Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Predator Laut Musuh Terumbu Karang

Predator Laut Musuh Terumbu Karang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
  • visibility 110
  • comment 0 komentar

Loading

Bintang laut termasuk ke dalam kelas bintang laut Echinodermata, sebuah keluarga besar hewan laut dengan tubuh pipih berbentuk bintang dan mulut di bagian tengah bagian bawah tubuh. Jumlah lengan yang menjulur dari lempeng tubuh biasanya berjumlah lima, tetapi beberapa spesies memiliki jumlah enam atau lebih. Bagian dalam dari lengan-lengan ini berisi gonad dan kelenjar pencernaan guna melakukan berbagai fungsi penting di dalam tubuh.

Meskipun ukurannya relatif kecil, bintang laut memiliki beragam warna dan ukuran. Sebagian besar jenis bintang laut ditemukan di Samudra Pasifik, dan varian warna tubuhnya bervariasi dari merah, oranye, ungu, hingga sian.

Ada sekitar 1.800 spesies bintang laut di dunia, dengan sekitar 1500 hidup di dasar laut. Bintang laut tersebar luas, mulai dari iklim tropis hangat hingga laut dingin yang beku, bahkan pada kedalaman laut 6.000 meter di bawah permukaan laut. Seluruh tubuh bintang laut terdiri dari banyak lempengan tulang kalsium yang digabungkan oleh jaringan ikat, dengan tonjolan mencolok seperti duri, benjolan, atau kutil pada permukaan tubuhnya.

Kulit echinoderm bintang laut mengandung kristal-kristal kecil yang bertindak sebagai cermin perspektif, menangkap informasi penting tentang lingkungan sekitar. Kristal-kristal ini mengumpulkan cahaya dengan sangat baik sehingga mereka dapat menangkap cahaya dari semua arah secara bersamaan, sehingga tentu saja hewan lain akan sulit untuk menyerang bintang laut dari belakang.

Bintang laut adalah pemakan daging rakus, memangsa hewan laut yang bergerak lambat seperti moluska, sea urchins, kepiting, dan anemon laut. Mereka umumnya memiliki 2 (dua) lambung, salah satunya dapat dikeluarkan dari tubuh.

Dengan tentakel yang kuat, bintang laut dapat membuka cangkang yang keras dan kemudian menyemburkan lambung ke dalam cangkang tersebut, mencerna daging secara langsung di dalamnya. Keahlian khusus pencernaan eksternal ini memungkinkan bintang laut untuk memakan makanan beberapa kali lebih besar dari ukuran mereka sendiri.

Meskipun manusia menemukan populasi bintang laut sangat menarik, namun saat ini mereka sedang menghadapi masalah serius yang disebabkan oleh spesies bintang laut mahkota duri.

Bintang laut mahkota duri adalah pembunuh terkenal dari karang, yang merupakan taman bawah laut di laut dan habitat bagi ikan serta banyak jenis kehidupan laut lainnya. Terumbu karang itu sendiri terbentuk oleh rangka polip karang dalam proses pertumbuhan dan akumulasi selama ratusan hingga ribuan tahun. Bintang laut mahkota duri bertanggung jawab atas hampir separuh hilangnya Great Barrier Reef di Australia. Untuk menyelamatkan Great Barrier Reef, pemerintah Australia telah mengembangkan metode baru untuk membunuh 250.000 bintang laut mahkota duri dalam dua tahun.

Penghancuran terumbu karang oleh spesies bintang laut mahkota duri menimbulkan ancaman bagi rantai ekologi laut, di mana dapat mengakibatkan kehilangan terumbu karang yang tentunya bisa memiliki konsekuensi yang tidak terduga dan menghancurkan. Penampilan bintang laut mungkin terlihat indah dan anggun, tetapi sebenarnya mereka adalah predator mematikan di dunia akuatik. Dengan kemampuan pencernaan yang unik, mereka dapat memangsa hewan laut beberapa kali lebih besar dari ukuran mereka.

Meskipun bintang laut memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut, beberapa spesies bintang laut seperti crown of thorns starfish atau bintang laut mahkota duri dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada lingkungan. Sangat penting untuk melindungi dan melestarikan lingkungan laut yang sensitif dan melalukan pencegahan atas risiko kehilangan terumbu karang yang sangat penting bagi kelangsungan hidup kehidupan laut.

Selain kerusakan akibat bintang laut mahkota duri, hidangan berbahan bintang laut juga telah menjadi makanan populer di beberapa negara. Di beberapa budaya, mereka dianggap sebagai makanan istimewa dan disajikan dalam berbagai cara, seperti digoreng, direbus, atau dikeringkan. Di beberapa daerah, mereka juga digunakan dalam obat tradisional. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa mengonsumsi bintang laut sebagai hidangan secara berlebihan tentu saja akan dapat memiliki efek negatif pada ekosistem laut.

Bintang laut adalah predator dari banyak spesies dengan gerakannya yang lambat, seperti moluska dan krustasea, sehingga kelebihan populasi mereka dapat menyebabkan penurunan populasi spesies-spesies tersebut, yang dapat memiliki efek yang merambat sepanjang rantai makanan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga pelestarian dan skala konsumsi bintang laut untuk menjaga keseimbangan dalam ekosistem laut.(*)

Sumber (*/picinstyle)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri PPN Tinjau Bendungan Kambaniru & Food Estate di Pulau Sumba

    Menteri PPN Tinjau Bendungan Kambaniru & Food Estate di Pulau Sumba

    • calendar_month Sab, 5 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba-NTT, Garda Indonesia | Menteri  Perencanaan Pembangunan Nasional (Menteri PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Dr.Ir. Suharso Monoarfa melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Pulau Sumba, pada Jumat 4 Juni 2021; menggunakan Pesawat Private Flight Type A/C, Menteri PPN bersama rombongan tiba di Bandara Umbu Mehang Kunda, Kabupaten Sumba Timur sekitar pukul 09.10 WITA. Kedatangan Menteri […]

  • Presiden Jokowi Terima Global Citizen Award Tahun 2022

    Presiden Jokowi Terima Global Citizen Award Tahun 2022

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menerima penghargaan Global Citizen Award dari Atlantic Council dalam acara Global Food Security Forum di Kecak Ballroom, Sofitel Nusa Dua Beach Resort, Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Minggu, 13 November 2022. Dalam sambutannya, Kepala Negara mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan motivasi untuk meningkatkan peran serta dalam menyelesaikan […]

  • Dari Atap Daun Jadi Permanen, PLN dan TNI Bangun Sekolah di Batas RI-Timor Leste

    Dari Atap Daun Jadi Permanen, PLN dan TNI Bangun Sekolah di Batas RI-Timor Leste

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Loading

    Danrem 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Hendro Cahyono, menyampaikan bahwa wilayah perbatasan memiliki tingkat kerawanan tinggi sehingga pembangunan infrastruktur pendidikan seperti sekolah sangat krusial untuk mengatasi ketimpangan.   Oepoli | Mengawali tahun 2026, wajah baru pendidikan hadir di beranda terdepan Indonesia. PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur bersama TNI meresmikan gedung baru UPTD […]

  • Arahan & Strategi Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk Pemda

    Arahan & Strategi Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk Pemda

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo yang ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memberikan arahan dan strategi kepada para Gubernur, Bupati dan Wali Kota serta seluruh pemangku kebijakan di daerah untuk menerapkan beberapa poin sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 di seluruh Indonesia. Hal tersebut […]

  • Remaja Milenial Tanpa Rokok, PKM dari Prodi Psikologi Kristen IAKN Kupang

    Remaja Milenial Tanpa Rokok, PKM dari Prodi Psikologi Kristen IAKN Kupang

    • calendar_month Sab, 21 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Remaja dibekali pelatihan menjadi seorang konselor bukan hanya untuk dirinya sendiri, namun juga untuk teman-teman sebayanya. Sebab pada masa remaja ini cenderung lebih dekat dan mempercayainya temannya dibandingkan orang tua maupun keluarga.   Kupang | Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang mengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi meliputi kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada […]

  • TJLS PLN! Warga Desa Nubahaeraka Lembata Dapat Air Bersih

    TJLS PLN! Warga Desa Nubahaeraka Lembata Dapat Air Bersih

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Tepat saat perayaan 80 tahun kemerdekaan Indonesia, sebanyak 119 kepala keluarga di Desa Nubahaeraka turut merayakan hadirnya akses air bersih yang telah lama dinantikan.   Lembata | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) berkomitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) berupa bantuan perbaikan dan […]

expand_less