Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » SAPA TANA Pertamina Patra Niaga Bantu Ekonomi Sirkular Petani

SAPA TANA Pertamina Patra Niaga Bantu Ekonomi Sirkular Petani

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
  • visibility 461
  • comment 1 komentar

Loading

Program SAPA TANA hadir untuk menjawab dua persoalan utama masyarakat, yaitu ketergantungan petani terhadap pupuk kimia serta belum optimalnya pemanfaatan sampah organik.

 

Maumere | Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Maumere (FT Maumere) meresmikan Program SAPA TANA (Sampah Jadi Pangan dan Tanaman). Program tersebut merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan ketahanan pangan sekaligus mengatasi permasalahan lingkungan di Desa Tana Duen, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka.

Program SAPA TANA hadir untuk menjawab dua persoalan utama masyarakat, yaitu ketergantungan petani terhadap pupuk kimia serta belum optimalnya pemanfaatan sampah organik. Melalui SAPA TANA, Pertamina memperkenalkan inovasi pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos. Upaya ini diharapkan mampu memulihkan kondisi tanah yang kritis, mengurangi biaya produksi pertanian, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Fuel Terminal Manager Maumere, Zakiudin, menjelaskan bahwa program ini merupakan pionir di Kabupaten Sikka. “Mayoritas petani masih mengandalkan pupuk kimia, padahal penggunaan pupuk organik lebih berkelanjutan, kehadiran Program SAPA TANA diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian lokal. Program ini sekaligus menunjukkan kepedulian FT Maumere terhadap masyarakat sekitar, khususnya yang ada di kawasan ring satu (wlayah operasinya),” ujarnya

Perencana Ahli Madya Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Maurinus W. Gili Tibo, memberikan apresiasi atas inisiatif ini. “Program ini menjadi solusi nyata bagi dua tantangan mendasar petani, yaitu masalah produksi hasil pertanian dan pengelolaan sampah. Dengan memanfaatkan sampah organik yang selama ini dianggap tidak berguna, petani kini dapat memperoleh pupuk berkualitas sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga,” ungkapnya.

Proses pengolahan pupuk organik

Koordinator Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Kangae, Heribertus Patrisius, S.P., menambahkan bahwa keterlibatan FT Maumere menjadi angin segar bagi masyarakat. “Kami menyampaikan terima kasih kepada FT Maumere yang turut mendukung kelancaran penyuluhan pertanian di wilayah ini. Dukungan perusahaan terhadap petani jarang sekali terjadi di Kabupaten Sikka, sehingga inisiatif ini patut diapresiasi tinggi,” jelasnya.

Melalui Program SAPA TANA, FT Maumere menegaskan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang sejalan dengan sustainable development goals (SDGs), antara lain poin 2 (tanpa kelaparan), poin 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab), dan poin 15 (ekosistem daratan).

Terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan komitmen pihaknya mendampingi dan mendukung masyarakat secara berkelanjutan “Program SAPA TANA adalah cerminan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menghadirkan solusi nyata yang berakar dari kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan pemberdayaan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, kami ingin menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi pada operasional bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk tumbuh bersama masyarakat. Kami berharap inisiatif dari FT Maumere ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Regional Jatimbalinus,” ungkap Ahad.

Berbekal semangat kolaborasi, FT Maumere percaya bahwa keberlanjutan hanya dapat tercapai melalui sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha. Ke depannya, program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan yang dapat direplikasi di wilayah lain, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan.(*)

Sumber (*/tim Pertamina)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

  • Akuntansi

    Apa saja manfaat langsung yang dirasakan masyarakat dari pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos?

    Balas6 Oktober 2025 8:19 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 538 Pesawat Udara Laik Terbang Masa Natal & Tahun Baru 2019

    538 Pesawat Udara Laik Terbang Masa Natal & Tahun Baru 2019

    • calendar_month Jum, 28 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Direktorat Jenderal Perhubungan Udara secara konsisten telah melakukan rampcheck terhadap pesawat udara selama masa angkutan udara Natal dan Tahun Baru 2019 (Nataru 2019). Rampcheck adalah kegiatan inspeksi pesawat udara di ramp area (parkir pesawat) oleh Ditjen Perhubungan Udara selaku otoritas penerbangan sipil di Indonesia dalam rangka untuk memastikan pesawat udara beserta kru […]

  • Presiden Jokowi : Pemberlakuan PSBB Tidak Seragam di Seluruh Indonesia

    Presiden Jokowi : Pemberlakuan PSBB Tidak Seragam di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa dalam situasi pandemi virus korona atau Covid-19 saat ini, semua pengambilan keputusan haruslah didasarkan pada sikap kehati-hatian dan tidak terburu-buru. Hal tersebut juga berlaku bagi penetapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diajukan oleh pemerintah daerah. “Saya kira kita semuanya dalam kondisi seperti ini jangan […]

  • Menelisik Ritual Golo Kowa Hole Sabu Raijua

    Menelisik Ritual Golo Kowa Hole Sabu Raijua

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    “Bersyukur tahun ini (2022, red) bisa ikut ambil bagian dalam ritual Golo Kowa Hole di tanah leluhur Hawu Mehara (baca Sabu Mesara, red), Semoga Sabu Raijua tetap diberkati dan dijauhkan dari hal buruk, dan tahun berikut tanah ini bisa berikan panen yang melimpah sehingga masyarakat bisa sejahtera,” demikian penggalan status dari Eva Mita Savu di […]

  • Gunung Sinabung Meletus, Tinggi Kolom Abu 7 Km

    Gunung Sinabung Meletus, Tinggi Kolom Abu 7 Km

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Karo-Sumut, Garda Indonesia | Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Sumatera Utara meletus untuk kesekian kalinya. Letusan dengan tinggi kolom cukup tinggi. Letusan disertai suara gemuruh dan awan panas ke arah Tenggara 3,5 km dan Selatan 3 km serta terdengar suara gemuruh sampai ke pos pengamatan Gunung Sinabung. PVMBG melaporkan letusan terjadi pada Minggu, 9 Juni […]

  • Menteri Sandiaga Uno Ingin Kembangkan Wisata Kemanusiaan

    Menteri Sandiaga Uno Ingin Kembangkan Wisata Kemanusiaan

    • calendar_month Sen, 4 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, tidak hanya ingin mengembangkan wisata kesehatan di Indonesia, namun juga memperluasnya dengan wisata kemanusiaan. Untuk itu ia berupaya mengajak bekerja sama dengan sejumlah pihak. Salah satunya dengan Palang Merah Indonesia (PMI). “Bekerja sama dengan PMI, kegiatan donor darah […]

  • Bank NTT Hibah Dana Covid-19 Rp.540 Juta Kepada Pemprov NTT

    Bank NTT Hibah Dana Covid-19 Rp.540 Juta Kepada Pemprov NTT

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejak diberlakukan alokasi dana khusus Bank NTT pada 27 Maret 2020 berupa sumbangan dari pengurus dan karyawan sebesar Rp.275 Juta dan dukungan sumbangan spontanitas para nasabah dan berbagai pihak melalui rekening Bank NTT Peduli, maka hingga 22 April 2020, berhasil dikumpulkan dana sebesar Rp.540 Juta yang dialokasikan untuk membantu tim medis […]

expand_less