Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Revitalisasi Bahasa Manggarai Selaras Perbup Manggarai Timur

Revitalisasi Bahasa Manggarai Selaras Perbup Manggarai Timur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

Loading

Borong, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat Pelatihan Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah untuk Bahasa Manggarai. Pelatihan Guru Utama berlangsung di Kevikepan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, pada 23—27 Mei 2023. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kegiatan rapat koordinasi (Rakor) antarinstansi dalam rangka Pelindungan Bahasa Daerah di Provinsi NTT Tahun 2023.

Pada tahun 2022, telah dilaksanakan revitalisasi bahasa daerah yang menyasar pada bahasa Dawan, bahasa Rote, bahasa Kambera, bahasa Abui, dan bahasa Manggarai. Tahun 2023, bahasa Kabola dan bahasa Adang ditambahkan dalam daftar bahasa yang direvitalisasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sebelumnya, revitalisasi bahasa Manggarai telah dilaksanakan pada tahun 2022 di Ruteng, Kabupaten Manggarai dan melibatkan peserta dari Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur. Revitalisasi bahasa Manggarai tahun 2023, dilaksanakan dan berfokus pada peserta di Manggarai Timur.

Pelatihan Guru Utama Bahasa Manggarai dibuka secara resmi oleh Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, S.H., M.Hum. pada Selasa, 23 Mei 2023. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Manggarai Timur, Drs. Basilius Teto. Kegiatan ini melibatkan 3 (tiga) orang maestro, yakni Felix Edon, Kanisius Teobaldus Deki, dan Robertus Bellarminus Nagut (Armin Bell), dan 50 orang peserta yang terdiri atas 30 guru sekolah dasar dan 20 guru sekolah menengah pertama. Para peserta akan dibimbing dan dilatih oleh para maestro selama beberapa hari ke depan untuk menjadi guru utama yang dapat melatih dan menularkan materi revitalisasi bahasa Manggarai di sekolah dan komunitas.

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, S.H., M.Hum., menyampaikan diduga terdapat beberapa bahasa daerah dan dialek lain selain bahasa Manggarai. “Kemungkinan di Manggarai Timur terdapat bahasa lain selain bahasa Manggarai. Kalau orang sini bilang ada bahasa Rongga, bahasa Maben, bahasa Pae, bahasa Kepo, bahasa Toe, bahasa Riwu, bahasa Rembong, bahasa Rajong, bahasa Congkar, dan bahasa Manggarai. Kekayaan bahasa dan keanekaragaman budaya di Manggarai Timur merupakan potensi yang luar biasa yang sudah, akan, dan terus dikembangkan ke depannya,” ujar Agas.

Menyadari pentingnya kelestarian bahasa daerah dan potensi lokal yang ada di Manggarai Timur, Bupati Manggarai Timur menetapkan peraturan bupati. “Saya selaku Bupati Manggarai Timur memandang perlu menetapkan Peraturan Bupati Manggarai Timur, Nomor 108/HK/XII/2022 tentang Kurikulum Muatan Lokal pada Jenjang Pendidikan Dasar di Kabupaten Manggarai Timur yang di dalamnya mengatur tentang pelestarian bahasa daerah dengan mengajarkannya pada kurikulum di sekolah jenjang SD dan SMP dalam bingkai mata pelajaran muatan lokal.” tambahnya.

Selanjutnya, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur yang diwakili oleh Koordinator Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Pelindungan dan Pemodernan Bahasa dan Sastra, Pangkul Ferdinandus menyampaikan apabila Revitalisasi Bahasa Daerah merupakan salah satu bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

“Upaya pelindungan bahasa daerah telah dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui peluncuran Merdeka Belajar Episode Ke-17 yang bertajuk Revitalisasi Bahasa Daerah (MB-17: RBD) pada Selasa, 22 Februari 2022. Peluncuran kebijakan ini untuk mendukung momen Hari Bahasa Ibu Internasional pada 21 Februari 2022,” ujar Pangkul pada Selasa, 23 Mei 2023.

Lebih lanjut, Pangkul menyampaikan tujuan akhir dari kegiatan ini agar bahasa Manggarai tetap hidup di tengah masyarakat utamanya penutur muda. “Tujuan akhir kegiatan program MB-17 adalah agar para penutur muda dapat menjadi penutur aktif bahasa daerah dan memiliki kemauan untuk mempelajari bahasa daerah dengan penuh suka cita melalui media yang mereka sukai,” ujarnya.

Di samping itu, tandas Pangkul, MB-17: RBD juga bertujuan agar keberlangsungan hidup bahasa dan sastra daerah terjaga; bahasa dan sastra daerah menemukan fungsi dan ranah barunya; dan dapat tercipta ruang kreativitas dan kemerdekaan bagi para penutur bahasa daerah untuk mempertahankan bahasanya.(*)

Sumber (*/Tim Kantor Bahasa Provinsi NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Generasi Hijau TTS Program Vokasi PLN NTT Raih Penghargaan Gold ISDA 2025

    Generasi Hijau TTS Program Vokasi PLN NTT Raih Penghargaan Gold ISDA 2025

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, yang menerima langsung penghargaan tersebut, menyampaikan bahwa prestasi ini adalah hasil kolaborasi hati antara PLN dan dunia pendidikan.   Kupang | PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) membuktikan bahwa misi menerangi negeri tak hanya soal mesin, kabel dan tiang listrik, tetapi juga tentang membangun […]

  • Pemprov NTT Mulai Berlakukan Pendidikan Menengah Gratis

    Pemprov NTT Mulai Berlakukan Pendidikan Menengah Gratis

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Tim Ombudsman NTT
    • visibility 609
    • 0Komentar

    Loading

    Sekolah dilarang memungut pungutan lain dalam bentuk apa pun yang mengikat peserta didik dan/atau orang tua/wali selain IPP. Tidak ada lagi pungutan lain sebagaimana selama ini kerap dilakukan sekolah.   Kupang | Proses perumusan dan penggodokan regulasi pendidikan menengah gratis di Nusa Tenggara Timur (NTT), membuahkan hasil. Dimulai sekitar April dan ditandatangani pada Oktober. Rapat-rapat […]

  • Omicron Ada di Kota Kupang, Pemkot Rapatkan Barisan

    Omicron Ada di Kota Kupang, Pemkot Rapatkan Barisan

    • calendar_month Sel, 8 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Omicron, varian baru Covid-19 telah berada di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Demikian diungkapkan Kadis Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT, dr. Meserasi Ataupah pada Senin, 7 Februari 2022. Ia membenarkan ada pasien terdeteksi omicron. Dikatakannya, varian baru itu diketahui, usai dilakukan pengiriman sampel swab ke Jakarta […]

  • Bupati Belu Mengaku Semua Program Tak Mungkin Selesai Setahun

    Bupati Belu Mengaku Semua Program Tak Mungkin Selesai Setahun

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Bupati Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Taolin, Sp.PD-KGEH,FINASIM mengaku bahwa pelaksanaan semua program kerja yang tertuang dalam visi misi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Aloysius Haleserens, tidak mungkin bisa tuntas dalam waktu setahun. Demikian, dikatakannya dalam sesi jumpa pers selepas kegiatan diskusi publik yang dihelat Pemda Belu dengan tema derap […]

  • WBK/WBBM di Kemenkumham NTT, Ombudsman : Jangan Hanya Seremonial

    WBK/WBBM di Kemenkumham NTT, Ombudsman : Jangan Hanya Seremonial

    • calendar_month Sen, 8 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,  Garda Indonesia | Mengawali tahun 2021, seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di seluruh Indonesia mencanangkan zona integritas. Kemenkumham Provinsi NTT pun telah menyepakati untuk mencapai 18 target kinerja dengan melaksanakan Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Untuk jajaran Kemenkumham […]

  • Bayar Air Pakai ‘NTT Pay’ Sejahtera Group dan Bank NTT Teken MOU

    Bayar Air Pakai ‘NTT Pay’ Sejahtera Group dan Bank NTT Teken MOU

    • calendar_month Jum, 23 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Manajemen Sejahtera Group membuat terobosan inovatif bagi penghuni perumahan Pondok Indah Matani dan Sejahtera Land Oetalu dalam melakukan pembayaran air menggunakan aplikasi NTT Pay dari Bank NTT. Warga penghuni dua hunian tersebut pun dipermudah dalam mengakses layanan air bersih sekaligus tak direpotkan saat hendak melakukan pembayaran besaran debit penggunaan air. Telah […]

expand_less