Arsip Tag: bank indonesia perwakilan ntt

Badai Seroja di NTT Berpotensi Tahan Laju Pertumbuhan Ekonomi

107 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur tetap beroperasi normal pasca-Badai Seroja yang menerjang Kota Kupang dan sekitarnya pada Senin dini hari, 5 April 2021. Kantor Bl Nusa Tenggara Timur tetap memberikan layanan operasional kas dan kegiatan operasional Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).

Selanjutnya, BI Provinsi NTT akan terus memantau perkembangan yang terjadi dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga agar kegiatan operasional Bank Indonesia senantiasa dapat dilaksanakan di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Demikian disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja dalam sesi jumpa media pada Senin siang, 12 April 2021.

Menurut Nyoman, adanya Badai Seroja dan Banjir Bandang yang terjadi di NTT, berpotensi menahan laju pertumbuhan ekonomi NTT dan BI akan melakukan assesment ulang terkait pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Kemudian dari kualitas sistem keungan cenderung membaik dan transaksi keuangan meningkat baik itu tunai maupun non-tunai.

“Seberapa potensi menahan laju pertumbuhan ekonomi? Kami sementara berkoordinasi dengan BNPB dan BPBD,” ujarnya didampingi Hery Catur Wibowo – Deputi Kepala Perwakilan (Tim Perumusan dan Implementasi KEKDA) dan Daniel Agus Prasetyo – Deputi Kepala Perwakilan (Tim Implementasi SP, PUR dan MI).

Seperti yang terjadi bencana di tahun sebelumnya, imbuh I Nyoman Ariawan Atmaja, bakal ada kebijakan-kebijakan khusus untuk memberikan stimulus ekonomi yang berdampak langsung tak hanya pandemi juga termasuk badai. “Mudah-mudahan di NTT, ada kebijakan khusus untuk pemulihan pasca-bencana,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan (Tim Perumusan dan Implementasi KEKDA), Hery Catur Wibowo menuturkan kinerja perekonomian Provinsi NTT di tahun 2021 diperkirakan akan mengalami perbaikan yang didorong oleh Vaksinasi Massal Covid-19. “Vaksinasi yang telah dilakukan diharapkan dapat memulihkan aktivis ekonomi masyarakat secara perlahan, karena dengan Vaksinasi Covid-19 dapat menumbuhkan harapan, optimisme, dan semangat dari masyarakat dan pelaku usaha,” urainya.

Selain itu, imbuh Hery, berlanjutnya pembangunan proyek strategis nasional diperkirakan mampu mendorong investasi. “Pada triwulan I (Januari—Maret 2021), kinerja perekonomian Provinsi NTT diperkirakan membaik, seiring dengan berlakunya tatanan normal baru atau New Normal, yang bisa dilihat dari 2 (dua) sisi yakni Sisi Pengeluaran dan Lapangan Usaha,” jelasnya.

Dari sisi Pengeluaran, terang Hery, membaiknya perekonomian di Triwulan I didorong meningkatnya permintaan domestik yang diperkirakan terus  meningkatnya karena didorong 3 (tiga) hal yakni konsumsi rumah tangga yang didukung oleh perpanjangan stimulus pemerintah, perbaikan investasi seiring berlanjutnya pembangunan proyek strategis nasional, dan meningkatnya kepercayaan diri atau confidence pelaku usaha.

Dari sisi lapangan usaha, lanjut Hery,  diperkirakan didorong  oleh Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, kemudian Lapangan Usaha Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib, dan Lapangan Usaha Konstruksi dan Perdagangan. “Itu yang akan mendorong ekonomi di triwulan I 2021,” tandasnya.

Bagaimana dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi di seluruh tahun 2021? Diperkirakan akan membaik, seiring dengan Vaksinasi Covid-19. “Namun, Badai Seroja berpotensi akan sedikit menahan laju pertumbuhan ekonomi, tetapi BI akan melakukan kajian lebih lanjut atau  assesment, dengan mengumpulkan data lengkap sehingga tak dapat disampaikan secara mendetail,” pungkas Hery.

Penulis, editor dan foto utama (+roni banase)

BI Perwakilan NTT Bantu 750 Warga Terdampak Badai di Kota Kupang

172 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pasca-badai Siklon Tropis Seroja yang memorak-porandakan wilayah Kota Kupang pada Minggu, 4 April 2021 pukul 23.00 WITA hingga Senin, 5 April 2021 yang meluluhlantakkan jaringan listrik dan telekomunikasi, fasilitas umum, gedung pemerintahan dan swasta, dan rumah-rumah warga.

Menyikapi kondisi tersebut, maka Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTT menyalurkan bantuan bagi 750 Warga Kota Kupang yang tersebar di Kelurahan Oebobo, Oetete, Fatubesi, Kayu Putih, dan Kelurahan Oesapa Barat. Bantuan BI Peduli Korban Badai Siklon Tropis berupa beras, minyak goreng, gula pasir, dan terigu.

Baca juga: https://gardaindonesia.id/2021/04/06/pasca-badai-siklon-di-ntt-layanan-perbankan-kembali-normal/

Penyerahan simbolis bantuan dilakukan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja kepada Lurah Oebobo, Jon Purba pada Selasa sore, 6 April 2021 di Kantor Lurah Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Kepada Lurah dan Warga Oebobo yang hadir untuk menerima bantuan, I Nyoman Ariawan Atmaja mengungkapkan bahwa Program Sosial Bank Indonesia sebagai bentuk kepedulian dari seluruh Dewan Gubernur Bank Indonesia. “Jadi, total paket sembako yang kami bagikan ada 750. Untuk Oebobo dapat 200 paket, Oetete 150, Fatubesi 140, Kayu Putih 130, dan Oesapa Barat 130 paket,” urainya seraya menyampaikan telah berkoordinasi dengan Wali Kota Kupang.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2021/04/05/pasca-badai-siklon-tropis-seroja-kota-kupang-lumpuh/

Ke depan, tandas Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, pihaknya bakal melihat perkembangan untuk memberikan bantuan kepada korban bencana di Adonara dan Lembata.

Sementara itu, Lurah Oebobo Jon Purba menyampaikan limpah terima kasih kepada Bank Indonesia Perwakilan NTT yang telah peduli kepada warga yang terdampak badai siklon tropis. Pihaknya telah mendata korban badai. “Hingga kini, kami telah mendata, ada 57 KK yang terdampak, namun kami terus mendata karena terkendala listrik padam. Kemungkinan lebih banyak yang terdampak,” ulasnya.

Salah satu warga Oebobo, Mercy (36) mengucapkan terima kasih kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT yang telah memberikan bantuan. “Kami sangat bersyukur karena Bapa (I Nyoman Ariawan Atmaja, red) sudah membantu kami dan hanya bisa mengucapkan terima kasih. Dan semoga Bapa diberikan umur panjang, dan selalu diberkati Tuhan dalam setiap tugas dan karya,” ucapnya sembari mengungkapkan bahwa rumahnya ditindih pohon roboh.

Penulis, editor dan foto utama (+roni banase)

Pasca-Badai Siklon di NTT, Layanan Perbankan Kembali Normal

254 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pasca-badai Siklon Tropis Seroja di wilayah Provinsi NTT, layanan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT tetap berlangsung normal, baik layanan tunai berupa penyetoran dan penarikan Bank serta penukaran, maupun layanan non tunai berupa pertukaran warkat debet. Termasuk layanan Bank Umum kembali beraktivitas normal pada Selasa, 6 April 2021.

Di wilayah Provinsi NTT terdapat 62 kantor cabang Bank dan 313 ATM Bank serta layanan kliring di pada 15 Perbankan dan 2 Penyelenggara Warkat Debet (PWD) telah beroperasi.

Guna memastikan kembali beroperasinya layanan Perbankan khususnya di Kota Kupang, maka Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmajaya langsung meninjau 4 (empat) Bank pada Selasa siang, 6 April 2021. Kunjungan awal Nyoman Ariawan pada Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Kupang di Kelurahan Tode Kisar dan disambut oleh Kepala BNI Cabang Kupang, I Gede Wirata dan staf.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Nyoman Ariawan Atmaja (kanan) dan Kepala BRI Cabang Kupang, Stefanus Juarto (kiri)

Kepada awak media, Ia menyampaikan bahwa Bank Indonesia selalu bekerja sama dengan Perbankan dan lembaga terkait. “Termasuk kita berterima kasih kepada teman-teman PLN dan Telkom yang telah menyediakan jaringan listrik dan telekomunikasi sehingga seluruh pembayaran tunai dan non-tunai di seluruh Nusa Tenggara Timur khususnya Kota Kupang dan daerah lain dapat berjalan dengan baik,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja.

Selain itu, tandas Nyoman, kunjungan ini juga untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa Perbankan siap melayani karena biasanya usai bencana, masyarakat membutuhkan uang tunai misalnya untuk membeli sembako dan keperluan lainnya.

Sementara itu, Kepala BNI Cabang Kupang, I Gede Wirata, menyampaikan bahwa layanan BNI khususnya anjungan tunai mandiri (ATM) BNI yang sementara tak berfungsi atau off akibat badai sebanyak 20 unit. “Total ATM BNI di dalam Kota Kupang sebanyak 105 unit, sementara ini antrean masih wajar dan tak mengalami kendala dan aktivitas lain telah berfungsi normal dengan jam pelayanan sejak pukul 09.00—15.00 WITA,” urainya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Nyoman Ariawan Atmaja (tengah) bersama Kepala BCA Cabang Kupang, Liau Tjung Nyap (kanan) dan staf

Selanjutnya, I Nyoman Ariawan mengunjungi Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kupang dan diterima oleh Stefanus Juarto selaku Pemimpin Cabang. Kepala awak media, Stefanus mengungkapkan seluruh unit kerja BRI telah melakukan pelayanan termasuk ATM. “Untuk sementara ATM yang berfungsi 15 yang berada di unit kerja sedangkan 58 ATM lain belum berfungsi terkait belum adanya pasokan listrik,” terangnya sembari menyampaikan unit kerja BRI Sabu Raijua pun telah normal pasca-badai.

Kunjungan berikutnya, I Nyoman Ariawan memantau aktivitas Perbankan di Bank Central Asia (BCA) dan Bank Artha Graha. Ia pun memastikan Bank Indonesia akan terus berkoordinasi dengan Perbankan guna melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga operasional sistem pembayaran dan pemenuhan kebutuhan uang rupiah senantiasa dapat dilaksanakan.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

Tenun Motif Sepe Ikon Kota Kupang Dipajang di ‘Exotic Tenun Fest’

189 Views

Kota Kupang, Garda Indonesia | Tenun Motif Sepe sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) personal hasil karya dari Ketua Dekranasda, Hilda Manafe bersama penenun dari Penkase, dipajang dan dipromosikan saat Exotic Tenun Fest yang dihelat oleh Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTT, di Gedung Dekranasda Provinsi NTT, pada Senin, 22 Maret 2021.

Baca juga : https://gardaindonesia.id/2021/03/09/kota-kupang-raih-hak-cipta-motif-tenun-bunga-sepe-merci-jone-ucap-proficiat/

Exotic Tenun Fes 2021 dihelat selama 3 (tiga) hari pada Senin—Rabu, 22—24 Maret 2021, dalam rangka melestarikan dan menguatkan identitas tenun NTT sebagai salah satu warisan budaya Indonesia serta mendukung program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI)dan Karya Kreativitas Indonesia (KKI) Bank Indonesia bersama Dekranasda NTT.

Wali Kota Kupang, Doktor Jefri Riwu Kore  menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia dan Dekranasda Provinsi NTT yang telah melibatkan Pemerintah dan Dekranasda Kota Kupang dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi BI yang telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun Kota Kupang dengan menghidupkan aktivitas penenun di NTT, dan saat ini, menurutnya, BI sedang membangun gedung untuk membantu para penenun, yang terletak di Kelurahan Penkase Oeleta.

“Ada satu gedung yang sementara dibangun oleh BI untuk membantu saudara-saudara kita, ini akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat, kalau dulu pembuatannya lama dan harganya tidak terjangkau, gedung inilah yang akan menjadi wadah pembuatan dan promosi Tenun Sepe asli Kota Kupang nantinya,” ucap Wali Kota Jefri.

Suami dari Hilda Manafe ini juga turut mempromosikan Bunga Sepe sebagai motif tenunan yang akan menjadi ikon ciri khas Kota Kupang, “Selama ini, Kota Kupang belum mempunyai ikon tertentu, kalau Rote, Sabu ataupun suku lainnya di NTT sudah ada, tapi Kota Kupang kan belum ada, berkat kreativitas Dekranasda Kota Kupang didukung Bank Indonesia akhirnya terciptalah Tenun Motif Sepe khas Kota Kupang. Motif baru ini akan ditenun di Kota Kupang, memakai bahan alami untuk pewarna,” ungkapnya.

Bantuan BI Perwakilan NTT berupa Galeri Tenun kepada Dekranasda Kota Kupang

Wali Kota Jefri yang menjabat sejak tahun 2017 ini meyakini bahwa melalui festival ini,  masyarakat Indonesia bahkan dunia dapat mengenal ikon baru kebanggaan Kota Kupang, “Sekarang kalau orang mau ke Kupang, orang bisa membawa pulang Tenun Sepe sebagai suvenir selain yang sudah ada lainnya, ini yang akan terus kita promosikan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Kupang rencananya akan turut serta dalam pameran Bangga Buatan Indonesia di Labuan Bajo, “Akan terlibat di sana, walaupun baru mendapatkan HAKI, ini sesuatu yang akan terus mendorong dan membangkitkan semangat kami, untuk terus mempromosikan tenun sepe ke luar Kota Kupang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BI Perwakilan NTT, I Nyoman A. Atmaja mengatakan bahwa target penjualan tenun NTT berkisar 1,2 miliar. “Mudah-mudahan dengan banyaknya promosi diharapkan terjadinya penjualan secara online, caranya gampang tinggal klik www.exotenunfes.com kita bisa langsung pilih produknya, kemudian ketika memilih produk, maka sudah langsung terhubung dengan shopee sebagai e-commerce tempat terjadinya transaksi,” urainya.

Jika ada yang mau membelinya secara offline, tandas Nyoman, bisa langsung datang membelinya di Gedung Dekranasda Provinsi NTT dan beberapa Dekranasda Kota/Kabupaten lainnya di NTT.

Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho pun menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang terus menerobos kondisi yang terbatas dengan langkah-langkah cerdas dan adaptif untuk mengajak masyarakat memasuki era new normal yang mempertemukan UMKM dengan platform e-commerce.

Kegiatan Exotic Tenun Fest 2021 turut dihadiri Oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Naesoi, Ketua Dekranasda Kota Kupang, Hilda Riwu Kore-Manafe dan diikuti secara daring oleh Deputi Gubernur BI, Anggota Komisi XI DPR RI, Ahmad Yohan, Bupati se-NTT, Pimpinan Satuan Kerja BI dan pemerhati/pencinta tenun serta pelaku UMKM.(*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ sny/chr)

Editor (+roni banase)

Bank Indonesia Perwakilan NTT Peduli Belajar Daring 16 Lembaga Pendidikan

509 Views

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank Indonesia (BI) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan perhatian atas kondisi pembelajaran daring (dalam jaringan) atau online yang sedang diterapkan oleh para lembaga pendidikan di masa pandemi Covid-19.

Bertolak dari kondisi tersebut, maka BI Perwakilan NTT membangun kemitraan dengan Forum Taman Baca Masyarakat (Forum TBM) dalam menyasar dan menetapkan penerima bantuan sarana dan prasarana belajar daring.  Dari proses supervisi yang telah dijalankan sejak November 2020, maka ditetapkan 16 Lembaga Pendidikan (4 SD, 4 SMP, 4 SMA, dan 4 Perguruan Tinggi [PT]).

Adapun 16 Lembaga Pendidikan tersebut antara lain:

  1. SD Adi Widya Pasraman Saraswati Kota Kupang
  2. SD Inpres Laran, Kabupaten Malaka
  3. Madrasah Ibtidayah Al Islamiyah Atambua, Kabupaten Belu
  4. SD Masehi Elopada, Kabupaten Sumba Barat Daya
  5. SMP 11 Kapten Fatubaa, Kabupaten Belu
  6. MTs Negeri Sumba Timur
  7. SMP Negeri 4 Rote Barat Daya
  8. SMP Katolik Sint Vianney Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)
  9. Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Kupang
  10. SMA Plus Umma Katukku Sumba Barat Daya
  11. SMTK Bethel Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat
  12. SMA Efata Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)
  13. Akademi Keuangan dan Perbankan (AKUB) EFFATA Kupang
  14. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kupang
  15. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Surya Kasih Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)
  16. Universitas Kristen Wira Wacana Waingapu, Kabupaten Sumba Timur
Pose bersama Forum TBM NTT dan Pengelola SD Adi Pasraman Saraswati Kupang, usai penyerahan bantuan

Ketua Forum TBM Provinsi NTT, Polikarpus Do menyampaikan tugas lembaga yang diketuainya adalah membangun kemitraan dengan lembaga donatur untuk membantu Lembaga Pendidikan Formal dan Nonformal. “Kali ini, FTBM NTT diberi kepercayaan oleh Bank Indonesia Perwakilan NTT merekomendasikan lembaga-lembaga yang layak  menerima bantuan BI dan juga memfasilitasi bantuan untuk didistribusikan sampai ke lembaga penerima,” urainya pada Rabu, 24 Februari 2021 di sela-sela penyerahan bantuan kepada 4 (empat) lembaga yakni SD Saraswati Kupang, AKUB EFFATA Kupang, MAN Kota Kupang, dan STAI Kupang.

Jenis Bantuan yang diterima FTBM dan didistribusikan ke lembaga pendidikan, terang Polikarpus Do, yakni 48 unit Laptop, 48 unit LCD Proyektor, 48 unit Layar LCD,  48 Unit Modem WIFI. “Masing-masing lembaga pendidikan menerima bantuan berupa 3 unit laptop, 3 unit LCD Proyektor, 3 Layar LCD, dan 3 unit Modem WIFI, seperti yang kami serahkan hari ini kepada para penerima,”urainya saat penyerahan dan disaksikan Garda Indonesia.

Polikarpus Do pun menyampaikan terima kasih kepada teman-teman Pegiat Literasi di daerah yang sudah bekerja sama dengan dari proses pengusulan hingga survei di lapangan. “Kerja tulus teman-teman pegiat luar biasa.  Terima kasih Bank Indonesia yang terus memberikan perhatian terhadap peningkatan SDM NTT berupa bantuan fasilitas Literasi Digital. Terima kasih juga kepada tim YASPORA NTT yang membantu FTBM NTT untuk pendistribusian bantuan,” tandasnya.

Penyerahan Bantuan Sarana dan Prasarana Belajar Daring kepada Kepala MAN Kota Kupang

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Adi Widya Pasraman Saraswati Kupang, Ni Nyoman Suparwati, S.Pd. mengungkapkan terima kasih kepada Bank Indonesia Perwakilan NTT atas bantuan sarana dan prasarana. “Kami berharap, ke depan bantuan lebih ditingkatkan lagi berupa buku dan rak buku untuk perpustakaan,” ucapnya.

Bantuan ini, imbuh Nyoman, sangat bermanfaat dan menunjang sekali dalam proses belajar dari rumah (BDR). “Kami menggunakan platform Google Meet untuk proses belajar dari rumah dan bantuan Bank Indonesia ini sangat membantu sekali,” ungkapnya seraya menyampaikan SD Adi Pasraman Saraswati berbasis TIK berdiri sejak tahun 2017 dan saat ini tahun 2021 terdapat 4 (empat) rombongan belajar dengan jumlah siswa sebanyak 35 orang.

Penyerahan Bantuan Sarana dan Prasarana BI Perwakilan NTT kepada Ketua STAI Kupang, Dr. Umar Ali, M.Pd.

Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kupang, Dr. Umar Ali, M.Pd. pun mengucapkan syukur alhamdulillah dan menyampaikan terima kasih kepada BI Perwakilan NTT atas bantuannya yang sangat bermanfaat di masa pandemi ini. “Sukses selalu buat BI,” ucapnya.

Senada, Direktur AKUB EFFATA Kupang, Adriana Lopo, S.E., M.M. menyampaikan terima kasih atas perhatian Bank Indonesia Perwakilan NTT. “Baru kali ini kami memperoleh bantuan dari BI. Ini sangat membantu sekali di masa pandemi dan dapat membantu mahasiswa dan dosen agar bisa belajar daring dan semoga kinerja AKUB EFFATA semakin lebih baik,” tuturnya.

Selain itu, tandas Direktur Perempuan yang memimpin AKUB EFFATA Kupang sejak 11 tahun lalu ini pun berharap ada kelanjutan kerja sama dengan BI Perwakilan NTT. “Kami masih menunggu MoU dalam bidang Perpustakaan, semoga ke depan ada kejelasan, namun bantuan tiga laptop ini sudah sangat luar biasa bagi kami,” pungkasnya.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto utama dan pendukung (roni/tim FTBM NTT)