Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Warga Pesisir Dilatih Mengolah Rumput Laut di Lantamal VII Kupang

Warga Pesisir Dilatih Mengolah Rumput Laut di Lantamal VII Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 15 Okt 2018
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT,gardaindonesia.id | Warga pesisir yang tersebar di wilayah sekitar Desa Sulamu, Desa Tablolong dan Desa Semau memperoleh pelatihan dalam mengolah rumput laut menjadi salah satu komoditas unggulan dalam sektor perikanan; rumput laut kaya akan mineral yang sangat diperlukan oleh tubuh manusia.

Pelatihan Pengolahan Rumput Laut dilaksanakan dari tanggal 15—16 Oktober 2018 dan diikuti oleh 138 peserta pelatihan terdiri dari 100 warga pesisir (petani rumput laut di desa binaan), 35 Ibu Jalasenastri Korcab VII DJA II, dan 3 Posal di bawah Jajaran Lantamal VII.

Selain menerima materi dari pakar rumput laut, peserta akan melaksanakan praktek cara pengolahan rumput laut secara langsung di desa Tablolong di gedung BIP, Selasa/16 Oktober 2018, guna melakukan penanaman rumput laut dengan sistem ikat serta cara mengelola rumput laun menjadi bahan makanan dan minuman seperti dodol, kopi, kripik untuk di jadikan oleh oleh khas NTT.

Adapun pemateri pada kegiatan pelatihan diantaranya Dr.Ir. Marcelien Ratoe Oedjoe M.SI., Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan Undana, Ir. Richard Josh Rino, MBA. selaku Dirut PT RKN, Drs. Genef, M.Si Kadis Perikanan dan Kelautan Prov NTT, Ir Bernard Gilon Penyuluh Budidaya Rumput Laut Prov NTT, dan Ir Heriani Say Penyuluh dari P2KT.

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, S.H, di wakilkan oleh Wadan Lantamal VII Kupang Kolonel Laut (P) Ari Widyatmoko, S.H membuka pelatihan pengolahan rumput laut di Marseling Mako Lantamal VII, Pelatihan dipusatkan di Desa Tablolong, Kelurahan Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Senin/15 Oktober 2018.

Komandan Lantamal (Danlantamal) VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, S.H melalui Wadan Lantamal VII mengatakan, penyelenggaraan pelatihan pengolahan rumput laut ini merupakan wujud kegiatan TNI yang dilaksanakan oleh Lantamal VII dalam memacu pemanfaatan potensi maritim, mengingat NTT merupakan salah satu pengembang budi daya rumput laut yang sangat Luas dan dapat membantu menangani permasalahan ketahanan pangan di wilayah Provinsi NTT dan sebagai wadah untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam mengelola rumput laut.

Lebih lanjut Danlantamal VII Juga mengharapkan seluruh peserta dan masyarakat pesisir dapat memperoleh pengetahuan dari pemberi materi dengan baik tentang tata cara budidaya dan mengolah rumput laut yang sekiranya dapat membantu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Di temui media usai membuka pelatihan, Wakil Komandan Lantamal VII Kolonel Laut (P) Ari Widyatmoko mengatakan bahwa kegiatan ini pertama kalinya diadakan di Kota Kupang, dengan mengundang seluruh jajaran Maritim Kota Kupang.

“Pengolahan rumput laut merupakan program dari Mabes TNI dan dilaksanakan oleh Lantamal VII Kupang sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat berupa program ketahanan pangan bagi masyarakat dan dilakukan secara berkala,“ jelas Wadanlantamal VII

“Sesuai program akan dilaksanakan setahun sekali dan berlanjut; yang sudah ada akan dibina terus bagi Warga Desa Binaan Lantamal VII Kupang di Desa Bolok, Desa Sulama dan Desa Semau,“ terang Wadanlantamal VII

Sedangkan Kolonel KAV Harfuddin Daing, Yang sehari hari menjabat sebagai Paban III Tahwil Ster Mabes TNI mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi petani rumput laut khususnya yang ikut pelatihan ini, dan berharap kegiatan ini bisa berlanjut sehingga bisa meningkatkan taraf hidup petani rumput laut, khususnya yang ada di NTT, dan bukan hanya merupakan seremonial belaka.

“Kami berharap rumput laut dijadikan sebagai komoditi unggulan sehingga dapat menjadi ketahanan pangan unggulan bukan hanya ketahanan pangan di bidang pertanian daratan saja namun ketahanan pangan di lautan,“ pungkas Kolonel KAV Harfuddin Daing.

Hadir dalam kegiatan Pembukaan Pelatihan Pengolahan Rumput Laut, Para Asisten Danlantamal VII, Dansatrol Lantamal VII, Wakil ketua jalasenastri Korcab VII DJA II Ny Ari Widyatmoko beserta pengurus, Dandenma Lantamal VII, Danlanudal Lantamal VII, Danyonmarharlan VII, Danpomal Lantamal VII, Para Kasatker/ Kepala Bagian Lantamal VII, dan para undangan. (*/humas AL + rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Kampung Melki Laka Lena, Raja Moni Nuamuri Dukung SIAGA

    Di Kampung Melki Laka Lena, Raja Moni Nuamuri Dukung SIAGA

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Ende | Seminggu lebih, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA) melakukan safari Politik di daratan Flores. Usai menyusuri kampung ke kampung bertemu para tokoh dan masyarakat di Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, akhirnya tiba di Kota Pancasila, Kabupaten Ende Tiba di Ende pada Sabtu, 7 September 2024,  SIAGA diterima secara meriah oleh partai koalisi, para relawan […]

  • Siklon Tropis Lili di Laut Timor, Berpotensi Ancaman Cuaca Ekstrim

    Siklon Tropis Lili di Laut Timor, Berpotensi Ancaman Cuaca Ekstrim

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Siklon Tropis Lili tumbuh di wilayah Laut Timor. Siklon tropis ini menimbulkan ancaman cuaca ekstrim di wilayah Indonesia Timur dan Timor Leste Pada Kamis, 9 Mei 2019 pukul 10.00 WIB, Bibit Siklon Tropis 93S mengalami penguatan signifikan sehingga BMKG menyatakan bibit siklon tropis tersebut […]

  • PNK Latih Dosen Mahir Tulis Artikel Jurnal Internasional Bereputasi

    PNK Latih Dosen Mahir Tulis Artikel Jurnal Internasional Bereputasi

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Loading

    Prof. Deddy Lasfeto menyebutkan pihaknya terus melanjutkan pelatihan karena menjadi tuntutan peningkatan karier dan jenjang kepangkatan bagi para dosen. Publikasi jurnal merupakan sebuah kewajiban guna mendukung Kampus Berdampak.   Kupang | Artikel Jurnal Internasional Bereputasi adalah publikasi ilmiah yang terindeks dalam basis data internasional yang diakui seperti Scopus dan Web of Science (WoS), memenuhi standar […]

  • Teken MoU, Bupati & Kajari Belu Sepakat Koordinasi Soal Hukum

    Teken MoU, Bupati & Kajari Belu Sepakat Koordinasi Soal Hukum

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna membangun saling koordinasi bidang hukum dan membantu menyelesaikan permasalahan Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara yang meliputi kegiatan bantuan hukum, pertimbangan hukum, pelayanan hukum dan tindakan hukum lainnya yang dihadapi pemerintah daerah Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Bupati dr. Taolin Agustinus, Sp.PD–KGEH, FINASIM dan Kepala Kejaksaan Negeri Belu, Alfonsius […]

  • PLN Sinkron PLTMG Kupang Peaker, Sistem Listrik Pulau Timor Semakin Handal

    PLN Sinkron PLTMG Kupang Peaker, Sistem Listrik Pulau Timor Semakin Handal

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Nusra optimistis Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Kupang Peaker Commercial Operation Date (COD) pada semester I 2020, setelah pada Sabtu, 1 Mei 2020 pukul 10.02 WITA, Engine 1 sinkron dan Engine 2 sinkron pada Minggu, 2 Mei 2020 pukul 10.31 WITA. Yuyun Mimbar Saputra, […]

  • Ahok vs Anies Soal Interpelasi: Ternyata Memang Beda Kelas!

    Ahok vs Anies Soal Interpelasi: Ternyata Memang Beda Kelas!

    • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Prinsipnya, kalau tidak ada yang ditutup-tutupi kenapa mesti takut ketika ditanya secara resmi (interpelasi) oleh parlemen? Tatkala Ahok “digerecoki” oleh DPRD DKI Jakarta (periode 2014–2019) lantaran usulan proyek-proyek mereka ditolak oleh Pemprov, maka mereka pun mengancam Ahok dengan akan menginterpelasi (meminta keterangan dari eksekutif). Kejadiannya di tahun 2015, kekisruhan antara legislatif […]

expand_less