Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Semua Desa di Nagekeo Wajib Buka Rekening Bank NTT

Semua Desa di Nagekeo Wajib Buka Rekening Bank NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Loading

Mbay, Garda Indonesia | Langkah berani ditunjukkan Bupati  Nagekeo, Yohanes Don Bosco Do. Melalui instruksi, Bupati Don mewajibkan semua desa di Kabupaten Nagekeo membuka rekening desa hanya di Bank NTT agar dana desa, alokasi dana desa, bagi hasil pajak dan retribusi disimpan di Bank NTT.

“Kita lagi membantu Bank NTT untuk mengelola dana yang cukup supaya syarat-syarat yang disyaratkan oleh OJK di 2023, bisa menjadi bank devisa,” ujar Bupati Don saat ditemui di Kampus Bambu pada Kamis, 14 Februari 2022.

Bupati Don mengakui, dalam setiap RUPS dan RUPS luar biasa, Gubernur NTT selalu menyampaikan berulang kali untuk bagaimana membangun mimpi kita melalui Bank NTT.

“Saya sendiri sebagai bupati baru memasuki tahun keempat baru saya putuskan untuk itu. Sebelumnya, kita sedang bersama-sama menyehatkan Bank NTT, memperbaiki strukturnya, manajemennya, dan itu harus beres dulu. Kalau sekarang saya sudah yakin dengan beberapa indikator yang menunjukkan bank kita makin sehat makin bertumbuh ke arah yang baik,” tandasnya.

Menurut Bupati Don, sebagaimana dirilis seputar-ntt.co, Kabupaten Nagekeo terdiri dari 7 kecamatan, 97 buah desa dan 15 kelurahan. Untuk itu ia mengharapkan layanan Bank NTT di setiap kecamatan.

“Saya minta layanan Bank NTT di setiap kecamatan. Dan kluster kecamatan harus jalan, mulai dari mesin ATM karena kita lagi transisi ke arah non tunai sedang berjalan, layanan setor tunai agar masyarakat jangan mendapat kesulitan,” pinta Bupati Don.

Menanggapi apa yang disampaikan Bupati Nagekeo, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, mengatakan apa yang dilakukan Bupati Nagekeo saat ini telah melalui pertimbangan berdasarkan kondisi rill yang terjadi.

Diakui Alex, ketika pandemi dan seroja terjadi keterpurukan berbagai sisi kehidupan, baik spiritual, kesehatan, pendidikan, teknologi dan aspek-aspek lainnya.

Aspek-aspek ini tidak bisa dipilah karena menjadi satu mata rantai. Dalam semua aspek itu ada aspek yang berpengaruh dan menjadi penggerak yaitu ekonomi.

“Ekonomi itu yang memberikan rangsangan dan gairah untuk terus bertumbuh bahkan bisa berbuah. Dan Bupati Nagekeo sudah mendalami itu semua,” ungkap Dirut Alex.

Menurut Alex, perlu me-reengineering kembali sistem tata kelola kebijakan dengan mengatur sistem keuangan dengan lebih baik.

“Bank NTT ini milik pemerintah. Dalam pengalaman dan pilihan-pilihan Pak Bupati ternyata dalam fungsi Bank NTT sebagai Bank Pembangunan Daerah mampu jadi mitra yang baik untuk mengakselerasi berbagai program-program kerja atau kebijakan sehingga bisa terimplementasi dan bermanfaat politik bahkan bisa berkontribusi bagi masyarakat, pemerintah, bank dan swasta,” jelasnya.

“Sebagai Bank milik pemerintah, maka pemerintah bisa mengendalikan pertumbuhan ekonomi dan ketika ada sesuatu yang bisa mengganggu dengan kewenangan yang dimiliki bisa menstabilkan sistem ekonomi yang dibangun,” tambah mantan Direktur Pemasaran Dana ini.

Lebih lanjut dijelaskan Alex, Bank NTT sebagai Bank Pembangunan Daerah tidak saja melaksanakan fungsi intermediasi bank secara umum tapi lebih sebagai agent of development harus bisa menerjemahkan dan menjaga kepercayaan dengan menyesuaikan berbagai kepentingan jasa layanan perbankan baik oleh masyarakat, pemerintah yang customize. Baik di desa, Kecamatan, dan kabupaten tapi tanpa keluar dari rel atau regulasi.

“Komplain harus, mitigasi harus. Apalagi dunia digital dan teknologi banyak hal dipermudah tapi sisi aman harus tertata dengan baik. Bank NTT bisa beradaptasi dengan hal-hal tersebut,” tandas Alex.

Setiap tahun, kata Alex, data dan laporan yang disampaikan memberikan dukungan kepada Bank NTT untuk berpartisipasi lebih aktif itu multiplier effect-nya didapat oleh pemerintah.

“Dari sisi pemerintah deviden dan manfaat sosial yang bisa didapat oleh pemerintah. Misalnya CSR turut memberi warna untuk kebijakan itu bisa dilihat. Kalau memanfaatkan bank lain terjadi capital flight. Lalu dividen tidak dapat oleh daerah,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan Alex, setelah melakukan pengkajian beberapa rancangan bisnis digital sudah sampai pada tahap metaverse penggunaan teknologi yang melampaui alam pengetahuan dan semesta. Bank NTT baru 2 tahun bisa melakukan perubahan besar.

Adaptasi dengan keadaan ini, Bank NTT sudah memiliki strategi bisnis yang sangat bisa diandalkan untuk menjawab tantangan topografi dan geografis serta berbagai tantangan infrastruktur yang masih di alami NTT, jalan, transportasi baik udara laut, kelistrikan dan rasio untuk ketersediaan internet.

“Bank tidak hadir lagi secara fisik tetapi dengan bekerja sama dengan komponen-komponen atau elemen-elemen masyarakat yang mau menjadi bagian dari transformasi Bank NTT. Kita akan merekrut dan melatih mereka menjadi agen digital Bank NTT,” pungkas Alex Riwu Kaho.(*)

Sumber (*/den/hms)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awas Penipuan ! Beredar Akun Palsu BNPB untuk Cari Donasi Covid–19

    Awas Penipuan ! Beredar Akun Palsu BNPB untuk Cari Donasi Covid–19

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendapati pemilik akun Instagram yang mengatasnamakan BNPB untuk pembukaan donasi uang di tengah pandemik Covid-19. Pengguna media sosial Instagram tersebut menggunakan akun http://bnpb.go.idd Agus Wibowo, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana menyampaikan, Akun palsu BNPB ini menuliskan “Akun BNPB Berbasis Menerima Bantuan Berupa Uang Tunai Yang […]

  • Wawali Kota Kupang Imbau Warga Sukseskan Sensus Penduduk 2020

    Wawali Kota Kupang Imbau Warga Sukseskan Sensus Penduduk 2020

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man dan Wakil Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Elisabeth Man Rengka menerima kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik Kota Kupang, Ramly Kurniawan Tirtokusumo, S.P., MAP., beserta rombongan dalam rangka Pelaksanaan Sensus Penduduk Online Tahun 2020. Kunjungan Kepala BPS Kota Kupang di rumah jabatan Wakil […]

  • Warna Pelat Nomor Kendaraan Bertahap Berubah dari Hitam ke Putih

    Warna Pelat Nomor Kendaraan Bertahap Berubah dari Hitam ke Putih

    • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Korlantas Polri akan segera menerapkan perubahan warna pelat nomor kendaraan pribadi. Perubahan itu terkait warna dasar pelat, dari hitam menjadi putih. Dirregident Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus mengatakan, pemberlakuan kebijakan pelat warna putih dilakukan secara bertahap. Sebagai awalan, pihaknya akan melakukan proses sosialisasi terhadap masyarakat, khususnya pemilik kendaraan bermotor. “Pemberlakuan perubahan […]

  • Putus Mata Rantai Covid-19, Kapolda NTT Tekankan 13 Poin Penting

    Putus Mata Rantai Covid-19, Kapolda NTT Tekankan 13 Poin Penting

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Usai Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan telekonferensi antara Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dengan Wali Kota dan Bupati se-NTT pada Selasa, 31 Maret 2020 di Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, dengan agenda utama pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayah Provinsi Nusa Tenggara (NTT); maka Kapolda NTT, Irjen […]

  • 2,4 Hektar Tanah Depan Hotel Sasando Resmi Milik Pemkot Kupang

    2,4 Hektar Tanah Depan Hotel Sasando Resmi Milik Pemkot Kupang

    • calendar_month Jum, 25 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan eksekusi atas putusan Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap terkait perkara aset tanah di depan Hotel Sasando, Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang. Eksekusi ditandai dengan penyerahan 32 sertifikat tanah seluas kurang lebih 2,4 hektar tersebut oleh Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Dr. Yulianto, […]

  • Listrik Tanpa Padam Saat Semana Santa, PLN Siap Support Festival Bale Nagi

    Listrik Tanpa Padam Saat Semana Santa, PLN Siap Support Festival Bale Nagi

    • calendar_month Ming, 31 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka, Garda Indonesia | Semana Santa adalah ritual perayaan Pekan Suci Paskah yang dilakukan selama 7 (tujuh) hari berturut-turut oleh umat Katolik di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Secara keseluruhan, Semana Santa berarti pekan suci yang dimulai dari Minggu Palma, Rabu Pengkhianatan, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci hingga perayaan Minggu Halleluya atau […]

expand_less