Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PLN UIP Nusra-Politeknik KP Kupang Latih Petani Rumput Laut Lifuleo Seleksi Varietas Unggul

PLN UIP Nusra-Politeknik KP Kupang Latih Petani Rumput Laut Lifuleo Seleksi Varietas Unggul

  • account_circle Tim PLN UIP Nusra
  • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
  • visibility 154
  • comment 0 komentar

Loading

Hasil penelitian dan pengamatan lapangan menunjukkan, rumput laut lokal dari perairan sekitar PLTU Timor 1 memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

 

Kupang | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Kupang terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat pesisir melalui kegiatan diseminasi dan monitoring budidaya rumput laut dengan metode seleksi varietas (Selvarula) di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Desa Eco-Bahari, sebuah inisiatif strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir di wilayah ring 1 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor 1 pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Diseminasi dilakukan sebagai tindak lanjut dari hasil pelatihan dan pemantauan sebelumnya yang menunjukkan adanya kendala pada bibit rumput laut di perairan Lifuleo, baik dari aspek genetika maupun lingkungan. Melalui metode seleksi varietas bertahap, bibit unggul dengan pertumbuhan cepat dan ketahanan tinggi terhadap penyakit diseleksi secara sistematis.

“Kami melakukan peremajaan bibit lokal melalui seleksi varietas agar produktivitas meningkat signifikan tanpa harus mendatangkan bibit dari luar daerah,” ujar Rafiqah Pratiwi, salah satu tim pendamping lapangan dari Politeknik KP Kupang

Pada pelaksanaannya, tim melakukan seleksi generasi pertama (G1) dari total 800 titik tanam di perairan Lifuleo. Dari jumlah tersebut, sekitar 150 ikat rumput laut dipilih kembali berdasarkan hasil pertumbuhan terbaik untuk dijadikan bahan generasi berikutnya. Setelah 30 hari masa tanam, hasil panen generasi pertama menunjukkan peningkatan signifikan, dengan bobot rata-rata di atas 100 gram per ikat.

“Metode ini akan berlanjut hingga Februari 2026, dengan siklus seleksi selama tiga generasi. Kami optimistis dalam 30 hari ke depan bobot rumput laut akan meningkat lebih besar lagi. Dari situ, akan terbentuk kebun bibit unggul yang bisa dimanfaatkan para petani Lifuleo dan sekitarnya,” lanjut Rafiqah.

Hasil penelitian dan pengamatan lapangan menunjukkan, rumput laut lokal dari perairan sekitar PLTU Timor 1 memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Kondisi arus, salinitas, dan pencahayaan laut di Lifuleo dinilai sangat mendukung pembentukan strain rumput laut unggul yang tahan penyakit sekaligus memiliki daya tumbuh tinggi.

Program Selvarula ini juga menjadi wadah transfer pengetahuan. Para petani dilatih memahami prinsip dasar pemuliaan, teknik seleksi, pencatatan data pertumbuhan, hingga metode panen yang efisien. Dengan demikian, masyarakat pesisir dapat secara mandiri melakukan peremajaan bibit di masa depan.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir melalui pendekatan ilmiah dan ramah lingkungan.

“Seleksi varietas rumput laut ini adalah investasi jangka panjang yang akan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan petani pesisir. Infrastruktur listrik yang kami bangun di Pulau Timor harus sejalan dengan kehidupan yang tumbuh di laut Lifuleo,” ujar Rizki.

Rizki menambahkan, PLN UIP Nusra akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor agar program berbasis riset seperti Selvarula dapat diperluas ke wilayah pesisir lainnya. Dengan begitu, masyarakat pesisir di Nusa Tenggara memiliki ketahanan ekonomi yang berakar pada ilmu pengetahuan dan inovasi.(*)

 

 

  • Penulis: Tim PLN UIP Nusra

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terapi Plasma Konvalesen Jadi Pengobatan Alternatif Covid-19

    Terapi Plasma Konvalesen Jadi Pengobatan Alternatif Covid-19

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Terapi Plasma Konvalesen yang kini kembali digaungkan sebagai salah satu terapi alternatif untuk mengobati pasien positif Covid-19, sebetulnya bukan merupakan hal baru. Terapi ini telah digunakan sejak satu abad yang lalu untuk mengobati banyak penyakit, termasuk difteri. Membahas hal tersebut, dr. Erlina Burhan, Sp.P (K), M.Sc., Ph.D, Dokter Spesialis Paru Rumah […]

  • Masyarakat Anti Fitnah Indonesia Helat Nobar Film Melawan Hoaks

    Masyarakat Anti Fitnah Indonesia Helat Nobar Film Melawan Hoaks

    • calendar_month Ming, 12 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) yang gencar melakukan advokasi melawan hoaks berhasil memproduksi film terbaru berjudul “Dunia Tanpa Hoax (Film Ikan Pari)”. Film yang diproduksi tahun 2022 ini siap digunakan sebagai materi kampanye cerdas melawan hoaks ke masyarakat Indonesia. Kupang menjadi kota pertama yang menjadi pilihan MAFINDO sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi. […]

  • Belajar dari Covid-19, Webinar Edukasi IGI Flores Timur Jadi Wahana Belajar

    Belajar dari Covid-19, Webinar Edukasi IGI Flores Timur Jadi Wahana Belajar

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka, Garda Indonesia | Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia, membuat banyak perubahan di segala bidang kehidupan manusia pada skala besar maupun kecil, pada tingkat desa maupun nasional bahkan internasional. Pandemi Covid-19 begitu kuatnya mengguncang dunia hingga dalam jangka waktu yang begitu singkat, sang virus sudah menjadi objek yang mengerikan karena memakan jutaan […]

  • ‘DOOR to DOOR’ Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular di Kota Kupang

    ‘DOOR to DOOR’ Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular di Kota Kupang

    • calendar_month Sel, 19 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) merupakan salah satu dari 5 (lima) Direktorat di bawah Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). P2PTM Kemenkes RI telah menghelat kegiatan “Gerakan Bulan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular” (PTM) dimulai serentak di seluruh Indonesia pada 18 Mei […]

  • Richard Riwoe Bantu Ambulans untuk RS Carolus Borromeus Kupang

    Richard Riwoe Bantu Ambulans untuk RS Carolus Borromeus Kupang

    • calendar_month Sab, 19 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | “Berkeliling sambil berbuat baik dan yang kuat menolong yang lemah” semboyan yang diadopsi dari Uskup Agung Kupang dan ditambahkan narasi oleh Johanis Richard Riwoe, S.H., S.T., M.A. M.H. M.A. dimanifestasikan dalam tindakan nyata membantu, berbuat baik, dan menunjukkan kasih kepada banyak orang. Tindakan nyata dilakukan Richard Riwoe, panggilan akrab dari pengacara […]

  • Deklarasi Hari Bahagia Bersama, JNE Luncurkan Buku

    Deklarasi Hari Bahagia Bersama, JNE Luncurkan Buku

    • calendar_month Rab, 8 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | JNE bersyukur menginjak usia 31 tahun, masih dapat berbagi kebahagiaan kepada pelanggan setia maupun masyarakat Indonesia terlebih di masa pandemi. Berawal dari tagline JNE yang selalu diusung yaitu “Connecting Happiness”, JNE mendeklarasikan Hari Bahagia Bersama yang ditandai dengan peluncuran buku yang berjudul “Bahagia Bersama” pada Selasa 7 September 2021. Bertempat di […]

expand_less