Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata dan Budaya » Wae Rebo Manggarai, Negeri di Atas Awan Warisan Budaya Asia Pasifik

Wae Rebo Manggarai, Negeri di Atas Awan Warisan Budaya Asia Pasifik

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
  • visibility 317
  • comment 0 komentar

Loading

Berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, Wae Rebo kerap dijuluki “negeri di atas awan”. Lanskapnya yang unik membuat para pengunjung serasa berada di dunia lain melayang di antara langit dan bumi.

 

Manggarai | Tersembunyi di balik deretan pegunungan hijau yang menjulang curam di Kabupaten Manggarai, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, terdapat sebuah desa adat nan memikat hati yang menggapai pengakuan sebagai warisan budaya Asia Pasifik, Desa Wae Rebo.

Terletak di Kecamatan Satar Lenda, desa ini bukan hanya menyuguhkan keindahan alam yang luar biasa, tetapi juga menyimpan kekayaan tradisi leluhur masyarakat Manggarai yang masih lestari hingga kini.

Berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, Wae Rebo kerap dijuluki “negeri di atas awan”. Lanskapnya yang unik membuat para pengunjung serasa berada di dunia lain melayang di antara langit dan bumi.

Suasana hening, udara yang sejuk, serta pemandangan yang memanjakan mata menjadi magnet kuat bagi siapa saja yang ingin sejenak menjauh dari kebisingan kehidupan perkotaan.

Salah satu ciri khas yang paling terkenal dari desa ini adalah rumah adat berbentuk kerucut yang dikenal dengan nama Mbaru Niang. Bangunan tradisional ini dibuat sepenuhnya dari bahan-bahan alami dan telah bertahan selama berabad-abad sebagai lambang arsitektur unik masyarakat Manggarai.

Namun, keindahan Desa Wae Rebo tidak datang dengan mudah. Pengunjung harus menempuh perjalanan pendakian sekitar tiga jam dari desa terakhir yang dapat dijangkau kendaraan. Medan yang curam dan menanjak membutuhkan kondisi fisik yang prima serta kewaspadaan ekstra sepanjang perjalanan.

Meskipun jalan menuju Wae Rebo berliku dan penuh liku, setiap jejak kaki menyulam kisah keindahan alam yang memukau jiwa. Perbukitan hijau merentang bagai lukisan hidup, sementara kabut lembut menari di atas desa, membalutnya dengan selimut misteri yang abadi sebuah pengalaman yang terpatri dalam sanubari, tak lekang oleh waktu.

Desa Wae Rebo tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata semata, melainkan juga merupakan pusat pelestarian budaya yang bersifat abadi. Desa ini merupakan ruang sakral di mana warisan leluhur tetap terjaga dengan penuh ketenangan dan keharmonisan.

Bagi Anda yang ingin menyatu dengan alam, mempelajari nilai-nilai kearifan lokal yang tertanam dalam setiap elemen lingkungan, serta menikmati panorama alam yang memukau, Wae Rebo merupakan tujuan yang sangat penting dan layak untuk dimasukkan dalam rencana perjalanan.(*)

Sumber (*/Ragam + Ferdy Daud)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Pola Hidup Sehat Pada Usia 40 Tahun

    7 Pola Hidup Sehat Pada Usia 40 Tahun

    • calendar_month Ming, 2 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Sehat adalah harta yang tak ternilai. Dengan jiwa dan raga yang sehat, kita dapat melewatkan waktu bersama keluarga tercinta. Dengan jasmani dan rohani yang sehat pula, kita bisa menikmati pencapaian yang diperoleh di tempat kerja atau di lingkungan sosial. Ada pula ungkapan “life begins at 40”, atau hidup dimulai di usia 40 tahun. Di usia […]

  • HAN 2020, Kemen PPPA Serahkan Paket Pemenuhan Kebutuhan Spesifik Anak

    HAN 2020, Kemen PPPA Serahkan Paket Pemenuhan Kebutuhan Spesifik Anak

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Hari Anak Nasional tahun ini mengangkat tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju. Artinya ini harus berlaku bagi anak-anak di seluruh Indonesia. Tidak terkecuali bagi anak-anak yang ada di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang ini,” tegas Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga saat menyerahkan paket pemenuhan kebutuhan spesifik […]

  • Bareskrim Telusuri 279 Juta Data WNI Diduga Dijual ke Media Sosial

    Bareskrim Telusuri 279 Juta Data WNI Diduga Dijual ke Media Sosial

    • calendar_month Jum, 25 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri tengah menelusuri informasi mengenai dugaan data kartu tanda penduduk (KTP) yang dijual di forum media sosial. Dugaan tersebut beredar di media sosial dan menjadi viral usai dicuitkan oleh akun @recehvasi. Disebutkan bahwa data dan foto-foto berkaitan dengan KTP dapat tiba-tiba tersebar dan diperjualbelikan oleh orang tak bertanggungjawab. […]

  • Bareskrim Sita 430 Kilo Sabu, Hasil Ungkap Kasus Besar Narkoba

    Bareskrim Sita 430 Kilo Sabu, Hasil Ungkap Kasus Besar Narkoba

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri berhasil mengungkap 10 kasus besar narkotika dalam kurun waktu satu bulan, dari 7 Februari hingga 3 Maret 2024. Dari pengungkapan tersebut, total barang bukti sabu yang disita mencapai 430 kilogram. Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Asep Edi Suheri mengatakan, kasus pertama diungkap oleh Satgas Penanggulangan Narkoba Polda Kaltara dengan total […]

  • KSMM Helat Seleksi Cerdas Cermat Matematika Serentak Se-Daratan Timor & Rote Ndao

    KSMM Helat Seleksi Cerdas Cermat Matematika Serentak Se-Daratan Timor & Rote Ndao

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kelompok Studi Mahasiswa Matematika (KSMM), Prodi Matematika FKIP Undana melaksanakan seleksi serentak lomba Cerdas Cermat Matematika (CCM) XII se-daratan Timor, Flores Timur dan Rote Ndao pada tingkat Sekolah Dasar (SD). Seleksi dilakukan di pada Sabtu, 10 Agustus 2019, di 5 (lima) kabupaten dan Kota Kupang. Ketua panitia pelaksana CCM XII se-Daratan […]

  • Raih Wawasan Internasional Melalui Diplomatic Tour 2018

    Raih Wawasan Internasional Melalui Diplomatic Tour 2018

    • calendar_month Ming, 22 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Sorong-Papua,gardaindonesia.id – Masih dalam rangka kegiatan Diplomatic Tour 2018, para peserta yang terdiri dari Duta Besar dan Organisasi Internasional diajak meninjau langsung kondisi perempuan dan anak yang ada di Kota Sorong. Kegiatan dimulai sejak pagi hari, mereka mengunjungi 3 lokasi berbeda, yakni SD Inpres 09 Perumnas, Kota Sorong, SMPN 1 Model Kota Sorong, dan Unit […]

expand_less