Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » SAPA TANA Pertamina Patra Niaga Bantu Ekonomi Sirkular Petani

SAPA TANA Pertamina Patra Niaga Bantu Ekonomi Sirkular Petani

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
  • visibility 644
  • comment 1 komentar

Loading

Program SAPA TANA hadir untuk menjawab dua persoalan utama masyarakat, yaitu ketergantungan petani terhadap pupuk kimia serta belum optimalnya pemanfaatan sampah organik.

 

Maumere | Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Maumere (FT Maumere) meresmikan Program SAPA TANA (Sampah Jadi Pangan dan Tanaman). Program tersebut merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan ketahanan pangan sekaligus mengatasi permasalahan lingkungan di Desa Tana Duen, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka.

Program SAPA TANA hadir untuk menjawab dua persoalan utama masyarakat, yaitu ketergantungan petani terhadap pupuk kimia serta belum optimalnya pemanfaatan sampah organik. Melalui SAPA TANA, Pertamina memperkenalkan inovasi pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos. Upaya ini diharapkan mampu memulihkan kondisi tanah yang kritis, mengurangi biaya produksi pertanian, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Fuel Terminal Manager Maumere, Zakiudin, menjelaskan bahwa program ini merupakan pionir di Kabupaten Sikka. “Mayoritas petani masih mengandalkan pupuk kimia, padahal penggunaan pupuk organik lebih berkelanjutan, kehadiran Program SAPA TANA diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian lokal. Program ini sekaligus menunjukkan kepedulian FT Maumere terhadap masyarakat sekitar, khususnya yang ada di kawasan ring satu (wlayah operasinya),” ujarnya

Perencana Ahli Madya Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Maurinus W. Gili Tibo, memberikan apresiasi atas inisiatif ini. “Program ini menjadi solusi nyata bagi dua tantangan mendasar petani, yaitu masalah produksi hasil pertanian dan pengelolaan sampah. Dengan memanfaatkan sampah organik yang selama ini dianggap tidak berguna, petani kini dapat memperoleh pupuk berkualitas sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga,” ungkapnya.

Proses pengolahan pupuk organik

Koordinator Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Kangae, Heribertus Patrisius, S.P., menambahkan bahwa keterlibatan FT Maumere menjadi angin segar bagi masyarakat. “Kami menyampaikan terima kasih kepada FT Maumere yang turut mendukung kelancaran penyuluhan pertanian di wilayah ini. Dukungan perusahaan terhadap petani jarang sekali terjadi di Kabupaten Sikka, sehingga inisiatif ini patut diapresiasi tinggi,” jelasnya.

Melalui Program SAPA TANA, FT Maumere menegaskan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang sejalan dengan sustainable development goals (SDGs), antara lain poin 2 (tanpa kelaparan), poin 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab), dan poin 15 (ekosistem daratan).

Terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan komitmen pihaknya mendampingi dan mendukung masyarakat secara berkelanjutan “Program SAPA TANA adalah cerminan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menghadirkan solusi nyata yang berakar dari kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan pemberdayaan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, kami ingin menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi pada operasional bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk tumbuh bersama masyarakat. Kami berharap inisiatif dari FT Maumere ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Regional Jatimbalinus,” ungkap Ahad.

Berbekal semangat kolaborasi, FT Maumere percaya bahwa keberlanjutan hanya dapat tercapai melalui sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha. Ke depannya, program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan yang dapat direplikasi di wilayah lain, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan.(*)

Sumber (*/tim Pertamina)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

  • Akuntansi

    Apa saja manfaat langsung yang dirasakan masyarakat dari pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos?

    Balas6 Oktober 2025 8:19 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empati & Apresiasi Wagub Josef bagi Pemulung TPA Alak dalam Giat PUSPA

    Empati & Apresiasi Wagub Josef bagi Pemulung TPA Alak dalam Giat PUSPA

    • calendar_month Jum, 9 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Jumat, 9 November 2018 merupakan sesi terakhir dalam rangkaian kegiatan PUSPA (Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) yang diinisiasi dan didukung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(PPPA). Dinas PPPA NTT melalui dukungan Kementerian PPPA melakukan rangkaian kegiatan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat di Tempat Pembuangan Akhir(TPA) Sampah Alak Kota Kupang. Rangkaian […]

  • SAH! Empat Kursi DPD RI Asal NTT Periode 2024—2029

    SAH! Empat Kursi DPD RI Asal NTT Periode 2024—2029

    • calendar_month Jum, 8 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPU NTT) sementara menghelat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat provinsi pada tanggal 6—10 Maret 2024. Pada hari ketiga pleno, Jumat, 8 Maret 2024, telah ditetapkan 4 (empat) peraih  suara terbanyak untuk calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2024—2029. Dari 17 calon […]

  • Waingapu di Pulau Sumba Jadi Kota Penentu Inflasi di Provinsi NTT

    Waingapu di Pulau Sumba Jadi Kota Penentu Inflasi di Provinsi NTT

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Waingapu Ibu kota Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, ditetapkan menjadi salah satu kota penentu indeks harga konsumen (inflasi/deflasi) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun dasar 2018. Penetapan Waingapu yang kaya akan pesona alam dan budaya ini karena faktor geografis yang mewakili Pulau Sumba […]

  • Andika, Pelukis Jingga

    Andika, Pelukis Jingga

    • calendar_month Rab, 17 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Melkianus Nino Akhirnya tertinggal juga semua yang ada. Tiada jalinan lagi, kini telah berlalu dan pergi. Kesempurnaan Cinta, berakhir di Maret ujung Barat, saat Cakrawala melukis kejinggaan. Aku ditepis rasa yang kian membebani kenangan setahun berjalan, benar indah dan sangat menyentuh beban benak. Aku lewati dengan kekejaman yang kualami-rasakan. “Maaf, bila cukup dan […]

  • Promo Ramadan, Tambah Daya Rumah Ibadah Hanya 150 Ribu

    Promo Ramadan, Tambah Daya Rumah Ibadah Hanya 150 Ribu

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bertepatan dengan bulan suci Ramadan, PT PLN (Persero) kembali  memberikan promo tambah daya untuk rumah ibadah melalui program Ramadan Berkah 2023. Hanya dengan Rp150 ribu, rumah ibadah bisa menaikkan daya hingga 5.500 Volt Ampere (VA). Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan di momentum bulan Ramadan, PLN ingin memberikan layanan maksimal kepada […]

  • Guru Honorer Kota Kupang Gapai Gaji via Dana BOS, Perjuangan dari Hilda Manafe

    Guru Honorer Kota Kupang Gapai Gaji via Dana BOS, Perjuangan dari Hilda Manafe

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Hilda Manafe melakukan pertemuan dengan ratusan guru honorer yang dipandu langsung tenaga ahli DPD RI, Winston Neil Rondo di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, pada Kamis, 27 Agustus 2020. Pada kesempatan tersebut, Ketua Forum Guru […]

expand_less