Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Setahun Perjalanan Kepengurusan Ketua Perdiknas & Rektor Undiknas

Setahun Perjalanan Kepengurusan Ketua Perdiknas & Rektor Undiknas

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 12 Mar 2020
  • visibility 158
  • comment 0 komentar

Loading

Denpasar, Garda Indonesia | Pada 7 Maret 2020, Kepemimpinan Ketua Perkumpulan Pendidikan Nasional (PERDIKNAS) Denpasar. Dr. A.A. Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda dan Rektor Universitas Pendidikan Nasional (UNDIKNAS) Dr. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M. genap berusia 1 (satu) tahun. Berbagai program pembangunan dan terobosan terus dilahirkan sebagai bentuk implementasi visi dan misi menjadikan bawa Undiknas unggul sebagai Universitas Riset dan Kampus Milineal.

A.A. Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda mengatakan Catatan Setahun Perjalanan Kepengurusan Perdiknas Perubahan merupakan hal yang mutlak terjadi, tidak terkecuali di dunia pendidikan. Derasnya arus era revolusi industri 4.0 yang begitu pesat telah menuntut lembaga pendidikan untuk bisa lebih terbuka, luwes, dan bermutu. Sehingga lembaga pendidikan harus memiliki fleksibilitas tinggi agar dapat mewujudkan ekosistem belajar yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri.

“Menghadapi perubahan tersebut sudah saatnya semua pemangku kepentingan, baik pimpinan yayasan maupun pimpinan unit yang berada di bawah Perdiknas duduk bersama membahas persoalan–persoalan mendasar yang tengah dihadapi agar diperoleh solusi jernih dan rasional, bukan sekadar lontaran jargon, janji-janji manis, dan solusi absurd yang tidak bisa diterapkan di lapangan,” papar Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda pada Kamis, 12 Maret 2020.

Harus disadari betul, lanjut Eddy, bahwa diperlukan pemikiran yang matang dan rasional. Pemikiran dan hati harus terbuka agar mampu mengidentifikasi masalah dan membuat solusi tepat. Jangan pernah melepaskan “kepala dan badan” dalam merumuskan strategi, merancang dan menentukan langkah ke depan menuju masa depan seluruh lembaga yang berada di bawah naungan Perdiknas Denpasar.

“Berpikir cerdas dan selalu bertindak dengan menempatkan rasa dan empati yang tinggi sehingga langkahnya pasti, tidak sekadar meraba-raba mengikuti tren yang sedang berkembang di masyarakat. Dengan demikian di tengah gempuran perubahan yang demikian dahsyat, baik SMP Nasional, SMK Teknas, maupun Undiknas Denpasar dapat terus berkembang, memberikan kontribusi positif terhadap dunia pendidikan dan mampu menghasilkan generasi emas berkualitas serta lulusannya mampu diserap, bahkan menjadi idaman oleh dunia industri,” urai Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda.

“Dan semoga apa yang telah dan akan dilakukan didukung penuh oleh unit- unit kami, sehingga kita semua dapat berjalan bersama-sama dalam langkah yang sama, membawa yayasan ini semakin berkembang, maju, berjaya, dan terus memberikan kontribusi positif bagi negeri ini melalui pendidikan,” tandasnya.

Sementara itu, Nyoman Sri Subawa menyampaika Undiknas siap Lahirkan Entrepreneur- Entrepreneur Baru. “Selama proses perkuliahan Undiknas menekankan kualitas pembelajaran, tentu output-nya agar lulusan Undiknas mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Undiknas berorientasi menciptakan tenaga kerja yang andal, tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan tetapi melahirkan entrepreneur baru,”kata Nyoman Sri Subawa.

Rektor Universitas Pendidikan Nasional periode 2019—2024 ini bertekad ingin membawa kampus unggul sebagai universitas riset, di tengah berbagai capaian prestasi yang telah diraih selama ini. “Undiknas sebagai lembaga pendidikan tinggi juga ingin berada di garda terdepan untuk bersinergi dengan semua pihak dalam upaya merealisasikan, meningkatkan, dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia,” kata Sri Subawa

Sri Subawa mengemukakan saat ini Undiknas telah memiliki keunggulan dalam proses pembelajaran yang ditunjukkan dengan raihan akreditasi unggul (A) dari BAN-PT Kementerian Ristekdikti untuk 5 (lima) program studi, dan enam program studi terakreditasi Baik (B), serta segera mewujudkan akreditasi internasional.

Terkait dengan tantangan dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0, menurut Sri Subawa, selain dengan penguatan kurikulum yang lebih dinamis dan adaptif, Undiknas telah menyelaraskan model pembelajaran dengan perkembangan kekinian dengan menerapkan secara dalam jaringan (daring) atau online, e-learning atau hybrid learning untuk mengurangi pembelajaran dengan model tatap muka.

“Jadi, segenap civitas akademika harus merespons berbagai perubahan dengan melek terhadap teknologi, literasi data dan menggunakan data untuk menentukan langkah dan strategi yang diambil,” tutup Sri Subawa. (*)

Sumber berita (*/Rudianto—Tim IMO Bali)
Editor (+rony banase, IMO NTT)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senyum 80 Tahun Merdeka, Rumah Warga Timor Pelosok Dapat Listrik

    Senyum 80 Tahun Merdeka, Rumah Warga Timor Pelosok Dapat Listrik

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Pemasangan SuperSUN ini menjadi momen penuh kebahagiaan, khususnya bagi keluarga Dahya Kake yang untuk pertama kalinya merasakan terang lampu listrik di rumah mereka.   Kupang | Impian warga Dusun 3, Desa Camplong 2 , Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang,Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menikmati listrik akhirnya terwujud. Melalui inovasi terbarunya, Kompak Daya “SuperSUN”, PT PLN (Persero) […]

  • Layanan Samsat Digital, Korlantas : Hindari Perilaku Koruptif Anggota

    Layanan Samsat Digital, Korlantas : Hindari Perilaku Koruptif Anggota

    • calendar_month Sab, 11 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Batam, Garda Indonesia | Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyebut layanan Samsat berbasis digital bisa menghindari budaya koruptif. Sebab, pengelolaannya transparan dan akuntabel. Hal itu disampaikan Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Yusri Yunus. Menurutnya, sistem layanan digital itu bisa mencegah ruang-ruang korupsi. “Mengurangi terjadi perilaku koruptif ya, suatu budaya koruptif dari anggota,” ujar Yusri dalam acara […]

  • Bank NTT Termasuk 22 Peserta Tambahan ‘Fast Payment BI’

    Bank NTT Termasuk 22 Peserta Tambahan ‘Fast Payment BI’

    • calendar_month Sen, 31 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bank Indonesia (BI) terus mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional implementasi, salah satunya melalui fast payment BI yaitu BI-Fast. Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono menyampaikan bahwa jumlah peserta BI-Fast mulai Senin, 31 Januari 2022, bertambah sebanyak 21 Bank dan 1 lembaga nonbank yang masuk sebagai peserta gelombang atau […]

  • Ketum IMO : Rutan ‘Justice Collaborator’ Harus Jadi Prioritas Negara

    Ketum IMO : Rutan ‘Justice Collaborator’ Harus Jadi Prioritas Negara

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Umum Ikatan Media Online (Ketum IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail menyambut baik rencana pembangunan rumah tahanan (rutan) khusus bagi justice collaborator. Rencana yang semula diajukan Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyo ini sebelumnya telah disetujui oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly. Namun, hingga kini […]

  • Dana Desa Semestinya Kurangi Angka Kemiskinan

    Dana Desa Semestinya Kurangi Angka Kemiskinan

    • calendar_month Sab, 3 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Josef Nae Soi, Gubernur 2 NTT menegaskan pengalokasian Dana Desa (DD) bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan dan harus dikelola secara optimal demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa. “Garda terdepan dari republik ini adalah desa. Ada adagium lama yakni desa makmur,negara kaya. Sebaliknya desa melarat, negara bingung,” kata Josef Nae Soi saat membuka dan […]

  • Tapak Tilas Kota Kefa, Refleksi Terbentuknya Kab.Timor Tengah Utara

    Tapak Tilas Kota Kefa, Refleksi Terbentuknya Kab.Timor Tengah Utara

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-T.T.U, Garda Indonesia | 22 September 2019, Kefamenanu sebagai ibukota Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-97. Berbagai kegiatan perayaan dilaksanakan oleh Pemkab TTU seperti Pameran dan Pesta Rakyat di pelataran Kantor Bupati, Tarian Bonet massal, upacara bendera bernuansa budaya dan tapak tilas. Tapak Tilas Kota Kefamenanu diikuti oleh 35 tim […]

expand_less