Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Stunting di Ende, Bantuan Bank NTT Disalur ke Lima Puskesmas

Stunting di Ende, Bantuan Bank NTT Disalur ke Lima Puskesmas

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 21 Jan 2023
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Loading

Ende, Garda Indonesia | Karyawan Bank NTT Cabang Ende memberikan bantuan kepada Pemda Ende sebesar Rp30 Juta guna mengatasi kasus stunting. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Pjs. Pemimpin Cabang Bank NTT Ende, Theodora Lawotan kepada Bupati Ende, Djafar Achmad pada Kamis, 13 November 2022 di ruang kerja Bupati Ende.

Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Ende, Dahlan, S.Ip, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Ende, Drs.Derson Duka dan Kadis BKKBN Kabupaten Ende, dr Muna Fatma serta para pimpinan OPD Kabupaten Ende.

Saat menyerahkan bantuan tersebut Pjs. Pemimpin Cabang Bank NTT Ende, Theodora Lawotan mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dari para pegawai Bank NTT akan kasus stunting yang terjadi di Kabupaten Ende.

Bantuan yang dikenal dengan sebutan kakak asuh tersebut berasal dari para karyawan Bank NTT sebagai bentuk ungkapan kepedulian akan stunting dengan harapan agar kasus stunting di Ende bisa menurun dari waktu ke waktu.

Bantuan dari Bank NTT untuk intervensi stunting di Kabupaten Ende  disalurkan ke 5 (lima) puskesmas yakni Puskesmas Loboniki di Kecamatan Kota Baru, Puskesmas Peibenga di Kecamatan Lepembusu Kelisoke, Puskesmas Maukaro, Puskesmas Wolojita dan Puskesmas Rukun Lima di Kota Ende.

Sementara itu, Bupati Ende, Drs Djafar Achmad mengatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh Bank NTT sebesar Rp30 Juta adalah suatu yang luar biasa untuk ukuran Kabupaten Ende karena tentu tidak semua lembaga atau orang bisa mau menaruh kepedulian akan stunting dengan langsung memberikan bantuan. Oleh karena itu, pihaknya menggugah pihak BUMN lainnya seperti Perbankan yang ada di Kabupaten Ende untuk ikut juga menaruh kepedulian sama seperti yang dilakukan oleh Bank NTT.

Bupati Djafar juga mendorong ASN di lingkup Pemkab Ende untuk ikut menaruh kepedulian akan stuting dengan memberikan bantuan sebagimana yang telah dilakukan oleh Bank NTT. “Bantuan yang diberikan oleh Bank NTT berasal dari sumbangan para pegawainya. Hal itu tentu bisa dicontoh oleh ASN kita,” ungkap Bupati Djafar.

Tahapan distribusi bantuan stunting dari Bank NTT

Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Ende, drg Muna Fatma Ngasu,M.Kes. dalam keterangan pers kepada wartawan di Kantor Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Ende pada Jumat, 20 Januari 2023; mengatakan guna mengintervensi stunting pihaknya mendapatkan bantuan berupa uang sebesar Rp30 Juta yang diserahkan secara langsung oleh Bank NTT kepada Pemda Ende melalui Bupati Ende, Drs Djafar Achmad pada tahun 2022.

Bantuan tersebut diteruskan ke Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Ended dan oleh tim diteruskan Puskesmas yang merupakan leading sektor dalam pengendalian stunting.

“Iya untuk menurunkan angka stunting diperlukan dukungan dan peran serta dari semua pihak termasuk dalam hal ini pihak Bank NTT yang mau peduli dengan memberikan bantuan uang untuk menurunkan stunting di Kabupaten Ende,” ujar dr Muna yang menjabat sebagai Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Ende.

Terkait dengan bantuan yang ada jelas dr Muna diserahkan ke pihak Puskesmas karena secara teknis pihak Puskesmas yang lebih mengetahui keadaan stunting di masing-masing wilayah kerja. Lalu,  puskesmas yang mengatur bantuan itu mau dibelanjakan makanan tambahan secara langsung dan baru diberikan kepada penderita stunting atau masing-masing keluarga diberikan uang dan keluarga sendiri yang membelanjakan makanan tambahan untuk anak penderita stunting.

Dijelaskan dr. Muna, masing-masing Puskesmas mendapatkan bantuan sebesar Rp5 Juta yang akan dipergunakan untuk membeli makanan tambahan. Targetnya setiap Puskesmas akan mengintervensi stunting untuk 12 anak selama 30 hari.

Berdasarkan data hasil penimbangan kedua pada Agustus 2022, tercatat sebanyak 1.749 atau 8,9 persen anak di Kabupaten Ende menderita stunting dan jumlah yang paling tinggi berada di Kecamatan Maukoro. Dan diharapkan pada tahun 2023 turun menjadi 5,3 persen sesuai dengan target Pemda Ende.

Pihaknya menaruh apresiasi kepada Bank NTT yang telah menaruh kepedulian akan kasus stunting di Kabupaten Ende.

“Semoga dengan adanya bantuan tersebut setidaknya bisa menekan atau menurunkan kasus stunting yang terjadi di Kabupaten Ende,” tandas dr. Muna. (*)

Sumber (*/rom/globalflores)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manajemen Pertamina

    Manajemen Pertamina

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Satya Haprabu Pertamina itu adalah holding dari anak perusahaan yang bergerak dari hulu ke hilir. Kalau diringkas, mencakup produksi, logistik dan distribusi. Hanya saja tidak dikelola secara business model. Sehingga tidak efisien. Dan membuka peluang terjadinya moral hazard. Karena begitu besarnya tugas negara kepada Pertamina, yaitu mencakup distribusi bahan bakar minyak (BBM) secara […]

  • 15 Orang Hanyut Saat Banjir Bandang Landa Kota Batu dan Banjir Kota Malang

    15 Orang Hanyut Saat Banjir Bandang Landa Kota Batu dan Banjir Kota Malang

    • calendar_month Jum, 5 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Banjir bandang menerjang Kota Batu di Jawa Timur, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah hulu daerah aliran sungai (DAS) Brantas yang berada di lereng Gunung Arjuno pada Kamis 4 November 2021 pukul 14.00 WIB. Berdasarkan laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, kejadian banjir bandang tersebut menyebabkan […]

  • Legenda Fatu Kopa

    Legenda Fatu Kopa

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Sonny Pellokila Fatu Kopa merupakan negeri di atas awan. Di sinilah, surga duniawi bagi kaum pencinta pesona alam. Lokasi Fatu Kopa terletak di sebelah tenggara Niki-Niki dan masuk dalam wilayah adat Amnuban. Secara administrasi, Fatu Kopa terletak dalam wilayah administrasi desa Fatukopa, kecamatan Fatukopa, kabupaten Timor Tengah Selatan, provinsi Nusa Tenggara Timur. Konon ceritanya […]

  • Garnita NasDem NTT Latih Merajut Perempuan GMIT Glorya Tuatuka

    Garnita NasDem NTT Latih Merajut Perempuan GMIT Glorya Tuatuka

    • calendar_month Rab, 6 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perempuan GMIT Glorya Tuatuka di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berkesempatan memperoleh pelatihan merajut dari Garda Wanita (Garnita) NasDem NTT yang dihelat pada tanggal 2—3 Oktober 2021. Diinisiasi oleh DPW NasDem NTT bertajuk “NasDem Peduli” ikut membantu pemerintah dalam membangun kembali laju perekonomian masyarakat yang sempat terpuruk akibat bencana […]

  • Indonesia Paparkan Capaian Pemberdayaan Perempuan & Kesetaraan Gender ke Anggota OKI

    Indonesia Paparkan Capaian Pemberdayaan Perempuan & Kesetaraan Gender ke Anggota OKI

    • calendar_month Ming, 2 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Burkina Faso, gardaindonesia.id | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise memimpin delegasi Indonesia pada 7th Ministerial Conference On The Role of Women In The Development In The OIC Member States Ouagadougou, di Burkina Faso, Afrika Barat. Pertemuan yang berlangsung sejak 30 November – 1 Desember 2018 dihadiri oleh menteri terkait dari negara-negara […]

  • 16 Juli 2018 – Hari Terakhir Kepemimpinan Frans Lebu Raya

    16 Juli 2018 – Hari Terakhir Kepemimpinan Frans Lebu Raya

    • calendar_month Sen, 16 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Senin/16 Juli 2018 merupahkan hari terakhir Gubernur 2 (dua) Periode, Drs. Frans Lebu Raya mengakhiri tugas sebagai Gubernur NTT. Selama 10 (sepuluh) tahun memimpin Nusa Tenggara Timur sejak 2009 menjadi Gubernur, Frans Lebu Raya banyak membuat perubahan dan peningkatan bagi NTT. NTT yang semula dikonotasikan sebagai “Nasib Tidak Tentu” perlahan beranjak menjadi […]

expand_less