Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Tetes Air untuk Warga Nubahaeraka Lembata di Hari Listrik Nasional ke-80

Tetes Air untuk Warga Nubahaeraka Lembata di Hari Listrik Nasional ke-80

  • account_circle Tim PLN UIP Nusra
  • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
  • visibility 322
  • comment 0 komentar

Loading

Inisiatif ini berawal dari keprihatinan PLN atas kondisi masyarakat Nubahaeraka yang selama bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Di tengah kesulitan itu, berkembang pepatah lokal yang menggambarkan rasa putus asa warga.

 

Lembata | Bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Yayasan Payung Perjuangan Humanis (Papha) dan Pemerintah Desa Nubahaeraka menuntaskan Program Perbaikan dan Pemeliharaan Jaringan Air Bersih di Desa Nubahaeraka, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Bantuan ini mencakup perbaikan saluran pipa sepanjang 3 kilometer, termasuk pembersihan jaringan pipa menuju bak penampungan terakhir. Kini, total panjang saluran air mencapai 5 kilometer. Berkat kerja sama ini, sebanyak 151 kepala keluarga di Desa Nubahaeraka akhirnya dapat menikmati akses air bersih yang selama ini hanya menjadi harapan.

Inisiatif ini berawal dari keprihatinan PLN atas kondisi masyarakat Nubahaeraka yang selama bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Di tengah kesulitan itu, berkembang pepatah lokal yang menggambarkan rasa putus asa warga — bahwa air bersih di Nubahaeraka hanyalah mimpi, “ibarat kucing bertanduk”.

Namun, lewat program PLN Peduli, PLN UIP Nusra bersama berbagai pemangku kepentingan berhasil mematahkan anggapan tersebut. Air kini mengalir di Desa Nubahaeraka, menandai awal baru bagi warganya untuk hidup lebih sehat dan sejahtera.

“Sampai kucing bertanduk, siapa pun pemimpinnya air tidak akan masuk di desa. Tetapi dengan bantuan ini, saya yakin apa yang dulu terasa mustahil kini menjadi nyata,” ujar Kepala Desa Nubahaeraka, Vinsensius Nuba, penuh rasa syukur.

Vinsen mengenang, sebelum adanya bantuan, warga harus berjalan kaki sejauh 1 hingga 3 kilometer hanya untuk mendapatkan air minum dan air masak. Sementara untuk kebutuhan mandi dan mencuci, mereka belum memiliki sarana yang memadai.

“Dengan adanya bantuan ini, kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang kesehatan, pasti akan membaik sedikit demi sedikit. Atas nama seluruh warga Nubahaeraka, saya menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Papha dan PLN Peduli yang telah memberi perhatian khusus bagi desa kami,” kata Vinsen.

Ia juga mengajak warganya untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun dan terus mendukung langkah PLN menghadirkan energi bersih di Lembata.

“Nubahaeraka seratus persen untuk PLTP Atadei,” ujarnya penuh semangat.

Warga Desa Nubahaeraka Lembata dan personil PLN bahu-membahu menarik dan menata selang air menuju ke desanya. Foto : tim PLN

Nada haru juga disampaikan Andreas Luon, tokoh masyarakat setempat. Ia menuturkan bahwa selama bertahun-tahun warga Nubahaeraka hidup dalam keterbatasan dan kesabaran menunggu air bersih. Kini, setelah air mengalir ke rumah-rumah, mereka seperti memperoleh kehidupan baru.

“Jika air minum bersih sudah terpenuhi, banyak persoalan hidup masyarakat bisa terjawab. Bisa dibilang, sebagian kesejahteraan warga Nubahaeraka sudah tercapai,” kata Andreas dengan nada penuh harapan.

Warga lain, Martah Ingi Witin, bahkan tak kuasa menahan haru. Ia bercerita bagaimana selama ini keluarga harus menyisihkan sebagian penghasilan hariannya untuk membeli air bersih demi kebutuhan rumah tangga.

“Rasanya seperti mimpi. Kami akhirnya bisa menikmati air di lingkungan dan rumah kami sendiri dengan mudah,” ucapnya lirih namun bahagia.

Capaian PLN Peduli ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Fransiskus Xaverius B.N. Ia menyebut langkah PLN sebagai bukti nyata kehadiran negara hingga ke pelosok yang kerap terabaikan.

“PLN bukan hanya menerangi negeri, tapi juga peduli pada kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih. Semoga kinerja PLN terus menjadi yang terdepan dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Terima kasih,” ujar Fransiskus.

Sementara itu, General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang difokuskan bagi masyarakat di sekitar wilayah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei.

“Kami berharap akses air bersih ini dapat meningkatkan kualitas hidup warga Nubahaeraka, membuat mereka lebih sehat, produktif, dan berdaya. PLN akan terus berkomitmen menjaga keseimbangan antara pembangunan energi dan kesejahteraan sosial,” tutup Rizki.(*)

  • Penulis: Tim PLN UIP Nusra
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kupang Tuan Rumah FFI, Prilly & Bryan Pakai Busana Padu Padan Tenun

    Kupang Tuan Rumah FFI, Prilly & Bryan Pakai Busana Padu Padan Tenun

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terpilih sebagai tuan rumah Festival Film Indonesia (FFI) Goes To Campus yang didatangi kali ini, Prilly Latuconsina dan Bryan Domani pada Kamis, 1 Agustus 2024. Sebagai ketua pelaksana Festival Film Indonesia (FFI) 2024, Prilly Latuconsina dan Duta FFI 2024, Bryan Domani telah menunjukkan dukungan luar biasa […]

  • Tekanan Politik—Kades di Rote Ndao “Cuci Gudang” Pecat 10 Perangkat Desa

    Tekanan Politik—Kades di Rote Ndao “Cuci Gudang” Pecat 10 Perangkat Desa

    • calendar_month Sen, 10 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Kepala Desa (Kades) Busalangga Barat, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Mikael Arnolus Lutte memberhentikan atau memecat 10 (sepuluh) perangkat Desa Busalangga Barat berdasarkan Keputusan Kepala Desa Busalangga Barat Nomor : 4/DBB/V/2021 tertanggal 6 Mei 2021 tentang Pemberhentian Perangkat Desa Busalangga Barat di Kecamatan […]

  • Anita Gah Sidak Dana PIP, Temukan Pungli oleh PKBM Harapan Bangsa

    Anita Gah Sidak Dana PIP, Temukan Pungli oleh PKBM Harapan Bangsa

    • calendar_month Ming, 18 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Loading

    Kab Kupang, gardaindonesia.id | Anita Jacoba Gah,S.E., Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Demokrat melakukan sidak ke sekretariat PKBM Harapan Bangsa yang disinyalir melakukan pungli terhadap penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) di Desa Bismarak, Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT), lokasi penyaluran dana PIP untuk 55 penerima, (Sabtu,17/11/18) pukul 11.40 WITA. Anita […]

  • FORMABAN Pulihkan Psikologis Anak Besipae di Momen Sumpah Pemuda

    FORMABAN Pulihkan Psikologis Anak Besipae di Momen Sumpah Pemuda

    • calendar_month Sen, 31 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Memperingati Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2022, mahasiswa IAKN Kupang tergabung dalam Forum Studi Asal Amanuban (FORMABAN) melakukan pemulihan psikologi anak-anak Besipae korban penggusuran rumah oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 20 Oktober 2022. Saat 25 Mahasiswa IAKN yang tergabung dalam FORMABAN tiba di lokasi penggusuran pada Minggu, 30 […]

  • Menteri Yohana Yembise: Jangan Coba Main Main Dengan Anak Anak

    Menteri Yohana Yembise: Jangan Coba Main Main Dengan Anak Anak

    • calendar_month Kam, 5 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    NTT, gardaindonesia.id – Target PBB tidak ada kekerasan terhadap perempuan dan anak di Tahun 2030, mendapatkan perhatian dari Pemerintah Indonesia, saat 2 Tahun lalu, Presiden RI Jokowi cukup marah terkait kekerasan seksual terhadap anak anak sampai ada yang meninggal, sehingga Kementrian PPPA RI dan Kementrian terkait menerbitkan Undang Undang No 17 Tahun 2016 Undang Undang […]

  • Pecut Sektor Pertanian NTT, VBL Ajak Perbankan Biayai Proyek Pertanian

    Pecut Sektor Pertanian NTT, VBL Ajak Perbankan Biayai Proyek Pertanian

    • calendar_month Jum, 24 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemprov  NTT meminta perbankan maupun lembaga jasa keuangan nonbank untuk memberikan kontribusi nyata pembiayaan pada proyek pertanian seperti pengadaan alat untuk mendukung produktivitas hasil pertanian serta tercapainya transformasi digital pada sektor tersebut. Hal tersebut ditegaskan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), dalam acara pertemuan triwulan III Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan […]

expand_less