Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » UPG 1945 NTT Berdampak, Atensi Sampah Hingga Anak Tak Sekolah Kota Kupang

UPG 1945 NTT Berdampak, Atensi Sampah Hingga Anak Tak Sekolah Kota Kupang

  • account_circle Roni Banase
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

Loading

UPG 1945 NTT, papar Rektor Uly Riwu Kaho, juga membuka peluang program studi bagi ASN di lingkup Pemkot Kupang, termasuk pembelajaran hibrid jenjang S1 dan S2, serta skema RPL bagi pegawai yang telah memiliki pengalaman kerja.

 

Kota Kupang | Sebagai kampus swasta yang telah berdiri lebih dari dua dekade (20 tahun), Universitas Persatuan Guru 1945 Nusa Tenggara Timur (UPG 1945 NTT) berupaya memberikan perhatian dan berdampak langsung dan nyata bagi pembangunan masyarakat.

UPG 1945 NTT dinakhodai Uly Jonathan Riwu Kaho pun berkomitmen memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Kupang.

Rektor kedua yang mulai bertugas pada Juni 2025 ini memaparkan sejumlah rencana kolaborasi, antara lain penguatan kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), pelaksanaan program kuliah kerja nyata (KKN), praktik pengalaman lapangan (PPL), penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat pendidikan SD dan SMP di Kota Kupang, serta dukungan penanganan isu-isu strategis seperti pengelolaan sampah dan stunting.

Demikian komitmen UPG 1945 NTT di hadapan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo dan jajarannya pada Senin, 23 Februari 2026. Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Plh. Wakil Rektor I Rudi Jibrael Isu, Wakil Rektor III Patrisia Walu Wandja, Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Universitas (BPPU), Dr. Melky Laley, Kepala Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Delorens Bessie, serta Kepala Lembaga Penelitian, Eka Citra G. Kerihi. Dari Pemkot Kupang hadir Kadis PMPTSP Andre Ota, dan Plt. Kabag Kerja Sama, Joni Bire.

UPG 1945 NTT, papar Rektor Uly Riwu Kaho, juga membuka peluang sosialisasi program studi bagi ASN di lingkup Pemkot Kupang, termasuk program pembelajaran hibrid untuk jenjang S1 dan S2, serta skema rekognisi pembelajaran lampau (RPL) bagi pegawai yang telah memiliki pengalaman kerja.

Kepada media ini dalam keterangan tertulis pada Selasa, 24 Februari 2026, Rektor Uly Riwu Kaho pun merinci kerja sama dengan Pemkot Kupang berupa memberi ruang bagi para mahasiswa bisa belajar secara langsung melalui satuan pendidikan, OPD, BUMD berupa magang, PKL atau riset serta pengabdian kepada masyarakat. Tak hanya itu, dosen dalam kepakarannya dapat dilibatkan dalam rumusan berbagai kebijakan pemkot, proyek bersama peningkatan kesejahteraan rakyat (pelatihan, workshop, seminar, dan lainnya) sebagai pengabdian kepada masyarakat, riset bersama guna menjawab persoalan dan kebutuhan Pemkot Kupang.

Khusus atensi pada isu stunting, UPG 1945 NTT bakal melakukan pendampingan bagi masyarakat sesuai program Pemkot Kupang dalam memerangi stunting, anak tidak sekolah (ATS), pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pesisir hingga pengolahan, pengelolaan lingkungan dan sampah.

UPG 1945 NTT pun akan memberikan pelatihan atau pendidikan lanjutan bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk mendukung transformasi tata kelola yang dituangkan MoU dan MoA Tri Dharma berupa kerja sama formal dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat mencakup pertukaran data pemilu, seminar, atau kuliah umum.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan kerja sama, termasuk percepatan penyusunan dokumen teknis MoU dan PKS. Ia juga mendorong keterlibatan akademisi UPG 1945 NTT dalam berbagai kegiatan pemerintah, seperti tim penilai kebersihan, kajian kebijakan, hingga riset pendukung program pembangunan.

Terkait beasiswa, Christian Widodo menjelaskan meskipun Pemkot Kupang mengalami efisiensi anggaran pada tahun 2026, pihaknya tetap berkomitmen mengalokasikan dukungan bagi mahasiswa, termasuk membuka peluang ke depan untuk mempertimbangkan bantuan khusus bagi mahasiswa yang terkendala biaya tugas akhir.

Pertemuan pun berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif. Kedua pihak sepakat untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi guna mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan riset terapan, serta pembangunan Kota Kupang yang inklusif dan berkelanjutan.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relokasi Pengungsi Badai Seroja di Kota Kupang, Khusus Rumah di DAS

    Relokasi Pengungsi Badai Seroja di Kota Kupang, Khusus Rumah di DAS

    • calendar_month Sel, 13 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) didampingi Walikota Kupang, Jefirstson R. Riwu Kore mengunjungi beberapa titik lokasi pengungsian dan daerah lokasi bencana akibat Badai Siklon Tropis Seroja di Kota Kupang, pada Senin, 12 April 2021. Pada kesempatan tersebut, Gubernur VBL minta warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan bencana […]

  • PLN UIP Nusra Ajak Mahasiswa Universitas Narotama Jadi Agen Keselamatan Listrik

    PLN UIP Nusra Ajak Mahasiswa Universitas Narotama Jadi Agen Keselamatan Listrik

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Officer K3 dan Keamanan PLN UIP Nusra, Ahmad Faisal Kurniawan, mengingatkan mahasiswa bahwa bahaya listrik kerap muncul akibat peralatan tidak standar, kabel terkelupas, stop kontak rusak, hingga adaptor berlebihan.   Mataram | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menghelat edukasi keselamatan dan kesehatan kerja lingkungan (K3L) kepada civitas akademika Universitas Narotama, Surabaya, […]

  • AHY Melaju Jadi Menteri di Kabinet Indonesia Maju

    AHY Melaju Jadi Menteri di Kabinet Indonesia Maju

    • calendar_month Sel, 20 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Mayor Inf (Purn) Dr. (Cand) Agus Harimurti Yudhoyono, MSc, MPA, M.A. anak Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan melaju menjadi salah satu menteri yang membantu dalam Kabinet Indonesia Maju Jokowi Ma’aruf. Isu yang beredar, Presiden Joko Widodo melantik Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang, merangkap […]

  • Habiskan 58 Miliar, Dua Gedung Baru RSUD SK Lerik Siap Diresmikan

    Habiskan 58 Miliar, Dua Gedung Baru RSUD SK Lerik Siap Diresmikan

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Memasuki usia yang ke-9, RSUD S. K. Lerik menambah 2 (dua) gedung baru. Dua gedung yang masing-masing berlantai dua ini siap diresmikan pada 1 Agustus 2019, atau bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) RSUD SK Lerik. Direktris RSUD S. K. Lerik, dr. Marsiana Halek, Kamis, 25 Juli 2019 di ruang […]

  • WASPADA! Inflasi Waingapu YoY Juni 2023 Sebesar 4,69%

    WASPADA! Inflasi Waingapu YoY Juni 2023 Sebesar 4,69%

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS NTT) merilis Inflasi Juni 2023, menyoroti laju Inflasi tahun kalender atau year on year (YoY) hingga Juni 2023 di Waingapu, salah satu kota acuan penentu jalu Inflasi. Adapun Inflasi YoY Juni 2023, gabungan 3 kota Inflasi NTT sebesar 4,58 persen, Kota Kupang sebesar […]

  • Pemprov NTT Siap Siaga Risiko Tumpahan Minyak di Perairan Pulau Rote

    Pemprov NTT Siap Siaga Risiko Tumpahan Minyak di Perairan Pulau Rote

    • calendar_month Rab, 28 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Penelitian yang dilakukan oleh Global Ocean menegaskan, perairan Pulau Rote di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), rentan terhadap ancaman pencemaran dari tumpahan minyak terlebih dengan meningkatnya eksplorasi minyak dan gas serta aktivitas pelayaran di Kawasan perairan Laut Arafura dan Laut Timor (Arafura and Timor Seas/ATS). “Perairan Pulau Rote berisiko […]

expand_less