTT saat mendampingi Duta Budaya NTT asal Sabu Raijua dalam Ajang Wonderful Indonesia yang dihelat oleh KBRI Oslo di Norwegia (28—30 Juni 2019); menyampaikan bakal terjalin kerja sama antara Norwegia dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/07/02/tarian-sabu-raijua-mendunia-bupati-sabu-norwegia-kenal-ntt/ Pernyataan tersebut disampaikannya saat jalinan komunikasi […]

  • Kausalitas–Bahasa Hukum: Menelisik Kasus Pembongkaran Lapak Joel Kabnani

    Kausalitas–Bahasa Hukum: Menelisik Kasus Pembongkaran Lapak Joel Kabnani

    • calendar_month Ming, 6 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Lejap Yuliyant Angelomestius, S. Fil. Setiap kali terjadi kasus yang dilarang oleh hukum, seperti pembunuhan, pencurian dan lain sebagainya, aparat penegak hukum dituntut untuk menangkap pelaku dan mengungkap motif tindakan pelaku. Penegak hukum, khususnya Polisi, harus bekerja keras mengolah tempat kejadian perkara, mencari bukti-bukti, dan seterusnya menangkap pelaku. Selain itu, perihal yang tak […]

expand_less