Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Predator Laut Musuh Terumbu Karang

Predator Laut Musuh Terumbu Karang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
  • visibility 186
  • comment 0 komentar

Loading

Bintang laut termasuk ke dalam kelas bintang laut Echinodermata, sebuah keluarga besar hewan laut dengan tubuh pipih berbentuk bintang dan mulut di bagian tengah bagian bawah tubuh. Jumlah lengan yang menjulur dari lempeng tubuh biasanya berjumlah lima, tetapi beberapa spesies memiliki jumlah enam atau lebih. Bagian dalam dari lengan-lengan ini berisi gonad dan kelenjar pencernaan guna melakukan berbagai fungsi penting di dalam tubuh.

Meskipun ukurannya relatif kecil, bintang laut memiliki beragam warna dan ukuran. Sebagian besar jenis bintang laut ditemukan di Samudra Pasifik, dan varian warna tubuhnya bervariasi dari merah, oranye, ungu, hingga sian.

Ada sekitar 1.800 spesies bintang laut di dunia, dengan sekitar 1500 hidup di dasar laut. Bintang laut tersebar luas, mulai dari iklim tropis hangat hingga laut dingin yang beku, bahkan pada kedalaman laut 6.000 meter di bawah permukaan laut. Seluruh tubuh bintang laut terdiri dari banyak lempengan tulang kalsium yang digabungkan oleh jaringan ikat, dengan tonjolan mencolok seperti duri, benjolan, atau kutil pada permukaan tubuhnya.

Kulit echinoderm bintang laut mengandung kristal-kristal kecil yang bertindak sebagai cermin perspektif, menangkap informasi penting tentang lingkungan sekitar. Kristal-kristal ini mengumpulkan cahaya dengan sangat baik sehingga mereka dapat menangkap cahaya dari semua arah secara bersamaan, sehingga tentu saja hewan lain akan sulit untuk menyerang bintang laut dari belakang.

Bintang laut adalah pemakan daging rakus, memangsa hewan laut yang bergerak lambat seperti moluska, sea urchins, kepiting, dan anemon laut. Mereka umumnya memiliki 2 (dua) lambung, salah satunya dapat dikeluarkan dari tubuh.

Dengan tentakel yang kuat, bintang laut dapat membuka cangkang yang keras dan kemudian menyemburkan lambung ke dalam cangkang tersebut, mencerna daging secara langsung di dalamnya. Keahlian khusus pencernaan eksternal ini memungkinkan bintang laut untuk memakan makanan beberapa kali lebih besar dari ukuran mereka sendiri.

Meskipun manusia menemukan populasi bintang laut sangat menarik, namun saat ini mereka sedang menghadapi masalah serius yang disebabkan oleh spesies bintang laut mahkota duri.

Bintang laut mahkota duri adalah pembunuh terkenal dari karang, yang merupakan taman bawah laut di laut dan habitat bagi ikan serta banyak jenis kehidupan laut lainnya. Terumbu karang itu sendiri terbentuk oleh rangka polip karang dalam proses pertumbuhan dan akumulasi selama ratusan hingga ribuan tahun. Bintang laut mahkota duri bertanggung jawab atas hampir separuh hilangnya Great Barrier Reef di Australia. Untuk menyelamatkan Great Barrier Reef, pemerintah Australia telah mengembangkan metode baru untuk membunuh 250.000 bintang laut mahkota duri dalam dua tahun.

Penghancuran terumbu karang oleh spesies bintang laut mahkota duri menimbulkan ancaman bagi rantai ekologi laut, di mana dapat mengakibatkan kehilangan terumbu karang yang tentunya bisa memiliki konsekuensi yang tidak terduga dan menghancurkan. Penampilan bintang laut mungkin terlihat indah dan anggun, tetapi sebenarnya mereka adalah predator mematikan di dunia akuatik. Dengan kemampuan pencernaan yang unik, mereka dapat memangsa hewan laut beberapa kali lebih besar dari ukuran mereka.

Meskipun bintang laut memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut, beberapa spesies bintang laut seperti crown of thorns starfish atau bintang laut mahkota duri dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada lingkungan. Sangat penting untuk melindungi dan melestarikan lingkungan laut yang sensitif dan melalukan pencegahan atas risiko kehilangan terumbu karang yang sangat penting bagi kelangsungan hidup kehidupan laut.

Selain kerusakan akibat bintang laut mahkota duri, hidangan berbahan bintang laut juga telah menjadi makanan populer di beberapa negara. Di beberapa budaya, mereka dianggap sebagai makanan istimewa dan disajikan dalam berbagai cara, seperti digoreng, direbus, atau dikeringkan. Di beberapa daerah, mereka juga digunakan dalam obat tradisional. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa mengonsumsi bintang laut sebagai hidangan secara berlebihan tentu saja akan dapat memiliki efek negatif pada ekosistem laut.

Bintang laut adalah predator dari banyak spesies dengan gerakannya yang lambat, seperti moluska dan krustasea, sehingga kelebihan populasi mereka dapat menyebabkan penurunan populasi spesies-spesies tersebut, yang dapat memiliki efek yang merambat sepanjang rantai makanan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga pelestarian dan skala konsumsi bintang laut untuk menjaga keseimbangan dalam ekosistem laut.(*)

Sumber (*/picinstyle)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Ke-20 BNN RI, Dari NTT Menuju Indonesia Bersih Narkoba

    HUT Ke-20 BNN RI, Dari NTT Menuju Indonesia Bersih Narkoba

    • calendar_month Sel, 22 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Hari ulang tahun (HUT) ke-20 Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) dilaksanakan secara hybrid dari GOR Balai Besar Rehabilitasi Bogor pada Selasa, 22 Maret 2022 pukul 08.30 WIB atau 09.30 WITA—selesai. Bertema, “20 Tahun Mengabdi Menuju Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar)” perayaan HUT BNN dihelat dalam masa endemi Covid-19. Wadah yang […]

  • Telisik Adonara, Pulau Leluhur Ayodhia Kalake Pj Gubernur NTT

    Telisik Adonara, Pulau Leluhur Ayodhia Kalake Pj Gubernur NTT

    • calendar_month Sen, 11 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Flores, Garda Indonesia | Adonara adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara, yakni di sebelah timur Pulau Flores. Luas wilayahnya 509 km², dan titik tertingginya 1.676 m. Pulau ini dibatasi oleh Laut Flores di sebelah utara, Selat Solor di selatan (memisahkan dengan Pulau Solor), serta Selat Lowotobi di barat (memisahkan dengan Pulau Flores. Adonara dahulu merupakan sebuah kerajaan Adonara yang didirikan pada tahun 1650. Secara umum, […]

  • 22 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Satunya Asal NTT

    22 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Satunya Asal NTT

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima Laporan Korps kenaikan pangkat 22 Perwira Tinggi (Pati) TNI, bertempat di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Jumat, 5 Juli 2024. Panglima TNI mengingatkan bahwa  kenaikan pangkat ini bukan  hadiah yang diterima dengan biasa-biasa saja, karena banyak perwira-perwira yang berkeinginan naik pangkat atau […]

  • Afganistan Belajar Industri Rumahan dari Indonesia

    Afganistan Belajar Industri Rumahan dari Indonesia

    • calendar_month Sab, 9 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Pemerintah Republik Islam Afghanistan terus berupaya memajukan negara dan kaum perempuannya meski negaranya masih dilanda perang. Salah satunya dengan belajar tentang Industri Rumahan (IR) dari Indonesia. Deputi Deputi bidang Teknis dan Kebijakan Kementerian Urusan Perempuan Republik Islam Afghanistan, Spozhmai Wardak mengemukakan hal ini dalam penutupan Second Workshop on Women Economic Empowerment […]

  • 10 Unit Rumah dari YPKM dan KASOGI untuk Warga Desa Bena TTS

    10 Unit Rumah dari YPKM dan KASOGI untuk Warga Desa Bena TTS

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM) dan Komunitas Soe Berbagi (KASOGI), kembali memberikan bantuan 10 ( sepuluh) unit rumah layak huni untuk warga desa Bena Toinunu, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); diserahkan secara simbolis pada Selasa, 21 Juni 2022. Adapun nama-nama penerima bantuan rumah […]

  • Sinergi PLN, Pemda dan Uskup Ende untuk Resiliensi Energi Panas Bumi

    Sinergi PLN, Pemda dan Uskup Ende untuk Resiliensi Energi Panas Bumi

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Undang-Undang Panas Bumi mengatur pemanfaatan sumber daya ini secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat. Panas bumi juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi, seperti pengeringan hasil panen masyarakat termasuk kopi, kemiri, dan cengkeh serta pengembangan sektor pariwisata.   Ende | Guna mempercepat pembangunan pembangkit energi bersih di pulau Flores, PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) […]

expand_less