Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Rudenim Kupang Mulai ‘Resettlement’ Pengungsi ke Negara Ketiga

Rudenim Kupang Mulai ‘Resettlement’ Pengungsi ke Negara Ketiga

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
  • visibility 195
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang bekerja sama dengan International Organization for Migration (IOM) memindahkan 1 (satu) pengungsi inisial MN asal Afghanistan, dari Kupang menuju ke Jakarta. Sebelumnya, pengungsi tersebut tinggal beberapa tahun di tempat penampungan sementara di Kota Kupang. Proses pemindahan dilakukan dengan pengawalan ketat oleh Rudenim Kupang pada Selasa, 1 November 2022.

Berangkat dari Bandar Udara Internasional El Tari Kupang, petugas pengawalan beserta pengungsi WN tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan dilanjutkan menuju Rumah Detensi Imigrasi Jakarta untuk dilakukan proses serah terima. Pengungsi WN ditempatkan pada penampungan sementara di Hotel Mustika Bekasi yang berada di bawah pengawasan Rumah Dentensi Imigrasi Jakarta.

Heksa Asik Soepriadi, Kepala Rumah Detensi Imigrasi Kupang mengatakan bahwa pada Selasa, 1 November 2022 dilakukan 2 (dua) proses pengawalan pemindahan pengungsi, yang pertama ke Surabaya dan yang kedua ke Jakarta.

“Kegiatan ini bekerja sama dengan IOM. Pengungsi tersebut menjalani proses untuk ditempatkan ke negara ketiga, misalnya medical check up, interviu oleh Kedutaan Negara yang akan dituju,” ungkap Heksa.

Sementara itu, Melsy Fanggi selaku Kepala Seksi Keamanan Dan Ketertiban Rudenim Kupang menyampaikan rasa syukur dengan adanya pemindahan pengungsi ke negara ketiga atau resettlement. “Kami (Rudenim Kupang, red) ikut merasa senang karena apa yang diharapkan oleh pengungsi dapat tercapai dan semoga aksi demonstrasi yang sering dilakukan sekali seminggu pun kiranya dapat dihentikan,” ungkapnya.

Melsy pun berterima kasih kepada UNHCR dan IOM yang sudah bekerja keras dalam proses resettlement sehingga telah ada pergerakan pengungsi dari Kota Kupang menuju negara ketiga.

“Dan akan ada lagi 12 (dua belas) pengungsi yang sudah mendapatkan proses resettlement ke Amerika. Ini kesuksesan bersama,” tandasnya.(*)

Sumber (*/Humas Rudenim Kupang)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘New PLN Mobile’ Layanan Digital PLN dalam Satu Genggaman

    ‘New PLN Mobile’ Layanan Digital PLN dalam Satu Genggaman

    • calendar_month Jum, 19 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba Timur, Garda Indonesia | PLN terus berinovasi meningkatkan layanan bagi pelanggannya. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah melalui layanan berbasis digital bernama New PLN Mobile yang memudahkan pelanggan dan calon pelanggan dalam memperoleh informasi seperti yang dirasakan oleh Ibu-ibu Bhayangkari Cabang Sumba Timur pada Kamis, 18 Februari 2021 bertempat di Polres Sumba Timur. PLN […]

  • Pungli di SPBU Denpasar, Pertamina Ambil Sikap Tegas

    Pungli di SPBU Denpasar, Pertamina Ambil Sikap Tegas

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading Pertamina langsung bergerak cepat merespons keluhan pelanggan terkait operator SPBU di Denpasar, Bali. Pertamina Patra Niaga langsung melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap operator SPBU tersebut. “Atas kejadian ini, Pertamina Patra Niaga langsung melakukan pengecekan ke SPBU tersebut dan kepada operator yang melakukan indikasi pungli […]

  • Bus Milenial SEHATI Dirusak Orang Tak Dikenal di Jalan Raya Leoruas

    Bus Milenial SEHATI Dirusak Orang Tak Dikenal di Jalan Raya Leoruas

    • calendar_month Kam, 10 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bus Paris Indah rute Atambua – Kupang dengan nomor polisi DH 7156 EB yang ditumpangi sekelompok Milenial SEHATI diserang kelompok orang tak dikenal (OTD) di Bilangan Jalan Raya Dusun Leoruas (km.16), Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis siang, 10 Desember 2020. Kejadian nahas […]

  • Pemuda

    Pemuda

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Pemuda Oleh Gregorius Bai Bagaimana bisa anak muda berdiam, ketika mereka jadi tukang pukul kekuasaan. Saat ruang publik ditentukan uang, Air di kampung pun kering kerontang. Alam berubah menjadi bencana, atas nama investasi dikeruk dan diperkosa. Benar salah diputarbalikkan, tersesat pekatnya konflik kepentingan. Dalam dunia yang penuh pura-pura, anak muda yang akhirnya pisahkan dusta dari […]

  • Sipri Temu : Pemimpin 5 Tahun Lalu Tak Tepati Janji, Kita Berhak Ganti Baru

    Sipri Temu : Pemimpin 5 Tahun Lalu Tak Tepati Janji, Kita Berhak Ganti Baru

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Wakil Ketua II DPRD Belu, Siprianus Temu mengatakan bahwa jika pemimpin lima tahun lalu tidak menjalankan janjinya, maka harus cari yang lain. Beras Miskin (raskin) gratis, Maek Bako (Porang), dan banyak program lainnya yang tidak dilaksanakan sama sekali. Karena itu, kalau janji tidak dijalankan, maka masyarakat mempunyai hak untuk ganti orang […]

  • Pemprov NTT Optimistis Bangun Jalan Provinsi Jangka Waktu Tiga Tahun

    Pemprov NTT Optimistis Bangun Jalan Provinsi Jangka Waktu Tiga Tahun

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kami memang diberi tugas berat untuk menyelesaikan jalan Provinsi, tapi kami optimis bisa melaksanakan tugas dari Bapa Gubernur dan Wakil Gubernur ini. Kami telah membuat roadmap untuk pengerjaan jalan ini yang telah disampaikan kepada DPRD (NTT). Targetnya adalah 2021 harus sudah selesai,” jelas Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang […]

expand_less