Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PLTP Ulumbu Buruk? Warga Desa Wewo Sebut Itu Tak Benar

PLTP Ulumbu Buruk? Warga Desa Wewo Sebut Itu Tak Benar

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
  • visibility 186
  • comment 0 komentar

Loading

Sebagai warga asli yang tinggal di sekitar kawasan geotermal PLTP Ulumbu, Lorens dan warganya tak pernah sekalipun mengeluhkan ketersediaan air bersih. Begitu pun dengan aktivitas pertanian para petani.

 

Ulumbu | Kepala Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT, Lorens Langgut, menampik rumor yang menyatakan bahwa kehadiran pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu telah menyebabkan ketersediaan air bersih untuk kebutuhan pertanian dan rumah tangga menurun.

Sebagai warga asli yang tinggal di sekitar kawasan geotermal PLTP Ulumbu, Lorens dan warganya tak pernah sekalipun mengeluhkan ketersediaan air bersih. Begitu pun dengan aktivitas pertanian para petani.

Sejak hadirnya PLTP Ulumbu pada 2011 sampai dengan saat ini, warga Kampung Tantong dan Kampung Damu, yang hidup berdampingan dengan PLTP Ulumbu, tetap bisa menikmati kejernihan mata air Wae Ces.

“Warga dua kampung tersebut tidak pernah mengeluh kekurangan air bersih,” kata Lorens.

Bukan cuma itu, areal sawah di Desa Wewo pun tetap bisa memanfaatkan keberlimpahan mata air Wae Pesi untuk kebutuhan pertanian. Bahkan, kata Lorens, para petani melakukan panen paling sedikit dua kali setahun. Baik padi, maupun tanaman perkebunan, seperti cengkeh, kakao, dan lainnya, tumbuh subur.

“Sudah empat tahun berturut-turut, petani di desa Wewo menikmati hasil panen cengkeh yang luar biasa,” tutur Lorens.

Lorens juga menegaskan pernyataannya melalui pengalamannya saat mendapat kesempatan berkunjung ke PLTP Lahendong di Kabupaten Tomohon, Sulawesi Utara, bersama rombongan warga Poco Leok, 11-12 Maret 2025.

Warga sekitar PLTP yang telah berusia 24 tahun itu, kata Lorens, hidup sejahtera. Air tetap melimpah, dan petani tetap menoreh hasil panen maksimal. Bahkan, pertanian di Lahendong sudah maju dengan berbagai diversifikasi tanaman.

Lorens berharap, para petani di Desa Wewo bisa mengikuti pola pertanian di sekitar PLTP Lahendong, apalagi di Desa Wewo sudah ada lima kelompok tani yang sudah menjadi binaan PLTP Ulumbu.

“Tanaman padi maupun tanaman hortikultura di sekitar PLTP Lahendong sangat subur bahkan air sekitar wilayah itu berlimpah,” ungkap Lorens.

Kesaksian Lorens diamini oleh para petani yang berbatasan langsung dengan PLTP Lahendong. Mereka bercerita bahwa tidak ada keluhan sehubungan dengan ketersediaan air permukaan. Melimpahnya air permukaan tersebut, dimanfaatkan untuk kebutuhan usaha dengan menanam berbagai tanaman hortikultura.

“Wilayah kami tidak mengalami kekurangan air, dan kegiatan pertanian kami berjalan normal sekalipun dekat dengan lokasi sumur PLTP Lahendong,” ucap Heral Kaat, petani hortikultura di Lahendong.

Pengakuan Lorens dan para petani di PLTP Lahendong menjadi nyata bukti bahwa eksplorasi geotermal tak berdampak pada kelangsungan hidup masyarakat dan kelestarian alam sekitarnya.(*)

Sumber (*/tim Pos Kupang)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Donasi Aldo Lusi dari Bank NTT, Dirut Alex Ucap Terima Kasih ke Nasabah

    Donasi Aldo Lusi dari Bank NTT, Dirut Alex Ucap Terima Kasih ke Nasabah

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Usai membuka donasi untuk menggugah simpati publik dalam aksi kemanusiaan membantu Aldo Lusi pada 6 Mei 2022 lalu, melalui rekening Bank NTT Peduli, maka pada Senin, 23 Mei 2022, PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT) secara resmi menutup dan menyerahkan donasi kepada yang bersangkutan. Penyerahan ini berlangsung […]

  • Semana Santa – Sejarah Prosesi Sakral Umat Katolik Flores Timur (1)

    Semana Santa – Sejarah Prosesi Sakral Umat Katolik Flores Timur (1)

    • calendar_month Sab, 30 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Loading

    Semana Santa atau Hari Bae adalah ritual perayaan Pekan Suci Paskah yang dilakukan selama 7 (tujuh) hari berturut-turut oleh umat Katolik di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kata semana santa berasal dari bahasa Portugis semana yang berarti “pekan” atau “minggu” dan santa yang berarti “suci”. Secara keseluruhan, semana santa berarti pekan suci yang dimulai dari Minggu Palma, Rabu Pengkhianatan, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci hingga perayaan Minggu Halleluya atau Minggu Paskah. Semana Santa […]

  • Siap Digelar – Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Bali

    Siap Digelar – Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Bali

    • calendar_month Sen, 8 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Bali, gardaindonesia.id – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo optimis pelaksanaan pertemuan International Monetary Fund (IMF) – World Bank (WB) yang dilaksanakan di Bali, tanggal 8—14 Oktober 2018, akan berlangsung lancar dan sukses. Berbagai persiapan yang dilakukan untuk menggelar hajat besar tersebut telah selesai dilakukan. Baik dari segi tempat acara, keamanan, transportasi hingga kesiapan acara lainnya. […]

  • Dampak Corona di NTT, Pelabuhan Ditutup & Frekuensi Penerbangan Dikurangi

    Dampak Corona di NTT, Pelabuhan Ditutup & Frekuensi Penerbangan Dikurangi

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekretaris Bidang Pengendalian Pintu Masuk Keluar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi NTT yang juga Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Isyak Nuka, S.T., M.M. menegaskan, kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT di bidang perhubungan tidak berubah. “Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelum-sebelumnya; kalau di bandara belum kita tutup […]

  • Wakil Wali Kota Kupang: “Hingga Tanggal 2 Januari 2021 Tak Boleh Ada Pesta”

    Wakil Wali Kota Kupang: “Hingga Tanggal 2 Januari 2021 Tak Boleh Ada Pesta”

    • calendar_month Rab, 23 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Herman Man menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan seluruh warga Kota Kupang merupakan prioritas utama yang wajib dipertimbangkan dalam upaya menekan penularan transmisi lokal Covid-19 di Kota Kupang. Jika ada kegiatan atau ada acara, maka diperbolehkan hanya sampai pukul 21.00 WITA (9 malam) saja seperti edaran […]

  • Presiden Harap Kapal Selam Alugoro Jadi Awal Kemandirian Alutsista Nasional

    Presiden Harap Kapal Selam Alugoro Jadi Awal Kemandirian Alutsista Nasional

    • calendar_month Sen, 27 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengunjungi PT PAL Indonesia (Persero) di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur pada Senin, 27 Januari 2020. Pada kesempatan tersebut, Presiden meninjau langsung kapal selam KRI Alugoro-405. Setibanya di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB, Presiden terlebih dahulu meninjau panel dan mendapatkan penjelasan terkait kapal selam Alugoro. Presiden kemudian menuju […]

expand_less