Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PLTP Atadei, Elaborasi Pemda Lembata & PLN Menuju Energi Mandiri

PLTP Atadei, Elaborasi Pemda Lembata & PLN Menuju Energi Mandiri

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 23 Agu 2024
  • visibility 45
  • comment 1 komentar

Loading

Lewoleba | Saat ini, kondisi kelistrikan Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih bergantung pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) berbahan bakar solar dengan biaya produksi yang tinggi. Masyarakat diharapkan mendukung pembangunan PLTP Atadei 2×5 MW yang akan menjadi solusi energi terbarukan bagi wilayah tersebut.

Demikian dipaparkan Bobby Robson Sitorus, Manager Pertanahan dan Aset PT PLN (Persero) UIP Nusra dalam sosialisasi pengadaan lahan PLTP Atadei pada Kamis, 22 Agustus 2024 di halaman kantor Desa Nubahareka dihadiri oleh Forkompinda, SKPD Kabupaten Lembata, serta 120 warga setempat, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh adat dari Desa Atakore dan Desa Nebuhakera.

Di hadapan Pj. Bupati Lembata, Paskalis Ola Tapobali, beserta jajaran, Kapolres Lembata, perwakilan Ditjen EBTKE, Badan Geologi, anggota DPRD Kabupaten Lembata, dan sejumlah tokoh masyarakat serta penggiat lingkungan. Turut hadir juga ahli-ahli energi panas bumi dari Institut Teknologi Bandung dan putra daerah Atadei; Bobby Robson Sitorus juga memaparkan tahapan-tahapan pengadaan lahan yang meliputi sosialisasi, inventarisasi/identifikasi, pengumuman hasil, penilaian ganti rugi, musyawarah, hingga proses pembayaran.

Sosialisasi ini merupakan tanda dimulainya pembangunan PLTP Atadei dan memecut PLN optimis bahwa proyek PLTP Atadei akan berjalan sesuai target, memberikan kontribusi pada tercapainya net zero emission (NZE) pada tahun 2060, serta menjadikan Lembata sebagai pulau yang sepenuhnya bergantung pada energi terbarukan. Dan menjadi tonggak awal bagi pengembangan PLTP Atadei yang diharapkan mampu menggantikan seluruh pasokan listrik dari PLTD yang selama ini diandalkan oleh masyarakat Lembata. Dukungan penuh dari masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan proyek ini, sekaligus membawa Lembata menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Camat Atadei, Marianus Demoor, S.Sos., menyampaikan pentingnya kegiatan sosialisasi ini sebagai langkah awal dalam memajukan Lembata, khususnya Kecamatan Atadei. Ia berharap masyarakat mendukung penuh pelaksanaan pembangunan PLTP yang diharapkan dapat membawa kemajuan bagi wilayah tersebut.

Jajaran PLN bersama Pj Bupati Lembata saat disambut masyarakat Desa Nubahareka

Sementara itu, Kasirun, Manajer Unit Pelaksana Proyek Nusa Tenggara 3 (UPP Nusra 3), mengungkapkan bahwa acara ini merupakan bagian dari proses panjang pembangunan PLTP Atadei. Ia juga menekankan pentingnya diskusi terbuka dengan para ahli untuk mengedukasi masyarakat terkait dampak dan manfaat dari proyek ini serta menyampaikan kepada masyarakat agar PLN dapat diterima sebagai keluarga selama pengembangan PLTP ini dilaksanakan.

Pj. Bupati Lembata, Paskalis Ola Tapobali, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Ia juga mendorong masyarakat untuk berdiskusi dengan para ahli guna memahami lebih dalam tentang proyek PLTP dan dampaknya terhadap lingkungan serta kehidupan sosial-ekonomi.

“Sebelum kegiatan pada Hari ini PLN sudah memenuhi permohonan kami untuk melihat langsung PLTP yang telah berjalan di Kamojang dan Ulumbu, dan sebelumnya sudah juga dilaksanakan Seminar Adat terkait manfaat pembangunan PLTP maka dalam kesempatan hari ini kita manfaatkan sebaik – baiknya untuk berdiskusi dengan para ahli yang telah dihadirkan” ungkap Paskalis

Acara dilanjutkan dengan prosesi simbolis berupa tukar cendera mata antara PLN dan Forkompinda kemudian diakhiri dengan diskusi terkait dampak pembangunan PLTP dipandu oleh ahli geothermal, Ir. Gregorius Yuan Ladjar, Dr. Ali Ashat dari ITB, dan perwakilan dari Ditjen EBTKE. Banyak warga yang mengajukan pertanyaan dan menyampaikan dukungan untuk proyek ini, yang berlangsung hingga sore hari.

Acara ditutup oleh Pj. Bupati Lembata dengan closing statement, “Taan tou transisi energi Lembata maju mandiri berkelanjutan,” yang menegaskan visi Lembata sebagai pulau yang 100% menggunakan energi hijau dari PLTP Atadei. (*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • “Securities Crowdfunding” Cara OJK Dorong Pembiayaan UMKM

      “Securities Crowdfunding” Cara OJK Dorong Pembiayaan UMKM

      • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 38
      • 0Komentar

      Loading

      Bali, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendukung pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui percepatan dan perluasan akses ke sektor pasar modal dengan memanfaatkan produk securities crowdfunding (SCF). Produk  SCF ini diharapkan bisa semakin mendorong pengembangan UMKM khususnya di Bali agar dapat bersaing secara nasional bahkan sampai ke kancah internasional. Demikian […]

    • Diduga, Bocah 2,8 Tahun Jadi Korban Malpraktik RSUD Gabriel Manek

      Diduga, Bocah 2,8 Tahun Jadi Korban Malpraktik RSUD Gabriel Manek

      • calendar_month Jum, 23 Apr 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 43
      • 0Komentar

      Loading

      Belu-NTT, Garda Indonesia | Bocah berumur 2,8 tahun Gamaliel Pobas berdomisi di Kompleks Kuburan China, Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); diduga menjadi korban malpraktik dr. Mega dan dua perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr. Gabriel Manek Atambua, pada Kamis malam, 15 April 2021, sekitar pukul 21.20 […]

    • Pemerintah Siapkan Proses Evakuasi Empat WNI di Kapal Pesiar ‘Diamond Princess’

      Pemerintah Siapkan Proses Evakuasi Empat WNI di Kapal Pesiar ‘Diamond Princess’

      • calendar_month Sab, 22 Feb 2020
      • account_circle Penulis
      • visibility 41
      • 0Komentar

      Loading

      Riau, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan sejumlah opsi untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Kapal Pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Pelabuhan Yokohama, Jepang. Menurutnya, saat ini pemerintah masih dalam proses persiapan untuk evakuasi. “Ya ini dalam proses persiapan tapi belum kita putuskan. Rumah sakit juga kita siapkan, […]

    • Inap di Rumah Warga, Pengungsi Afganistan Diamankan Rudenim Kupang

      Inap di Rumah Warga, Pengungsi Afganistan Diamankan Rudenim Kupang

      • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
      • account_circle Penulis
      • visibility 43
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang, Garda Indonesia | Rumah Detensi Imigrasi Kupang menjalankan tugas dan fungsinya di bidang keimigrasian. Berdasarkan laporan dan pengaduan Ketua RT 027 RW 001, Kelurahan Oeleta Pankase, Rudenim Kupang mengamankan satu orang pengungsi asal Afganistan yang diduga sering menginap di rumah salah satu warga lokal pada Jumat, 20 Mei 2022. Kepala seksi keamanan dan ketertiban […]

    • Upaya Kementerian PPPA Lindungi Hak Pekerja Perempuan

      Upaya Kementerian PPPA Lindungi Hak Pekerja Perempuan

      • calendar_month Sen, 28 Okt 2019
      • account_circle Penulis
      • visibility 74
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Saat ini perempuan bekerja hampir di semua bidang pembangunan. Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dalam Ketenagakerjaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Rafael Walangitan mengatakan hak perempuan pekerja harus diperhatikan. Pekerja perempuan memerlukan pemeliharaan dan perlindungan kesehatan yang baik, khususnya terkait kesehatan reproduksinya. “Apabila perempuan pekerja tidak diberi perlindungan […]

    • 43 TKI Asal NTT Meninggal Dunia Kurun Waktu Jan-Juni 2018

      43 TKI Asal NTT Meninggal Dunia Kurun Waktu Jan-Juni 2018

      • calendar_month Jum, 22 Jun 2018
      • account_circle Penulis
      • visibility 36
      • 0Komentar

      Loading

      NTT, gardaindonesia.id – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang mencatat Sebanyak 43 (Empat Puluh Tiga) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal NTT yang meninggal dunia sejak bulan Januari hingga Juni 2018. Plt. Kepala BP3TKI Kupang, Siwa,SE kepada gardaindonesia.id melalui pesan Whatsapp, membeberkan kondisi tersebut. “Posisi menjadi 43 jenazah, hari ini (Jumat/22 Juni 2018) […]

    expand_less