Ray Dalio Sebut Berinvestasi Emas Tahan Berbagai Krisis
- account_circle Penulis
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 53
- comment 0 komentar

![]()
Investasi emas merupakan metode menyimpan aset aman (safe haven) untuk jangka panjang (di atas 3—5 tahun), yang efektif melindungi kekayaan dari inflasi karena harganya cenderung naik, likuid, dan tahan krisis. Pilihan utama meliputi emas batangan (fisik) dan tabungan emas digital yang terjangkau, legal, dan mudah dijual kembali (buyback).
Investasi emas pun sebaiknya tidak untuk mencari kekayaan instan, melainkan untuk mengamankan nilai kekayaan.
Ray Dalio, miliarder Amerika, investor legendaris, dan pendiri Bridgewater Associates, menekankan bahwa emas memiliki peran fundamental dalam memahami sejarah dan dinamika ekonomi.
Menurut Ray Dalio yang dikenal atas filosofi investasi dan manajemen “transparansi radikal” yang tertuang dalam bukunya, Principles: Life & Work ini pun menekankan bahwa emas bukan sekadar logam mulia, melainkan penyimpan nilai yang telah terbukti bertahan melewati berbagai krisis, perang, dan runtuhnya mata uang. Berbeda dengan uang kertas yang dapat dicetak tanpa batas oleh pemerintah, pasokan emas bersifat terbatas sehingga sering dipandang sebagai perlindungan alami terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi global.
Dalio yang memiliki kekayaan diperkirakan mencapai $20 miliar pada perhitungan awal tahun 2026, menilai bahwa emas sebaiknya menjadi bagian dari setiap portofolio investasi yang seimbang karena berfungsi sebagai asuransi keuangan.
Dalio juga menekankan, ketika pasar menjadi tidak stabil atau kepercayaan terhadap mata uang mulai memudar, emas kembali tampil sebagai aset yang paling dapat diandalkan untuk menjaga nilai kekayaan.(*)
- Penulis: Penulis
- Sumber: Warta Ekonomi & ragam literatur











Saat ini belum ada komentar